Asisten Daerah III Kota Tangerang H. Deni Koswara, S.Sos.,M.Si. memberikan arahan dalam pelatihan KIM di Gedung Al Amanah, Kota Tangerang. KIM didorong jadi garda depan penangkal hoaks di tingkat kelurahan. dok:molly/Sorot24.id

Sorot24.id | TANGERANG – Saat kabar tak jelas soal bantuan sosial, harga kebutuhan pokok, atau isu bencana beredar di grup WhatsApp, ada satu kelompok warga yang sigap meluruskan. Mereka adalah anggota Komunitas Informasi Masyarakat [KIM].

KIM dibentuk di tingkat kelurahan dan desa sebagai mitra pemerintah. Tugas utamanya menyebarluaskan informasi resmi, program publik, dan peringatan dini ke warga lewat jalur paling dekat: grup RT, posyandu, majelis taklim, hingga obrolan di pos ronda.

“Kalau dulu informasi sering berhenti di kantor kelurahan, sekarang lewat KIM bisa langsung nyampe ke warga. Yang penting bahasanya sederhana dan sumbernya jelas,” kata salah satu koordinator KIM di wilayah Tangerang.

Untuk memperkuat peran itu, Pemerintah Kota Tangerang menggelar pelatihan KIM di Gedung Al Amanah lantai 5, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Acara berlangsung pukul 14.00 – 16.00 WIB dengan panitia pelaksana Ian Chavidz Rizqiullah, S.Stp. Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik.

Narasumber pelatihan Yefri dan Suprayogi membekali peserta dengan dasar literasi digital, cara cek fakta, dan teknik membuat konten infografis sederhana. Turut hadir Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum H. Deni Koswara, S.Sos., M.Si., Ian Chavedz Rizqiullah S.Stp. Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik , dan Babinsa Kelurahan Sukaasih Sertu Slamet Hariyadi.

Pelatihan diikuti 100 peserta dari 8 kelurahan. Anggota KIM umumnya terdiri dari pemuda, kader PKK, guru, dan pelaku UMKM. Setelah pelatihan, materi diteruskan ke lingkungan masing-masing.

Peran KIM terbukti penting saat isu hoaks muncul. Alih-alih panik, warga lebih dulu bertanya ke grup KIM. Klarifikasi dari dinas terkait langsung disebar, sehingga keresahan bisa diredam cepat.

Selain fungsi edukasi, KIM juga menjadi saluran aspirasi. Keluhan soal jalan rusak, lampu jalan mati, hingga usulan UMKM dikumpulkan dan diteruskan ke kelurahan dalam format data yang rapi.

Pemerintah daerah mendorong KIM tumbuh di lebih banyak wilayah. Tujuannya menciptakan warga cerdas informasi, pemerintah responsif, dan ruang digital yang lebih sehat.

red24-molly

Jajaran Dispora Provinsi Banten bersama pengurus DPD KNPI Banten berfoto bersama usai menyepakati komitmen penguatan sinergi strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda di Serang, Selasa 13/5/2026. Kedua pihak sepakat menyusun roadmap pengembangan kompetensi, literasi digital, dan pelatihan kepemimpinan inklusif di 8 kabupaten/kota se-Banten. (Dok: Dispora Banten/Sorot24.id)

sorot24.id|Serang – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten bersama Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten menyepakati komitmen bersama untuk memperkuat sinergisitas. Langkah kolaboratif ini diambil guna menyatukan visi dalam mengoptimalkan potensi pemuda serta mendongkrak prestasi pemuda di Tanah Jawara.

Sebagai salah satu perangkat daerah, Dispora Banten memegang peran krusial sebagai katalisator dan dinamisator pelaksana pembangunan. Melalui kemitraan strategis bersama KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan, kedua belah pihak berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif agar pemuda Banten mampu memberdayakan dirinya sendiri dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Sinergisitas ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan langkah nyata untuk memastikan gerak pemuda selaras dengan arah pembangunan Provinsi Banten. KNPI siap menjadi mitra strategis Dispora dalam menyosialisasikan, mengawal, dan mengeksekusi program-program kepemudaan yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar perwakilan pimpinan DPD KNPI Provinsi Banten pada Selasa (13/5/2026).

Pertemuan ini membahas beberapa poin penguatan bersama, di antaranya penyusunan peta jalan (roadmap) pengembangan kompetensi pemuda, penguatan literasi digital, serta perluasan akses pelatihan kepemimpinan yang inklusif di delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.

Dispora Provinsi Banten menyambut baik kesiapan DPD KNPI Banten untuk bergerak bersama. Pihak dinas menegaskan bahwa keterlibatan semua komponen masyarakat, khususnya keterwakilan pemuda terorganisir, sangat dibutuhkan agar program kepemudaan dapat berhasil guna, berdaya guna, dan relevan dengan tantangan zaman.

Melalui kolaborasi yang solid ini, DPD KNPI Provinsi Banten berharap komitmen ini dapat melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang memiliki integritas tinggi serta mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai isu strategis pemuda di Provinsi Banten.

red24-(RG)