Skuad timnas Indonesia saat melakoni laga sebelumnya. Garuda dijadwalkan hadapi Oman peringkat 79 FIFA pada 5 Juni 2026 dan Mozambik peringkat 101 FIFA pada 9 Juni 2026 di SUGBK. (Dok: PSSI/Sorot24.id)

 

sorot24.id| Jakarta – PSSI resmi mengumumkan dua lawan timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Skuad Garuda akan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026. Kedua laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi di GBK Arena, Senayan, Jumat 8/5/2026. Kepada awak media termasuk http://BolaSport.com, Yunus menyebut timnas Indonesia akan melawan negara dari Asia dan Afrika.

“Insya Allah pada 5 Juni 2026, timnas Indonesia melawan Oman. Setelah Kongres FIFA dan proses surat menyurat, timnas Indonesia juga akan melawan Mozambik pada 9 Juni 2026,” kata Yunus Nusi.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Oman sudah mengumumkan akan melawan timnas Indonesia. Oman saat ini duduk di peringkat 79 FIFA dan hampir lolos ke Piala Dunia 2026.

Mozambik Mau Usai Lobi di Kongres FIFA

Kepastian Mozambik melawan Indonesia didapat setelah PSSI bertemu federasi sepak bola mereka pada Kongres FIFA di Kanada, 30 April 2026. Yunus Nusi mengaku senang Mozambik menerima tawaran PSSI.

“Kami berterima kasih karena Pak Erick Thohir kenal baik dengan presiden federasi sepak bola Mozambik. Saya menyaksikan sendiri ketika di Kanada beberapa waktu lalu ketika Kongres FIFA,” ungkapnya.

Yunus menambahkan, tidak butuh waktu lama untuk mengajak Mozambik uji coba. “Kita tahu bersama Mozambik dihuni pemain-pemain di Eropa,” ujarnya. Salah satunya bermain di Sunderland, klub Liga Inggris.

Mozambik kini berada di peringkat 101 FIFA, di atas Indonesia dan di bawah Thailand. “Melawan Mozambik menjadi pertandingan yang akan menarik untuk timnas Indonesia,” kata Yunus.

Main di SUGBK, Minta Doa

Yunus memastikan dua laga tersebut digelar di SUGBK. “Insya Allah pertandingan akan digelar di SUGBK, mohon doanya,” tutupnya.

Setelah melawan Oman dari Asia, timnas Indonesia akan menghadapi Mozambik dari Afrika dalam jeda FIFA Matchday Juni 2026.

red24-(bgx)

foto dok/John Herdman sudah menunjuk 10 asisten yang akan bertugas di timnas Indonesia.

 

Sorot24.id | Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil 41 pemain untuk masuk dalam daftar skuad sementara jelang bergulirnya ajang FIFA Series 2026.

Dari jumlah tersebut, sebelas pemain berasal dari sektor lini serang yang akan bersaing memperebutkan tempat di tim utama skuad Garuda.

Indonesia sendiri dipercaya menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Dalam turnamen ini, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis pada pertandingan yang berlangsung 27 dan 30 Maret 2026.

Sejumlah nama yang dipanggil untuk memperkuat lini depan antara lain Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Adrian Wibowo, Miliano Jonathans, dan Ramadhan Sananta.

Selain itu, ada pula Hokky Caraka, Yakob Sayuri, Beckham Putra, Mauro Zijlstra, Jens Raven, serta Stefano Lilipaly.

5 Pemain Diaspora dan 6 dari BRI Super League

Dari total sebelas penyerang yang dipanggil, lima di antaranya merupakan pemain yang berkarier di luar negeri.

Mereka adalah Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans, Ramadhan Sananta, dan Adrian Wibowo.

Sementara enam pemain lainnya tampil di kompetisi domestik BRI Super League 2025/2026. Salah satu yang menarik perhatian adalah Mauro Zijlstra yang memilih meninggalkan Eredivisie pada awal tahun ini untuk bergabung dengan Persija Jakarta.

John Herdman diperkirakan akan merampingkan skuad dari 41 pemain menjadi sekitar 20-an nama untuk daftar akhir, termasuk menentukan komposisi terbaik di lini depan.

Performa 5 Striker Tengah Masih Belum Maksimal

Lima pemain berposisi sebagai penyerang tengah atau nomor sembilan yang dipanggil Herdman adalah Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, dan Jens Raven.

Namun, performa mereka di level klub musim ini belum sepenuhnya meyakinkan.

Ole Romeny misalnya masih belum mencetak gol dari 16 penampilan bersama Oxford United di kasta kedua Liga Inggris musim ini. Situasi serupa juga dialami Mauro Zijlstra yang baru dua kali bermain selama 21 menit sejak bergabung dengan Persija Jakarta dan masih belum mencetak gol.

Di sisi lain, Hokky Caraka tampil sedikit lebih baik dengan torehan empat gol dan satu assist bersama Persita Tangerang di BRI Super League. Ramadhan Sananta juga mencatatkan empat gol dari 23 pertandingan bersama DPMM FC di Liga Malaysia.

Adapun Jens Raven masih berusaha menemukan ketajamannya setelah baru mencetak satu gol dan dua assist dari 17 pertandingan di kompetisi musim ini.

Enam Pemain Sayap, Yakob Sayuri Paling Menonjol
Selain striker murni, Herdman juga memanggil enam pemain yang dapat bermain sebagai penyerang sayap maupun second striker.

Mereka adalah Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans, Yakob Sayuri, Beckham Putra, Adrian Wibowo, dan Stefano Lilipaly.

Dari enam nama tersebut, Yakob Sayuri menjadi pemain dengan statistik paling impresif musim ini. Winger Malut United itu berhasil mencetak enam gol dan tiga assist dari 19 pertandingan.

Beckham Putra juga menunjukkan performa yang cukup baik bersama Persib Bandung dengan catatan dua gol dan empat assist dari 30 pertandingan, termasuk penampilannya di AFC Champions League Two 2025/2026.

Sementara itu, Ragnar Oratmangoen masih berjuang mendapatkan menit bermain reguler bersama FCV Dender di Liga Belgia.

Hingga kini ia baru mencatatkan 11 penampilan dengan satu gol dalam total 277 menit bermain.

Miliano Jonathans sempat tampil cukup menjanjikan bersama Excelsior Rotterdam sebelum mengalami cedera. Ia membukukan tiga gol dan satu assist dari 28 pertandingan.

Di sisi lain, Stefano Lilipaly tetap menunjukkan konsistensinya meski telah berusia 36 tahun dengan koleksi dua gol dan enam assist bersama Dewa United.

Sedangkan Adrian Wibowo masih kesulitan menembus skuad utama Los Angeles FC di Major League Soccer.

Jika melihat statistik tersebut, Yakob Sayuri menjadi salah satu penyerang paling produktif menjelang FIFA Series 2026.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan John Herdman untuk menentukan kombinasi lini depan terbaik Timnas Indonesia saat menghadapi lawan-lawan internasional akhir bulan ini.

Red24