Wamenkes dan Bupati Tangerang Tinjau Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Sukaharja Antusias

Petugas kesehatan melayani warga saat pendaftaran Cek Kesehatan Gratis di Desa Sukaharja
Petugas melayani warga saat pendaftaran CKG di Desa Sukaharja. Foto: Deddy/sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG — Pelaksanaan program Desa Siaga Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sekitar.

Ratusan warga terpantau memadati lokasi sejak pagi hari untuk memanfaatkan momentum pemeriksaan medis lengkap tanpa dipungut biaya tersebut.

Kehadiran Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di tengah-tengah antrean juga semakin memicu semangat masyarakat untuk melakukan deteksi dini secara sukarela. Banyaknya jumlah pendaftar memperlihatkan bahwa tingkat kesadaran warga untuk memeriksa kondisi fisik mereka sudah semakin tinggi.

BACA JUGA : Kinerja Bupati Tangerang Mendapat Apresiasi Wamen Kesehatan RI,Terkait Percepatan Program Kesehatan

Banner selamat datang Wamenkes RI dan suasana pelayanan kesehatan gratis untuk warga di Desa Sukaharja
Suasana pelayanan CKG gratis di Desa Sukaharja yang ditinjau Wamenkes dan Bupati Tangerang. Foto: KDL/sorot24.id

Hal ini sekaligus mempermudah tim kesehatan dalam memetakan potensi risiko penyakit di lingkungan komunitas secara cepat.

Integrasi program ini membawa manfaat besar karena menyediakan paket CKG menyeluruh mulai dari pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), berat badan, tinggi badan, hingga lingkar perut.

Warga juga mendapatkan pemeriksaan klinis berupa cek gula darah, kolesterol, tensi darah untuk mendeteksi hipertensi, hingga skrining penyakit kusta.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi antusiasme warga Sukaharja. Ia menyebut program Desa Siaga TBC merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan angka kasus TBC di Indonesia.

“Kami ingin memastikan deteksi dini berjalan masif sampai ke desa. Dengan CKG yang digabung program TBC, masyarakat bisa tahu kondisi kesehatannya lebih awal. Jika ada yang terindikasi, bisa langsung ditindaklanjuti,” ujar Wamenkes.

BACA JUGA : GEMHATA Pertanyakan Peran PPTK dan Persoalkan Transparansi Kesbangpol Kabupaten Tangerang

Senada, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan Pemkab Tangerang berkomitmen mendukung penuh program dari pusat. Menurutnya, kesehatan masyarakat adalah pondasi utama pembangunan.

“Alhamdulillah warga sangat antusias. Ini bukti masyarakat sudah sadar pentingnya cek kesehatan. Kami di Pemkab akan terus bersinergi dengan Kemenkes agar program seperti ini bisa menyasar desa-desa lain di Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.

Kepala Desa Sukaharja juga menyampaikan terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi percontohan. Ia berharap kegiatan ini menjadi budaya baru warga untuk rutin memeriksakan kesehatan.

Sementara itu, tim medis yang bertugas mengaku kewalahan melayani lonjakan pendaftar. Namun mereka tetap semangat karena melihat kesadaran warga meningkat.

Dengan adanya program ini, diharapkan kasus TBC dan penyakit tidak menular lainnya dapat ditekan sejak dini. Pemerintah menargetkan setiap warga minimal 1 kali dalam setahun mengikuti CKG.

red24/KDL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *