foto dok/ Pengurus Yayasan Ambulance One Service, Yosep Yopitra (Kiri) Ketua didampingi Alim selaku Humas memberikan klarifikasi di depan RSUD Kabupaten Tangerang.

 

 

Sorot24.id | Tangerang – Peristiwa penangkapan mobil ambulance yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu di Pelabuhan Bakauheni pada 7 April 2026 lalu, pengemudinya dibebaskan, lantaran terbukti hanya jadi korban sindikat pengedar sabu antar pulau.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Relawan Ambulance One Service, Yosep Yopitra, usai ramai diberitakan terkait penemuan 15,7 Kg paket sabu di dalam armada Ambulance One oleh Resnarkoba Polda Lampung.

Menurut Yosep, berawal dari pertemuan salahsatu tersangka sindikat pengedar narkoba itu memesan ambulance untuk menjemput pasien sakit di wilayah Sumatera untuk dibawa ke wilayah Tangerang.

“Awalnya ketemu di depan RSUD Kabupaten Tangerang, anggota relawan kenal salahsatu pemesan karena sering ngopi bareng di lingkungan relawan ambulance sini, orang minta tolong yah Kita bantulah tanpa ada kecurigaan,” terang Yosep, Selasa (21/04/2026).

Dari permintaan tersebut, pada tanggal 5 April dini hari armada Ambulance One berangkat dengan pengemudi berinisial F selaku anggota ambulance One bersama tiga orang laki-laki dari Kota Tangerang, setibanya di lokasi penjemputan pasien, ketiga orang tersebut beralasan bahwa pasien tersebut sudah dibawa oleh ambulance lain dan akhirnya kembali bertolak ke Tangerang.

“Sampai di lokasi penjemputan, mereka bilang pasiennya sudah dibawa oleh ambulance lain,” kata Yosep.

Senada dengan Ketua Ambulance One, Alim selaku humas Yayasan Ambulance One Service menegaskan bahwa anggotanya selaku supir ternyata dijebak. Ia mengatakan niat baik menolong pasien yang sakit malah disalahgunakan.

“Sopir kami tes urin negatif dan juga ditanya sama penyidik pun juga kooperatif dan emang kita tidak bersalah. Kita hanyalah korban dari para pelaku kurir tersebut. Maka dari itu Ketua One Bapak Yosep Yopitra dan para pengurus dipanggil ke Polda Lampung dengan memberikan keterangan yang kooperatif.” Terangnya.

Menurut Alim, setelah pemeriksaan dilakukan oleh pihak kepolisian, akhirnya pengemudi ambulance dipulangkan karena tidak bersalah.

“Sekarang sudah pulang, dan pengemudi pihak Ambulance One berstatus jadi saksi dan mobil pun masih ditahan di sana sementara sebagai barang bukti,” pungkasnya.

 

Red24 (Molly)

foto dok/warga memiliki tanah sertipikat hasil redistribusi tanah seluas 83,85 hektare untuk Patma dan 527 keluarga penerima Sertipikat Hak Milik lainnya di Desa Soso.

 

Sorot24.id Blitar – Memiliki tanah bukan sekadar soal kepastian hukum, tetapi juga tentang harapan akan kehidupan yang lebih layak. Dengan kepemilikan tanah yang jelas, petani perempuan di Desa Soso kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Patma (55), petani perempuan asal Desa Soso, Kabupaten Blitar, menilik kisah yang terjadi di desanya. Sejak 2012, Desa Soso menjadi lokasi konflik tanah berkepanjangan antara masyarakat dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa. Saat memperjuangkan lahan tempatnya berkebun, Patma bahkan pernah mengalami penghadangan oleh pihak keamanan perusahaan.

“Dulu kalau mau nanam itu takut. Tapi kalau tidak nanam, gimana kita butuh makan,” ucap Patma, saat ditemui di Desa Soso.

Pada 2022 melalui program Reforma Agraria yang diusung Kementerian ATR/BPN, lahan yang semula tidak memiliki kepastian hukum, akhirnya menjadi milik Patma sendiri. Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menerbitkan sertipikat hasil redistribusi tanah seluas 83,85 hektare untuk Patma dan 527 keluarga penerima Sertipikat Hak Milik lainnya di Desa Soso.

“Sekarang, setelah Reforma Agraria kan sudah diredistribusi tanahnya, ya pasti lebih aman, lebih tenang,” terang Patma.

Kini, dengan sertipikat tanah di tangan, masyarakat merasa lebih tenang dan percaya diri dalam mengelola kebunnya. Hal ini juga dirasakan petani perempuan lainnya, Indra (32). Ia menyebut, kepastian hukum atas tanah membuat mereka lebih leluasa menentukan jenis tanaman serta merencanakan masa depan keluarga.

“Apalagi sertipikat sudah atas nama sendiri. Jadi kan kita merasa bangga, lebih percaya diri,” tutur Indra.

Perubahan signifikan juga terlihat dari sisi ekonomi. Warga jadi bisa memanfaatkan lahan secara optimal, salah satunya dengan menanam jagung. Melalui kerja sama dengan PT Syngenta Indonesia, petani mendapatkan bantuan bibit, pendampingan, hingga akses pasar dengan harga jual yang lebih baik, yakni sekitar Rp8.500 hingga Rp9.000 per kilogram.

Hasil kebun pun meningkat. Dari lahan sekitar 1.500 meter persegi, petani mampu menghasilkan hingga 1 ton jagung dengan nilai mencapai sekitar Rp9 juta. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, di mana jagung lokal hanya menghasilkan sekitar Rp4 hingga Rp5 juta. “Kalau hasilnya meningkat sudah pasti bahagia, senang,” pungkas Indra.

Selain bekerja di lahan, perempuan juga memikul tanggung jawab domestik. Sepulang dari kebun, mereka tetap mengurus rumah tangga, mulai dari memasak hingga merawat anak. Meski beban kerja yang diemban lebih besar, semangat gotong royong antaranggota keluarga dan kelompok tani tetap terjaga.

Dengan kepastian hukum atas tanah dan peningkatan hasil pertanian, perempuan di Desa Soso tidak hanya menjadi penopang keluarga, tetapi juga penggerak kesejahteraan. Reforma Agraria pun hadir bukan sekadar memberikan akses atas tanah, melainkan membuka ruang bagi perempuan untuk tumbuh lebih berdaya dan menatap masa depan dengan lebih pasti.

‎foto dok/ Respon Cepat Polsek Pasar Kemis Redam Cekcok Warga dengan Diduga Debt Collector.


sorot24.id |TANGERANG – Jajaran Polsek Pasar Kemis, Polresta Tangerang, bergerak cepat meredam keributan antara seorang warga dengan sekelompok orang yang diduga sebagai penagih utang (debt collector) di wilayah hukum Pasar Kemis, Rabu (22/04/2026).

‎Insiden ini bermula dari adu mulut di lapangan terkait penarikan paksa sebuah unit kendaraan. Menanggapi laporan masyarakat mengenai ketegangan tersebut, personel Polsek Pasar Kemis segera tiba di lokasi untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis.

‎Iptu Humaedi menyampaikan bahwa kedua belah pihak langsung diarahkan ke Mapolsek Pasar Kemis untuk menjalani musyawarah. Langkah ini diambil guna menjaga kondusifitas dan menghindari konflik fisik di tempat umum.

‎“Dari hasil musyawarah, kendaraan tersebut akhirnya dikembalikan kepada pemiliknya (Riski). Sementara pihak yang mengaku dari leasing membubarkan diri setelah mediasi dilakukan,” ujar Iptu Humaedi.

‎Meski kendaraan telah kembali, warga berinisial R tetap merasa tidak terima atas perlakuan pihak yang diduga debt collector tersebut. Ia melaporkan adanya intimidasi berupa kata-kata kasar yang dilontarkan saat kejadian di lapangan.
‎“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Humaedi.

‎R selaku warga yang terlibat menyampaikan apresiasinya atas tindakan sigap aparat kepolisian. Menurutnya, respons cepat dari Polsek Pasar Kemis sangat krusial dalam mengendalikan situasi sehingga masalah tidak meluas dan kondisi kembali kondusif.

‎Polsek Pasar Kemis mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak berwajib jika mengalami atau melihat tindakan penarikan paksa kendaraan di jalan yang tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.,tutupnya.

‎Red24 : (RAS)

foto ilustrasi petugas polisi periksa ambulance di pelabuhan

 

sorot24.id | Tangerang – Kepolisian Polda Lampung berhasil mengungkap penyelundupan Narkotika jenis Sabu yang disembunyikan di sebuah Ambulance asal Kota Tangerang.

Pada Rabu 7 April 2026, Ambulance bertuliskan One berplat nomor polisi B 1737 CIS, berhasil terjaring razia Polda Lampung di kawasan Seaport Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Ditres Narkoba Polda Lampung Kombes Dwi Handono kepada awak media menerangkan pada Jumat 10 April 2026 menjelaskan pengungkapan ini berawal dari kecurigaan petugas dari adanya ambulance yang melintas tanpa pasien yang berisi 4 orang pria dengan gelagat tidak wajar.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 15 paket sabu-sabu seberat total 15,7 Kilogram yang disembunyikan di bawah jok belakang kendaraan.

“Jadi dari awal memang curiga kondisi ambulance tersebut, kaca mobil gelap, tidak kelihatan sama sekali dari luar, hanya ada 4 orang pria,” Kata Dwi kepada awak media, Jum’at (10/04/2026).

Menurut Dwi, dari hasil pemeriksaan mereka membawa sabu-sabu itu dari wilayah Pekanbaru.

“Mereka membawa barang itu tujuannya ke Tangerang, upahnya Rp 10-15 juta, Tapi mereka baru dikasih 300 ribu masing-masing buat uang jajan.” terang Dwi.

Keberadaan Ambulance bertuliskan One ini memang kerap mondar-mandir di wilayah Kota Tangerang dan kerap nongkrong di kawasan kuliner pasar lama Kota Tangerang.

Saat dikonfirmasi pasca kejadian, salahsatu warga dan pengurus RW di Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, membenarkan kendaraan tersebut memang kerap parkir di kawasan pasar lama.

“Ya, memang sering parkir di tukang kembang.” terang salahsatu warga Selasa (21/04/2026).

Dirinya pun mengakui bahwa sudah mendengar kabar peristiwa yang terjadi di Lampung dengan kendaraan ambulance tersebut.

“Ya udah dapat kabar, kalau ada kejadian begitu (Ambulance tertangkap membawa sabu).” Tambahnya.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Ketua Relawan Ambulance One belum menanggapi terkait peristiwa penangkapan tersebut.

 

Red24 (molly)

 

Pelepasan ribuan calon keberangkatan menunaikan jamaah haji dimasjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang (foto red24-Avriyani)

Sorot24.id | Tangerang – Pelepasan Ribuan orang memadati Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang, Selasa (21/4). Mereka hadir mengantar sanak saudara yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini.

Pantauan di lokasi menunjukkan pelataran masjid, yang dikenal dengan ikon payung raksasa serupa Masjid Nabawi, sudah dipenuhi lautan manusia sejak siang hari. Keluarga, kerabat, hingga tetangga berkumpul dalam kelompok kecil, duduk beralaskan tikar atau berdiri berbincang hangat sebelum perpisahan.

Meski cuaca terik, keberadaan payung-payung besar di area masjid memberi kenyamanan bagi para pengantar yang setia menanti waktu keberangkatan bus rombongan.

Momen Sarat Makna

Suasana haru calon jamaah haji turut hadir Gubernur Banten Andra Soni dan walikota Tangerang Sachrudin

Bagi masyarakat Tangerang, Masjid Raya Al-A’zhom memang menjadi titik kumpul utama dalam prosesi keberangkatan jemaah haji. Momen ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan tradisi dengan nilai kekeluargaan yang kuat.

“Kami datang sejak tadi siang untuk memastikan bisa mengantar keberangkatan orang tua kami. Rasanya campur aduk, antara sedih berpisah namun juga sangat bahagia karena mereka akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujar Wanti, salah satu warga di lokasi.

Di antara kerumunan, tampak interaksi hangat antara calon jemaah haji dan keluarga mereka. Ada yang memanjatkan doa bersama, ada pula yang berpelukan erat sebagai dukungan moral sebelum perjalanan panjang ke Tanah Suci dimulai.

Rencananya, Gubernur Banten Andra Soni akan melepas keberangkatan ratusan jemaah haji secara seremonial di area Puspem Kota Tangerang. Para jemaah akan menginap di asrama haji Banten sebelum perjalanan perdana pada Rabu (21/4).

Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Banten

Pelepasan jamaah haji kloter 1

Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tangerang, Sahiyah, memastikan seluruh persiapan, mulai administrasi hingga pemeriksaan kesehatan, telah rampung dan berjalan lancar.

“Tahun ini jadi sejarah bagi keberangkatan haji di Banten, khususnya Kota Tangerang, karena untuk pertama kalinya semua rombongan diberangkatkan melalui embarkasi Cipondoh,” tambah Sahiyah.

Sahiyah juga menegaskan tidak ada perubahan jadwal signifikan bagi calon jemaah. Sebanyak 1.552 calon jemaah asal Kota Tangerang diberangkatkan secara berkala.

“Kami pastikan tidak ada perubahan jadwal pemberangkatan dari sebelumnya. Ada sekitar 1.500 calon haji Kota Tangerang diberangkatkan melalui dua gelombang, gelombang pertama pada 22 April dan 2 Mei, sedangkan gelombang ketiga pada 12-19 Mei 2026,” ujar Sahiyah, Selasa (21/4).

Bagi keluarga pengantar, berikut rincian jadwal pemberangkatan tujuh kloter jemaah haji Kota Tangerang tahun ini:

Kloter Pertama : 22 April 2026
Kloter Kedua : 2 Mei 2026
Kloter Ketiga : 12 Mei 2026
Kloter Keempat : 13 Mei 2026
Kloter Kelima : 16 Mei 2026
Kloter Keenam : 17 Mei 2026
Kloter Ketujuh : 19 Mei 2026

Diharapkan masyarakat di sekitar Cipondoh selalu mematuhi rambu lalu lintas dan bersabar. Volume kendaraan pengantar jemaah diprediksi meningkat pada tanggal keberangkatan tersebut.

(Molly)

BAPENDA Banten Dalam Pusaran Indisipliner

sorot24.id | SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menggelar apel bersama dalam rangka penataan dan optimalisasi pemungutan pajak kendaraan bermotor pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Apel tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Bapenda Provinsi Banten, mulai dari pejabat struktural hingga staf pelaksana. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen aparatur dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak kendaraan bermotor, yang menjadi salah satu tulang punggung penerimaan daerah.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya integritas, profesionalitas, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Penataan sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor juga menjadi fokus utama, termasuk optimalisasi digitalisasi layanan dan penegakan kepatuhan wajib pajak.

Namun, kegiatan apel tersebut menjadi sorotan publik setelah beredar video yang menunjukkan sejumlah pegawai melakukan aksi joget bersama usai pelaksanaan apel. Aksi tersebut dinilai sebagian pihak kurang mencerminkan sikap profesional sebagai aparatur sipil negara (ASN), terlebih dilakukan di lingkungan resmi pemerintahan.

foto/dok : istimewa . [red24]
Menanggapi hal tersebut, seorang narasumber dari kalangan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Banten menyampaikan bahwa perilaku ASN harus tetap mengacu pada norma dan aturan kedisiplinan yang berlaku.

“ASN terikat pada aturan hukum yang jelas terkait disiplin dan etika. Dalam konteks ini, tindakan yang dianggap tidak mencerminkan kesopanan atau profesionalitas di ruang publik dapat dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin, tergantung pada tingkat dan dampaknya,” ujarnya.

Ia merujuk pada ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa ASN wajib menjaga martabat dan kehormatan sebagai aparatur negara, serta menaati ketentuan jam kerja dan perilaku yang mencerminkan integritas.

Lebih lanjut, dalam Pasal 3 disebutkan bahwa setiap ASN wajib berperilaku sesuai norma, etika, dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, pelanggaran terhadap ketentuan disiplin dapat dikenakan sanksi mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga hukuman disiplin sedang dan berat, tergantung tingkat pelanggaran.

“Jika aktivitas tersebut dilakukan di luar konteks formal dan tidak mengganggu tugas pokok, mungkin masih bisa ditoleransi. Namun jika dilakukan dalam rangkaian kegiatan resmi dan berpotensi merusak citra institusi, tentu perlu evaluasi serius dari pimpinan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bapenda Provinsi Banten terkait evaluasi internal atas kejadian tersebut. Namun, publik berharap adanya pembinaan dan penegakan disiplin ASN agar kejadian serupa tidak terulang.

Apel bersama ini diharapkan tetap menjadi momentum penting dalam meningkatkan kinerja aparatur, khususnya dalam upaya penataan dan peningkatan Kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Provinsi Banten.

red24_RG

‎Kontainer Tersangkut Pohon di Depan RSUD Pakuhaji Sebabkan Kemacetan, Karang Taruna Turut Bantu Urai Situasi

sorot24.id | TANGERANG –  Lanskap lalu lintas di Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/04/26), berubah menjadi potret krisis mikro perkotaan ketika sebuah mobil kontainer tersangkut pohon di depan RSUD Pakuhaji. Insiden ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan akumulasi dari tekanan infrastruktur yang kian kompleks.

‎Benturan antara kendaraan berat dan pohon di tepi jalan menyebabkan batang pohon patah dan menjuntai ke badan jalan. Situasi semakin genting ketika kabel listrik ikut tertarik dan menggantung rendah, menciptakan ancaman laten bagi keselamatan pengguna jalan. Dalam hitungan menit, arus lalu lintas dari dua arah tersumbat, membentuk antrean panjang yang mencerminkan rapuhnya sistem mobilitas di jalur tersebut.

‎Di tengah situasi yang nyaris stagnan itu, Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji tampil sebagai aktor sosial yang mengambil peran strategis. Bersama petugas dari Pemadam Kebakaran Pakuhaji, unsur keamanan rumah sakit, dan masyarakat, mereka bergerak cepat melakukan intervensi lapangan.

‎Evakuasi dilakukan dengan presisi pemotongan batang pohon, pengamanan kabel listrik, hingga pengaturan arus lalu lintas yang sempat mengalami disrupsi. Dalam kondisi penuh risiko, koordinasi lintas elemen menjadi kunci mereduksi potensi bahaya yang lebih besar.

Evakuasi pemotongan batang pohon, pengamanan kabel listrik, hingga pengaturan arus lalu lintas.foto/dok : red24

‎Ketua Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji, Chadong, hadir langsung di garis depan, mengorkestrasi keterlibatan pemuda dalam penanganan krisis tersebut.

‎“Ini bukan hanya soal evakuasi, tetapi tentang menjaga keselamatan publik di tengah tekanan situasi yang kompleks, apalagi saat jalan sedang diperbaiki,” ujar chadong .

‎Ia juga menekankan pentingnya solidaritas sosial dalam menghadapi kondisi darurat yang bersifat simultan.

‎“Kami mengapresiasi sinergi petugas damkar dan masyarakat yang tetap solid. Kekompakan ini menjadi energi kolektif dalam menghadapi situasi yang tidak mudah,” tambahnya.

‎Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Dalam beberapa hari terakhir, intensitas kendaraan kontainer di ruas Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan meningkat tajam. Hal ini diduga sebagai konsekuensi dari tidak berfungsinya sementara Jembatan Kali Baru akibat kerusakan struktural, yang memaksa kendaraan berat mengalihkan rute ke jalur alternatif tersebut.

‎Di saat bersamaan, pekerjaan perbaikan jalan yang tengah berlangsung mempersempit ruang gerak kendaraan, menciptakan efek berlapis terhadap kemacetan. Kombinasi antara peningkatan volume kendaraan berat, keterbatasan ruang jalan, dan insiden tak terduga menjadikan kawasan ini sebagai titik rawan kemacetan sekaligus potensi risiko keselamatan.

‎Namun demikian, melalui respons cepat dan kolaboratif, situasi berhasil dikendalikan. Batang pohon yang menghalangi jalan disingkirkan, kabel listrik diamankan sementara, dan arus lalu lintas perlahan kembali menemukan ritmenya.

‎Peristiwa ini menjadi refleksi penting bahwa di balik kompleksitas persoalan infrastruktur, kehadiran elemen masyarakat seperti Karang Taruna tetap menjadi penyangga sosial yang vital. Di saat sistem formal menghadapi tekanan, solidaritas warga justru menjelma menjadi solusi yang nyata dan efektif.

‎Ke depan, penguatan tata kelola infrastruktur, mitigasi risiko di jalur alternatif, serta peningkatan kewaspadaan bagi pengemudi kendaraan berat menjadi keniscayaan, agar peristiwa serupa tidak kembali menjadi bagian dari rutinitas yang merugikan publik.tutupnya.

red24_RAS

‎Dunia Pers Indonesia Berduka Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

sorot24.id JAKARTA – Kabar duka menyelimuti jagat jurnalistik tanah air. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari (18/04/2026) pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta.

‎Wartawan senior yang dikenal berdedikasi tinggi ini wafat pada usia 54 tahun akibat serangan jantung. Sebelum berpulang, almarhum diketahui sempat mengikuti agenda organisasi, yakni Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR Jakarta pada Jumat malam.

‎Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang ia anggap sebagai salah satu kader terbaik organisasi. “Dedikasi dan semangat beliau dalam memajukan PWI sangat luar biasa. Kami semua kehilangan figur pemersatu yang sangat totalitas dalam bekerja,” ujarnya.

‎Zulmansyah Sekedang memiliki rekam jejak panjang di dunia pers. Sebelum menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat, ia merupakan Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2027) dan pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB).

‎Menurut rencana, jenazah akan diterbangkan dari Jakarta menuju Pekanbaru, Riau, untuk dimakamkan di kampung halamannya. Segenap keluarga besar PWI memohon doa dari rekan-rekan insan pers dan masyarakat luas agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.pungakasnya.

‎red24_RAS

Usai Lebaran Tren Menikah Meningkat Daftar Pasangan Calon Pengantin Di KUA Meski WFA Berlaku

sorot24.id | JAKARTA – Tren pernikahan setelah Lebaran menunjukkan peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Permohonan pencatatan nikah pada bulan Syawal tercatat selalu lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah pencatatan pernikahan mencapai sekitar 667 ribu sepanjang periode 2023 hingga 2025. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melangsungkan pernikahan usai Ramadan.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan normal meski terdapat kebijakan Work From Anywhere (WFA).

“Kami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan langsung seperti pencatatan pernikahan,” ujar Thobib dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tetap dapat mengakses layanan pencatatan nikah dan administrasi lainnya, baik secara tatap muka maupun melalui sistem digital.

Menurutnya, Kemenag telah mengatur pola kerja dengan mengombinasikan kehadiran fisik dan layanan berbasis digital guna menjaga kualitas pelayanan publik.

“Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran setiap hari. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain layanan langsung, masyarakat juga dapat memanfaatkan platform digital untuk pendaftaran pernikahan, salah satunya melalui sistem SIMKAH berbasis daring yang mempermudah proses administrasi.

Transformasi digital ini menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih mudah, cepat, dan transparan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh layanan KUA tetap berjalan dengan standar pelayanan yang sama,” tegas Thobib.

sumber : KEMENAG RI

red24

Iran Blokade di Selat Hormuz, Minyak Global Terancam Meledak Langsung Mengguncang Pasar Energi Dunia

 

Sorot24.id – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian memuncak setelah Abbas Araghchi mengumumkan kebijakan tegas Teheran terkait akses pelayaran di Selat Hormuz. Iran kini hanya mengizinkan kapal dari negara-negara “sahabat” untuk melintasi jalur vital tersebut.

Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi satelit Lebanon Al Mayadeen, Araghchi menegaskan bahwa kapal dari China, Rusia, India, Pakistan, Irak, dan negara-negara yang dianggap bersahabat tetap diberi akses.

Sebaliknya, kapal dari negara yang dianggap “musuh” tidak akan mendapat izin melintas.
“Kami tidak punya alasan untuk mengizinkan kapal-kapal musuh melewati Selat Hormuz,” tegas Araghchi.

Langkah ini mempertegas situasi yang kini disebut sebagai blokade de facto di salah satu jalur energi terpenting dunia. Selat Hormuz selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak mentah dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia ke pasar global.

Serangan Balasan Picu Ketegangan
Kebijakan Iran ini tak lepas dari eskalasi konflik yang terjadi sebelumnya. Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan serta korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Rangkaian aksi saling serang ini memperparah ketegangan dan meningkatkan risiko konflik terbuka di kawasan.

Dampak Global: Harga BBM Naik
Blokade di Selat Hormuz langsung mengguncang pasar energi dunia. Jalur ini diketahui menyalurkan sekitar sepertiga kebutuhan minyak global, sehingga gangguan sekecil apa pun berdampak besar.

Akibatnya:
Ekspor minyak dari negara Teluk terganggu
Produksi energi mengalami tekanan
Harga bahan bakar melonjak di berbagai negara.

Sejumlah analis memperingatkan bahwa jika situasi ini terus berlanjut, krisis energi global bisa tak terhindarkan. Negara-negara yang bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah menjadi pihak paling rentan terdampak.

Dunia Menahan Napas

Dengan Iran kini “mengontrol” akses di Selat Hormuz, dunia menghadapi ketidakpastian besar. Jalur yang selama ini terbuka untuk perdagangan internasional berubah menjadi arena geopolitik yang penuh risiko.

Jika konflik terus meningkat, bukan hanya harga minyak yang melonjak, tetapi juga stabilitas ekonomi global yang bisa ikut terguncang.

Situasi ini membuat dunia kini benar-benar menahan napas—menunggu apakah ketegangan akan mereda, atau justru meledak menjadi konflik yang lebih besar.

 

Red24