Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat

sorot24.id | TANGERANG – Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Festival Literasi Tangerang Gemilang Tahun 2026 yang digelar di Area Parkir Sektor C Kompleks Perkantoran Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid berharap dengan adanya festival tersebut bisa semakin meningkatkan budaya literasi di masyarakat.

“Saya berharap dengan adanya festival ini, budaya literasi di kalangan masyarakat semakin meningkat, mulai dari anak-anak, remaja sampai dewasa,” harap Bupati Maesyal.

Ia menegaskan bahwa literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berinovasi, serta membangun karakter masyarakat yang berkualitas. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya literasi sekaligus membangun sumber daya manusia Kabupaten Tangerang yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.

Festival literasi ini merupakan momentum yang sangat penting dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat harus semakin cerdas dalam menyaring informasi. Oleh karena itu budaya membaca dan semangat belajar harus terus kita hidupkan, terutama bagi generasi muda Kabupaten Tangerang.

Bupati menandaskan bahwa investasi di bidang literasi merupakan investasi jangka panjang yang manfaat dan pahalanya akan terus mengalir bagi generasi mendatang. Semakin banyak sumber literasi yang dimiliki juga akan mendorong meningkatkannya kualitas SDM.

“Kami percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Buku-buku yang dihibahkan hari ini akan menjadi jembatan ilmu bagi generasi muda yang kelak tumbuh menjadi pengusaha, pemimpin, dan penggerak pembangunan Kabupaten Tangerang di masa depan,” tandasnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap peningkatan budaya baca, pada kesempatan tersebut, dia juga menginisiasi gerakan moral hibah buku secara kolektif yang melibatkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Hari ini saya mengawali dengan membeli paket buku untuk didistribusikan ke kecamatan, desa, dan taman bacaan masyarakat. Alhamdulillah seluruh Kepala OPD ikut menyisihkan rezekinya untuk membeli paket buku ini,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Disperpusip Kabupaten Tangerang yang terus mengembangkan fasilitas literasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Saat ini, ruang perpustakaan dan sudut baca informal telah hadir di seluruh kecamatan, bahkan mulai berkembang di desa-desa lengkap dengan ruang bermain anak. Ketika orang tua datang mengurus administrasi, anak-anak mereka bisa memanfaatkan ruang baca yang bisa menambah ilmu pengetahuannya.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Kadis dan jajarannya. Di kecamatan-kecamatan sekarang sudah ada tempat khusus untuk belajar mengajar secara informal bagi masyarakat setempat, bahkan dilengkapi ruang bermain anak,” ungkapnya.

Bupati juga mengungkapkan rasa kagumnya atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap fasilitas perpustakaan daerah. Menurutnya, setiap hari gedung Disperpusip dipenuhi kunjungan pelajar mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga mahasiswa yang datang mencari referensi akademik dan memperluas wawasan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, komunitas literasi, para narasumber, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Festival Literasi Tangerang Gemilang Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti bazar buku murah, bedah buku, diskusi literasi, hingga perlombaan minat dan bakat pelajar sebagai upaya meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat Kabupaten Tangerang.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/38-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital yang diinisiasi oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang,dengan tema :

“Menghadapi Era Post-Truth melalui Penguatan Literasi dan Publikasi Bahaya Hoaks bagi Generasi Muda”

Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Tigaraksa, Selasa, (19/05/26).

Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah,membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital. foto/dok : istimewa. [red24] .
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengingatkan generasi muda untuk lebih bijak menyikapi setiap informasi yang diperoleh dari berbagai platform digital yang saat ini semaking canggih dan luar biasa cepat dan masif dampaknya.

Ketergantungan penggunanan gawai/gadget oleh generasi muda yang sangat tinggi mengakibatkan dampak tantangan psikologis dan teknis yang tidak mudah dan komplek serta bisa menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat.

“Kita saat ini hidup di era Post-Truth, sebuah era di mana emosi dan giringan opini lewat video yang dipotong-potong, sering kali lebih dipercaya daripada fakta objektif. Terlebih karena anak-anak muda kita punya kecenderungan hanya membaca judul tanpa memahami isi berita secara utuh,” ujar Wabup Intan.

Dia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi profesi termasuk media untuk terus memperkuat literasi dan edukasi bagi para generasi muda agar mereka tidak mudah cepat terpengaruh dan menyebarkan berita yang belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi profesi termasuk media sangat dibutuhkan dan terus diperkuat untuk menanamkan budaya “Saring Sebelum Sharing” agar pikiran selalu bergerak lebih cepat daripada jempol sebelum menyebarkan sebuah informasi,” tandasnya.

Ia menambahkan penyampaian aspirasi dan kritik melalui berbagai platform media sosial hendaknya dilakukan dengan santun dan beretika. Pemkab Tangerang pun terus menguatkan komitmen untuk responsif terhadap aduan masyarakat secara objektif. Untuk itu, dia juga menghimbau kepada pihak media untuk tidak hanya mampu menyuguhkan informasi untuk mengejar umpan balik namun juga bisa memberikan edukasi dan tuntunan kepada para pembacanya.

“Menyampaikan aspirasi dan kritik itu hak, silakan dilakukan lewat media sosial. Namun, sampaikanlah dengan santun, berbasis data yang valid, dan tidak sekadar menghujat. Media juga kami ingatkan agar tidak sekadar mengejar umpan klik (clickbait) tapi juga edukasi dan tuntunan,” tambahnya.

Dia pun mengapresiasi KWRI Kabupaten Tangerang yang mau turun langsung memberikan edukasi ke sekolah-sekolah dan kampus. Dia berharap melalui sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi seperti KWRI, dapat mendorong lahirkan masyarakat yang lebih melek informasi dan partisipatif dalam pembangunan daerah.

“Tujuan akhir kita adalah mewujudkan generasi muda yang cerdas, bijak, dan adaptif dalam memilah informasi, demi membawa Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ardiansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan perwujudan nyata komitmen KWRI untuk berperan aktif dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“KWRI berkomitmen penuh menjalankan program berkelanjutan seperti ‘KWRI Goes to Campus’ dan ‘KWRI Goes to School’ guna mendukung keterbukaan informasi publik. Kami siap menjadi mitra strategis dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045 dan memastikan informasi-informasi penting tersampaikan dengan baik dan benar kepada masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Hal sama juga ditegaskan Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Heri Yanto. Pihaknya akan menggelar program-progam yang mendukung keterbukaan informasi publik dan penguatan literasi, bekerja sama dengan sekolah, kampus dan penyelenggara pendidikan lainnya.

“Dalam waktu dekat, KWRI akan melakukan penandatanganan MoU dengan PKBM Bintang dan PKBM Melati di Kecamatan Tigaraksa untuk menyelenggarakan kajian-kajian literasi secara berkala,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/37-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan, Warga Keluhkan Aktivitas Galian Kabel PLN di Jalan Raya Kresek

sorot24.id | TANGERANG – Aktivitas pekerjaan galian kabel PLN di sepanjang Jalan Raya Kresek menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan. Pasalnya, proyek galian yang berada di tepi hingga badan jalan tersebut dinilai minim pengamanan serta tidak dilengkapi rambu-rambu lalu lintas yang memadai. Selasa,19 Mei 2026.

Warga mengaku khawatir dengan kondisi galian terbuka yang dinilai berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat malam hari maupun ketika arus lalu lintas sedang padat. Di lokasi pekerjaan, warga menilai tidak terlihat adanya pemasangan pembatas, garis pengaman, maupun papan peringatan yang dapat memberikan informasi kepada pengguna jalan.

Salah seorang warga,Pudin (34) mengatakan,

“Aktivitas galian tersebut sudah berlangsung beberapa waktu lalu, namun pengamanan di sekitar lokasi dinilai belum maksimal. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas setiap hari”, ujarnya.

Selain persoalan keselamatan, dampak pekerjaan galian juga dikeluhkan masyarakat karena menyebabkan debu saat cuaca panas dan jalan menjadi licin ketika turun hujan. Material tanah bekas galian yang menumpuk di sekitar lokasi juga dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta berpotensi menyebabkan kemacetan.

Di sisi lain, pengawasan dari pihak PLN juga dinilai tidak terlihat secara langsung di lapangan. Kondisi tersebut turut menjadi sorotan warga karena sulitnya komunikasi untuk memperoleh informasi terkait pelaksanaan pekerjaan galian tersebut. Warga berharap adanya petugas atau pengawas yang dapat memberikan penjelasan apabila terjadi keluhan maupun kendala selama proyek berlangsung.

Warga meminta pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Mereka berharap standar keselamatan kerja diterapkan secara maksimal dengan menyediakan rambu lalu lintas, lampu peringatan, serta pengaman di area galian demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana pekerjaan galian kabel PLN belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.

red24_JIS

Dispora Banten Gelar Pelatihan Barbershop Angkatan ke-2, Cetak Wirausaha Muda di Kota Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Kota Tangerang- Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Kepemudaan kembali menggelar Pelatihan Barbershop Angkatan ke-2 di Cipondoh Indah Kota Tangerang.Selasa, (19/5/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Kepemudaan Dispora Banten, Tito Istianto, SE., M.Si didampingi Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi V, Dr. Jeremia Mandrofa, ST, MM, MBA.

Pelatihan ini diikuti 41 pemuda dari Kota Tangerang dan sekitarnya. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis, manajemen usaha kecil, serta etika pelayanan, agar mampu menciptakan lapangan kerja mandiri.

Dalam sambutannya, Tito Istianto menegaskan bahwa pelatihan keterampilan praktis menjadi strategi utama Dispora Banten dalam menghadapi tantangan pengangguran pemuda.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan ijazah. Pemuda harus punya skill yang bisa dijual. Barbershop adalah salah satu sektor ekonomi kreatif yang terus tumbuh dan bisa langsung menghasilkan. Ini bagian dari komitmen kami menjalankan amanat Perda Kepemudaan,” ujar Tito.

Senada dengan itu, Dr. Jeremia Mandrofa selaku Anggota DPRD Komisi V mengapresiasi konsistensi Dispora Banten dalam menjalankan program pemberdayaan.

“Komisi V DPRD Banten akan terus mengawal anggaran dan kebijakan agar program seperti ini tidak berhenti di pelatihan saja. Harapannya, setelah lulus, para peserta bisa terhubung dengan jaringan usaha,” kata Jeremia.

Pelatihan Barbershop Angkatan ke-2 berlangsung selama 1 hari dengan metode 70% praktik dan 30% teori. Instruktur berasal dari praktisi barber profesional.

Dispora Banten menargetkan minimal 60% peserta mampu membuka usaha mandiri atau terserap di industri jasa dalam 3 bulan setelah pelatihan selesai.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan Angkatan ke-1 yang telah melahirkan 41 wirausaha muda baru di wilayah Banten.

red24_RG

Mendesaknya Transisi Energi dan Migrasi Mobilisasi

sorot24.id | JAKARTA – Kondisi _Liquefied Petroleum Gas_ (LPG/elpiji) langka di beberapa daerah Indonesia pada awal April 2026 lalu kemudian langka kembali seminggu terakhir di bulan Mei 2026 muncul lagi.

Penyebabnya, tidak lepas dari situasi energi nasional yang sedang mengalami tekanan. Hal ini disebabkan oleh dua (2) faktor, yaitu kebijakan energi di dalam negeri dan dinamika global khususnya perang USA-Israel dengan Iran.

“Di satu sisi, pemerintah menetapkan kuota LPG 3 kg yang lebih rendah dibandingkan dengan realisasi sebelumnya sebagai upaya menyeimbangkan subsidi. Di sisi lain, permintaan terhadap LPG 3kg lebih besar dibanding persediaan yang ada”, ungkap Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, di Jakarta pada Selasa (19/5/26).

Meskipun, kelangkaan itu telah diatasi oleh PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dengan menambah penyaluran sejumlah 5,8 juta tabung LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh tanah air selama libur panjang pekan ini. Demikian disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta .

Tapi, persoalan sebenarnya bukanlah terletak pada kelangkaan LPG 3kg di beberapa daerah tersebut. Defiyan menilai justru ketergantungan pada energi fosil atau Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya yang bersubsidi telah terlalu akut. Ditambah konsumsi BBM bersubsidi pada kendaraan bermotor yang berjumlah pada 2025 meningkat menjadi 173.703.373 unit (data Korps Lalu Lintas Polri). Atau dalam satu tahun terjadi penambahan sekitar 7,23 juta unit.

Jumlah lonjakan paling signifikan berasal dari kategori sepeda motor, yaitu dari 139.450.013 unit pada 2024, meningkat menjadi 145.679.527 unit. Kenaikan penjualannya mencapai 6.229.514 unit (4,46%) di tahun 2025. Sepeda motor inilah pengomsumsi terbesar BBM bersubsidi sehingga harus dibatasi pemakaian jenis Pertalitenya. Disamping itu, beban LPG 3kg dan BBM bersubsidi tidak saja soal kelancaran pengangkutan dan distribusi dari negara sumber minyak mentahnya.

“Yang lebih pelik, nilai pembeliannya semakin meningkat sebagai akibat depresiasi mata uang Rupiah terhadap kurs US dollar yang telah mencapai 6,7 persen. Permasalahan mendesak yang harus segera diatasi terkait ruang fiskal dan keterbatasan anggaran negara. Tidak ada cara lain untuk mengurangi ketergantungan energi impor tersebut adalah dengan melakukan kebijakan transisi energi melalui migrasi konsumsi”,ujarnya.

Kebijakan ini khususnya berlaku untuk BBM dan LPG yang terlalu besar alokasi subsidinya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seperti yang pernah disampaikannya melalui berbagai media, situasi dan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah sasaran (target) swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Selain risiko pasokan, perang juga berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia yang pada akhirnya membebani anggaran subsidi energi dalam APBN juga kebiasaan atau budaya (kultur) konsumsi masyarakat yang sulit diubah cepat. Namun, jika tidak diubah, maka alokasi subsidi energi Indonesia terus meningkat setiap tahun.

Fakta beberapa tahun terakhir membuktikannya, yaitu tahun 2021 subsidi energi tercatat Rp131,5 triliun, lebih besar dibanding tahun 2020 yang hanya sejumlah Rp95,7 triliun atau naik Rp35,8 triliun (37,4%). Begitu juga di 2022, realisasi subsidi energi naik menjadi Rp157,6 triliun, dan kembali meningkat menjadi Rp159,6 triliun pada 2023, dengan porsi terbesar untuk subsidi BBM dan LPG impor.

Apakah ada perubahan kebijakan alokasi subsidi? Ternyata tidak, justru pada 2024 tak ada evaluasi atas alokasi subsidi energi yang semakin membengkak. Malah angkanya kembali naik menjadi Rp203,4 triliun. Yangmana Rp114 triliun dialokasikan untuk subsidi BBM dan LPG 3 kilogram. Kenaikannya sebesar 1,9 persen dalam APBN 2025 (subsidi dan kompensasi) dibanding tahun 2024. Yang bertambah, yaitu subsidi BBM dan LPG sejumlah Rp900 miliar menjadi Rp204,3 triliun. Sedangkan, subsidi listrik hanya Rp89,7-90,22 triliun untuk 42,1 juta pelanggan.

“Anehnya, pemerintah justru kembali mengalokasikan subsidi energi sebesar Rp210,06 triliun, termasuk Rp105,4 triliun untuk subsidi BBM dan LPG,” jelas tak masuk akal kata sang Ekonom Konstitusi ini. Seharusnya pemerintah mengubah pola konsumsi LPG subsidi (3 kg) di Indonesia yang mencapai 8,5 juta ton pada 2025. Jika dikonversi ke dalam satuan tabung konsumsinya setara dengan sekitar 2,83 miliar tabung per tahun. Luar biasa jumbonya yang didistribusikan oleh para agen LPG di berbagai daerah Indonesia,ungkapnya .

Pemerintah cq. Kementerian ESDM mesti berupaya kuat melakukan migrasi konsumsi LPG 3kg bersubsidi masyarakat tersebut. Salah satunya, dengan cara mempercepat kebijakan elektrifikasi dan memperluas insentif energi berbasis listrik guna mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil. Perang di timur tengah dan depresiasi mata uang Rupiah terhadap US dollar adalah momentum tepat bagi pemerintah Indonesia melakukan migrasi energi. Yaitu, konversi konsumsi LPG 3kg ke kompor listrik bersubsidi dan kendaraan BBM ke kendaraan listrik bersubsidi.

Defiyan menilai besarnya alokasi subsidi energi berbasis fosil tersebut perlu dievaluasi, terutama di tengah meningkatnya risiko geopolitik global. Ia menilai pemerintah dapat menggeser sebagian subsidi BBM dan LPG impor ke program elektrifikasi, termasuk kompor listrik dan kendaraan listrik. Hal lain, juga dapat dilakukan dengan kampanye penggunaan motor listrik yang lebih massif melalui berbagai kebijakan pendukung.

Atau ajakan menggunakan angkutan umum jika bepergian ke suatu tempat tujuan. Sebagaimana contoh aksi korporasi PT PLN (Persero) dengan memberikan voucher listrik kepada pengguna MRT dan bus listrik Transjakarta. Program ini merupakan kampanye Green Future Powered Today yang diluncurkan pada 17 Mei 2026. Cara yang cukup efektif dan efisien mendukung transisi dan migrasi konsumen.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk mempercepat transisi energi baru dan terbarukan melalui program elektrifikasi nasional, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 100 gigawatt. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah terpencil serta mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Kebijakan migrasi subsidi dan insentif ke elektrifikasi tentu harus mengikutinya.

“Selain itu, beberapa proyek percontohan elektrifikasi perlu dilakukan pemerintah untuk memulai transisi dan migrasu energi di beberapa wilayah. Agar percepatan migrasi penggunaan energi dari BBM dan LPG bersubsidi menuju subsidi elektrifikasi menjadi nyata. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting untuk meningkatkan penerimaan terhadap penggunaan energi listrik. Maka, Presiden RI beserta para pembantunya di pemerintahan harus menjadi panutan (role model) dalam mensukseskan kebijakan migrasi mobilisasi ke elektrifikasi ini” pungkasnya.

red24_LUNAS

Kepedulian Kecil Mampu Ciptakan Lingkungan Sehat dan Nyaman

Oleh : Hendra Primitif (Pemerhati Kebijakan Publik)

sorot24.id | TANGERANG – Pemerhati Kebijakan Publik Hendra Primitif mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran sosial dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar.

Menurutnya, kepedulian bersama terhadap kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan menjadi langkah penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat dan harmonis.

Hendra Primitif menilai, berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

Mulai dari menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, hingga menjaga ketertiban lingkungan merupakan bentuk kepedulian sederhana yang memiliki dampak besar bagi kehidupan bersama.

Kepedulian kecil yang dilakukan bersama akan menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan tertib. Mari bangun kesadaran sosial demi kenyamanan bersama .

Ia juga menegaskan bahwa budaya gotong royong dan rasa peduli antar warga perlu terus ditumbuhkan di tengah kehidupan masyarakat modern saat ini. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan nyaman akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat, keamanan wilayah, hingga terciptanya hubungan sosial yang harmonis.

Selain itu, Hendra berharap pemerintah daerah dapat terus mendorong program edukasi lingkungan dan memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum serta ketertiban lingkungan.

Ketika kepedulian sosial terus dibangun, maka beban persoalan di masyarakat juga akan berkurang. Lingkungan yang nyaman lahir dari kesadaran bersama.

red24

Riyan Hidayat Resmi Maju Calon Ketum BM PAN 2026–2031, Targetkan PAN Masuk Tiga Besar 2029

sorot24.id | JAKARTA – Kader muda Partai Amanat Nasional yang juga anggota DPRD Provinsi Banten, Riyan Hidayat, resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional periode 2026–2031.

Pendaftaran Riyan diterima secara resmi pada Minggu malam (17/5) dan menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi sayap PAN menjelang Kongres BM PAN mendatang.

Riyan Hidayat Kandidat Ketua Umum DPP BM PAN. foto/dok : istimewa. [red24] .
Selama ini, Riyan dikenal aktif dalam berbagai agenda strategis partai dan organisasi. Ia terlibat dalam penyelenggaraan sekolah kader, kepanitiaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), hingga penguatan mesin kampanye pencalegan. Kiprahnya dinilai mencerminkan karakter kader muda yang aktif bekerja di lapangan dan konsisten membangun organisasi.

Dalam proses pendaftaran, Riyan hadir bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari berbagai provinsi, di antaranya Jambi, Bengkulu, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, dan Sumatera Barat.

Dukungan terhadap pencalonan Riyan juga datang dari kalangan aktivis mahasiswa dan mantan Presiden Mahasiswa sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, dan IPB University.

Dalam sambutannya, Riyan menegaskan bahwa pencalonannya bertujuan memperkuat peran BM PAN sebagai wadah perjuangan generasi muda sekaligus instrumen kemenangan partai pada Pemilu 2029.

“Kami ingin BM PAN menjadi organisasi yang bukan hanya besar secara struktur, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap kemenangan Partai Amanat Nasional di pemilu mendatang, termasuk mencapai target tiga besar nasional pada 2029,” ujar Riyan.

Untuk mencapai target tersebut, Riyan memaparkan tiga program prioritas yang akan dijalankan apabila terpilih sebagai Ketua Umum BM PAN.

Agenda pertama adalah konsolidasi organisasi secara menyeluruh melalui penguatan struktur dari tingkat pusat hingga daerah untuk membaca kebutuhan kader dan dinamika akar rumput secara lebih terukur.

Kedua, menjalankan kaderisasi yang sistematis dan masif melalui gerakan pengkaderan berjenjang dari tingkat nasional hingga ranting desa dan sub-desa atau PAR.

Ketiga, memperkuat pengawalan kemenangan PAN melalui pembentukan jaringan relawan dan saksi berbasis data di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), guna memastikan suara partai tetap terjaga secara optimal.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Pemenangan Riyan Hidayat, Hendri Satrio, mengatakan dukungan dari berbagai daerah dan elemen aktivis menjadi sinyal kuat bahwa BM PAN membutuhkan kepemimpinan baru yang progresif dan mampu menyatukan energi kader muda di seluruh Indonesia.

Tahapan pencalonan Ketua Umum BM PAN selanjutnya akan memasuki agenda debat kandidat serta penyampaian visi dan misi sebelum pemilihan resmi dilaksanakan dalam Kongres BM PAN 2026.

red24_KANU

Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan, Tingkatkan Kualitas Generasi Muda dan Perkuat Pengelolaan Arsip

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kearsipan ke-55 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (18/5/26).

Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kualitas generasi muda, serta meningkatkan semangat kolaborasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini dinilai memiliki makna strategis untuk menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis.

“Generasi muda hari ini adalah penentu arah masa depan Indonesia. Karena itu, mereka harus dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Lanjut dia, semangat kebangkitan dan pantang menyerah harus terus dijaga dan diperkuat dalam menyukseskan pembangunan daerah, pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita terus menumbuhkan semangat kebangkitan, inovasi, disiplin, dan pantang menyerah dalam setiap langkah pengabdian demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” tandasnya.

Dalam rangka, memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 yang mengambil tema :

“Empowering the Future : Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan menuju Indonesia Emas 2045”

Bupati Maesyal Rasyid mendorong semua OPD untuk terus meningkatkan pengelolaan arsip yang baik dan modern.

Dia menyebut bahwa arsip bukan hanya kumpulan bukti semata namun juga merupakan kumpulan catatan sejarah perjalanan perkembangan daerah dari masa ke masa yang harus dijaga dan dirawat dengan baik.

“Arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, tetapi menjadi bukti akuntabilitas negara, merekam jejak kebijakan dan pembangunan, menghimpun pengetahuan kolektif, sekaligus menjaga identitas bangsa dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga komunitas untuk bersama-sama membangun budaya tertib arsip dan tata kelola informasi yang baik demi memperkuat pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Pada upacara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah melakukan pelepasan secara simbolis petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban Tahun 2026 sebanyak 66 petugas yang akan diterjunkan mulai 19 hingga 29 Mei 2026 dan bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hewan kurban dan daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), sekaligus mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti PMK, Antraks, dan LSD,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Kenaikan Pangkat kepada 67 PNS dan melepas 52 ASN yang memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 Juni 2026.

“Terima kasih dan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para ASN yang telah mengabdi untuk Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selamat juga atas kenaikan pangkat yang diterima, semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/35-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban Berstandar ASUH

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat memastikan kesiapan wilayah menjelang Hari Raya Idul Adha. Langkah ini diawali dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (18/05/26).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para camat, serta kepala dinas terkait. Pertemuan ini secara khusus membedah sejumlah isu strategis, mulai dari stabilitas harga bahan pokok hingga pengawasan ketat lalu lintas kesehatan hewan kurban yang masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kondisi ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran menjelang hari raya masih relatif stabil dan terkendali.

“Secara komoditi, bahan sembako relatif masih dalam kondisi aman. Sementara untuk hewan kurban, kami menekankan agar seluruh proses pemeriksaan kesehatan mengacu pada standar ASUH,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan, standar ASUH yang merupakan kepanjangan dari Aman, Sehat, Utuh, dan Halal menjadi acuan mutlak yang tidak bisa ditawar. Program yang selaras dengan arahan pemerintah pusat tersebut wajib diimplementasikan di seluruh lapak penjualan maupun tempat penyembelihan hewan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Sebagai langkah edukasi masif, Pemkab Tangerang juga tidak hanya mengandalkan pengawasan fisik di lapangan.

“Selain pengawasan kesehatan hewan, Pemkab Tangerang juga berencana membuat dan mendistribusikan video panduan tata cara penyembelihan yang benar kepada pihak kecamatan dan panitia kurban di masyarakat,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan hewan kurban tahun ini wajib mengacu pada regulasi Undang-Undang Nomor 18/2009 juncto Nomor 14/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Tujuan utama kami adalah menjamin bahwa hewan yang dikurbankan masyarakat sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syariat Islam. Produk yang beredar harus memenuhi konsep ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal,” ujarnya.

red24_KDL

Pendaftaran Resmi di Tutup : 6 (Enam) Kandidat Bakal Calon Ketua Umum BM PAN Siap Bertarung !!

sorot24.id | JAKARTA – Panitia Pemilihan Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) secara resmi menutup masa pendaftaran Bakal Calon Ketua Formatur/Ketua Umum BM PAN pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 23.59 WIB.

Hingga batas akhir pendaftaran, panitia telah menerima 6 (enam) berkas pendaftaran bakal calon Ketua Formatur yang selanjutnya akan mengikuti tahapan verifikasi sesuai mekanisme organisasi.

6 (Enam) Bakal Calon Ketua Formatur / Ketua Umum BM PAN : 

  1. Riyan Hidayat (Anggota DPRD Banten / Ketua DPP BM PAN)
  2. Mora Harahap (Ketua DPW BM PAN Sumatra Utara)
  3. H.Husmaluddin (Wakil Bupati Kolaka/ Bendahara Umum DPP BM PAN)
  4. Slamet Ariyadi (Anggota DPR RI / Sekretaris Jenderal DPP BM PAN)
  5. Mitra Fakhruddin (Anggota DPR RI / Wakil Ketua Umum DPP BM PAN)
  6. Maulana Muhammad (Tokoh Penggerak Organisasi Indonesia Timur)

Panitia (SC – OC) Kongres VII BM PAN 2026. Dari kiri – kanan : M.Firman – A.Munir Sara – A.Qayyimel ALofi . foto/dok : istimewa. [red24].
Ketua Panitia Pemilihan Kongres VII BM PAN, Achmad Qayyimel Alofi, menyampaikan bahwa dengan berakhirnya masa pendaftaran, panitia akan segera melaksanakan proses verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas yang telah masuk.

“Dengan ditutupnya masa pendaftaran pada 17 Mei 2026 pukul 23.59 WIB, Panitia Pemilihan secara resmi menutup proses pendaftaran Calon Ketua Formatur Kongres VII BM PAN. Hingga penutupan, kami telah menerima enam berkas pendaftaran dari para kandidat yang telah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses demokrasi organisasi ini. Seluruh berkas yang masuk akan segera diverifikasi untuk memastikan pemenuhan persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Achmad Qayyimel Alofi.

Ketua Steering Committee (SC) Kongres VII BM PAN, Abdul Munir Sara, menegaskan bahwa hasil verifikasi administrasi akan dibahas dalam rapat Steering Committee yang dijadwalkan pada Selasa, 19 Mei 2026, sekaligus menjadi forum untuk mengumumkan kandidat yang dinyatakan lolos tahapan verifikasi.

“Steering Committee akan menggelar rapat pada hari Selasa untuk menerima laporan hasil verifikasi dari Panitia Pemilihan sekaligus menetapkan dan mengumumkan nama-nama kandidat yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Setelah itu, tahapan berikutnya juga akan difokuskan pada verifikasi kepesertaan sebagai bagian penting untuk memastikan seluruh proses Kongres VII BM PAN berjalan sesuai aturan organisasi,” kata Abdul Munir Sara.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Kongres VII BM PAN, M. Firman, menegaskan kesiapan panitia pelaksana dalam mendukung seluruh rangkaian kongres hingga pelaksanaan puncak kegiatan.

“Organizing Committee berkomitmen untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan operasional kongres dapat difasilitasi dengan sebaik-baiknya. Kami siap mendukung penuh seluruh tahapan yang sedang berjalan demi terwujudnya kesuksesan Kongres VII BM PAN sebagai momentum konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan organisasi,” ujar M. Firman.

Kongres VII BM PAN diharapkan menjadi forum demokratis yang memperkuat soliditas organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa BM PAN semakin progresif, inklusif, dan relevan dalam menjawab tantangan generasi muda ke depan.

red24_KANU