Ribuan peserta memulai lari pada kegiatan IMPACT Fest Fun Run 5K di depan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Minggu 24 Mei 2026. dok:molly/sorot24

Sorot24.id| TANGERANG — Stadion Benteng Reborn di Kota Tangerang dipenuhi ribuan peserta pada Minggu pagi, 24 Mei 2026. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia menggelar IMPACT Fest dengan agenda utama Fun Run 5K bertema _”Strides For Harmony, Impact Beyond”_.

Kegiatan yang dimulai pukul 05.00 WIB ini diikuti sekitar 3.000 peserta. Hadir dalam acara tersebut Plt. BPSDM Kemenimipas Dr. Muhammad Tito Andrianto, Direktur Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Sigit Budianto, serta jajaran pejabat Poltekim-Poltekip.

Rangkaian acara dibuka dengan apel pengamanan yang dipimpin Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. Sebanyak 43 personil gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai pukul 10.10 WIB.

“Fun run ini merupakan rangkaian IMPACT Fest dalam rangka sosialisasi penerimaan taruna/i Poltekim-Poltekip yang rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujar Sigit Budianto dalam sambutannya.

Peserta memulai lari pukul 05.45 WIB dengan rute mengelilingi pusat Kota Tangerang: Stadion Benteng Reborn – Jl. Satria Sudirman – Jl. Jend Sudirman – Jl. Daan Mogot – Jl. TMP Taruna – Jl. Windu Karya – Jl. Otista – Jl. KS Tubun – dan kembali finish di Stadion Benteng Reborn.

Usai fun run, acara dilanjutkan dengan penampilan Drum Corps Poltekimipas, pengumuman doorprize dan best costume, awarding ceremony, hingga penampilan band taruna. Puncak acara diisi konser guest star band Viera pada pukul 09.00 WIB.

Apel pengamanan personel Polsek Tangerang sebelum bertugas mengamankan IMPACT Fest di Stadion Benteng Reborn Dok:molly/sorot24.id

Polsek Tangerang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Pengamanan difokuskan di area utama stadion dan sepanjang rute lari untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan gangguan kamtibmas.

IMPACT Fest menjadi agenda tahunan Poltekim-Poltekip sebagai ajang promosi sekaligus memperkenalkan lingkungan pendidikan kedinasan kepada masyarakat luas.

red24- molly

Pemeriksaan kendaraan oleh personel Polsek Tangerang saat patroli malam di kawasan Tangerang Kota.dok: humas pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Molly/sorot24.id

Sorot24.id| TANGERANG — Memasuki Minggu dini hari, 24 Mei 2026, Polsek Tangerang kembali mengintensifkan patroli cipta kondisi di kawasan Stadion Benteng Reborn. Langkah ini bagian dari program “Jaga Jakarta”, inisiatif Polres Metro Tangerang Kota untuk menjaga lingkungan dan warga di tengah meningkatnya kerawanan malam hari.

Patroli dimulai pukul 01.00 WIB dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. Tim piket fungsi Samapta menyisir Jl. TMP Taruna, tepatnya di seberang Stadion Benteng Reborn, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang.

“Giat ini menyasar antisipasi tindak kejahatan 3C dan gangguan kamtibmas lainnya,” tulis laporan resmi Polres Metro Tangerang Kota.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Lantas IPTU Juhenda selaku perwira pengawas, dan Plh. Kanit Reskrim IPDA Krisna Paulus, S.H., M.H. Mereka bersama anggota berkeliling menggunakan kendaraan dinas, memantau titik-titik yang dinilai rawan.

Kawasan Stadion Benteng Reborn memang kerap menjadi perhatian. Lokasinya terbuka dan mudah diakses, sehingga berpotensi menjadi tempat berkumpul yang memicu keributan atau aksi kriminalitas jalanan.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. bersama Kanit Lantas IPTU Juhenda periksa kendaraan saat Patroli Cipkon “Jaga Jakarta” di Tol Buaran indah, Minggu (24/5/2026) dini hari. Antisipasi 3C dan guantibmas, situasi kondusif. dok: Humas Pokdar Kamtibmas Botay/Molly-sorot24.id

Namun hasil patroli kali ini menunjukkan nihil kejadian. Tidak ada laporan tindak pidana maupun gangguan ketertiban yang ditemukan petugas di lapangan. Situasi di wilayah hukum Polsek Tangerang terpantau aman dan terkendali.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli semacam ini akan terus dilakukan secara berkala.

Program Jaga Jakarta menjadi strategi Polres untuk menekan angka kejahatan jalanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Pendekatan preventif dinilai lebih efektif mencegah potensi konflik sebelum meluas.

Laporan kegiatan telah diteruskan ke Kapolda Metro Jaya, dengan tembusan kepada Wakapolda, Irwasda, dan Karo Ops Polda Metro Jaya.

Red24-Molly

 

Buka Seminar Pendidikan PDNA di UNIMAR, Wabup Intan : Keluarga Harus Jadi Benteng Hadapi Potensi Resiko Laten Era Digital

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong dan menegaskan agar keluarga harus menjadi benteng utama dalam menghadapi potensi resiko laten era digital.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka sekaligus menjadi pembicara pada acara seminar pendidikan yang mengambil tema Keluarga Berdaya, Anak Berkualitas :

“Sinergi Pendidikan, Pengasuhan, dan Kesehatan di Era Digital”

Acara tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Tangerang di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin (UNIMAR) Tangerang, Minggu (24/05/26).

“Saat ini potensi risiko laten banyak dihadapi generasi muda, seperti krisis karakter, penurunan interaksi sosial yang sehat, hingga banjir disinformasi. Keluarga sebagai instrumen terkecil masyarakat memegang peranan krusial dan harus jadi benteng utama untuk mengatasinya,” tegas Wabup Intan.

Menurutnya, era digital telah membawa perubahan besar dalam cara belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi bagi generasi muda, khususnya generasi Z yang tumbuh bersama teknologi, kreatif, dan terbuka terhadap perubahan. Untuk itu, orang tua hari ini tidak hanya dituntut mendampingi pendidikan formal anak, tetapi juga mampu menjadi sahabat, pembimbing, dan teladan dalam penggunaan teknologi secara bijak. Di sini keluarga juga menjadi sekolah pertama dan utama bagi anak.

“Generasi muda tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah dan pendampingan. Keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita. Dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul dan tangguh,” tandasnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada segenap pengurus PDNA Kabupaten Tangerang serta seluruh civitas akademika UNIMAR atas inisiasi kolaborasi acara tersebut. Dia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta khususnya para mahasiswa agar terus tidak pasif dan terlena dalam romansa dunia maya semata namun peran aktif dan karya nyatanya bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Lanjut dia, era digital tidak boleh membuat generasi muda kehilangan nilai-nilai agama, budaya, dan kepedulian sosial.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Jangan hanya menjadi generasi yang aktif di media sosial, tetapi juga harus aktif dalam pengembangan diri, organisasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Jadilah generasi muda yang kritis namun tetap santun, cerdas namun tetap rendah hati, serta mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat,” pungkas Wabup Intan.

Sementara itu, Rektor UNIMAR Tangerang, Jaka Supriyanta mengungkapkan apresiasinya atas lonjakan keberpihakan anggaran beasiswa Pemkab Tangerang yang disalurkan melalui UNIMAR, khususnya bagi para guru PAUD. Lanjut dia pada tahun 2025 UNIMAR mendapatkan kuota 88 beasiswa dan untuk Tahun 2026 ini, UNIMAR mendapatkan 150 kuota beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang.

“Baru di UNIMAR ada skema beasiswa seprogresif ini dari Kabupaten Tangerang. Luar biasa Pak Bupati, Pak Maesyal dengan Ibu Wakil Bupati Ibu Intan. Beliau berdua betul-betul konsen di dalam mengembangkan pendidikan dan memajukan kualitas SDM di wilayah ini,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/50-Prokopim/V/2026. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Petugas gabungan Polsek Tangerang dipimpin Wakapolsek AKP Drs. Ponco Anggriyanto memeriksa pengendara motor saat Patroli Cipkon “Jaga Jakarta” di titik rawan tawuran dan balap liar Jl. Baru Tol Buaran Indah, Sabtu (23/5/2026). dok: Humas Pokdar Kamtibmas sektor benteng molly/sorot24.id

Sorot24.id| Tangerang – Polsek Tangerang menggelar kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) gabungan 3 Pilar dalam rangka program Jaga Lingkungan dan Warga atau “Jaga Jakarta”. Patroli dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 23 Mei 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto,S.Pd, didampingi Pawas IPDA Krisna Paulus, SH, MH, selaku PLH Kanit Reskrim Polsek Tangerang. Apel berlangsung di halaman Mako Polsek Tangerang, Jl. TMP Taruna, Kelurahan Sukasari, Kecamatan dan Kota Tangerang.

Sebanyak 15 personil gabungan dikerahkan dalam patroli tersebut. Rinciannya terdiri dari 14 personil Polri dan 1 personil Pokdarkamtibmas.

Patroli dilakukan secara mobile menggunakan kendaraan roda 4 dengan rute menyisir titik-titik rawan gangguan kamtibmas.

“Rute patroli meliputi Jl. TMP Taruna, Jl. Veteran, Jl. KH. Hasyim Ashari, kawasan Tol Buaran Indah dan Tanah Tinggi, Jl. Modernland, Jl. Hartono Raya, Jl. Baru RSUD Kota Tangerang, hingga Jl. Jend. Sudirman dan Jl. MH. Thamrin,” ujar AKP Ponco Anggriyanto di lokasi.

Sasaran utama patroli adalah kantor pemerintahan, pusat ekonomi, dan obyek vital di wilayah hukum Polsek Tangerang. Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di Jl. Baru Pintu Tol Buaran Indah untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun aksi begal.

Pemantauan juga dilakukan di Pos Pantau Presisi samping PT. SSI Buaran Indah, Jl. Baru RSUD Kota Tangerang, Jl. Lim Sui Liong Cikokol, dan Kampung Bekelir Babakan.

Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto,S.Pd menggunakan HT saat memimpin Patroli Cipkon 3 Pilar di wilayah hukum Polsek Tangerang, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini tindak lanjut arahan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari. DOK.Humas pokdar Kamtibmas Sektor Benteng molly/sorot24.id

Kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH, sebagai upaya mencegah gangguan kamtibmas, balap liar, dan tawuran. Petugas juga mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh wilayah yang disisir terpantau kondusif dan aman terkendali.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa patroli gabungan akan terus dimonitor dan ditingkatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Monitoring akan terus dilakukan agar masyarakat merasa aman beraktivitas, terutama pada jam-jam rawan,” tulisnya dalam laporan kepada Kapolda Metro Jaya.

Kegiatan ini turut dilaporkan kepada Wakapolda Metro Jaya, Irwasda Polda Metro Jaya, Karo Ops Polda Metro Jaya, Dirintelkam Polda Metro Jaya, dan Kabid Propam Polda Metro Jaya.

Red2Molly

 

Bupati Tangerang Lepas Jalan Santai dan Teken MoU Kerja Sama Pendidikan

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi melepas kegiatan jalan santai yang digelar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspem), Minggu (24/5/26).

Selain melepas peserta jalan santai, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dalam bidang Tri Dharma perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas SDM yang mampu bersaing di era digital dan globalisasi.

“Pemerintah daerah terus membuka peluang untuk peningkatan kualitas pendidikan bagi para anak-anak agar mereka bisa terus sekolah dan bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia berharap kerja sama dengan UICI segera bisa diimplemalentasikan lebih lanjut sehingga anak-anak beprestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa.

“Kami berharap kerja sama dengan UICI
ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas kesempatan pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda,” imbuhnya.

Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, namun juga mendorong kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi unggul Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/50-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Acara Pelepasan Siswa SMKS Gema Bangsa Kecamatan Cisoka di Hadiri Bupati Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – SMKS Gema Bangsa Cisoka melepas siswa lulusan tahun 2026. Acara yang di hadiri oleh Bupati Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid ini diselenggarakan, Sabtu,23 Mei 2026 .

Kepala Sekolah SMKS (Sekolah Menengah Kejuruan Swasta) Gema Bangsa Kecamatan Cisoka,Ustaz Jamaludin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas hadirnya Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada acara pelepasan siswa SMKS Gema Bangsa .

Ustaz Jamaludin menyampaikan sejak sekolah yang dipimpinnya berdiri,baru tahun ini acara pelepasan siswanya dihadiri Bupati Tangerang dan dirinya sangat bersyukur karena kehadirannya menjadi ‘suplemen’ motivasi dan semangat bagi seluruh civitas akademika agar meningkatkan prestasinya.

“Terima kasih pa Bupati kami sangat bersyukur dan terharu,akhirnya setelah sekolah ini berdir,Alhamdulillah baru tahun ini acara pelepasan siswanya dapat dihadiri oleh bapak, semoga pa Bupati selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ucap Ustaz Jamaludin saat menyampaikan sambutanya.

Sementara itu Bupati Tangerang dalam kata sambutannya menyampaikan motivasi bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas dan penuh tantangan. Dunia saat ini membutuhkan lulusan yang benar-benar kreatif, inovatif, tangguh, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Hari ini bukan sekadar acara perpisahan, tetapi menjadi momentum penting yang menandai awal perjalanan baru bagi para siswa. Lulusan SMK ini harus kreatif, inovatif, tangguh agar siap menghadapi dunia kerja dan cepat beradaptasi dengan perkembangan jaman,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia berharap para lulusan SMKS Gema Bangsa mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika dan semangat belajar yang tinggi. Bupati juga berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga semangat, menghormati orang tua dan guru, serta terus berusaha meraih cita-cita dengan penuh kejujuran dan kerja keras.

“Lulusan SMK ini, memang disiapkan untuk langsung kerja maupun bisa mandiri menciptakan usaha. Namun yang utama adalah jadilah generasi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” tandasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia guna menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

Selain itu, ia turut mengapresiasi peran guru dan orang tua yang telah mendampingi para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Kepada para guru dan orang tua, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan doa yang telah diberikan kepada anak-anak kita,” pungkasnya.

red24_J.U

Proyek Preservasi Lingkar Selatan Cilegon Diduga Tak Sesuai RAB dan Kurang Pengawasan

sorot24.id | CILEGON – Proyek bernilai miliaran jadi sorotan publik, pada hari Sabtu 23 Mei 2026,LSM GP2B berkunjung kelokasi proyek pekerjaan Preservasi PT. Sentra Bangun Jaya di jalan Lingkar Selatan Cilegon dengan nilai kontrak Rp 32.714.163.405 no Kontrak PB 0201 t/KTR/BPJN 9.6.1/ MK/ 03/2025.

Saat tim Media dan LSM tiba dilokasi ditemukan banyak dugaan penyusunan bahan material yang tidak sesuai RAB yang sudah ditentukan.

Terutama di bagian pemasangan u-dhit yang dudukannya tidak memakai pasir dan pada saat u-dhit di turunkan dan posisi tidak maksimal, sehingga menimbulkan genangan air dan berlumpur, yang mengakibatkan pasangan u-dhit tidak merata serta terlihat pada sambungan u- dhit ditemukan kerenggangang dan tanah adukan semen yang bergelombang.

Pada pekerjaan pendestrian jalan Paving Blok pun turut jadi sorotan, pasalnya urugan tanah bukan menggunakan tanah pilihan melainkan tanah bercampur sampah dan banyak akar kayu pepohonan besar .

Saat pantauan awak media dan LSM telah terjadi pembiaran dan dugaan kurangnya pengawasan dari pihak konsultan dan Dinas terkait, sehingga banyak dugaan pengurangan bahan material yang tidak sesuai RAB. dan pihak konsultan pengawas serta Dinas diduga tidak pernah melakukan teguran dan peringatan kepada pihak pelaksana sampai pekerjaan tersebut dengan santai berjalan dan tidak memperhatikan spesifikasi teknis.

Dan juga pada pekerjaan pemasangan paving blok bahan yang sudah terpakai dipakai dan bergelombang, disebabkan pemerataan tanah diduga asal. Begitupun pemasangan u-dhit banyak yang berongga-rongga karena tidak diberikan adukan semen dan batu belah.

Akibat kelalaian para pengawas konsultan dan pihak dinas terkait, pekerjaan proyek tersebut diduga banyak yang tidak sesuai spesifikasi.

Mugi W. Selaku ketua LSM GP2B mengeluhkan dengan ditemukannya kejanggalan-kejanggalan di pekerjaan proyek tersebut, diduga pekerjaan nya asal jadi .

“Pekerjaan ini sudah jelas banyak pelanggaran yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kami berharap kepada Irjen kementrian PU harus tindak tegas terhadap perusahaan yang mencoba bermain nakal, kalau terbukti banyak kejanggalan dalam pekerjaannya, perusahaannya harus dimasukkan ke daftar hitam (Blacklist),” tegas Mugi .

Sampai berita ini diterbitkan, pihak pelaksana mau pun dinas PU dari BPJN belum bisa memberikan keterangan, karena sudah beberapa kali kami menghubungi Topik selaku personalia menejer (PM) nya pun tidak ada respon.

red24_RG

Anggota Kelompok Self Help Group (SHG) penyandang disabilitas psikososial mempraktikkan komunikasi efektif seusai memaparkan hasil pendataan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kepercayaan diri dan partisipasi di ruang publik. DOK. SHG/sorot24.id

sorot24.id |Kota Tangerang — Kelompok Self Help Group (SHG) kembali menggelar kegiatan rutin sebagai wadah belajar bersama dan penguatan kapasitas bagi ragam disabilitas, terutama penyandang disabilitas psikososial pada hari Jumat (22/05/2026) .

Kegiatan kali ini mengangkat tema _“Hasil Temuan Pendataan dan Cara Berkomunikasi Secara Efektif di Depan Publik”_.bertempat di Aula Balai Warga RW 12 Sukasari  Tangerang Kota Banten.

Dalam sesi tersebut, para peserta memaparkan berbagai hasil pendataan yang mereka lakukan terkait kondisi sosial, kebutuhan dasar, akses terhadap layanan publik, serta tantangan yang masih dihadapi penyandang disabilitas di lingkungan sekitar.

Temuan ini menjadi dasar penting untuk mendorong advokasi, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan layanan yang lebih inklusif.

Selain membahas data, peserta juga mendapat penguatan keterampilan komunikasi publik. Mereka dilatih cara menyampaikan pendapat dengan percaya diri, membangun interaksi yang baik, hingga menyuarakan aspirasi secara jelas dan terarah.

Materi ini diharapkan mampu mendorong ragam disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, untuk lebih berani tampil, berbicara, dan terlibat aktif dalam forum sosial maupun kegiatan masyarakat.

Suasana Pertemuan Rutin Bulanan Kelompok Self Help Group (SHG) Sukasari yang digelar di Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, 2025. Kegiatan yang didukung Program INKLUSI dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM ini menjadi ruang aman bagi ragam disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, untuk memaparkan hasil temuan pendataan serta berlatih komunikasi efektif di depan publik. Peserta duduk lesehan berdiskusi, didampingi fasilitator yang memegang mikrofon. DOK. SHG SUKASARI/sorot24.id

Melalui kegiatan rutin ini, SHG menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan ruang yang aman, setara, dan inklusif.

Tujuannya agar penyandang disabilitas dapat berkembang, mandiri, serta menjadi bagian penting dalam proses pembangunan sosial di masyarakat.

red24-bgx

Yoo…Warga Banten Ramaikan Fun Run 5K Wisata Kreatif Tangerang 2026 di Summarecon Serpong

sorot24.id | TANGERANG – Semangat hidup sehat dipadukan dengan promosi budaya lokal akan hadir dalam kegiatan Fun Run 5 Kilometer – Wisata Kreatif Tangerang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026 di kawasan SQP Park Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang.

Mengusung tema “Gaya Sehat, Budaya Hebat”, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan olahraga lari santai, tetapi juga dirancang menjadi ruang interaksi masyarakat melalui berbagai hiburan, promosi potensi budaya, serta penguatan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan panitia, peserta akan mengikuti kategori Fun Run 5 Km yang terbuka bagi masyarakat umum, baik pelari pemula, komunitas, maupun peserta yang rutin berolahraga.

Selain kegiatan lari, panitia juga menyiapkan sejumlah rangkaian acara pendukung seperti live performance, area produk sponsor, doorprize, serta berbagai permainan interaktif (fun games) guna menambah pengalaman peserta selama kegiatan berlangsung.

Ketua Panitia Fun Run Wisata Kreatif Tangerang 2026, Indra Irawan atau yang akrab disapa Bang Indra Bakul Kebo, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan hanya menjadi agenda olahraga semata, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan masyarakat dan memperkenalkan potensi budaya daerah.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui Fun Run 5 Km ini. Bukan sekadar berlari, tetapi bagaimana masyarakat bisa menikmati suasana sehat, hiburan, serta mengenal lebih dekat potensi wisata dan budaya yang ada di Tangerang dan Banten,” ujar Bang Indra.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang maupun tingkat pengalaman dalam berlari.

“Acara ini terbuka untuk semua kalangan, baik pelari pemula, komunitas, keluarga, maupun masyarakat umum. Harapan kami, kegiatan ini menjadi momentum membangun gaya hidup sehat dan memperkuat semangat kebersamaan,” lanjutnya.

Panitia juga menyediakan akses masuk kawasan SQP Park secara gratis bagi peserta sesuai ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan acara.

Bang Indra turut mengajak masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran mengingat jumlah peserta yang disediakan terbatas.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar karena kuota peserta terbatas. Mari bersama-sama meramaikan Fun Run Wisata Kreatif Tangerang 2026 dan bertemu di garis start,” pungkasnya.

Pendaftaran peserta telah dibuka melalui platform penjualan tiket yang ditunjuk panitia. Masyarakat juga dapat mengikuti kanal informasi resmi penyelenggara untuk memperoleh pembaruan seputar teknis dan pelaksanaan kegiatan.

red24_KANU

Bupati Maesyal Pastikan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Sehat dan Aman Jelang Idul Adha 1447 H

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau salah satu lapak penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Pengecekan tersebut dilakukan di Lapak Mbakul Lembu Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026).

Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal memastikan seluruh hewan kurban yang dijual memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang telah ditentukan sebelum diperjualbelikan kepada masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) tengah melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap hewan kurban di berbagai lapak penjualan.

“Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan dari DPKP untuk memastikan apakah hewan kurban sehat atau tidak. Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat dan masuk dalam kategori Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, hewan kurban yang dinyatakan sehat diperbolehkan untuk dijual kepada masyarakat. Sementara hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan dilarang diperjualbelikan.

“Kalau sehat bisa dijual, kalau tidak sehat tidak boleh dijual dan dilarang untuk diperjualbelikan,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, hingga saat ini sebanyak 334 lapak penjual telah diperiksa hewan jualannya. Seluruh lapak tersebut dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan telah diberikan simbol atau identitas sehat sebagai tanda layak jual.

“Sampai saat ini, sebanyak 334 lapak di wilayah Kabupaten Tangerang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat serta diberikan simbol atau identitas sehat hewannya. Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman dari sisi kesehatannya,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah, Soma Atmaja yang juga melakukan monitoring pemeriksaan hewan kurban di Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, menegaskan bahwa monitoring yang dilakukan merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah agar masyarakat bisa mendapatkan hewan kurban yang benar-benar layak, memenuhi kategori ASUH yang telah ditetapkan.

“Ada 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban yang disebar ke sejumlah titik di Kabupaten Tangerang. Petugas tersebut terdiri dari pemeriksa hewan kurban, dokter hewan yang juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik lapak Mbakul Lembu, Indra, menuturkan bahwa tempatnya menyediakan 72 ekor sapi dan 195 ekor kambing yang seluruhnya telah dinyatakan sehat oleh dokter hewan dari DPKP Kabupaten Tangerang.

​“Kalau sapi ada 72 ekor, kalau kambing ada 195 ekor. Semua sudah diperiksa langsung oleh dokter dari Keswan DPKP dan dinyatakan 100 persen hewan dari Mbakul Lembu sehat,” ujar Indra.

​Pemeriksaan medis tersebut meliputi bagian mulut, kaki, dan kuku guna memastikan hewan kurban bebas dari penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

​“Karena dua atau tiga tahun lalu sedang marak penyakit PMK, Alhamdulillah saat ini tidak ada. Pemeriksaannya meliputi bagian mulut, kaki, dan kuku,” jelasnya.

​Indra menambahkan, sebagian besar hewan kurban yang dijual merupakan hasil peternakan sendiri dengan fokus perawatan rutin pada pola pakan serta kebersihan kandang.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn/nD .

red24_KDL