Menteri Dikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed (tengah) bersama Gubernur Banten Andra Soni, S.M, M.AP (kiri) dan Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin (kanan) saat membuka Gebyar Lomba dan Talenta Siswa tingkat Provinsi Banten 2026 di Stadion Benteng Reborn, Sabtu 9/5/2026. Kegiatan diikuti 2.000 pelajar dari 8 kota/kabupaten se-Banten. (Dok: Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota/Sorot24)
sorot24.id | TANGERANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti,M.Ed resmi membuka Gebyar Lomba dan Talenta Siswa tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu 9/5/2026. Kegiatan yang diikuti 2.000 peserta dari 8 kota/kabupaten ini jadi yang pertama di Indonesia.
Pembukaan Gebyar Lomba dan Talenta Siswa tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 digelar pukul 15.40 WIB di Stadion Benteng Reborn Jl. TMP Taruna Kel. Sukaasih, Kec./Kota Tangerang. Penanggung jawab kegiatan Dr. H. Jamaludin,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional dan meliputi pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Peluncuran Sekolah Adiwiyata, serta Deklarasi Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Provinsi Banten.
Dihadiri Mendikdasmen hingga Kepala Daerah

Acara dihadiri tamu VIP: Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti,M.Ed, Gubernur Banten Andra Soni, S.M, M.AP, Ketua DPRD Banten H. Fahmi Hakim, S.E, Sekda Banten H. Deden Apriandhi, Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Wali Kota Tangsel H. Benyamin Davnie, Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, Ketua DPRD Kota Tangerang H. Rusdi, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faisal Rizal, Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer, Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf Ary Sutrisno, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, serta Kepala OPD Provinsi Banten dan Kota Tangerang.
Tema: Bergerak Bersama Wujudkan Pendidikan Bermutu
Kadisdikbud Banten Dr. H. Jamaludin, M.Pd dalam laporannya menyebut tema kegiatan _”Bergerak bersama wujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
“Kegiatan ini tidak hanya ingin mencapai kemampuan akademik dan non akademik tetapi juga untuk memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan kreativitas dan sportivitas serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan,” kata Jamaludin.
Ia menambahkan, peluncuran Sekolah Adiwiyata dilakukan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau dan berkelanjutan. Kegiatan ini jadi simbol rangkaian kompetisi dan ajang pengembangan talenta pelajar Provinsi Banten.
Wali Kota Sachrudin: Tangerang Gratis Negeri dan Swasta
Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin bangga menjadi tuan rumah. Ia menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui program “Gampang Sekolah” (3G), sekolah gratis di negeri dan swasta.
“Pemkot Tangerang terus memastikan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman sebagai fondasi intelektualitas siswa. Gebyar ini penuh semangat, kreativitas dan prestasi, bebas dari kekerasan, diskriminasi dan intoleransi,” ujar Sachrudin.
Gubernur: 60.705 Siswa Swasta Sekolah Gratis
Gubernur Banten Andra Soni, SM, M.AP menyampaikan indikator bidang pendidikan meningkat sejalan program sekolah gratis milik Provinsi Banten.
“Pada awal tahun 2025 Provinsi Banten telah menjalankan program sekolah gratis dengan penerima manfaat 60.705 siswa SMA, SMK, dan SKh Swasta dan bekerja sama dengan 801 sekolah swasta di Provinsi Banten. Saya yakin ini menjadi yang terbesar di Indonesia,” tegas Andra Soni.
Ia berkomitmen melanjutkan akses pendidikan kepada seluruh anak di Banten. “Pemerintah akan selalu memberikan dukungan kepada anak-anak di Provinsi Banten agar terus berkembang,” tambahnya.
Mendikdasmen: Pertama di Indonesia
Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed mengapresiasi Gubernur Banten dan seluruh jajaran. “Ini adalah yang pertama se Indonesia,” katanya saat membuka acara pukul 16.50 WIB.
Abdul Mu’ti juga mengapresiasi bantuan beasiswa tidak hanya bagi anak-anak yang gagal di sekolah negeri tapi juga bagi pelajar di sekolah swasta. “Pemerintah berkomitmen terus mendukung pendidikan di Indonesia agar seluruh anak-anak mendapat pendidikan yang layak dan adil,” ujarnya.

Kegiatan selesai pukul 17.55 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Pengamanan 38 personel dipimpin Kapam Objek Kompol Suyatno, SH, MH. Acara diikuti kontingen pelajar dari 8 kota dan kabupaten se-Provinsi Banten.
avriyani-(Molly)

