sorot24.id | Tangerang —Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Pelepasan Purnasiswa Angkatan I SMK Satya Muda Gemilang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Kamis (25/6/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengaku bangga dan merasa bersyukur melihat perkembangan pesat sekolah yang sempat menghadapi masa sulit beberapa tahun lalu.

“Saya senang dan bangga. Sekolah ini memiliki sejarah panjang perjuangan. Dulu bernama SMK Korpri dan sempat mengalami masa yang tidak mudah, bahkan jumlah siswanya hanya sekitar empat orang. Namun berkat kerja keras yayasan, kepala sekolah, para guru, dan seluruh pihak yang tidak menyerah, hari ini SMK Satya Muda Gemilang telah bangkit dan memiliki ratusan siswa,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Baca Juga : Bupati Tangerang Tegaskan : Perawat Adalah Pilar Utama Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Menurutnya, keberhasilan meluluskan angkatan pertama menjadi bukti nyata bahwa semangat, komitmen, dan kerja keras mampu mengubah tantangan menjadi prestasi. Ia pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Abdi Satya Negara, jajaran sekolah, serta para guru yang telah membangun dan mengembangkan sekolah hingga mampu melahirkan lulusan pertama.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid lepas purnasiswa SMK Satya Muda Gemilang 2026
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid foto bersama siswa berprestasi SMK Satya Muda Gemilang Angkatan Pertama, Kamis 25/6/2026. Foto: Prokopim Setda Kab Tangerang deddy/sorot24.id

“Kalian adalah saksi sejarah kebangkitan sekolah ini. Saya berharap para lulusan Angkatan I dapat menjadi generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia berharap SMK Satya Muda Gemilang terus berkembang dan mampu mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.

“Semoga dari sekolah ini lahir pemimpin masa depan, tenaga profesional, pengusaha sukses, dan generasi muda yang mampu membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang diwisuda atas kerja keras dan ketekunan mereka selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk memasuki dunia baru yang lebih luas, baik dalam melanjutkan pendidikan, bekerja, maupun berwirausaha.

Baca Juga : Hadiri Muscab IKA PMII, Bupati Tangerang : IKA PMII Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

“Selamat kepada siswa-siswi yang diwisuda pada hari ini. Bersiaplah memasuki babak baru yang lebih luas, baik lanjut pendidikan, bekerja maupun berwira usaha,” ucapnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Pemerintah daerah berkomitmen terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Program sekolah SD, SMP swasta gratis dan beasiswa Tangerang Gemilang telah digulirkan agar mereka yang mempunyai keterbatasan dapat terus sekolah bahkan sampai perguruan tinggi,” tandasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24./deddy

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/31-Prokopim/VI/2026

sorot24.id | Tangerang -Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Himah menghadiri acara tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar Kec. Tigaraksa, Kamis (18/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya melihat semangat, antusiasme dan unjuk kreatifitas bakat serta seni para anak didik SDN Peusar.

Kegiatan tersenut menjadi bukti bahwa pendidikan harus mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara utuh, baik intelektual, emosional, sosial, maupun kreativitasnya

“Saya merasa senang dan bangga melihat semangat serta keceriaan anak-anak ini. Pentas seni yang kita saksikan ini menjadi bukti bahwa anak-anak kita memiliki banyak talenta yang luar biasa,” ujar Wabup Intan

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar melainkan awal bagi anak didik untuk memulai pengalaman baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Selamat anak-anak. Namun ingat, ini bukan akhir dari perjalanan belajar. Kelulusan hari ini adalah langkah awal untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik dan banyak pengalaman baru yang menanti,” tandasnya

Dia memberikan pesan dan dorongan semangat kepada seluruh peserta didik SDN Peusar untuk terus rajin belajar, hormat kepada guru dan orang tua, rajin salat dan berbuat baik kepada sesama

“Teruslah belajar, rajin beribadah, hormati orang tua dan guru, serta selalu berbuat baik kepada teman dan sesama,” katanya

Dia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus mendukung setiap bakat dan minat yang dimiliki anak-anak. Jangan hanya mengejar prestasi dari nilai pelajaran saja, karena setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda.

“Ada yang berbakat dalam seni, olahraga, kepemimpinan, maupun bidang lainnya. Tugas kita adalah memberikan kesempatan dan dukungan agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal,” tandasnya

Lanjut dia, Pemkab Tangerang telah menetapkan sektor pendidikan sebagai salah satu program unggulan pembangunan daerah. Tidak ada perbedaan perlakukan terhadap sekolah-sekolah negeri dan swasta demi terwujudnya generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Himah foto bersama di Tasyakuran Purnawiyata SDN Peusar Tigaraksa tegaskan sekolah swasta gratis bertahap
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Himah berfoto bersama jajaran pejabat, guru, dan disaksikan ratusan siswa SD Negeri Peusar usai acara Tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni di Kec. Tigaraksa, Kamis (18/6/2026). Wabup tegaskan Pemkab Tangerang gratiskan sekolah swasta SD-SMP secara bertahap. (Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

“Orang tua murid yang anaknya tidak masuk zonasi, tidak usah khawatir ya, bisa dimasukkan ke sekolah swasta. Sekarang Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah mulai menggeratiskan secara bertahap sekolah swasta SD-SMP,” jelasnya

Wabup Intan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran SDN Peusar yang telah menjalankan program Kurangi Sampah Sekolah Kita (KURASAKI) dengan baik.

“Terima kasih juga sudah melaksanakan KURASAKI. Saya cuma berpesan, Pak Kepala Sekolah, toilet anak-anak harus rajin dibersihin. Jangan sampai toiletnya tidak layak karena toilet itu bentuk peradaban. Anak-anak juga harus diajarin hidup bersih dari hal yang terkecil sekalipun,” imbuhnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Sabtu 2/5/2026. Kadisdik menegaskan akan menindak tegas sekolah gratis yang melakukan pungli. (Dok: Disdik Kota Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id |Tangerang – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menegaskan komitmennya menjaga kualitas pendidikan dan memastikan program sekolah gratis berjalan maksimal tanpa pungutan liar.

Penegasan itu disampaikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Sabtu 2 Mei 2026.

“Program sekolah gratis adalah bentuk komitmen intervensi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang merata. Jika ditemukan pungutan liar di sekolah yang sudah berkomitmen gratis, kami akan menindak tegas,” tegas Wahyudi.

Menurut Wahyudi, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya soal akses belajar. Tantangan lainnya adalah membangun karakter siswa di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial.

“Penguatan karakter menjadi hal penting di era modern saat ini. Karena itu, kami terus memastikan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang intelektualitas siswa,” ujarnya.

Ia menegaskan, sekolah-sekolah yang telah menjalankan program “Sekolah Gratis” wajib memberikan layanan pendidikan secara optimal. Sekolah dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik.

Wahyudi menyebut pendidikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus difasilitasi secara baik. Tujuannya demi mencetak generasi unggul Kota Tangerang di masa mendatang.

Peringatan Hardiknas 2026 mengusung tema “Mewujudkan Kolaborasi Semesta dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Merata”. Tema ini jadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

molly-(avriyani)