DPPPA Tangerang Gelar Rapat PUG dan Minta OPD Perkuat Data Gender

Sekretaris DPPPA Tangerang sampaikan materi PUG
Sekretaris DPPPA Kabupaten Tangerang Yatemi menyampaikan materi saat Rapat Pelaporan Pengarusutamaan Gender Tahun 2026 di Aula Kantor DPPPA. Foto: KDL/Sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG – DPPPA Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Pelaporan Pengarusutamaan Gender atau PUG Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor DPPPA, Kamis (04/09/2026).

Rapat diikuti perencana keuangan dan operator dari 31 OPD serta 4 RSUD di lingkungan Pemkab Tangerang. Hadir juga Pejabat PUG Provinsi Banten Novi Dwi Remi Asih sebagai narasumber.

Sekretaris DPPPA Yatemi mengatakan, PUG adalah strategi pembangunan untuk mencapai keadilan gender.

“Tujuannya mewujudkan kesetaraan melalui kebijakan yang memperhatikan kebutuhan perempuan dan laki-laki dari perencanaan sampai evaluasi,” ujar Yatemi.

BACA JUGA : CKG Sekolah di Kota Tangerang Capai 203 Ribu Siswa, Temuan Terbanyak Kebugaran Kurang

Peserta rapat PUG dari 31 OPD dan 4 RSUD
Para perencana dan operator dari 31 OPD serta 4 RSUD mengikuti Rapat Pelaporan Pengarusutamaan Gender di Aula DPPPA Kabupaten Tangerang. Foto: KDL/Sorot24.id

Ia menegaskan, PUG bukan hanya tugas DPPPA. Semua perangkat daerah harus punya komitmen yang sama.

“PUG strategi penting untuk wujudkan pembangunan yang adil, setara, inklusif dan responsif,” tegasnya.

Yatemi menyebut, pelaporan PUG penting untuk melihat sejauh mana strategi ini sudah masuk ke perencanaan, anggaran, dan evaluasi pembangunan.

Ia juga mengakui implementasi PUG di Tangerang masih perlu penguatan. Baik dari sisi regulasi, kelembagaan, SDM, maupun data terpilah gender.

BACA JUGA : Wabup Intan Harap IIPE 2026 Dorong Investasi dan Lapangan Kerja di Tangerang

“Kami masih perlu penguatan di berbagai sisi agar kesetaraan gender benar-benar terwujud,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Yatemi meminta seluruh OPD menyampaikan data yang lengkap dan akurat. Data itu akan jadi dasar penyusunan kebijakan dan PPRG di Pemkab Tangerang.

“Saya harap OPD pastikan kualitas data. Dengan data baik, kita bisa buat program tepat sasaran dan anggaran berkeadilan gender,” tutupnya.

red24/KDL

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *