Fogging saja tidak cukup : Babakan diajak rutin kerja bakti lawan DBD

Warga mendampingi petugas saat proses pengasapan untuk memberantas sarang nyamuk DBD.
Warga mendampingi petugas saat proses pengasapan untuk memberantas sarang nyamuk DBD. di gang lingkungan RT 04 RW 02 Kelurahan Babakan, Sabtu (18/7/2026). dok : bgx/sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG — Sebanyak 310 rumah warga RT 04 RW 02 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, mendapat pengasapan atau fogging, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pagi hingga menjelang siang itu dilakukan Puskesmas Sukasari bersama pengurus RW 02, Kader Posyandu, dan Karang Taruna.

Fogging dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul adanya 4 warga RW 02 yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dua di antaranya warga RT 01 dan RT 05 telah dirawat di rumah sakit dan dinyatakan positif.

Baca Juga : Perangi Masalah Sampah Jakarta, Duta Potensi Pemuda Indonesia DKI Jakarta Gelar Digital Eco-Literacy Workshop di SMK IT Assalamah

Ketua RT 04/02 Sutami atau akrab disapa RT Tommi mengatakan kegiatan ini untuk mencegah bertambahnya kasus.
“Kegiatan ini untuk mengantisipasi dan bertambah kemungkinan terjangkitnya DBD,” ujarnya.

Kebersamaan petugas dan warga saat melakukan upaya pencegahan DBD di Babakan.
Kebersamaan petugas dan warga saat melakukan upaya pencegahan pengasapan DBD di Babakan RW 02

Petugas Puskesmas Sukasari, Ikbal dan Igun, turun langsung memimpin penyemprotan. Sasaran fogging meliputi saluran air, rumah kosong, pekarangan, hingga bagian dalam rumah warga.

Sebelumnya, tim surveilan Puskesmas Sukasari telah melakukan survei epidemiologis di RT 01 dan RT 05. Hasilnya, banyak ditemukan jentik nyamuk Aedes Aegypti di bak mandi, botol bekas, gelas plastik, dan ban bekas.

Warga menyambut positif kegiatan tersebut. “Ya mengantisipasi kemungkinan berjangkitnya demam berdarah,” kata Padilah, warga setempat.
“Kegiatan ini sangat bagus karena bertujuan memberantas nyamuk DBD,” tambahnya.

Baca Juga : MITIGASI BANJIR: PEMKOT TANGERANG NORMALISASI KALI SERUA DI CILEDUG

Petugas Puskesmas Sukasari mengimbau agar warga rutin melakukan kerja bakti setiap bulan. “Kerja bakti membersihkan lingkungan merupakan cara efektif dalam memberantas nyamuk DBD,” ujarnya.
Warga juga diminta tidak membiasakan menggantung pakaian kotor karena dapat mengundang nyamuk.

RT Tommi bersama petugas Puskesmas dan karang taruna RW 02 menunjukkan kekompakan setelah fogging selesai.
RT Tommi bersama petugas Puskesmas dan karang taruna RW 02 menunjukkan kekompakan setelah fogging selesai.

RT Tommi mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sukasari dan seluruh warga yang telah bergotong royong.
“Terima kasih kepada petugas Puskesmas Sukasari Ikbal dan Igun dan seluruh warga. Semoga kekompakan ini berlanjut pada kegiatan positif lainnya,” katanya.

red24/bgx

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *