Petugas Gabungan Evakuas 3 Orang Masih Terjepit 81 Korban kecelakaan Kereta KRL 7 Meninggal Dunia

sorot24.id | Bekasi – Korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api jarak jauh (KAJJ) dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 7 orang. Sementara korban luka-luka berjumlah 81 orang. Lalu masih ada tiga korban yang masih terjepit. Hal itu diungkap drektur utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers, Selasa pagi (28/4/2026).

Sementara itu Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan, evakuasi korban yang terjepit masih berlangsung. Berlangsung lama karena evakuasi tidak ingin menyebabkan cidera tambahan pada korban, karena korban yang terjepit masih memberi respons, artinya masih dalam kondisi hidup.

“Tiga korban yang masih terperangkap masih proses evakuasi,” katanya.

Jadi jumlah korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Selasa pagi, 28 April 2026, PT KAI menyebut total tujuh orang meninggal dunia dalam insiden nahas tersebut.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan proses evakuasi masih terus berlangsung karena masih ada korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta.

“Meninggal dunia itu 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang,” ujarnya di Stasin Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Selain korban meninggal, puluhan penumpang juga mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Daftar Korban Meninggal Dunia
Berikut nama korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi per Selasa pagi:

1. Nuryati, perempuan, 62 tahun
2. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun
3. Nurlaela, perempuan, 30 tahun

Sejumlah korban kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Daftar Korban Luka-Luka

Sebanyak 81 korban luka-luka tercatat dalam insiden ini. Berikut beberapa nama yang telah dihimpun:

1. Desvita, perempuan, 56 tahun
2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
24. Anggita, perempuan, 36 tahun
25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
31. Riki, laki-laki, 25 tahun
32. Alivia, perempuan, 25 tahun
33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
38. Laili, laki-laki, 26 tahun
39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
42. Suryati, perempuan, 51 tahun
43. Evi, perempuan, 52 tahun
44. Shofie, perempuan, 24 tahun
45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
47. Despita, perempuan, 48 tahun
48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun.

Penyebab kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih dalam proses investigasi. Jalur kereta di sekitar lokasi juga masih mengalami gangguan akibat proses evakuasi dan pemeriksaan.

Red24

Srikandi FKBN Pusat Menghadiri Halal Bihalal Undangan Pengajian Bulanan Mempererat silaturrahmi

 

Sorot24.idTangerang – Srikandi FKBN Pusat menghadiri acara Halal Bihalal pengajian bulanan Dimasjid Raya Al-azhom jalan Jendral Sudirman Kota Tangerang Senin (27/04/2026)

‎Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan positif sekaligus memperkuat sinergi antar ketua Korcam sekota tangerang dan ketua majelis taklim jamaah dalam pengajian bulanan

‎Halal bihalal tersebut dinilai sebagai momentum penting, mengingat kehadiran Penceramah Bapak Ustadz Drs. H Soleh Sofyan MA dan Ketua FKU Ustadzah DRA.Hj. Jundah Ibrahim , MA serta sejumlah Srikandi FKBN dan Jamaah yang memiliki peran strategis di tingkat pusat.

Ustadz Drs. H Soleh Sofyan MA Beliau menyampaikan keutamaan halal bihalal dalam tausiyahnya

Bapak Ustadz Drs. H Soleh Sofyan MA Beliau menyampaikan keutamaan halal bihalal dalam tausiyahnya juga berharap usai Hari Raya Idul Fitri ini seluruh Jamaah , dan semua lapisan masyarakat tetap menjaga kerukunan , sehingga dapat bersama-sama membangun ajang silaturahmi dan positif sekaligus memperkuat sinergi antar ketua Korcam sekota tangerang dan ketua majelis taklim dalam pengajian bulanan dan meneladaninya Akhlaqul karimah harapannya

(molly)

Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur

 

Sorot24.id| Bekasi – Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek menabrak kereta KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. KRL yang ditabrak sedang berhenti usai tertemper taksi.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4/2026).

Gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempernya PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di lokasi kejadian, yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.

KAI memastikan petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut. Informasi akan terus diperbarui secara berkala. KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya di area jalur rel dan perlintasan sebidang, demi mencegah kejadian serupa.

Menurut Maksus, salah satu penumpang, kereta commuter line yang ia tumpangi ditabrak oleh kereta jarak jauh. “Kejadian sekitar pukul 20.57,” kata Maksus. Ia juga melihat bagian paling belakang commuter line yaitu gerbong wanita dalam keadaan ringsek.

Insiden bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Akibat kejadian itu, KRL tak melanjutkan perjalanan.

“Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri ndak taunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus, saksi mata di lapangan.

Ia ketahui kemudian, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. “Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.

Menurutnya, banyak dari penumpang yang kemudian terjepit di gerbong perempuan tersebut. Setengah jam berjalan, evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus.

 

(red24-Bgx)

Dok/daycare di Jogja, yang diduga lakukan penganiyaan anak

 

Sorot24 | Jogja‘ – Jadi Sorotan Media sosial tengah diramaikan oleh kabar penggerebekan sebuah tempat penitipan anak, Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta.

Lokasi tersebut diduga menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan terhadap anak-anak secara massal.

Polisi menyebut rata-rata balita yang dianiaya dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi di daycare tersebut berusia kurang dari dua tahun.

Sebanyak 53 bayi dan batita (bawah tiga tahun) diduga menjadi korban penganiayaan di sebuah daycare yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tak hanya itu, 13 orang pengurus yayasan yang menaungi daycare tersebut juga ditetapkan tersangka.

Kasus ini pertama kali terbongkar setelah mantan pengasuh di sana membuat laporan karena mengetahui perbuatan tak manusiawi tersebut. Di laporannya, dia juga mempersoalkan ijazah yang ditahan karena mengajukan pengunduran diri. Berbekal laporan itulah, polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026) kemarin

dok/Dok/daycare di Jogja, yang diduga lakukan penganiyaan anak

“Awalnya dari (laporan) karyawan. Dia melihat bahwa perlakuan pada balita atau anak yang dititipkan ini tak manusiawi,” kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia.

Pengasuh Mundur karena Tak Tega
Selama bekerja di sana, pengasuh tersebut tak kuasa melihat perlakuan memilukan yang dialami bayi-bayi malang tersebut. Saking tak tahannya, dia memilih mengundurkan diri dari daycare itu.

“Merasa tak sesuai dengan hati nurani karena mungkin ada (balita) yang dianiaya, ditelantarkan. Akhirnya karena tak sesuai hati nurani dia memilih resign (berhenti kerja),” tutur Eva Guna.

Setelah resign, ijazah mantan pengasuh ini ternyata ditahan yayasan pengelola daycare tersebut. Hal itu makin menguatkan dirinya melaporkan kegiatan menyimpang di daycare tersebut ke polisi.

“Ijazahnya ditahan oleh pemilik (yayasan). Dia kemudian melapor ke kita. Sehingga kami dapat informasi seperti itu. Langsung kami tindaklanjuti (dengan penggerebekan),” tutup Eva Guna.

Seperti diberitakan sebelumnya, rata-rata balita yang dianiaya dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi berusia lebih kurang dari dua tahun.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menceritakan, saat penggerebekan petugas mendapati anak-anak ini dalam kondisi terikat di ruang penitipan anak. Para balita ini diikat di tangan maupun kaki.

“Ada juga yang kakinya diikat. Tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum itu yang bisa saya jelaskan. Tapi memang secara kesimpulan memang itu tidak manusiawi,” terang Adrian.

Buka Layanan Pendampingan

Adrian menambahkan instansi pemerintah seperti UPT PPA membuka layanan pendampingan psikologis untuk anak-anak yang menjadi korban. Pendampingan psikologis ini diperlukan karena ada dugaan potensi gangguan kejiwaan pada anak.

Adrian menambahkan pihaknya mengamankan 30 orang terkait tempat penitipan ini. 30 orang ini telah diperiksa atau dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait aktivitas di tempat penitipan anak tersebut.

“Kemarin kita telah mengamankan 30 orang,” kata Adrian.

Adrian merinci 30 orang ini terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan hingga petugas keamanan. 30 orang ini diperiksa oleh personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Kota Yogyakarta.

 

Red24

Wali Kota Tangerang Sachrudin melantik pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang di bantaran Sungai Cisadane,

 

Sorot24.id | Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin mengatakan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) memiliki peran strategis sebagai penggerak kolaborasi dalam membangun kesiapsiagaan sejak dini, bukan hanya saat bencana terjadi.

Ia mengatakan di tengah meningkatnya potensi bencana akibat perubahan iklim dan perkembangan kawasan perkotaan, kesiapsiagaan menjadi fondasi utama dalam melindungi masyarakat.

Kita tidak boleh menunggu. Kesiapsiagaan harus dibangun dari sekarang, dimulai dari lingkungan terkecil. FPRB berperan membangun kesadaran warga,” kata Wali Kota Sachrudin saat menghadiri Pelantikan FPRB sekaligus Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2026 di bantaran Sungai Cisadane, Minggu

Menurutnya, risiko seperti banjir, genangan, hingga cuaca ekstrem, memang tidak dapat dihindari sepenuhnya, namun dampaknya dapat ditekan melalui langkah yang terencana dan kolaboratif.

“Semakin kita siap, insya Allah, semakin kecil dampak yang ditimbulkan,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Pemkot Tangerang bersama FPRB Kota Tangerang

Ia menambahkan FPRB harus mampu menjadi penghubung berbagai unsur Pentahelix, meliputi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, untuk memperkuat ketangguhan kota secara menyeluruh.

“FPRB harus hadir sebagai penggerak, memastikan kesiapsiagaan menjadi budaya bersama,” lanjutnya.

Sejalan dengan itu, Ketua FPRB Kota Tangerang Supiani menambahkan, FPRB Kota Tangerang sebagai wadah sejumlah organsisasi masyarakat, akademisi, dan media yang berfokus pada aksi mitigasi telah menyiapkan sejumlah program kerja konkret yang segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

foto Relawan yang tergabung pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang di bantaran Sungai Cisadane,

Beberapa program kerja yang disiapkan meliputi pemetaan risiko partisipatif, edukasi, sampai penguatan relawan melalui pelatihan yang akan disinkronisasi dengan Kampung Siaga Bencana yang akan di setiap kelurahan.

“Kami bersama semua organisasi, komunitas, dan relawan yang tergabung akan bekerja sama dan bekerja keras semaksimal mungkin membantu program-program pemerintah untuk menciptakan sistem penanggulangan bencana yang kuat di Kota Tangerang,” tambah Supiani.

Selain itu, Pemkot Tangerang bersama FPRB Kota Tangerang juga melakukan simulasi water rescue, penanaman pohon, dan penebaran 13.300 benih ikan dan ecoenzim di sepanjang Sungai Cisadane.

Red24 (Molly)

Polsek Kota Tangerang Bersama Pokdarkamtibmas Sektor Benteng
Resor Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Rutin Cegah Tawuran Balap Liar

sorot24.id | Tangerang – jajaran Kepolisian Polsek Tangerang dan Pokdarkamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota melaksanakan apel malam gabungan dengan warga masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) di lapangan apel Mapolsek Benteng Tangerang Kota , Jl. TMP Taruna No. 39, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pukul 23:30 Sabtu (25/04/2026)

Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tangerang, KOMPOL SUYATNO SH yang di ikuti oleh Kekuatan Cipta Kondusif ( Cipkon ) , dengan jumlah kekuatan Polisi 10 personil, Kanit Reskrim 2 personil , Kanit Intel 2 Personil, Pokdar 8 personil.

Selesai diberikan arahan oleh Kapolsek Tangerang seluruh peserta apel langsung melakukan pengamanan di sejumlah titik dilanjutkan patroli wilayah dengan Rute ;

Kegiatan di awali dengan patroli mobile

– TMP taruna ( Polsek )
– Puspem ( Taman Elektrik )
– Tanah Tinggi
– Jl Benteng Betawi
– Jl Perintis kemerdekaan
– pusat pendidikan Cikokol
– TangCity
– Pasar Anyar
– Pasar Lama
– Jln Kali Pasir
– Kampung Bekelir

Selain melakukan Patroli Saya meminta peran aktif anggota Pokdarkamtibmas Sektor Benteng kecamatan Tangerang kota dalam menjaga, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat . Semoga kita dapat menjalin sinergi bagi anggota yang ada di lapangan ” jelasnya Guna Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas ,balap liar dan Tawuran


HUMAS
Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng
Resor Metro Tangerang Kota

 

red24-(Molly)

Kegiatan ini digagas Pemerintah Pemkot Kota Sukabumi melalui Disnaker dengan melibatkan dunia pendidikan dan sektor swasta, termasuk PT Nusaraya.gelaran job fair 2026 (foto dok)

 

Sorot24.id | Sukabumi – Gelaran Job Fair Sukabumi 2026 di Politeknik Sukabumi menjadi magnet bagi para pencari kerja.

Sejak pagi, ribuan pelamar tampak memadati area kegiatan, memanfaatkan kesempatan untuk terhubung langsung dengan perusahaan.

Kegiatan ini digagas Pemerintah Kota Sukabumi melalui Disnaker dengan melibatkan dunia pendidikan dan sektor swasta, termasuk PT Nusaraya.

Sebanyak 20 perusahaan ambil bagian, menawarkan puluhan posisi di berbagai sektor strategis.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan, job fair menjadi salah satu instrumen penting dalam membuka akses kerja yang lebih luas dan merata.

Ia menilai keterlibatan kampus memiliki peran kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.

“Sinergi ini harus terus diperkuat agar lulusan pendidikan dapat langsung terserap dunia kerja,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat menyebutkan, total tersedia sekitar 45 jenis pekerjaan, mulai dari manufaktur, permesinan, konstruksi hingga otomotif.

Sejumlah perusahaan juga membuka peluang kerja ke luar negeri.

Jumlah pendaftar mencapai sekitar 1.600 orang. Namun yang mengikuti seleksi langsung diperkirakan sekitar 800 peserta karena banyak pelamar mengambil lebih dari satu kesempatan,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menunjukkan kebutuhan akan akses informasi dan peluang kerja yang masih besar di Kota Sukabumi.

Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya arus pendatang yang datang untuk bekerja maupun menempuh pendidikan.

Data tahun 2025 mencatat, angka migrasi masuk ke Kota Sukabumi mencapai sekitar 12.000 orang per tahun.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa secara berkelanjutan.

Rencananya, bursa kerja akan digelar hingga empat kali dalam setahun sebagai upaya konsisten menekan angka pengangguran.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pendidikan, diharapkan peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka luas dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Red24

Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang. (foto dok/molly)

Sorot24.id | Jakarta – Pengukuhan dan pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), bertujuan memperkuat sinergi antara polri dan masyarakat, bertindak sebagai mitra strategis, serta ujung tombak fungsi pre emtif dalam menjaga keamanan lingkungan, seperti yang terlihat pada pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, periode 2026-2029.

Pokdarkamtibmas sebagai Mitra polri diwilayah Jakarta Barat ini berfokus pada pencegahan konflik serta penyebaran pesan positif.

Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

Dalam sambutan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Barat beserta jajaran yang telah mewujudkan acara pengukuhan sekaligus pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat sebagai wujud pembinaan.

foto dok/Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

“Bahwa pada hakikatnya Pokdarkamtibmas ini adalah mitra polri dan pemerintah, pada umumnya sebagai ujung tombak fungsi preentif Kepolisian dimasyarakat, sedangkan polri sebagai organ negara atau pemerintah yang dimana keduanya harus bersatu padu bersama-sama membina masyarakat menjadi negeri yang seleras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.

Organisasi ini dalam kegiatannya selalu menjadi pohon dengan segala daya upaya yang terencana serta sistematis dalam menyiapkan, membentuk serta membina masyarakat agar peduli kamtibmas,” ucapnya.

H. Wahyu juga berharap Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran untuk dapat membina dan mengurus anggota Pokdarkamtibmas dari tingkat Sektor/Kecamatan, hingga Kelurahan agar bermanfaat dan terus berpartisipasi aktif dalam membantu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan tentram.

“Untuk membantu tugas polri dalam mengurus wilayah hukum Jakarta Barat ini adalah dengan menyiapkan Pokdarkamtibmas sebagai pendamping bagi petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berada di setiap kelurahan,” harapnya.

H. Wahyu menerangkan, pengurus yang dilantik diharapkan aktif mendeteksi potensi konflik dan menjaga stabilitas keamanan.

foto dok/Ketua Terpilih Pokdarkamtibmas Resor Jakarta Barat, Bapak Budi Wijaya menerima Pataka Pokdarkamtibmas dari Ketua Tingkat Daerah

“Pokdarkamtibmas sebagai mata dan telinga polri, serta jembatan komunikasi untuk menyelesaikan masalah sosial di tingkat lingkungan tanpa harus ke jalur hukum. Keanggotaan Pokdarkamtibmas bersifat sukarela, tidak menerima gaji, dan merupakan perwujudan partisipasi warga dalam keamanan,” terangnya.

Dalam sambutan dan arahan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa polri telah membentuk kelompok sadar kamtibmas (Pokdarkamtibmas) yang telah dituangkan dalam aturan keputusan Kapolri tentang pengukuhan dan pembinaan kelompok sadar kamtibmas dengan visi, menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan mencegah tangkal gangguan kamtibmas dengan hadir ditengah masyarakat untuk memberikan penyuluhan dalam peningkatan kesadaran kamtibmas, membangun komunikasi dengan efektif dan intensif dengan masyarakat kelompok atau komunitas, membangun dan mengembangkan kemitraan segenap komunitas dalam memelihara setuasi kamtibmas dan partisipasi masyarakat dalam menumbuh kembangkan daya cegah tangkal dini terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas.

“Sebagai Kelompok Sadar Kamtibmas bisa membantu program-program kegiatan pemerintah ataupun polri untuk bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya.

Ruangan Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

Lebih lanjut Twedi berharap dengan pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas ini untuk dapat mengajak masyarakat lain dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami sadar bahwa anggota polri punya keterbatasan didalam pelaksanaan tugas khususnya untuk bisa mengajak masyarakat untuk memelihara setuasi dan kondisi yang kondusif, walaupun polri punya Bhabinkamtibmas dan dibantu oleh rekan kita Babinsa dari TNI.

Kami berharap dengan terbentuknya Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdarkamtibmas) bisa membantu polri dalam mengingatkan dan mengajak masyarakat lainnya, tidak hanya terpaku pada tugasnya Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa, makin banyak masyarakat yang mengajak masyarakat lain untuk mengajak berbuat positif dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang tentunya ini akan berpengaruh kepada situasi wilayah adalah semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan bukan kepentingan Kelompok Sadar Kamtibmas, bukan kepentingan Polri/Tni maupun pemerintah, tapi kepentingan kita bersama seluruh warga Jakarta Barat,” jelasnya.

(Molly)

KNPI Banten Tuntut 2% APBD untuk Pemuda di Musrenbang RKPD 2027 “Jangan Jadikan Kami Penonton di Tanah Sendiri”

sorot24.id | SERANG – Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, Tito Istianto, SE., M.Si, menyampaikan 4 aspirasi strategis pemuda pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Banten pada, Rabu (23/4/2026).

Di hadapan Gubernur,DPRD, dan seluruh OPD, Tito menegaskan RKPD 2027 adalah fondasi terakhir sebelum puncak bonus demografi Banten pada 2030.

“Data bicara : IPP Banten 2023 masih 53,83, peringkat 27 nasional. TPT usia muda 16% lebih. Kalau RKPD 2027 tidak intervensi serius, target Indonesia Emas 2045 dari Banten akan gagal,” tegas Tito.

Empat tuntutan KNPI Banten untuk RKPD 2027 :

  1. Wajibkan IPP Jadi IKU dengan target minimal 57,00 pada 2027.
  2. Kunci 2% APBD Tematik Kepemudaan, termasuk Dana Abadi Wirausaha untuk 2.500 pemuda dan magang industri wajib bagi 15.000 lulusan.
  3. Revisi Pergub: 70% Tenaga Kerja Lokal usia 18-30 tahun wajib diserap industri menengah-besar di Serang-Cilegon-Tangerang.
  4. Kuota 30% Pemuda di Tim Penyusun RPJMD dan seluruh forum Musrenbang, serta aktifkan RAD.

“Berikan alokasi anggaran kepemudaan 2% APBD, dengan harapan turunnya pengangguran, naiknya IPP, dan lahirnya ekonomi baru dari tangan pemuda,” ujar Tito.

KNPI Banten mendesak agar seluruh aspirasi masuk Berita Acara Musrenbang dan dikawal hingga dokumen RKPD 2027 disahkan.

“Kami akan tagih di Musrenbang tahun depan,” tutupnya.

red24_RG

foto dok Ilustrasi Kisah Umar Bin Khathab Salah Satu Sahabat Nabi Muhammad Saw

 

sorot24.id | Religius – Umar bin Khattab, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling berpengaruh dan terkenal dengan keadilannya. Kisahnya sangat panjang dan penuh dengan pelajaran berharga. Saya akan coba menceritakan kisahnya dengan singkat tapi tetap informatif.

*Masa Muda dan Keislaman*

Umar bin Khattab lahir di Mekah sekitar tahun 586 M. Dia berasal dari suku Quraisy, suku yang sama dengan Nabi Muhammad SAW. Sebelum menjadi Muslim, Umar dikenal sebagai seorang yang keras dan tegas, bahkan pernah menjadi musuh Islam.

Umar masuk Islam pada tahun ke-6 kenabian (615 M) setelah sebelumnya berusaha membunuh Nabi Muhammad SAW. Namun, ketika dia membaca surat Taha, dia merasa hatinya terbuka dan akhirnya memeluk Islam.

*Peran dalam Perjuangan Islam*

Umar bin Khattab menjadi salah satu sahabat terdekat Nabi Muhammad SAW dan ikut serta dalam banyak peristiwa penting, seperti Perang Badar, Perang Uhud, dan Perjanjian Hudaibiyah. Dia juga menjadi salah satu penasihat utama Nabi dalam urusan politik dan kenegaraan.

*Masa Kekalifahan*

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, Umar bin Khattab menjadi salah satu pendukung utama Abu Bakr sebagai khalifah pertama. Ketika Abu Bakr wafat, Umar dipilih sebagai khalifah kedua (634-644 M).

Selama masa kekalifahannya, Umar melakukan banyak reformasi penting, seperti:

– Menetapkan sistem pemerintahan yang lebih teratur
– Mengembangkan sistem administrasi dan keuangan negara
– Membangun infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan masjid
– Mengembangkan sistem hukum dan keadilan

*Keadilan dan Kesederhanaan*

Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah yang sangat adil dan sederhana. Dia tidak membedakan antara rakyat biasa dan pejabat tinggi dalam hal hukum. Dia juga hidup sangat sederhana, bahkan tidak mengambil gaji sebagai khalifah.

*Wafatnya*

Umar bin Khattab wafat pada tahun 644 M setelah ditikam oleh seorang budak Persia bernama Abu Lubaid. Dia dimakamkan di samping makam Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakr di Masjid Nabawi.

Sumber – 𝐉𝐞𝐣𝐚𝐤 𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡

 

Red24-(Begex)