sorot24.id | Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jamiatul Khoer Kp. Ranca Malang Desa Kadusirung Kec. Pagedangan, Jum’at (03/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa kegiatan Jumling yang dilakukan bersama Baznas dan DMI Kab. Tangerang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk lebih mendekatkan diri, hadir langsung ke masyarakat. Selain dalam rangka silahturahmi dan salat Jum’at berjamah bersama warga, juga untuk melihat pembangunan yang dilaksanakan serta mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat, khususnya warga Ranca Malang Kadusirung dalam hal pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan.

“Kami, pemerintah daerah bersama Baznas, dan DMI melaksanakan silaturahmi ke masjid-masjid setiap Jumat. Kami bersama tim hadir di sini juga dalam rangka saling sapa, tidak ada pemisah antara pemerintah dengan masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid Jumling Masjid Jamiatul Khoer Kadusirung
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan sambutan di hadapan warga saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Jamiatul Khoer, Desa Kadusirung dok, KDL/sorot24.id

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Pihaknya pun berjanji akan merespon aspirasi yang disampaikan dan akan berupaya merealisasikannya sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah.

“Insya Allah nanti akan kita respon apa yang diinginkan masyarakat, tentunya juga dengan pemerintah provinsi yang menjembataninya melalui Pak Muhammad Bahri sebagai dewan provinsi.

Selain itu, dia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin bisa segera tertangani. Dia menyebut penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya dilakukan oleh Pemkab Tangerang saja, dukungan dan bantuan juga datang dari Kota Tangerang, BNPB, pemerintah pusat dan banyak pihak lainnya

“Kami mohon juga doanya, bencana di TPA Jatiwaringin bisa tertangani dengan cepat. Penanganannya bukan dari kabupaten saja, dari kota, dari pusat sudah membantu, jadi kita sama-sama berdoa agar api cepat padam,” ungkapnya

Lanjut dia, bantuan personil dari Makasar dan Bandung yang ahli dalam hal penanganan kebakaran di berbagai daerah juga terus berdatangan untuk membantu proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin

“Jadi semalam kita mendapat bantuan dari ahlinya yang sudah menangani bencana di daerah lain, dari Bandung dan Makassar yang biasa menangani kebakaran gambut dan sebagainya, baru semalam datang, separuh hari ini datang lagi ,” jelasnya

Dia juga mengaskan Pemkab Tangerang berkomitemen penuh untuk melakukan penanganan maksimal termasuk untuk masyarakat yang terdampak. Tenaga medis, Puskesmas, kepala desa, lurah, camat dan TNI, Polri terus disiagakan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan, baik medis maupun evakuasi ke tempat yang lebih aman

“Sekali lagi mohon doanya supaya cepat selesai, supaya cepat padam apinya. Yang sakit kita bawa ke Puskemas, tim medis juga selalu standby. Kita tetap tanggung jawab apapun hasilnya dan hari ini di beberapa masjid juga melakuka salat istisqa untuk mendoakan supaya dapat hujan,” ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu membahu menangani kebakaran TPA Jatiwaringin

“Mudah-mudahan Allah segera menyelesaikan atau mematikan api yang berkobar. Terima kasih kepada para kyai, pak ustad, DKM, lurah, camat, aparat TNI, Polri dan semuanya yang telah membantu,” pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang secara simbolis menyerahkan bantuan untuk DKM Masjid Jamiatul Khoer

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/KDL

sorot24.id | Tangerang,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjukkan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang dengan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi warga, menyerap berbagai masukan, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak yatim, Jumat (26/6/26).

Kegiatan diawali dengan kunjungannya ke Kecamatan Teluknaga, di mana Bupati Tangerang berdialog langsung dengan kelompok nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan terkait kondisi usaha perikanan dan kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, turun langsung, mendekat tanpa batas ke masyarakat merupakan cara terbaik untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi, menyerap aspirasi, masukan dan keinginan masyarakat

Baca Juga : Kapolres Tangerang Kota Ajak Ojol Hingga Wartawan Adu Strategi di Lomba Domino, Rebutin Piala Kapolres

“Bagi saya, turun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Aspirasi para nelayan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menggunting pita peresmian di Masjid Jami Nurul Huda Kecamatan Pakuhaji
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggunting pita saat peresmian di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung, Pakuhaji, Jumat 26/6/2026. dok; deddy/sorot24.id

Usai dari Teluknaga, Bupati melanjutkan kegiatan dengan memberikan santunan kepada 140 anak yatim di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung Pakuhaji. Selain melaksanakan salat Jumat berjamaah, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan setempat.

Menurutnya, program Jumat Keliling menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan baik.

“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Melalui Jumling, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan,” ungkapnya.

Baca Juga : 29 Kecamatan Masih Gelap, DPRD Kab. Tangerang Kejar PLN Biar PJU Masuk Pelosok Permukiman Baru

Kegiatan Bupati di wilayah utara Kabupaten Tangerang ditutup dengan pemberian santunan kepada 650 penerima yang terdiri dari anak yatim dan janda di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pedesaan,” pungkasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy