Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan Pokdar Kamtibmas usai kegiatan pembinaan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (26/5/2026). Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi Polri atas dedikasi Pokdar Kamtibmas membantu tugas kepolisian menjaga keamanan lingkungan. Foto: Dok. Humas Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota molly/sorot24.id
Sorot24.id | TANGERANG — Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota IPTU Andy S Prabowo, S.H., M.H. mengucapkan terima kasih kepada Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota atas peran aktifnya menjaga keamanan lingkungan.
Apresiasi itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Sekretariat Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota, Selasa, mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai.
IPTU Andy didampingi IPDA Mulyadi, S.H., Bripka Hanafi, dan Aipda Bambang. Hadir pula Ketua Resor Ade Jamaludin beserta jajaran pengurus Pokdar Kamtibmas.
Dalam forum itu, disampaikan materi terkait tugas pokok Pokdar Kamtibmas, alur pelaporan gangguan kamtibmas, dan pentingnya deteksi dini di tingkat masyarakat.
“Peran Pokdar Kamtibmas menjadi perpanjangan tangan Polri di lapangan. Informasi cepat dari bapak ibu sangat membantu kami merespons gangguan sebelum meluas,” kata IPTU Andy.
Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota beri arahan ke Pokdar Kamtibmas saat pembinaan di Mapolres, Selasa (26/5/2026). Pokdar diminta perkuat deteksi dini dan jadi mitra strategis Polri cegah gangguan kamtibmas. Foto: Dok. Humas Pokdar Kamtibmas Metro Tangerang Kota molly/sorot24.id
Ketua Resor Ade Jamaludin menyatakan kesiapan Pokdar Kamtibmas untuk terus bersinergi dan meningkatkan koordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota.
Personel Polsek Tangerang bersama unsur pengamanan melakukan patroli stasioner di depan Gedung DPRD Kota Tangerang saat Patroli Cipta Kondisi program Jaga Jakarta, Selasa dini hari (26/5/2026). Patroli dipimpin Padal Kompol Joko Suparto ini menyasar kantor pemerintahan, objek vital, dan titik rawan untuk mengantisipasi curanmor, begal, balap liar, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya. Foto: Dok. Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24id
sorot24.id |TANGERANG – Polsek Tangerang Polres Metro Tangerang Kota mengintensifkan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli digelar Selasa dini hari, 26 Mei 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga jelang pagi.
Patroli dipimpin Padal Kompol Joko Suparto, Kanit Intelkam Polsek Tangerang, di bawah pengendalian Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. Sebanyak 10 personel dikerahkan dengan kendaraan roda empat menggunakan pola patroli mobile dan stasioner.
Rute patroli menyasar kawasan vital di wilayah hukum Polsek Tangerang. Mulai dari Komando Polsek Tangerang, Jl. TMP Taruna, Jl. M. Yamin, Jl. Jend. Sudirman, Jl. KH Hasyim Ashari, Jl. A. Dimyati, hingga Pasar Anyar.
Lima titik menjadi fokus utama: Pos Pantau Buaran Indah, Pos Kamling RT 008/003 Kelurahan Tangerang, Taman Elektrik Puspem Kota Tangerang, Jembatan Kaca Jl. Benteng Makasar, dan Pasar Anyar Jl. Kiasnawi.
Sasaran patroli meliputi kantor pemerintahan, pusat ekonomi, objek vital, serta antisipasi pelaku curanmor, begal, senjata tajam, dan narkoba. Kegiatan ini juga untuk mencegah balap liar, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya.
“Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Tangerang terpantau kondusif dan aman terkendali,” kata Kompol Suyatno. Polres Metro Tangerang Kota menyatakan patroli Cipkon akan terus dimonitor guna memberi rasa aman kepada masyarakat.
Massa dari Merah Muda Malaka melakukan orasi di depan Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Senin (25/5/2026). Mereka menuntut penindakan tegas terhadap peredaran minuman keras ilegal yang berkedok toko jamu. Foto: Dok. molly/sorot24.id
sorot24.id | KOTA TANGERANG – Sebanyak 7 orang dari kelompok Merah Muda Malaka menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Senin (25/5/2026) siang.
Mereka menuntut penindakan tegas terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kota Tangerang.
Aksi dimulai pukul 13.55 WIB dipimpin Lukman. Dalam orasinya, massa menyebut masyarakat sudah resah karena maraknya peredaran miras yang berkedok toko jamu di kampung-kampung.
“Kota Tangerang adalah akhlakul karimah, namun masih banyak dijual yang berkedok toko jamu maupun yang lain,” kata Lukman di lokasi.
Massa juga menyinggung kinerja Satpol PP. “Jangan cuma sibuk menggusur pedagang yang menjual makanan halal saja. Tidak adanya kontrol dari anda-anda semua para Satpol PP,” ujar Lukman. Ia menegaskan aksi ini sebagai kontrol sosial agar Satpol PP tidak hanya menindas rakyat kecil.
Jajaran Satpol PP Kota Tangerang dan Polsek Tangerang foto bersama perwakilan Merah Muda Malaka usai audiensi soal tuntutan penindakan miras ilegal di Kantor Satpol PP, Senin (25/5/2026). Foto: Dok. molly/sorot24.id
Dua perwakilan massa kemudian diterima Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Tangerang Agapito De Araujo untuk audiensi pukul 14.10 WIB. Audiensi dihadiri Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, Kanit Intelkam Kompol Joko Suparto, Kasub Unit IV Satintelkam Ipda Kevin GP, dan Kabid Tibum Hadi Ismanto.
Menanggapi tuntutan massa, Agapito menyatakan Satpol PP rutin melakukan operasi penegakan perda. “Setiap tahun barang bukti selalu kami ekspose untuk dimusnahkan,” kata Agapito. Ia mengakui masih ada pelaku usaha yang kembali buka usai ditindak. “Kami tidak tinggal diam, apalagi adanya laporan dari masyarakat, kami akan tindak,” ujarnya.
Audiensi selesai pukul 14.22 WIB. Massa aksi membubarkan diri pukul 14.30 WIB. Kegiatan pengamanan dipimpin Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto dan berlangsung kondusif hingga selesai pukul 14.35 WIB.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari dalam laporannya menyebut aksi ini dilaksanakan karena dugaan pelanggaran penjualan minuman alkohol di Lapo Na Buni, Pinang, Kota Tangerang.
Senyum bangga pemain muda usai terima piagam dan medali dari Walikota Kota Tangerang Sachrudin pada penutupan salah satu kategori Liga PSSI Kota Tangerang 2026, Minggu (25/5/2026). Liga ini diikuti 80 tim U-13, U-15, dan U-17.
sorot24.id | TANGERANG – Liga PSSI Kota Tangerang 2026 resmi bergulir. Kompetisi sepak bola kelompok umur bergengsi ini diikuti 80 tim dari seluruh wilayah di Kota Tangerang dan akan berlangsung sampai bulan depan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang mengatakan, Pemkot Tangerang memberikan dukungan penuh terhadap Asosiasi PSSI Kota Tangerang (Askot) untuk menyukseskan kompetisi yang diproyeksikan sebagai wadah pembinaan pemain sepak bola muda.
”Kami mengucapkan selamat dan sukses untuk penyelenggaraan Liga PSSI Kota Tangerang 2026 ini. Tidak sebatas kompetisi, adanya liga ini sangat penting sebagai wadah para pemain muda mengasah kemampuan, mencari pengalaman, dan membentuk karakter sportivitasnya di atas lapangan,” ujar Kaonang, Senin (25/5/6).
Liga PSSI Kota Tangerang 2026 sudah dibuka dengan sejumlah pertandingan di tiga kategori kelompok usia, yakni U-13, U-15, dan U-17. Beberapa pertandingan pembuka berjalan ketat. Diklat Pinang berhasil menaklukkan Tiger City dengan skor 2-1, Bintang Kota Junior menang 3-0 atas Family 7 FC, dan Ark Soccer unggul telak 7-0 dari Cikokol United.
“Kami juga ikut menyaksikan beberapa pertandingan pembuka kemarin, semua berjalan seru, animonya juga sangat ramai. Liga ini akan menjadi hiburan yang menarik bagi supporter, keluarga, sampai penonton umum sampai sebulan ke depan,” tambah Kaonang.
Liga PSSI Kota Tangerang 2026 diselenggarakan di tiga stadion sintetis berkualitas tinggi di Kota Tangerang, yakni Stadion Mini Sudimara Barat, Stadion Mini Cipondoh, dan Stadion Mini Cibodas.
Pemkot Tangerang berharap Liga PSSI Kota Tangerang 2026 berhasil melahirkan talenta lapangan hijau terbaik. “Siap berprestasi mengharumkan dunia sepak bola Kota Tangerang di kancah regional, nasional, sampai internasional,” kata Kaonang.
Sejumlah anggota polisi berseragam memeriksa pengendara motor di jalan pada malam hari dengan plang bertuliskan Maaf Ada Pemeriksaan Polisi saat hujan gerimis dok: Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24.id
sorot24.id | TANGERANG – Jajaran Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, menggelar patroli cipta kondisi bertajuk “Jaga Jakarta: Jaga Lingkungan & Jaga Warga” pada Senin (25/5/2026) dini hari. Patroli dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H.
Kegiatan dimulai pukul 01.00 WIB dengan kekuatan 16 personel. Kanit Provost IPTU Edy Makmur turut mendampingi patroli. Sasaran operasi menyisir dua titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tangerang.
Lokasi pertama berada di Jl. MT. Haryono, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang. Lokasi kedua di Jl. Baru Pinggir Tol Buaran Indah, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang. Kedua lokasi disisir melalui patroli mobiling.
“Adapun kegiatan dilaksanakan dengan cara patroli, Cipkon di wilkum Polsek Tangerang dalam rangka antisipasi terjadinya tindak kejahatan maupun 3C, tawuran dan Guantibmas lainnya,” tulis laporan resmi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si.
Hasil patroli dini hari itu nihil temuan. Situasi dilaporkan kondusif meski wilayah diguyur rintik hujan. Kode 81.5, istilah kepolisian untuk kondisi hujan ringan, tercatat dalam laporan ke Polda Metro Jaya.
Polisi Provost cek kelengkapan motor warga saat Patroli “Jaga Jakarta” di Jl. MT Haryono, Sukasari, Senin (25/5/2026) pukul 01.00 WIB. Plang “Maaf Ada Pemeriksaan Polisi” dipasang di lokasi. Foto: Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24.id
Program “Jaga Jakarta” menjadi agenda rutin Polsek Tangerang. Patroli difokuskan pada jam rawan untuk memastikan lingkungan aman dan warga terlindungi dari potensi kejahatan jalanan.
Asisten Daerah III Kota Tangerang H. Deni Koswara, S.Sos.,M.Si. memberikan arahan dalam pelatihan KIM di Gedung Al Amanah, Kota Tangerang. KIM didorong jadi garda depan penangkal hoaks di tingkat kelurahan. dok:molly/Sorot24.id
Sorot24.id | TANGERANG – Saat kabar tak jelas soal bantuan sosial, harga kebutuhan pokok, atau isu bencana beredar di grup WhatsApp, ada satu kelompok warga yang sigap meluruskan. Mereka adalah anggota Komunitas Informasi Masyarakat [KIM].
KIM dibentuk di tingkat kelurahan dan desa sebagai mitra pemerintah. Tugas utamanya menyebarluaskan informasi resmi, program publik, dan peringatan dini ke warga lewat jalur paling dekat: grup RT, posyandu, majelis taklim, hingga obrolan di pos ronda.
“Kalau dulu informasi sering berhenti di kantor kelurahan, sekarang lewat KIM bisa langsung nyampe ke warga. Yang penting bahasanya sederhana dan sumbernya jelas,” kata salah satu koordinator KIM di wilayah Tangerang.
Untuk memperkuat peran itu, Pemerintah Kota Tangerang menggelar pelatihan KIM di Gedung Al Amanah lantai 5, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Acara berlangsung pukul 14.00 – 16.00 WIB dengan panitia pelaksana Ian Chavidz Rizqiullah, S.Stp. Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik.
Narasumber pelatihan Yefri dan Suprayogi membekali peserta dengan dasar literasi digital, cara cek fakta, dan teknik membuat konten infografis sederhana. Turut hadir Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum H. Deni Koswara, S.Sos., M.Si., Ian Chavedz Rizqiullah S.Stp. Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik , dan Babinsa Kelurahan Sukaasih Sertu Slamet Hariyadi.
Pelatihan diikuti 100 peserta dari 8 kelurahan. Anggota KIM umumnya terdiri dari pemuda, kader PKK, guru, dan pelaku UMKM. Setelah pelatihan, materi diteruskan ke lingkungan masing-masing.
Peran KIM terbukti penting saat isu hoaks muncul. Alih-alih panik, warga lebih dulu bertanya ke grup KIM. Klarifikasi dari dinas terkait langsung disebar, sehingga keresahan bisa diredam cepat.
Selain fungsi edukasi, KIM juga menjadi saluran aspirasi. Keluhan soal jalan rusak, lampu jalan mati, hingga usulan UMKM dikumpulkan dan diteruskan ke kelurahan dalam format data yang rapi.
Pemerintah daerah mendorong KIM tumbuh di lebih banyak wilayah. Tujuannya menciptakan warga cerdas informasi, pemerintah responsif, dan ruang digital yang lebih sehat.
Pemeriksaan kendaraan oleh personel Polsek Tangerang saat patroli malam di kawasan Tangerang Kota.dok: humas pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Molly/sorot24.id
Sorot24.id| TANGERANG — Memasuki Minggu dini hari, 24 Mei 2026, Polsek Tangerang kembali mengintensifkan patroli cipta kondisi di kawasan Stadion Benteng Reborn. Langkah ini bagian dari program “Jaga Jakarta”, inisiatif Polres Metro Tangerang Kota untuk menjaga lingkungan dan warga di tengah meningkatnya kerawanan malam hari.
Patroli dimulai pukul 01.00 WIB dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. Tim piket fungsi Samapta menyisir Jl. TMP Taruna, tepatnya di seberang Stadion Benteng Reborn, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang.
“Giat ini menyasar antisipasi tindak kejahatan 3C dan gangguan kamtibmas lainnya,” tulis laporan resmi Polres Metro Tangerang Kota.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Lantas IPTU Juhenda selaku perwira pengawas, dan Plh. Kanit Reskrim IPDA Krisna Paulus, S.H., M.H. Mereka bersama anggota berkeliling menggunakan kendaraan dinas, memantau titik-titik yang dinilai rawan.
Kawasan Stadion Benteng Reborn memang kerap menjadi perhatian. Lokasinya terbuka dan mudah diakses, sehingga berpotensi menjadi tempat berkumpul yang memicu keributan atau aksi kriminalitas jalanan.
Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. bersama Kanit Lantas IPTU Juhenda periksa kendaraan saat Patroli Cipkon “Jaga Jakarta” di Tol Buaran indah, Minggu (24/5/2026) dini hari. Antisipasi 3C dan guantibmas, situasi kondusif. dok: Humas Pokdar Kamtibmas Botay/Molly-sorot24.id
Namun hasil patroli kali ini menunjukkan nihil kejadian. Tidak ada laporan tindak pidana maupun gangguan ketertiban yang ditemukan petugas di lapangan. Situasi di wilayah hukum Polsek Tangerang terpantau aman dan terkendali.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli semacam ini akan terus dilakukan secara berkala.
Program Jaga Jakarta menjadi strategi Polres untuk menekan angka kejahatan jalanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Pendekatan preventif dinilai lebih efektif mencegah potensi konflik sebelum meluas.
Laporan kegiatan telah diteruskan ke Kapolda Metro Jaya, dengan tembusan kepada Wakapolda, Irwasda, dan Karo Ops Polda Metro Jaya.
Petugas gabungan Polsek Tangerang dipimpin Wakapolsek AKP Drs. Ponco Anggriyanto memeriksa pengendara motor saat Patroli Cipkon “Jaga Jakarta” di titik rawan tawuran dan balap liar Jl. Baru Tol Buaran Indah, Sabtu (23/5/2026). dok: Humas Pokdar Kamtibmas sektor benteng molly/sorot24.id
Sorot24.id| Tangerang – Polsek Tangerang menggelar kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) gabungan 3 Pilar dalam rangka program Jaga Lingkungan dan Warga atau “Jaga Jakarta”. Patroli dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 23 Mei 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto,S.Pd, didampingi Pawas IPDA Krisna Paulus, SH, MH, selaku PLH Kanit Reskrim Polsek Tangerang. Apel berlangsung di halaman Mako Polsek Tangerang, Jl. TMP Taruna, Kelurahan Sukasari, Kecamatan dan Kota Tangerang.
Sebanyak 15 personil gabungan dikerahkan dalam patroli tersebut. Rinciannya terdiri dari 14 personil Polri dan 1 personil Pokdarkamtibmas.
Patroli dilakukan secara mobile menggunakan kendaraan roda 4 dengan rute menyisir titik-titik rawan gangguan kamtibmas.
“Rute patroli meliputi Jl. TMP Taruna, Jl. Veteran, Jl. KH. Hasyim Ashari, kawasan Tol Buaran Indah dan Tanah Tinggi, Jl. Modernland, Jl. Hartono Raya, Jl. Baru RSUD Kota Tangerang, hingga Jl. Jend. Sudirman dan Jl. MH. Thamrin,” ujar AKP Ponco Anggriyanto di lokasi.
Sasaran utama patroli adalah kantor pemerintahan, pusat ekonomi, dan obyek vital di wilayah hukum Polsek Tangerang. Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di Jl. Baru Pintu Tol Buaran Indah untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun aksi begal.
Pemantauan juga dilakukan di Pos Pantau Presisi samping PT. SSI Buaran Indah, Jl. Baru RSUD Kota Tangerang, Jl. Lim Sui Liong Cikokol, dan Kampung Bekelir Babakan.
Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto,S.Pd menggunakan HT saat memimpin Patroli Cipkon 3 Pilar di wilayah hukum Polsek Tangerang, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini tindak lanjut arahan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari. DOK.Humas pokdar Kamtibmas Sektor Benteng molly/sorot24.id
Kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH, sebagai upaya mencegah gangguan kamtibmas, balap liar, dan tawuran. Petugas juga mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh wilayah yang disisir terpantau kondusif dan aman terkendali.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa patroli gabungan akan terus dimonitor dan ditingkatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Monitoring akan terus dilakukan agar masyarakat merasa aman beraktivitas, terutama pada jam-jam rawan,” tulisnya dalam laporan kepada Kapolda Metro Jaya.
Kegiatan ini turut dilaporkan kepada Wakapolda Metro Jaya, Irwasda Polda Metro Jaya, Karo Ops Polda Metro Jaya, Dirintelkam Polda Metro Jaya, dan Kabid Propam Polda Metro Jaya.
Proyek Preservasi Lingkar Selatan Cilegon Diduga Tak Sesuai RAB dan Kurang Pengawasan
sorot24.id | CILEGON – Proyek bernilai miliaran jadi sorotan publik, pada hari Sabtu 23 Mei 2026,LSM GP2B berkunjung kelokasi proyek pekerjaan Preservasi PT. Sentra Bangun Jaya di jalan Lingkar Selatan Cilegon dengan nilai kontrak Rp 32.714.163.405 no Kontrak PB 0201 t/KTR/BPJN 9.6.1/ MK/ 03/2025.
Saat tim Media dan LSM tiba dilokasi ditemukan banyak dugaan penyusunan bahan material yang tidak sesuai RAB yang sudah ditentukan.
Terutama di bagian pemasangan u-dhit yang dudukannya tidak memakai pasir dan pada saat u-dhit di turunkan dan posisi tidak maksimal, sehingga menimbulkan genangan air dan berlumpur, yang mengakibatkan pasangan u-dhit tidak merata serta terlihat pada sambungan u- dhit ditemukan kerenggangang dan tanah adukan semen yang bergelombang.
Pada pekerjaan pendestrian jalan Paving Blok pun turut jadi sorotan, pasalnya urugan tanah bukan menggunakan tanah pilihan melainkan tanah bercampur sampah dan banyak akar kayu pepohonan besar .
Saat pantauan awak media dan LSM telah terjadi pembiaran dan dugaan kurangnya pengawasan dari pihak konsultan dan Dinas terkait, sehingga banyak dugaan pengurangan bahan material yang tidak sesuai RAB. dan pihak konsultan pengawas serta Dinas diduga tidak pernah melakukan teguran dan peringatan kepada pihak pelaksana sampai pekerjaan tersebut dengan santai berjalan dan tidak memperhatikan spesifikasi teknis.
Dan juga pada pekerjaan pemasangan paving blok bahan yang sudah terpakai dipakai dan bergelombang, disebabkan pemerataan tanah diduga asal. Begitupun pemasangan u-dhit banyak yang berongga-rongga karena tidak diberikan adukan semen dan batu belah.
Akibat kelalaian para pengawas konsultan dan pihak dinas terkait, pekerjaan proyek tersebut diduga banyak yang tidak sesuai spesifikasi.
Mugi W. Selaku ketua LSM GP2B mengeluhkan dengan ditemukannya kejanggalan-kejanggalan di pekerjaan proyek tersebut, diduga pekerjaan nya asal jadi .
“Pekerjaan ini sudah jelas banyak pelanggaran yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kami berharap kepada Irjen kementrian PU harus tindak tegas terhadap perusahaan yang mencoba bermain nakal, kalau terbukti banyak kejanggalan dalam pekerjaannya, perusahaannya harus dimasukkan ke daftar hitam (Blacklist),” tegas Mugi .
Sampai berita ini diterbitkan, pihak pelaksana mau pun dinas PU dari BPJN belum bisa memberikan keterangan, karena sudah beberapa kali kami menghubungi Topik selaku personalia menejer (PM) nya pun tidak ada respon.
Anggota Kelompok Self Help Group (SHG) penyandang disabilitas psikososial mempraktikkan komunikasi efektif seusai memaparkan hasil pendataan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kepercayaan diri dan partisipasi di ruang publik. DOK. SHG/sorot24.id
sorot24.id|Kota Tangerang — Kelompok Self Help Group (SHG) kembali menggelar kegiatan rutin sebagai wadah belajar bersama dan penguatan kapasitas bagi ragam disabilitas, terutama penyandang disabilitas psikososial pada hari Jumat (22/05/2026) .
Kegiatan kali ini mengangkat tema _“Hasil Temuan Pendataan dan Cara Berkomunikasi Secara Efektif di Depan Publik”_.bertempat di Aula Balai Warga RW 12 Sukasari Tangerang Kota Banten.
Dalam sesi tersebut, para peserta memaparkan berbagai hasil pendataan yang mereka lakukan terkait kondisi sosial, kebutuhan dasar, akses terhadap layanan publik, serta tantangan yang masih dihadapi penyandang disabilitas di lingkungan sekitar.
Temuan ini menjadi dasar penting untuk mendorong advokasi, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan layanan yang lebih inklusif.
Selain membahas data, peserta juga mendapat penguatan keterampilan komunikasi publik. Mereka dilatih cara menyampaikan pendapat dengan percaya diri, membangun interaksi yang baik, hingga menyuarakan aspirasi secara jelas dan terarah.
Materi ini diharapkan mampu mendorong ragam disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, untuk lebih berani tampil, berbicara, dan terlibat aktif dalam forum sosial maupun kegiatan masyarakat.
Suasana Pertemuan Rutin Bulanan Kelompok Self Help Group (SHG) Sukasari yang digelar di Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, 2025. Kegiatan yang didukung Program INKLUSI dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM ini menjadi ruang aman bagi ragam disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, untuk memaparkan hasil temuan pendataan serta berlatih komunikasi efektif di depan publik. Peserta duduk lesehan berdiskusi, didampingi fasilitator yang memegang mikrofon. DOK. SHG SUKASARI/sorot24.id
Melalui kegiatan rutin ini, SHG menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan ruang yang aman, setara, dan inklusif.
Tujuannya agar penyandang disabilitas dapat berkembang, mandiri, serta menjadi bagian penting dalam proses pembangunan sosial di masyarakat.