Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang “Terabaikan” Berujung Maraknya Demonstrasi
Oleh : Hendra Primitif (Penggiat Sosial dan Kebijakan Publik)
sorot24.id | TANGERANG – Maraknya aksi Demonstrasi dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang terus berulang terhadap pemerintah maupun lembaga legislatif patut menjadi bahan evaluasi bersama. Dalam sistem demokrasi, demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan aspirasi, sedangkan RDP menjadi sarana resmi bagi masyarakat untuk memperoleh penjelasan dan mendorong penyelesaian masalah.
Namun, ketika isu yang sama terus muncul dalam aksi unjuk rasa maupun RDP tanpa penyelesaian yang jelas, hal tersebut dapat menjadi indikator bahwa terdapat kelemahan dalam tata kelola pemerintahan, komunikasi publik, pengawasan, maupun pelaksanaan kebijakan. Kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan legislatif.
Pemerintah Deerah dan DPRD perlu menjadikan setiap Demonstrasi dan RDP sebagai renungan untuk memperbaiki kinerja menjadi lebih baik lagi,tentu diiringi niat tanpa kovensasi bukan sekadar agenda seremonial belaka.
Ketika apirasi masyarakat terus berulang disampaikan melalui Demonstrasi dan RDP tanpa adanya tindak lanjut yang nyata, maka itu menjadi catatan penting bagi Pemerintah Daerah dan Legislatif memberikan solusi, bukan membiarkan persoalan berlarut-larut .
Keberhasilan Pemerintah Daerah dan Legislatif tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga – sekali lagi – dari kemampuan mendengar, merespons, dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara transparan, cepat, dan akuntabel.
Budaya dialog, keterbukaan informasi, dan penguatan fungsi pengawasan dapat terus ditingkatkan sehingga aspirasi masyarakat dapat diselesaikan melalui langkah-langkah konkret, tanpa harus terus berujung pada Demonstrasi yang berulang dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang hanya sekedar “di dengar” tanpa adanya solusi.
Semoga saran dan pendapat ini bisa di terima oleh Kepala Daerah dan Ketua DPRD,demi terwujudnya keinginan dan harapan masyarakat menjadikan Kabupaten Tangerang terus Gemilang. Semoga bukan hanya sebatas wacana tak berujung dan akhirnya menjadi sekedar kata – kata tak bermakna .
Mari kita saling mengingatkan untuk kebaikan dan wujudkan Kabupaten Tangerang semakin Gemilang .
red24
