Geger! Warga Benda Geruduk BPN Kota Tangerang, Bongkar Dugaan Mafia Tanah Waris H. Benteng

Audiensi BPN Kota Tangerang dengan massa sengketa tanah waris H Benteng
Suasana audiensi di lobi Kantor ATR/BPN Kota Tangerang, Jumat (18/9/2026). Perwakilan BPN Kota Tangerang (baju biru muda) berdialog dengan massa Forum Persatuan Rakyat Benda terkait dugaan mafia tanah waris Almarhum H. Benteng bin Mana, dikawal Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno. molly/sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG – Kantor ATR/BPN Kota Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan mendadak jadi pusat perhatian Jumat (18/9/2026) siang.

Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Persatuan Rakyat Benda menggeruduk kantor tersebut. Mereka datang dengan spanduk dan TOA, mendesak transparansi atas dugaan sengketa tanah waris yang melibatkan mafia tanah.

Aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dipicu dugaan peralihan hak atas tanah milik ahli waris Almarhum H. BENTENG bin MANA tanpa sepengetahuan mereka. Massa menduga ada praktik manipulasi dokumen melalui program PRONA yang melibatkan oknum anak angkat almarhum serta pihak-pihak tertentu.

BACA JUGA : Cegah Imbas Demo Jakarta, Camat Batuceper Turun ke Pos Jaga Bersama TNI-Polri

Aksi orasi warga Benda di depan gerbang BPN Kota Tangerang
Massa Forum Persatuan Rakyat Benda menggelar orasi di depan gerbang Kantor ATR/BPN Kota Tangerang, Jumat (18/9/2026). Massa mendesak BPN membuka dokumen warkah terkait dugaan manipulasi tanah waris melalui program PRONA. dok: molly/sorot24.id

Dalam orasinya, koordinator lapangan Fiqri (Bibir) dan Thoriq (Doyok) menegaskan para ahli waris yang sah kini kehilangan haknya secara misterius.

“Kami mendesak BPN membuka dokumen warkah dan mengusut tuntas riwayat administrasi tanah ini. Jangan sampai mafia tanah bermain mata dengan oknum kekuasaan,” tegas Fiqri di depan gerbang BPN.

Setidaknya ada tujuh poin tuntutan utama yang disampaikan, termasuk permintaan perlindungan hak ahli waris dan desakan agar aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pemalsuan dokumen.

BACA JUGA : Puluhan Driver SEPETA Kota Tangerang Demo di Taman Gajah, Tuntut Tolak Ojol Dijadikan UMKM

Aksi yang dikawal ketat oleh 40 personel gabungan pimpinan Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno ini berlanjut ke tahap audiensi. Perwakilan massa diterima langsung oleh Kaswil I & II BPN Kota Tangerang, Bagus Rhama dan Joko Satrianto.

Pihak BPN menyatakan apresiasinya atas aspirasi warga dan berkomitmen untuk menjembatani komunikasi terkait berkas-berkas yang dipersoalkan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

red24/molly 

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *