sorot24.id | ARLINGTON — Ada yang berbeda dari Spanyol malam ini.
Bukan lagi tiki-taka lambat yang membosankan. Tapi tiki-taka modern: cepat, mematikan, dan penuh keyakinan.
Di AT&T Stadium, Spanyol asuhan Luis de la Fuente “memberi pelajaran” kepada Prancis. 2-0. Skor yang bahkan terasa kurang untuk menggambarkan dominasi La Roja.
Gol pertama, penalti Oyarzabal menit 22, lahir dari keberanian Lamine Yamal. Diterjang Digne. Wasit tak ragu. Oyarzabal yang sudah cetak 5 gol di turnamen ini, kembali jadi algojo.
Gol kedua, menit 58, adalah sepak bola. Kombinasi 1-2 Olmo dan Porro. Sederhana, efektif, dan mempermalukan lini belakang Prancis.
Prancis datang dengan 6 kemenangan beruntun dan belum kebobolan di fase gugur. Punya Mbappé yang sudah 8 gol, sama dengan Messi. Tapi malam ini mereka lumpuh.
“Ini bukan pertama kalinya,” kata data. Spanyol sudah kalahkan Prancis 2-1 di semifinal Euro 2024 dan 5-4 di final Nations League 2025. dendam 2006 saat kalah 1-3 di Piala Dunia, lunas sudah.
Yang lebih penting: Spanyol kini tak terkalahkan dalam 37 laga. Samai Italia. Selangkah lagi dari sejarah.
Final menanti di MetLife. Lawannya Argentina atau Inggris. Tapi satu hal pasti, Spanyol datang bukan untuk jadi pelengkap. Mereka datang untuk gelar kedua, 16 tahun setelah Afrika Selatan 2010.
red24/bgx













