Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi

sorot24.id | JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mematangkan persiapan penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di 12 provinsi. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, meminta jajaran untuk memerhatikan penyelarasan data antar Direktorat Jenderal (Ditjen) terkait dalam proses penetapan LSD, sebelum nantinya pembahasan ini dibawa ke Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan.

“Pada 12 Maret mendatang kita akan melaksanakan Rakortas dengan Kemenko Pangan untuk penetapan 12 provinsi LSD, maka kita perlu mempersiapkan semuanya dengan matang. Saat ini LSD baru ditetapkan di delapan provinsi sehingga perlu perluasan dan penyelarasan data sebelum penetapan berikutnya,” ujar Menteri Nusron saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Menteri Nusron menjelaskan, penetapan LSD di 12 provinsi tersebut merupakan lanjutan dari kebijakan sebelumnya yang sudah menetapkan LSD di delapan provinsi. Perluasan ini pemerintah lakukan sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap lahan sawah strategis guna menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mengendalikan alih fungsi lahan pertanian.

Pada Rapim yang juga dihadiri oleh Direktur Jenderal di Kementerian ATR/BPN ini, Menteri Nusron menginstruksikan agar dilakukan pembahasan lintas Ditjen teknis. Keterlibatan Ditjen penting untuk memastikan kesiapan data sekaligus sinkronisasi kebijakan dari berbagai aspek, mulai dari penataan agraria, tata ruang, hingga pengendalian pemanfaatan ruang.

“Dari sisi Ditjen Penataan Agraria, pembahasan difokuskan pada kesiapan data Lahan Baku Sawah (LBS) yang menjadi dasar dalam penetapan LSD. Sementara dari aspek spasial, melalui Ditjen Tata Ruang, dilakukan penelaahan terhadap kesesuaian data dan peta agar tidak terjadi perbedaan delineasi antara berbagai kebijakan perlindungan lahan pertanian,” tutur Menteri Nusron.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menjelaskan, pemerintah juga memastikan keselarasan antara LSD dengan kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Dalam kebijakan tersebut, LSD disepakati selaras dengan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), yang mencakup LP2B, infrastruktur pendukung pertanian, serta cadangan lahan pertanian. Sinkronisasi ini dinilai penting agar tidak terjadi perbedaan batas wilayah atau delineasi antara LSD, LP2B, dan kebijakan tata ruang lainnya.

“Dengan kesamaan data dan peta, pelaksanaan pengendalian serta perlindungan lahan sawah dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi,” ucap Menteri ATR/Kepala BPN.

Rapim perdana pada bulan Ramadan 2026 ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Turut hadir secara daring, para Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kepala Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia.

red24_RG

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Tangerang : Kejari Tigaraksa Jangan Tutup  Mata Atas Dugaan Skandal Lahan 

sorot24.id | TANGERANG – Kabupaten Tangerang kembali diguncang oleh dugaan skandal pengadaan lahan bernilai fantastis. Informasi yang beredar di publik menyebut adanya pengadaan lahan di Desa Tapos dengan nilai mencapai Rp 40 miliar yang patut diduga sarat dengan praktik permainan anggaran, mark-up harga, hingga indikasi keterlibatan mafia tanah.

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Tangerang menilai persoalan ini bukan sekadar isu biasa, melainkan dugaan kejahatan terhadap keuangan daerah yang harus segera dibongkar secara terang benderang oleh aparat penegak hukum.

Muhamad Agus, selaku Koordinator PGK Kabupaten Tangerang, menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Tigaraksa.

Menurutnya, pengadaan lahan dengan nilai puluhan miliar rupiah sangat rawan dijadikan ladang bancakan oleh oknum-oknum yang memanfaatkan kekuasaan dan celah administrasi untuk memperkaya diri.

“Kami mencium adanya indikasi kuat permainan dalam pengadaan lahan ini. Nilai Rp40 miliar bukan angka kecil. Jika benar terjadi mark-up atau permainan harga, maka ini adalah bentuk perampokan terhadap uang rakyat. Kejari Tigaraksa tidak boleh diam atau bersikap pasif,” tegas Muhamad Agus koordinator PGK Kabupaten Tangerang.

PGK Kabupaten Tangerang menilai praktek permainan lahan dalam proyek pemerintah daerah kerap menjadi pintu masuk korupsi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari oknum pejabat, perantara, hingga spekulan tanah yang sengaja bermain sebelum proyek dijalankan.

Jika dugaan tersebut benar terjadi dalam kasus lahan di Desa Tapos, maka hal tersebut merupakan bentuk korupsi terstruktur yang merugikan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Muhamad Agus juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak hanya menjadi penonton ketika dugaan penyelewengan anggaran daerah mulai mencuat ke ruang publik.

“Kami ingatkan Kejari Tigaraksa jangan sampai terkesan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Jika ada pejabat, oknum, atau mafia tanah yang bermain dalam proyek ini, maka harus dipanggil, diperiksa, dan jika terbukti segera ditetapkan sebagai tersangka tanpa pandang bulu,” lanjutnya.

Sikap Tegas PGK Tangerang :

1. Mendesak Kejari Tigaraksa segera membuka penyelidikan terhadap dugaan skandal pengadaan lahan Rp 40 miliar di Desa Tapos.

2. Memanggil dan memeriksa seluruh pihak yang terlibat, baik dari unsur pemerintah daerah, pihak perantara, maupun pemilik lahan.

3. Mengungkap secara transparan kepada publik seluruh proses pengadaan lahan tersebut agar tidak menimbulkan kecurigaan adanya permainan anggaran.

4. Menetapkan tersangka tanpa pandang bulu apabila ditemukan unsur tindak pidana korupsi.

Muhamad Agus menegaskan bahwa PGK Kabupaten Tangerang tidak akan tinggal diam jika potensi kerugian negara sebesar ini dibiarkan begitu saja. Jika aparat penegak hukum tidak menunjukkan keseriusan dalam mengusut kasus tersebut, PGK siap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari Kejari Tigaraksa, kami akan turun ke jalan melakukan aksi besar-besaran dan melaporkan kasus ini ke lembaga penegak hukum yang lebih tinggi. Jangan sampai Kabupaten Tangerang terus dikenal sebagai ladang empuk bagi praktek korupsi dan mafia tanah,” tutup Muhamad Agus.

PGK Kabupaten Tangerang memastikan akan terus mengawal, menginvestigasi, serta menekan aparat penegak hukum hingga kasus dugaan skandal lahan Rp 40 miliar di Desa Tapos benar-benar diusut tuntas.

red24_J.U

‎Pemkab Tangerang Gelar Rakor Forkopimda Jelang Idul Fitri dan Arus Mudik 2026/1447 H

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dalam rangka persiapan menjelang Idulfitri dan arus mudik 1447 H di wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/26).

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa rakor tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah bersama unsur Forkopimda dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran dan selama hari raya Idulfitri .

‎“Kami memastikan seluruh perangkat daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan agar arus mudik dan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

‎Ia mengatakan, berbagai sektor telah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

‎“Sinergi antar instansi sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran dapat berjalan optimal,” katanya.

‎Lanjut dia, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang akan terus menguatkan sinergi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik strategis. Sebanyak 19 pos pengamanan yang terdiri dari 15 pos pantau dan 4 pos gabungan telah disiapkan.

‎“Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan dan pengendalian arus kendaraan sehingga mobilitas masyarakat selama mudik tetap lancar,” jelasnya.

‎Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran agar tetap stabil dan terjangkau masyarakat.

‎“Memang ada sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, tetapi secara umum masih cukup stabil. Kami terus memantau terutama pada komoditas penting seperti daging dan cabai rawit agar ketersediaan dan harganya tetap terkendali,” ujar Intan.

‎Ditempat yang sama  Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, S.H., S.I.K., M.H., M.Si Kapolresta Tangerang menginformasikan, bahwasanya dari sektor keamanan, jajaran kepolisian juga telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

‎”Polresta Tangerang mengerahkan total 232 personel dengan rata-rata 184 personel bertugas setiap harinya, termasuk pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan saat Lebaran.,” tutunya.

‎Selain itu Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. Kapolres Metro Tangerang Kota  Polres Metro Tangerang Kota menambahkan,

“kami dari Polres Metro Tangerang Kota juga siap mengamankan Operasi Ketupat Jaya 2026 dengan menyiapkan tujuh pos pengamanan di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” tambahnya.

‎Sementara, Ana Supriyatna, S.Pd., M.Si Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang juga mengatakan akan membantu pengamanan mulai 14 hingga 25 Maret 2026 dengan menurunkan ratusan personel di sejumlah titik.

‎“Sebanyak 277 personel Satpol PP akan disiagakan di 10 pos pengamanan serta 9 titik objek wisata untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama periode libur Lebaran,” ungkapnya.

‎Di sisi lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. H. Hendra Tarmizi, MARS menyatakan :

“Dari sisi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan membuka pos kesehatan mulai 14 Maret 2026 dengan menyiagakan 264 tenaga kesehatan di berbagai pos pengamanan selama 24 jam serta di lokasi wisata hingga pukul 21.00 WIB,” pungkasnya.

red24_RAS

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Maesyal dan Intan Raih Peningkatan Signifikan di Berbagai Sektor

sorot24.id | TANGERANG – Dalam kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid – Intan Nurul Hikmah,memaparkan berbagai capaian pembangunan strategis sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.

Dalam paparan capaian Pembangunan Daerah, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menyampaikan bahwa kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang terus mengalami peningkatan.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Maesyal-Intan di Aula Pendopo Kabupaten Tangerang.Selasa,10/3/2026.

Salah satu indikator yang menunjukkan kemajuan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang naik dari 5 persen pada tahun 2024 menjadi 5,27 persen pada tahun 2025.

‎”Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 76,19 menjadi 76,74.,” ucap Maesyal.

Peningkatan juga terlihat pada usia harapan hidup masyarakat yang naik dari 75,34 tahun pada 2024 menjadi 75,63 tahun pada 2025. Sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen, dan tingkat kemiskinan turun dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen.

Maesyal mengatakan, dalam sektor kesehatan, prevalensi stunting berhasil diturunkan dari 7,7 persen atau 17.154 balita pada tahun 2024 menjadi 6 persen atau 12.388 balita pada tahun 2025.

‎”Pemerintah daerah juga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan 100,49 persen atau sekitar 3,53 juta penduduk yang mendapatkan perlindungan kesehatan,” tuturnya.

Program Cek Kesehatan Gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,38 juta masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan pemberian makanan tambahan bergizi kepada 7.620 balita dan 1.250 ibu hamil dengan kondisi kurang energi kronis.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tangerang memperluas akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis yang menjangkau 44 SD swasta dan 116 SMP swasta dengan total 35.784 siswa. Selain itu, beasiswa Tangerang Gemilang juga diberikan kepada 235 mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah.

Pemerintah daerah juga terus meningkatkan kualitas infrastruktur melalui pembangunan jalan baru sepanjang 20,5 kilometer, rekonstruksi jalan 10,3 kilometer serta rehabilitasi jalan sepanjang 13,3 kilometer.

‎Upaya peningkatan kualitas lingkungan juga dilakukan melalui pembangunan drainase sepanjang 9,29 kilometer, pembangunan enam stasiun pompa banjir, serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer.

Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Tangerang meraih sejumlah penghargaan di tingkat Nasional maupun Provinsi. Salah satunya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan yang berhasil diraih selama 17 kali berturut-turut.

Selain itu, Kabupaten Tangerang juga meraih predikat “Sangat Inovatif” dalam ajang Innovation Government Award 2025 serta penghargaan Paritrana Award atas komitmen dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa berbagai program pembangunan tersebut akan terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat kemajuan daerah.

red24_J.U

Bulan Suci Ramadhan Penuh Berkah KWRI Kabupaten Tangerang Berbagi Takjil

sorot24.id | TANGERANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Cabang Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPC KWRI) Kabupaten Tangerang menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Kecamatan Solear. Sabtu, 07/03/2026 .

‎Kegiatan yang dipusatkan di titik strategis kawasan Solear, yakni tepat di Kantor Sekretariat DPC KWRI Kabupaten Tangerang, kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus dan anggota KWRI Kabupaten Tangerang.

‎Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, hingga sopir angkot yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

KWRI Kab.Tangerang berbagi takjil dikawasan Solear. foto/dok : KWRI . [red24]
Ketua DPC KWRI Kabupaten Tangerang Heri, menyatakan bahwa aksi ini merupakan agenda rutin organisasi untuk mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat.

‎”Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Selain menjalankan tugas jurnalistik, wartawan juga harus hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial nyata,” ujar Heri.

‎Aksi bagi-bagi takjil ini mendapat respon positif dari warga setempat. Banyak pengendara yang merasa terbantu, terutama mereka yang masih dalam perjalanan saat adzan maghrib berkumandang.

‎Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat kolaborasi di Kabupaten Tangerang, di mana berbagai elemen masyarakat aktif melakukan Safari Ramadhan dan kegiatan santunan selama bulan puasa.

‎Acara ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama seluruh anggota KWRI guna memperkuat soliditas internal organisasi.

‎Melalui aksi ini, KWRI Kabupaten Tangerang berharap dapat terus berkontribusi positif bagi kemanusiaan serta meningkatkan citra wartawan sebagai mitra masyarakat yang peduli.

red24_J.U

DPW Partai Masyumi Banten Konsolidasi Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

sorot24.id | SERANG – DPW dan DPD Kab/Kota Partai Masyumi Provinsi Banten, menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Ramadhan 1447 H bersama Anak Yatim piatu di Rumah Makan Sikago, Kota Serang. Sabtu, 7 Maret 2026.

Sekretaris Partai Masyumi DPW Provinsi Banten, Tb. Ade Samsuri mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif bersama sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus momentum dalam mempererat kebersamaan dan berbagi terhadap sesama di bulan penuh berkah.

“Sudah sepatutnya kita berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita, khususnya anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Pria yang akrab disapa kang Ade di sela acara.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Masyumi Banten, Andhi Kuswarianto dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama di bulan Ramadan saat ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum silaturahmi yang berdampak pada kedekatan emosional dan solidaritas antar kader.

Di sisi lain, sambung Andhi mengungkapkan, dinamika politik di Provinsi Banten kini mulai menunjukkan geliatnya, bersamaan itu Partai Masyumi tengah memberi sinyal kuat dengan menggerakkan konsolidasi secara menyeluruh dari tingkat DPW hingga DPD kabupaten dan kota.

Langkah ini menjadi penanda bahwa mesin partai mulai dipanaskan lebih awal menuju tahun 2029. sebagai momen konsolidasi internal. Dengan kerja keras bersama seluruh kader dan unsur pendukung, Partai Masyumi insyaAllah optimistis masuk Peserta pemilu 2029 mendatang,” ungkapnya.

Andhi pun menegaskan, saat ini konsolidasi dilakukan untuk memastikan struktur organisasi solid, aktif, dan responsif terhadap persoalan masyarakat.

“Kami mulai merapikan barisan. Konsolidasi ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya membangun kekuatan nyata dari akar rumput,” ujarnya .

Dipenutup sambutannya, Ketua DPW Partai Masyumi Banten itupun berpesan agar seluruh kader tetap satu komando dan tegak lurus terhadap arahan pimpinan partai, serta terus menjaga komunikasi dengan para tokoh agama dan Masyarakat.

” Mulai sekarang, kita siapkan struktur, kita siapkan kader, dan kita siapkan kerja yang nyata untuk masyarakat,” ucapnya diakhir sambutan dalam acara konsolidasi dan Buka Puasa bersama anak yatim.

Memasuki waktu berbuka puasa, suasana bahagia terasa saat menyantap makanan pembuka bersama anak-anak yatim. Senyum dan rasa bahagia terpancar dari wajah mereka, menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati hadir melalui kepedulian dan berbagi.

Kegiatan buka puasa bersama ini pun menjadi gambaran nyata harmonisasi antara, partai politik, dan masyarakat dalam memperkuat nilai religius serta solidaritas sosial. Ramadhan kembali membuktikan dirinya sebagai bulan yang menyatukan hati, menguatkan persaudaraan, dan memulihkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

red24_RG

foto ilustrasi/Khalid bin al-Walid: Komandan Perang

Sorot24.id Religius – Khalid bin Walid lahir pada tahun 592 Masehi. Dari seorang ibu yang bernama Lubaba dan ayahnya bernama Walid bin Mughirah. Ia masih dalam keturunan Bani Makhzum, yang merupakan bagian dari kabilah Abu Jahal, musuh terbesat umat Islam yang menetang dakwah Rasulullah saw.

Keluarga Khalid merupakan orang terpandang di Bani Makhzum. Orang tuanya sangat kaya, bukan hanya di kalangan Bani Makhzum, tetapi ada literasi yang menyebutkan bahwa mereka sangat kaya di Makkah saat itu. Saat musim haji tiba, keluarga Khalid sering memberi masakan atau hidangan pada para jamaah.

Itulah alasan mengapa mereka sempat sangat membenci Islam. Menurut mereka, mengapa orang yang dijadikan Nabi bukan yang jelas terpandang dan kaya. Pernyataan menentang dari mereka diabadikan dalam Al-Qur’an surah Az-Zukhruf ayat 31.

Dengan kekayaan yang demikian banyaknya, Kalid bin Walid sejak kecil mendapatkan fasilitas yang serba berkecukupan untuk menunjang bakat dan kemampuannya. Terutama dalam menunggang kuda, menunggang unta, menggunakan senjata seperti pedang, panah, tombak, bahkan dalam strategi peperangan.

Maka tak heran, bila keahlian Khalid bin Walid menjadi sangat bagus. Kemudian dirinya tumbuh menjadi panglima perang yang hebat. Tercatat, sahabat Nabi Muhammad saw. yang bisa menggunakan dua pedang sekaligus di kedua tanggannya sambil berkuda adalah Khalid bin Walid dan Zubair bin Awwam.

Kehebatan strategi Khalid saat perang Uhud memang tidak diragukan. Ia menjadikan kelalaian muslim yang lebih memilih menuruni bukit untuk mengambil harta ghanimah (harta rampasan perang) sebagai titik serangan balik. Khalid mengerahkan pasukan pemanahnya yang sengaja bersembunyi di balik bukit untuk menyerang kaum muslimin. Pada peristiwa tersebut mengakibatkan banyak muslimin yang syahid.

 

Red24

Pemkab Tangerang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Amjad

sorot24.id| TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Al-Amjad, Jumat (6/3/26).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagaimana tema yang kita usung yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman untuk meraih kemuliaan dunia dan akhirat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Bupati Maesyal Rasyid .

Ia menjelaskan, dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya program Tarawih Keliling (Tarling) di 29 kecamatan serta Jumat Keliling (Jumling) yang digelar secara bergiliran di masjid-masjid yang berada di desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Bupati Kabupaten Tangerang,menghadiri malam Nuzulul Qur’an . foto/dok : forkompindo . [red24]
Selain itu, lanjut dia melalui Baznas Kabupaten Tangerang, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka program Gema Ramadan dan kegiatan Tarawih Keliling.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Tangerang yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah.

“Kami ingin memastikan generasi muda Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi demi masa depan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat yang kondisi ekonominya terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, mulai tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Sekolah Tinggi Penerbangan serta universitas yang memiliki program studi kedokteran.

foto /dok : Prokopim . [red24]
“Insyaallah mulai tahun 2026 ini masyarakat Kabupaten Tangerang berprestasi namun ekonominya terbatas bisa kuliah di Sekolah Tinggi Penerbangan hingga kelak menjadi pilot, ataupun menempuh pendidikan kedokteran hingga menjadi dokter. Mudah-mudahan ada putra daerah Kabupaten Tangerang yang menjadi pilot dan dokter dari keluarga sederhana,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat program keagamaan melalui pembangunan fasilitas pondok pesantren secara bertahap, termasuk pembangunan asrama serta peningkatan sanitasi di lingkungan pesantren.

“Hal ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan umara di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja, memimpin, dan melayani masyarakat.

“Insyaallah dengan nilai-nilai Qur’ani, Kabupaten Tangerang akan terus semakin religius, maju, dan sejahtera. Mari kita jaga kondusivitas daerah, memperkuat kebersamaan, serta mengisi bulan Ramadan dengan amal ibadah terbaik,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/13-Prokopim/III/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab.Tangerang)

red24

Nuzulul Qur’an Bersama PAC GP Ansor Sepatan : Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Bukan Sekadar Pajangan

sorot24.id | TANGERANG – Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Sepatan menggelar kegiatan “Amaliah Pemuda Ansor” dalam rangka memperingati Malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H,bertempat di Musholla Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Arrahman, Sepatan, Kabupaten Tangerang . Jum’at,6 Maret 2026 .

‎Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader Ansor serta Banser ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selawat, dan kajian keislaman. Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sepatan, Sahabat Hans Aminullah.

‎Dalam sambutannya, Hans Aminullah menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi peringatan turunnya Al-Qur’an di tengah tantangan zaman modern. Beliau menekankan bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

‎”Nuzulul Qur’an bukan sekadar ritual tahunan atau peringatan sejarah semata. Ini adalah momentum bagi kita, khususnya pemuda Ansor, untuk melakukan refleksi diri. Al-Qur’an diturunkan bukan untuk menjadi pajangan di rak buku atau hiasan dinding yang berdebu, melainkan sebagai hudan pedoman hidup yang hidup dalam setiap denyut nadi dan perilaku kita sehari-hari,” ujar Hans Aminullah .

‎Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh kader untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas dalam berorganisasi dan bermasyarakat.

‎”Di era disrupsi informasi seperti sekarang, kita butuh pegangan yang kokoh agar tidak kehilangan arah. Jadikanlah nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam menjaga keutuhan NKRI dan menebar kemaslahatan bagi umat. Orang yang bertakwa adalah mereka yang mampu menerjemahkan ayat-ayat Tuhan ke dalam akhlak yang mulia,” tambahnya .

‎Kegiatan Amaliah Pemuda Ansor ini merupakan bagian dari program PC GP Ansor Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan Serentak Bersama PAC GP Ansor se-Kabupaten Tangerang Melalui Zoom Meeting di Ramadhan 1447 H ini.

Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi antarkader sekaligus meningkatkan kualitas spiritualitas pemuda Ansor Se-Kabupaten Tangerang.

‎Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi Agama dan Negara , dilanjutkan dengan ramah tamah antar anggota .

red24_RAS

Fahrizal Aktivis Tangerang, Prioritaskan Kepentingan Rakyat, Bukan Kemewahan Gedung Kekuasaan Baru DPRD Kota Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Wacana pembangunan kantor permanen dan representatif bagi DPRD Kota Tangerang kembali mencuat di tengah berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat. Rencana tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait prioritas kebijakan anggaran daerah. Di saat masyarakat masih menghadapi persoalan klasik seperti infrastruktur lingkungan yang belum merata, pengelolaan sampah yang belum optimal, ketersediaan lapangan kerja, hingga pelayanan publik yang belum maksimal, DPRD Kota Tangerang Dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-33 Kota Tangerang justru menggagas pembangunan kantor baru yang berpotensi menghabiskan anggaran daerah dalam jumlah besar.

Secara prinsip, DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat yang seharusnya menjunjung tinggi nilai kesederhanaan, efisiensi anggaran, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, rencana pembangunan kantor baru yang bersifat permanen dan representatif patut dikaji ulang secara mendalam, baik dari aspek urgensi, efektivitas penggunaan anggaran, maupun dampaknya terhadap kepentingan publik.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta efisiensi. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang optimal.

Dalam kajian kebijakan publik, pembangunan fasilitas pemerintahan seharusnya didasarkan pada analisis kebutuhan (needs assessment) yang objektif dan terukur, bukan semata pada simbol representasi atau kemegahan institusional. Gedung yang representatif tidak serta merta menjamin peningkatan kualitas kinerja lembaga legislatif. Justru yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat adalah representasi yang substantif: kebijakan yang berpihak, pengawasan yang tegas terhadap eksekutif, serta keberanian politik untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara menegaskan bahwa setiap pengeluaran negara maupun daerah harus didasarkan pada kebutuhan yang benar-benar prioritas serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. Dalam konteks ini, pembangunan kantor baru DPRD Kota Tangerang tentu perlu diuji secara rasional: apakah benar menjadi kebutuhan mendesak?, atau justru hanya menjadi simbol kemewahan institusi politik yang berjarak dengan realitas sosial masyarakat.

Jika merujuk pada kondisi faktual, kantor DPRD Kota Tangerang yang saat ini digunakan sejatinya masih dapat difungsikan secara optimal dengan melakukan perbaikan, renovasi, atau penataan ulang fasilitas yang ada. Pendekatan ini jauh lebih rasional dan efisien dibandingkan harus membangun gedung baru yang berpotensi membebani APBD. Efisiensi anggaran semacam ini juga mencerminkan sikap empati terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan banyak intervensi kebijakan dalam bidang sosial, ekonomi, dan pembangunan dasar.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, DPRD Kota Tangerang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap rupiah APBD digunakan untuk kepentingan rakyat. Alih-alih memprioritaskan pembangunan gedung baru, DPRD Kota Tangerang seharusnya lebih fokus memperjuangkan kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.

Pada akhirnya, DPRD Kota Tangerang harus kembali mengingat bahwa keberadaan mereka adalah sebagai representasi rakyat, bukan sebagai simbol kekuasaan yang terpisah dari realitas sosial masyarakat. Gedung yang megah tidak akan memiliki makna apabila tidak diiringi dengan komitmen nyata dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

red24_RAS