Kolase foto Ketua Umum Madas Nusantara Drs. KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, SE, http://M.Si (kiri) dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta (kanan). Keduanya hadir dalam pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Provinsi Bali di Gedung PWI Bali, Minggu 17/5/2026.

sorot24.id | Bali — Wakil Gubernur Propinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta minta Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali dapat menjaga toleransi serta turut membangun Bali dengan mengjawantahkan dan menyukseskan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

“Titiang menyambut baik kehadiran Ormas Madas Nusantara di Bali. Diharapkan Madas Nusantara jangan hanya menjadi organisasi yang ada di atas kertas. Jadilah organisasi yang hidup, yang bergerak di tengah masyarakat, yang hadir memberikan solusi saat ada kesulitan, dan yang menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi,” tegas I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya di Bali

Pesan-pesan moral dan himbauan itu disampaikan Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta saat pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Propinsi Bali di Gedung PWI Bali, Minggu (17/05/2026). Pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Bali dilakukan oleh Ketum Madas Nusantara, Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal, SH,SE,M.Si dan dihadiri Forkopimda Bali, seperti Kesbangpol, DPRD Bali, Tokoh Masyarakat. Ketua DPW Madas Nusantara Bali adalah Abdul Majid.

Lebih lanjut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan Madas Nusantara memiliki peran strategis sebagaimana tertuang dalam beberapa pilar Sad Kerthi yaitu

Atma Kerthi, setiap anggota Madas Nusantara adalah duta budaya Madura yang kehadirannya akan dinilai dan dirasakan oleh masyarakat Bali. Setiap anggota Madas Nusantara harus menunjukkan perilaku yang jujur, santun, bertanggung jawab, dan menghormati adat dan tradisi setempat.
Jana Kerthi, Madas Nusantara harus menjadi pelindung nyata bagi hak-hak warganya, menjadi suara yang lantang ketika ada ketidakadilan, dan menjadi jembatan yang menghubungkan warga dengan sumber daya yang menjadi hak mereka.

Jagat Kerthi, tercermin ketika Madas Nusantara berhasil menjaga harmoni antara komunitas Madura dan krama Bali. Ketika warga Madura ikut merawat alam dan budaya Bali, ketika persaudaraan lintas suku dan agama tumbuh subur di tanah ini.

“Dengan menanamkan dan menghidupi nilai Sad Kerthi, Madas Nusantara tidak hanya menjadi organisasi suku yang mengurus kepentingan internal warganya, tetapi ia juga akan tumbuh menjadi kekuatan moral yang berkontribusi nyata pada peradaban Bali secara keseluruhan,” tegas Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta yang dibacakan Kesbangpol Propinsi Bali, Aditiana.

Menurut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta jika menelusuri lorong waktu sejarah, hubungan antara masyarakat Madura dan Bali bukanlah hubungan yang baru kemarin sore. Ia adalah hubungan yang telah teruji oleh zaman, hubungan yang dibangun di atas fondasi rasa saling hormat dan saling membutuhkan. Masyarakat Madura dikenal dengan karakter yang tangguh, jujur, dan memiliki loyalitas yang tak tergoyahkan.

Pelantikan kepengurusan DPW Madas Nusantara Bali, periode 2025-2028 bukanlah sekadar seremonial pertemuan biasa. Ini adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bersama. Bagi Titiang, warga Madura yang ber-KTP Bali dan menetap di Bali bukanlah pendatang, melainkan warga Bali itu sendiri. Saudara-saudara adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan daerah ini. Ingatlah, saudara adalah jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah.

“Titiang mengajak Saudara sekalian untuk bersinergi tanpa batas dengan Pemerintah Provinsi Bali. Tantangan kita ke depan tidaklah mudah. Kita menghadapi pergeseran budaya dan tantangan ekonomi global. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat adalah kunci. Mari kita jaga Bali ini bersama-sama. Kita jaga taksu Bali dengan tetap memegang teguh jati diri dan warisan leluhur kita masing-masing dalam harmoni yang indah.

“Hentikan segala bentuk gesekan yang tidak perlu. Kedepankan musyawarah dan mufakat. Jadikan Madas Nusantara sebagai teladan organisasi yang santun, bermartabat, namun tetap tegas dalam prinsip menjaga kebenaran,” ujar Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta

Titiang berharap keluarga besar Madas Nusantara selalu mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali. Tunjukkan bahwa kehadiran Madas Nusantara di Bali benar-benar membawa kedamaian, mencegah gesekan sosial, dan menjadi garda terdepan dalam merawat NKRI dari Pulau Dewata.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Titiang mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bali Madas Nusantara Periode 2025-2028, tegas Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta

Sementara Ketum Madas Nusantara KRH.HM.Jusuf Rizal dalam sambutannya menekankan agar Madas Nusantara dapat menjadi rumah besar bagi warga Madura di Propinsi Bali sebagaimana programnya Bina,Lindung, Sejahtera. Selaku mitra pemerintah, TNI dan Polri harus turut Membangun Indonesia dan Menjaga Negeri, khususnya di propinsi Bali.

“Ormas Madas Nusantara tidak boleh arogan, tapi harus mampu menjaga sikap punya adab, etika dan moral yang baik. Prinsipnya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Ormas Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi ormas yang membangun sumberdaya manusia berkualitas guna mempersiapkan Generasi Emas 2045,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu

Lenih jauh, pria berdarah Madura-Batak, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu berpesan kepada pengurus DPW Madas Nusantara Bali agar melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), konsolidasi program dan konsolidasi jaringan.

red24-(RG)

Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang. (foto dok/molly)

Sorot24.id | Jakarta – Pengukuhan dan pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), bertujuan memperkuat sinergi antara polri dan masyarakat, bertindak sebagai mitra strategis, serta ujung tombak fungsi pre emtif dalam menjaga keamanan lingkungan, seperti yang terlihat pada pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, periode 2026-2029.

Pokdarkamtibmas sebagai Mitra polri diwilayah Jakarta Barat ini berfokus pada pencegahan konflik serta penyebaran pesan positif.

Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

Dalam sambutan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Barat beserta jajaran yang telah mewujudkan acara pengukuhan sekaligus pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat sebagai wujud pembinaan.

foto dok/Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

“Bahwa pada hakikatnya Pokdarkamtibmas ini adalah mitra polri dan pemerintah, pada umumnya sebagai ujung tombak fungsi preentif Kepolisian dimasyarakat, sedangkan polri sebagai organ negara atau pemerintah yang dimana keduanya harus bersatu padu bersama-sama membina masyarakat menjadi negeri yang seleras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.

Organisasi ini dalam kegiatannya selalu menjadi pohon dengan segala daya upaya yang terencana serta sistematis dalam menyiapkan, membentuk serta membina masyarakat agar peduli kamtibmas,” ucapnya.

H. Wahyu juga berharap Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran untuk dapat membina dan mengurus anggota Pokdarkamtibmas dari tingkat Sektor/Kecamatan, hingga Kelurahan agar bermanfaat dan terus berpartisipasi aktif dalam membantu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan tentram.

“Untuk membantu tugas polri dalam mengurus wilayah hukum Jakarta Barat ini adalah dengan menyiapkan Pokdarkamtibmas sebagai pendamping bagi petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berada di setiap kelurahan,” harapnya.

H. Wahyu menerangkan, pengurus yang dilantik diharapkan aktif mendeteksi potensi konflik dan menjaga stabilitas keamanan.

foto dok/Ketua Terpilih Pokdarkamtibmas Resor Jakarta Barat, Bapak Budi Wijaya menerima Pataka Pokdarkamtibmas dari Ketua Tingkat Daerah

“Pokdarkamtibmas sebagai mata dan telinga polri, serta jembatan komunikasi untuk menyelesaikan masalah sosial di tingkat lingkungan tanpa harus ke jalur hukum. Keanggotaan Pokdarkamtibmas bersifat sukarela, tidak menerima gaji, dan merupakan perwujudan partisipasi warga dalam keamanan,” terangnya.

Dalam sambutan dan arahan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa polri telah membentuk kelompok sadar kamtibmas (Pokdarkamtibmas) yang telah dituangkan dalam aturan keputusan Kapolri tentang pengukuhan dan pembinaan kelompok sadar kamtibmas dengan visi, menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan mencegah tangkal gangguan kamtibmas dengan hadir ditengah masyarakat untuk memberikan penyuluhan dalam peningkatan kesadaran kamtibmas, membangun komunikasi dengan efektif dan intensif dengan masyarakat kelompok atau komunitas, membangun dan mengembangkan kemitraan segenap komunitas dalam memelihara setuasi kamtibmas dan partisipasi masyarakat dalam menumbuh kembangkan daya cegah tangkal dini terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas.

“Sebagai Kelompok Sadar Kamtibmas bisa membantu program-program kegiatan pemerintah ataupun polri untuk bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya.

Ruangan Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

Lebih lanjut Twedi berharap dengan pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas ini untuk dapat mengajak masyarakat lain dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami sadar bahwa anggota polri punya keterbatasan didalam pelaksanaan tugas khususnya untuk bisa mengajak masyarakat untuk memelihara setuasi dan kondisi yang kondusif, walaupun polri punya Bhabinkamtibmas dan dibantu oleh rekan kita Babinsa dari TNI.

Kami berharap dengan terbentuknya Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdarkamtibmas) bisa membantu polri dalam mengingatkan dan mengajak masyarakat lainnya, tidak hanya terpaku pada tugasnya Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa, makin banyak masyarakat yang mengajak masyarakat lain untuk mengajak berbuat positif dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang tentunya ini akan berpengaruh kepada situasi wilayah adalah semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan bukan kepentingan Kelompok Sadar Kamtibmas, bukan kepentingan Polri/Tni maupun pemerintah, tapi kepentingan kita bersama seluruh warga Jakarta Barat,” jelasnya.

(Molly)