Sorot24.id | Tangerang — TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang terbakar. Gubernur Banten Andra Soni langsung turun tangan dan meninjau lokasi, Kamis 2/7/2026. Ia rapat bareng Tim Pemadaman yang dipimpin Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

Penyebabnya? Cuaca ekstrem.

“Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Tumpukan sampah ini dalam kondisi cuaca yang berdasarkan perkiraan BMKG, 30 tahun terakhir ini yang paling panas dan paling panjang panasnya,” ungkap Andra Soni.“Sehingga salah satunya menyebabkan kebakaran sampah di TPA Jatiwaringin. Kemudian kebakaran ini menyebar karena faktor angin,” tambahnya.

Ancaman Gas Metana, Akses Dibatasi
Andra menyebut ancaman terbesar ada di gas metana bawah tumpukan sampah. Karena itu, akses ke TPA dibatasi dan dikoordinasi ketat.

“Yang perlu diantisipasi saat ini adalah gas metana yang berada di bawah tumpukan,” jelasnya.

Status kebakaran sudah Tanggap Bencana. BNPB turunkan helikopter. Total 16 unit armada kebakaran dikerahkan untuk padamkan titik api dan lakukan pembasahan.

Semua TPA Wajib Punya Pemadam
Andra minta semua pengelola TPA di Banten siaga.

“Nanti setiap TPA di Provinsi Banten harus memiliki alat pemadam dan sumber atau tampungan air,” tegasnya.

Kebakaran serupa pernah terjadi di TPA Rawa Kucing.

red24/Kanu