sorot24TANGERANG, KOTA – Puluhan pengemudi dari Serikat Pengemudi Transportasi Indonesia [SEPETA] Indonesia Kota Tangerang pagi-pagi sudah bergerak. Mereka berkumpul di SPBU Vivo Modernland sebelum konvoi menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi unjuk rasa gabungan di depan TVRI dan Gedung DPR RI.

Berdasarkan laporan resmi Polres Metro Tangerang Kota kepada Kapolda Metro Jaya, keberangkatan massa terjadi Selasa 20 Mei 2026 pukul 06.45-07.45 WIB. Sekitar 30 orang dengan 15 unit motor berangkat di bawah komando Ketua SEPETA Indonesia Kota Tangerang, Iwan Setiawan alias Toyang.

“Titik kumpul di SPBU Vivo Jl. Jend. Sudirman, seberang TangCity Mall. Massa memakai bendera SEPETA, seragam organisasi, dan jaket ojol Gojek,” bunyi laporan tersebut.

Konvoi melintasi rute Jl. Benteng Betawi – Jl. Maulana Hasanudin – Jl. Daan Mogot – Kalideres – Cengkareng – Fly Over Pesing – Grogol – Jl. Letjen S. Parman sebelum berhenti di Kantor TVRI dan Kantor DPR RI.

Ada 9 tuntutan utama yang dibawa massa. Inti tuntutannya: pengakuan status pekerja platform, upah layak, transparansi algoritma aplikator, jaminan sosial dan keselamatan kerja, serta hak berserikat.

Keterangan foto Ketua SEPETA Indonesia Kota Tangerang, Iwan Setiawan alias Toyang, memberikan briefing kepada massa sebelum konvoi berangkat menuju TVRI dan Gedung DPR. Dok: Botay/Molly sorot24.id

Mereka juga mendesak pemerintah membangun persatuan nasional berdasarkan Pasal 33 UUD 1945, mengesahkan UU Ketenagakerjaan baru yang lebih adil, dan merevisi Permenaker No. 7 Tahun 2026.

Menurut catatan laporan, aksi di Jakarta akan lebih besar. SEPETA menargetkan 300 massa dari wilayah Jabodetabek bakal berkumpul di Senayan.

Polres Metro Tangerang Kota memastikan kegiatan keberangkatan berjalan aman dan terpantau. Laporan ini ditembuskan ke Wakapolda, Irwasda, Karo Ops, dan Dirintelkam Polda Metro Jaya.

red24-molly

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr. Wahyudi Iskandar memberikan penjelasan kepada massa Merah Muda Malaka terkait pengadaan Interactive Flat Panel TA 2024.dok: Molly/sorot24.id)

sorot24.id| TANGERANG – Kelompok Merah Muda Malaka menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin 18/5/2026. Mereka menyoroti proyek pengadaan Interactive Flat Panel Tahun Anggaran 2024 yang diduga bermasalah.

Aksi yang diikuti 7 orang massa ini dipimpin penanggung jawab Sultan Ferdiansyah. Massa tiba di lokasi pukul 13.45 WIB dan diterima audiensi oleh Dinas Pendidikan pukul 14.00 WIB.

Dalam audiensi, perwakilan massa Farhan menyampaikan temuan adanya anggaran yang tidak digunakan oleh sekolah-sekolah.

“Ada beberapa tuntutan yang ada, intinya terkait Pagu 2024, ada anggaran yang tidak digunakan oleh sekolah. Kami menemukan di 156 sekolah masih belum menggunakan alat Interactive Flat Panel. Menurut kami anggaran alat tersebut tidak masuk akal,” kata Farhan.

Perwakilan massa Merah Muda Malaka saat menyampaikan tuntutan dalam audiensi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin 18/5/2026. (dok: Molly/sorot24)

Massa menuntut aparat penegak hukum dan instansi terkait memeriksa proyek pengadaan tersebut sesuai ketentuan hukum. Mereka juga mendorong transparansi mekanisme pengadaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri, serta proses penentuan penyedia barang/jasa.

Selain itu, massa meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr. H. Jamaluddin, M.Pd. dan pihak terkait memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr. Wahyudi Iskandar, SSTP, ada M.Si menyatakan proyek tersebut sudah diaudit Inspektorat dan BPK.

“Sudah ada audit dari Inspektorat dan BPK pun sudah melakukan audit. Kami berharap setiap sekolah bisa memanfaatkan program yang sudah ada. Intinya semua itu sudah di audit, namun kami berharap agar diberitahu kepada kami, sekolah mana yang menurut kawan-kawan belum ada barang tersebut,” ujar Wahyudi.

Audiensi selesai pukul 14.20 WIB. Massa meninggalkan lokasi pukul 14.30 WIB. Kegiatan berjalan aman dan kondusif hingga apel konsolidasi selesai pukul 14.40 WIB.

Apel pengamanan yang dipimpin Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin 18/5/2026. Apel digelar sebelum pengamanan aksi unjuk rasa kelompok Merah Muda Malaka terkait proyek pengadaan Interactive Flat Panel TA 2024.dok: molly/sorot24id)

Aksi ini dimonitor langsung oleh Polsek Tangerang di bawah pimpinan AKP Drs. Ponco Anggriyanto dan Kompol Suyatno, SH., MH.

(red24- avriyani)