Wakil Walikota Tangerang Maryono Ingatkan PPK dan PPTK: Kerja Pemerintah Harus Berani Tapi Sesuai Aturan

Wakil Wailkota Tangerang Maryono di podium saat sosialisasi mitigasi risiko PPK PPTK jpg
Wakil Wali Kota Tangerang H Maryono saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Mitigasi Risiko dalam Pengadaan Barang Jasa Pemerintah di Ruang Akhlakul Karimah. molly/SOROT24.ID

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Wali Kota Tangerang H Maryono kasih pesan tegas ke PPK dan PPTK. Kerja pemerintah jangan asal selesai, harus sesuai aturan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Pesan itu disampaikan saat membuka Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan bagi PPK dan PPTK di Ruang Akhlakul Karimah, Puspem Kota Tangerang, Kamis 17/9/2026.

“Kita ingin menyamakan pemahaman, memperkuat sistem, dan membangun kesadaran dalam menjalankan tugas. Karena itu, mitigasi risiko penting dalam setiap pekerjaan,” ujar Maryono.

BACA JUGA : Evaluasi SAKIP 2026, Wakil Walikota Tangerang Maryono: Jangan Hanya Serap Anggaran, Tapi Harus Berdampak

Wawalkot Maryono foto bersama peserta sosialisasi mitigasi risiko di Puspem Kota Tangerang
Suasana foto bersama usai Sosialisasi Mitigasi Risiko Pekerjaan bagi PPK dan PPTK di Puspem Kota Tangerang, Kamis 17 September 2026. Kegiatan diikuti ratusan PPK dan PPTK dari seluruh OPD. molly/SOROT24.ID

Maryono minta PPK PPTK paham tahapan kerja dari awal sampai akhir. Bukan cuma memastikan pekerjaan kelar atau proses disahkan.

“Kenali risikonya sejak awal, siapkan langkah pengendaliannya dan lakukan pengawasan secara konsisten,” katanya.

BACA JUGA : 40 Massa Madas Kota Tangerang Geruduk Summarecon Serpong, Bela Pedagang Starling Asal Madura

Ia juga minta PPK PPTK berani kerja. Selama paham aturan dan risiko, tidak perlu ragu.

“Yang menjadi PPK dan PPTK harus berani. Selama kita bekerja dengan benar, mengikuti aturan, dan memahami risikonya, Insya Allah kita tidak perlu takut,” tegasnya.

Maryono berharap lewat sosialisasi ini, PPK PPTK makin cermat dan profesional. Pekerjaan tidak hanya selesai di kertas, tapi tepat guna dan dirasakan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *