Pelaku kasus penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi asal Kalimantan Utara yang melamar pekerjaan palsu sebagai babysitter di Makassar terlihat saat diamankan polisi di dalam kendaraan, Minggu 17/5/2026. Pelaku ditangkap di Surabaya setelah melarikan diri dari Makassar.dok:istimewa,sorot24.id)
sorot24.id | MAKASSAR – Polisi menangkap seorang pria yang diduga menyekap dan memperkosa mahasiswi asal Kalimantan Utara yang melamar kerja sebagai babysitter melalui Facebook di Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku diketahui sudah menyiapkan modus serupa di Surabaya dengan kembali memasang lowongan kerja palsu.
“Pelaku sudah ditangkap saat berada di Surabaya,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Minggu 17/5/2026.
Korban, seorang mahasiswi asal Kalimantan Utara, awalnya melamar pekerjaan melalui media sosial. Ia kemudian datang ke Makassar dan diarahkan pelaku ke sebuah rumah di Kecamatan Tamalate.
“Korban mendatangi lokasi yang ditentukan pelaku dan diberi tahu pekerjaan sebagai pengasuh anak belum bisa dimulai. Selama menunggu, korban diminta bekerja sementara sebagai pembantu rumah tangga di rumah yang disewa pelaku selama dua hari,” ungkap Arya.
Pada hari ketiga, pelaku masuk ke kamar korban dan mengancam menggunakan pisau cutter. Korban kemudian disekap dengan mulut dan mata dilakban sebelum diperkosa berulang kali.
Arya menyebut rumah yang digunakan pelaku bukan kontrakan jangka panjang, melainkan rumah sewa harian dengan tarif sekitar Rp300 ribu per hari yang sengaja dipakai untuk menjebak korban.
Setelah kejadian, Satreskrim Polrestabes Makassar langsung melakukan pengejaran. Pelaku terdeteksi berada di Surabaya setelah melakukan perjalanan menggunakan kapal.
“Korban berhasil melarikan diri dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Selain melakukan kekerasan seksual, pelaku juga diketahui mencuri uang, sepeda motor, dan telepon genggam milik korban,” jelasnya.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk melakukan penyergapan.
“Kami bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk melakukan penyergapan, dan alhamdulillah pelaku berhasil ditangkap,” kata Arya.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga pelaku sudah menyiapkan modus serupa di Surabaya. Sebelum tiba di kota tersebut, pelaku kembali memasang lowongan pekerjaan palsu di Facebook untuk mencari korban baru.
red24

