sorot24.id | TANGERANG — Menyambut puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 pada Kamis (23/7/2026), Pemerintah Kota Tangerang melalui DP3AP2KB terus memperkuat komitmen sebagai Kota Layak Anak (KLA).
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, pihaknya menggencarkan strategi “jemput bola” hingga tingkat RT melalui pembentukan Forum Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
“Kami melakukan tindakan preventif, salah satunya dengan membentuk Forum PATBM hingga ke tingkat RT. Tujuannya agar seluruh elemen bersama-sama mencegah kekerasan dan perundungan, sehingga anak-anak di Kota Tangerang bisa hidup aman dan nyaman,” paparnya.
Selain itu, Pemkot juga mengimplementasikan gerakan TUNAS (Tunggu Anak Siap) bersama Dinas Kominfo dan Dinas Pendidikan. Gerakan ini bertujuan membatasi, bukan melarang, penggunaan gawai pada anak sebagai upaya mitigasi dampak konten digital negatif.
Tihar menyebut, Pemkot juga telah mengintegrasikan fasilitas ramah anak lintas OPD. Mulai dari gugus tugas sekolah ramah anak, optimalisasi rumah ibadah, transportasi publik aman oleh Dishub, hingga RTH bersama DLH.


“Kegiatan puncak nanti sepenuhnya memfasilitasi anak-anak kita agar bisa beraktivitas dan berkolaborasi langsung dengan pemerintah kota. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk berekspresi secara positif,” terang Tihar.
Ia menutup dengan ajakan: “Mari bersama-sama kita perkuat perlindungan anak dan suarakan stop kekerasan pada anak di Kota Tangerang.”
red24/molly













