Polresta Tangerang Tetapkan Pria di Tigaraksa Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Belasan Korban Teridentifikasi

sorot24.id | TANGERANG – Polresta Tangerang resmi menetapkan seorang pria berinisial RH alias IC (41) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dan kekerasan seksual nonfisik yang terjadi di wilayah Perumahan Sodong Village, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil penyidikan dan gelar perkara yang dilakukan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang setelah polisi mengantongi alat bukti yang dinilai cukup.

Kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor : LP/B/462/IV/2026/SPKT. Satreskrim/Polresta Tangerang/Polda Banten tertanggal 30 April 2026, yang dilayangkan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial PH.

Dalam laporan resmi yang disampaikan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada, kepada jajaran Polda Banten, disebutkan bahwa korban dalam perkara tersebut berjumlah lebih dari satu orang dan mayoritas masih berstatus pelajar. Kamis,07/05/2025.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi mengidentifikasi sedikitnya 12 korban yang sebagian besar merupakan anak dan remaja laki-laki di lingkungan sekitar tempat tinggal tersangka.

Penyidik menduga tersangka menjalankan aksinya dengan cara membujuk korban menggunakan iming-iming uang jajan sebelum melakukan tindakan yang mengarah pada dugaan perbuatan cabul.

Dalam kronologi yang diterima wartawan, peristiwa awal terungkap setelah salah satu korban menceritakan dugaan tindakan yang dialaminya kepada orang tuanya. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian hingga dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap korban dan pelapor, didapati korbannya lebih dari satu orang,” demikian kutipan laporan resmi kepolisian.

Polisi kemudian melakukan observasi terhadap keberadaan terduga pelaku sebelum akhirnya mengamankan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan di Polresta Tangerang.

Pada 1 Mei 2026, penyidik resmi meningkatkan status RH alias IC dari saksi menjadi tersangka. Di hari yang sama, tersangka juga dilakukan penahanan di Rutan Polresta Tangerang.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, Pasal 415 KUHP sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2023, serta Pasal 5 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap para korban dan saksi, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya hasil visum et repertum dan pakaian milik korban.

Saat ini, penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Tangerang masih melanjutkan proses pemberkasan dan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban demi melindungi kondisi psikologis anak-anak yang terlibat dalam perkara tersebut.

Proses hukum perkara ini masih berjalan dan seluruh penanganannya berada dalam kewenangan aparat penegak hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

red24_J.U

Bupati Tangerang Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si (tengah) menerima audiensi jajaran DPW Banten dan DPD Kabupaten Tangerang Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis 7/5/2026. Pertemuan bahas penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi periode 2026-2029. Tampak Kadis Pendidikan H. Dadan Gandana dan Ketua DPW GMPK Banten Mohammad Jembar, M.Si. (Dok: Prokopim Kab. Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id|TANGERANG – Dalam upaya memperkuat pilar transparansi dan integritas daerah, Bupati Tangerang, Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si, menerima kunjungan audiensi strategis dari jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tangerang Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK). Pertemuan yang berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (7/5/2026), menjadi momentum krusial bagi penyelarasan visi pembangunan daerah yang bersih dan berwibawa.

‎Audiensi ini merupakan wadah diseminasi gagasan serta penyampaian rekomendasi konstruktif terkait penguatan tata kelola pemerintahan (good governance) dan optimalisasi pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk masa jabatan 2026-2029.

‎Kehadiran delegasi GMPK disambut secara inklusif oleh Bupati Tangerang, yang turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, H. Dadan Gandana, S.STP., M.Si, serta jajaran teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid berdiskusi dengan Ketua DPW GMPK Banten Mohammad Jembar, M.Si saat audiensi di Pendopo Bupati, Kamis 7/5/2026. GMPK sampaikan masukan penegasan regulasi kelas jalan UU No. 22 Tahun 2009 untuk jaga durabilitas infrastruktur daerah. (Dok: Humas GMPK/Sorot24.id)

‎Ketua DPW GMPK Banten, Mohammad Jembar, M.Si, mengapresiasi keterbukaan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka di gedung bersejarah tersebut adalah manifestasi kepedulian masyarakat sipil terhadap kualitas pelayanan publik dan marwah birokrasi yang akuntabel.

‎”Kami memformulasikan beberapa poin esensial sebagai kontribusi pemikiran bagi pemerintah daerah. Salah satu aspek fundamental adalah urgensi penegasan regulasi kelas jalan berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009. Langkah ini strategis untuk menjaga durabilitas infrastruktur daerah melalui pengendalian tonase kendaraan secara konsisten,” urai Jembar.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang, Tubagus Rais Fathoni, menyampaikan juga pentingnya simplifikasi birokrasi pada sektor administrasi kependudukan (Adminduk) guna memitigasi potensi praktik menyimpang di lapangan. Ia mendorong adanya terobosan regulasi yang lebih humanis dan efisien bagi masyarakat dalam proses perbaikan data identitas.

‎Lebih lanjut, GMPK menyuarakan dukungan penuh terhadap sterilisasi sektor pendidikan dari praktik komersialisasi. Mereka mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap transparansi pengadaan sarana sekolah agar marwah pendidikan tetap terjaga sebagai layanan dasar yang murni bagi rakyat.

‎Merespons berbagai aspirasi tersebut, Bupati Tangerang, Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si, menunjukkan sikap kepemimpinan yang arif dan apresiatif. Ia menegaskan bahwa masukan dari GMPK merupakan elemen penting dalam sistem check and balances pemerintahan daerah.

‎”Kami memandang apresiasi dan masukan yang disampaikan sebagai energi positif bagi perbaikan berkelanjutan. Terkait regulasi kelas jalan, pemerintah daerah tengah melakukan kajian komprehensif agar kebijakan yang dilahirkan nantinya memiliki landasan hukum yang rigid dan implementatif,” ungkap Maesyal Rasyid.

‎Menyangkut integritas layanan Adminduk dan pendidikan, Bupati memberikan instruksi tegas bahwa institusi pemerintah harus menjadi teladan bagi publik. “Saya tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi komersialisasi di luar ketentuan yang berlaku. Integritas adalah harga mati dalam pelayanan masyarakat di Kabupaten Tangerang,” tambahnya dengan bijak.

‎Bupati juga menginstruksikan langkah koordinatif lintas sektoral untuk mengevaluasi efektivitas kewenangan di tingkat kewilayahan guna memastikan pelayanan publik, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga pemeliharaan infrastruktur, berjalan tanpa tumpang tindih fungsi.

‎Pertemuan inspiratif tersebut diakhiri dengan kesepahaman bersama untuk terus menjalin sinergi demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang unggul, berintegritas, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

Red24: (RAS)

Massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia orasi di Tugu Adipura Kota Tangerang, Kamis 7/5/2026. Dengan toa dan banner “Hentikan MBG” – “Hapus Outsourching PKWT 5 Tahun”, GMNI sampaikan 5 tuntutan terkait buruh, guru honorer, dan transparansi RUU Hardiknas. (Dok: Polres Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)

sorot24.id|Kota Tangerang – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menggelar aksi solidaritas dan mimbar bebas di Tugu Adipura Kota Tangerang, Kamis 7/5/2026. Massa menuntut penghentian program MBG, subsidi BBM, transparansi RUU Hardiknas, hingga penghapusan sistem outsourcing. Aksi 20 mahasiswa berlangsung kondusif di bawah pengamanan Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno.

Aksi yang diikuti ±20 orang dengan penanggung jawab Ahmad Ridwan itu digelar mulai pukul 15.00 WIB di Jl. Veteran Blok B12 No.1, Kel. Sukasari, Kec./Kota Tangerang. Tema aksi: “Merefleksikan berbagai bentuk kebijakan dan implementasi di Hari Buruh dan Hardiknas”.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari dalam laporannya ke Kapolda Metro Jaya menyebut aksi berjalan aman hingga selesai pukul 17.40 WIB.

5 Tuntutan GMNI:

1. Menolak program MBG yang dinilai tidak tepat sasaran
2. Menuntut subsidi BBM dan peningkatan kesejahteraan guru honorer
3. Mendesak transparansi pembahasan RUU Hardiknas dan integrasi Dana BOS
4. Menolak sistem outsourcing dan PKWT 5 tahun

Massa membawa banner bertuliskan “Hentikan MBG”, “Subsidi BBM – Guru Honorer”, “Transparansi RUU Hardiknas & Integrasi Dana Bos”, “Hapus Outsourching PKWT 5 Tahun”, serta toa dan 9 unit motor.

Apel Pengamanan: Cegah Bakar Ban

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. pimpin apel pengamanan aksi GMNI di Tugu Adipura, Kamis 7/5/2026. Ia instruksikan personel kedepankan humanis dan cegah aksi bakar ban. Aksi 20 mahasiswa berlangsung kondusif. (Dok: Polsek Tangerang/Sorot24.id)

Apel dipimpin Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. pukul 15.00 WIB. “Pada prinsipnya, kita melaksanakan tugas pelayanan dan pengamanan terhadap adik-adik peserta aksi dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

Ia tegaskan atensi pimpinan agar tidak terjadi aksi bakar ban. “Kepada personel di lapangan, apabila ditemukan massa aksi membawa ban bekas agar segera diamankan dan dilakukan langkah preventif,” kata Kompol Suyatno.

Isi Orasi: Tolak MBG, Sejahterakan Buruh-Guru

Massa tiba pukul 16.10 WIB dan orasi mulai 16.15 WIB. Ahmad Ridwan menegaskan: “Jika tidak ada buruh, maka pabrik ataupun pengusaha tidak akan dapat berjalan. Rakyat tidak butuh MBG, tetapi rakyat butuh pendidikan gratis. Hidup Mahasiswa, GMNI Jaya.”

 

Personel Polsek dan Satpol PP Tangerang berjaga saat mimbar bebas GMNI di Tugu Adipura, Kamis 7/5/2026. Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB selesai pukul 17.40 WIB dengan tertib tanpa insiden bakar ban. (Dok: Humas Polres/Sorot24.id)

Sdr. Hari menyoroti anggaran: “Kami sangat prihatin, karena banyak sekali dana pendidikan yang diserap oleh program MBG. Daripada menghamburkan dana MBG, lebih baik buat program pendidikan gratis hingga sampai tingkat perguruan tinggi.”

Elwin Mendrofa menuding: “Kami GMNI menolak keras adanya MBG, karena adanya MBG itu sudah pasti adanya keterlibatan Partai Politik. Banyak oknum-oknum yang memanfaatkan untuk melakukan korupsi. Kita juga menolak keras Outsourching PKWT 5 Tahun.”

Sdr. M. Rifqi minta pemerintah transparan soal anggaran pendidikan. Sdr. Nico tolak outsourcing berkepanjangan. Sdri. Putri desak kesejahteraan guru honorer: “Pendidikan merupakan hak seluruh rakyat Indonesia yang harus dipenuhi pemerintah.”

Pukul 17.20 WIB massa gelar mimbar bebas, dan pukul 17.30 WIB bubar tertib. “Secara keseluruhan kegiatan selesai pada pukul 17.40 WIB dalam keadaan aman dan kondusif,” tulis Kapolres.

Aksi digelar untuk memperingati Hari Buruh Internasional dan Hardiknas sebagai bentuk aspirasi isu ketenagakerjaan, pendidikan, dan pengawasan kebijakan pemerintah daerah.

avriyani-(molly)

Keanu Senjaya selebrasi usai cetak gol kemenangan Timnas U-17 Indonesia ke gawang China pada menit ke-87 di Piala Asia U-17 2026, Selasa 5/5/2026. Gol dari umpan Matthew Baker itu bawa Garuda Asia menang 1-0 dan dipuji media Vietnam The Thao 247. (Dok: AFC/Sorot24.id)

sorot24 |JEDDAH – Timnas U-17 Indonesia membuat kejutan besar di Piala Asia U-17 2026 usai mengalahkan China 1-0 di laga pertama Grup B, Selasa 5/5/2026 malam WIB. Media Vietnam, The Thao 247, memuji strategi Kurniawan Dwi Yulianto yang bikin Garuda Asia selangkah lagi ke Piala Dunia U-17 2026.

Timnas U-17 Indonesia menang tipis 1-0 atas China di Lapangan A King Abdullah Sport City Training, Arab Saudi, Selasa 5/5/2026. Gol tunggal Keanu Senjaya pada menit ke-87 memanfaatkan umpan lambung Matthew Baker jadi penentu kemenangan.

“Tim U-17 Indonesia membuat kejutan besar di Piala Asia U-17 2026 dengan mengalahkan tim U-17 China dengan skor tipis 1-0,” tulis The Thao 247.

Media Vietnam itu menyebut kemenangan ini membawa Garuda Asia semakin dekat dengan Piala Dunia U-17 2026 meski awalnya sempat diragukan. “Kemenangan ini tidak hanya secara signifikan meningkatkan total poin mereka, tetapi juga membawa perwakilan Asia Tenggara ini sangat dekat untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17,” sambungnya.

*Sempat Diragukan Gara-gara AFF U-17*
Penampilan Timnas U-17 sempat diragukan usai gagal di Piala AFF U-17 2026 bulan lalu. Garuda Asia tersingkir di babak penyisihan usai kalah bersaing dengan Vietnam dan Malaysia di fase grup.

“Sebelum memasuki turnamen, tim U-17 Indonesia telah mengecewakan dengan tersingkir lebih awal di babak penyisihan grup Kejuaraan U-17 Asia Tenggara,” tulis The Thao 247.

Taktik Parkir Bus Kurniawan Dipuji

Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto memberi instruksi di pinggir lapangan saat lawan China, Selasa 5/5/2026. Taktik parkir bus Kurniawan dipuji The Thao 247 karena sukses bikin China frustrasi dan bawa Indonesia menang 1-0. (Dok: PSSI/Sorot24.id)

Strategi Kurniawan Dwi Yulianto jadi sorotan utama. The Thao 247 memuji pendekatan defensif Garuda Asia yang bikin China frustrasi. “Mereka menerima penguasaan bola, terus-menerus mengatur pertahanan yang ketat untuk meminimalkan ruang yang dapat dieksploitasi lawan.”

“Timnas U17 Indonesia bermain proaktif secara defensif, memusatkan banyak pemain di separuh lapangan mereka sendiri. Pendekatan ini menghasilkan pertandingan yang berat sebelah, tetapi itu semua adalah bagian dari strategi tim Indonesia,” tegas media tersebut.

Gaya main bertahan Kurniawan sempat dikritik publik karena dianggap kurang inisiatif. “Tim asuhan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menghadapi banyak kritik, terutama karena gaya bermain defensif dan kurangnya inisiatif. Namun, mereka membawa gaya tersebut ke panggung kontinental dan mengubahnya menjadi senjata yang efektif,” tambah The Thao 247.

“Mengingat ekspektasi mereka yang rendah, hasil ini menjadi semakin patut diperhatikan,” tulisnya.

Bidik Qatar untuk Tiket Piala Dunia

Kini Timnas U-17 berpeluang lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Syaratnya, Garuda Asia harus mengalahkan Qatar di laga selanjutnya. Namun Qatar bukan lawan mudah, mereka sempat tampil baik saat kalah 1-3 dari Jepang di laga perdana.

red24

Hendra Primitif : Apresiasi Aksi Penyampaian Aspirasi Masyarakat Di Kantor DPRD Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Terkait persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok dan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat,menurutnya aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kepekaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang saat ini dirasakan semakin berat, bukan hanya terkait kenaikan BBM, tetapi juga harga kebutuhan lainnya yang ikut mengalami peningkatan.

“Hari ini masyarakat mulai peka dan berani menyampaikan aspirasi secara terbuka terkait kondisi ekonomi. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pihak terkait agar mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat kecil,” ujar Hendra Primitif.

Ia menilai, penyampaian aspirasi secara damai merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati, selama tetap menjaga ketertiban umum dan tidak menimbulkan tindakan anarkis.
Hendra juga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memperkuat pengawasan distribusi barang, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Jangan sampai masyarakat terus dibebani kenaikan harga di berbagai sektor. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan mampu menjaga kestabilan ekonomi daerah,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang tersebut menjadi perhatian publik karena membawa isu yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sehari-hari.

red24_J.U

Menko Polkam Djamari Chaniago pimpin Konferensi Pers Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel, Rabu 6/5/2026. Didampingi Wamen ATR Ossy Dermawan dan Kepala SAR Nasional, ia tegaskan tak ada toleransi bagi pembakar lahan. (Dok: Humas Kemenko Polkam/Sorot24.id)

sorot24.id |Palembang – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun berdampak pada kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Palembang, Rabu (06/05/2026), Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau para pemegang Hak Guna Usaha (HGU) untuk aktif melakukan langkah pencegahan kebakaran lahan.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pemegang HGU untuk wajib melakukan tindakan pencegahan kebakaran lahan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016,” tegas Ossy Dermawan.

Dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelepasan atau Pembatalan Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Pakai (HP), disebutkan bahwa pemegang HGU diwajibkan mengelola dan menjaga lahannya secara bertanggung jawab.

Kewajiban tersebut mencakup memelihara kesuburan tanah, mencegah kerusakan lingkungan, menyediakan sarana pengendalian kebakaran serta sumber air, hingga memastikan tata kelola lahan tetap aman dan tidak mudah terbakar.

Menko Polkam Djamari Chaniago (keempat dari kiri) bersama Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan (kelima dari kiri) dan jajaran pejabat lintas K/L serta TNI-Polri mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Nasional Tahun 2026 di Palembang, Rabu 6/5/2026. Apel tersebut menegaskan komitmen pemerintah menindak tegas pemegang HGU yang buka lahan dengan cara dibakar. (Dok: Kemenko Polkam/Sorot24.id)

Wamen ATR/Waka BPN juga mendorong jajaran di daerah untuk melakukan pemantauan rutin terhadap wilayah HGU yang berpotensi mengalami kebakaran. Pengawasan dilakukan dengan membandingkan data bidang HGU dengan titik panas (_hotspot_) yang terpantau.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar tidak akan ditoleransi. Pemegang HGU yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Sanksi dapat berupa peringatan, evaluasi terhadap pemanfaatan tanah, hingga langkah administratif lainnya sesuai tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan lintas instansi,” ujar Wamen Ossy.

Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago. Kegiatan diawali dengan pemantauan pasukan Satgas Karhutla, serta dilanjutkan dengan demonstrasi pemadaman api menggunakan berbagai peralatan oleh petugas di lapangan.

red24-(RG)

foto dok/ Ahmad Syarifudin Sukasih, S.M., M.M.

sorot24|Jakarta – Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan otomatisasi kini menjadi wajah baru dunia kerja modern. Mesin tidak lagi hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga mulai mengambil alih pekerjaan administratif, analisis data, hingga pelayanan pelanggan. Fenomena ini memunculkan kekhawatiran besar: apakah manusia perlahan akan tergantikan oleh teknologi?
Pertanyaan tersebut memang tidak berlebihan. Banyak pekerja merasa terancam ketika perusahaan mulai menggunakan sistem otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi. Namun, jika dilihat lebih dalam, transformasi digital sejatinya bukan hanya tentang pengurangan tenaga kerja, melainkan tentang perubahan cara kerja. Di sinilah pentingnya manajemen sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, yaitu kemampuan organisasi untuk mengelola perubahan teknologi sekaligus mengembangkan potensi manusia agar tetap relevan dan kompetitif.

Era otomatisasi bukanlah akhir dari peran manusia, melainkan momentum untuk menciptakan SDM yang lebih kreatif, inovatif, dan bernilai tinggi.

*Otomatisasi dan Perubahan Dunia Kerja*

Kemajuan teknologi telah mengubah hampir seluruh sektor industri, mulai dari manufaktur, perbankan, pendidikan, logistik, hingga UMKM. Banyak pekerjaan rutin kini dapat dilakukan lebih cepat dan akurat oleh sistem digital. Di industri manufaktur misalnya, penggunaan robot otomatis mampu meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi kesalahan manusia. Di sektor layanan, chatbot berbasis AI sudah mulai menggantikan sebagian fungsi layanan pelanggan konvensional.
Laporan World Economic Forum melalui Future of Jobs Report menyebutkan bahwa otomatisasi diperkirakan akan menggantikan jutaan pekerjaan administratif dan repetitif dalam beberapa tahun ke depan. Namun di saat yang sama, teknologi juga menciptakan jenis pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan digital, kreativitas, pemecahan masalah, dan kemampuan interpersonal.
Hal ini menunjukkan bahwa ancaman terbesar bukanlah teknologi itu sendiri, melainkan ketidaksiapan SDM dalam menghadapi perubahan.

Di Indonesia, fenomena digitalisasi juga berkembang sangat cepat. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan peningkatan penggunaan teknologi digital di berbagai sektor usaha, terutama pascapandemi. Banyak perusahaan kini mengadopsi sistem kerja berbasis digital, cloud computing, analisis data, hingga penggunaan AI dalam operasional bisnis sehari-hari.

Transformasi ini menuntut perusahaan untuk tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan manusianya.

*Manajemen SDM Adaptif sebagai Kunci*

Dalam kondisi yang terus berubah, perusahaan membutuhkan pendekatan manajemen SDM yang lebih fleksibel dan adaptif. Manajemen SDM tidak lagi sekadar mengurus administrasi karyawan, melainkan menjadi motor pengembangan kompetensi dan budaya organisasi.

SDM adaptif adalah SDM yang mampu belajar cepat, terbuka terhadap perubahan, dan memiliki kemampuan untuk berkolaborasi dengan teknologi. Oleh karena itu, perusahaan harus mulai mengubah paradigma dari job replacement menjadi job transformation.
Artinya, teknologi digunakan untuk mendukung manusia bekerja lebih efektif, bukan sepenuhnya menggantikan manusia.
Misalnya, dalam dunia pendidikan, dosen dan guru kini memanfaatkan AI untuk membantu penyusunan materi, evaluasi pembelajaran, hingga administrasi akademik.

Namun, peran manusia tetap penting dalam membangun interaksi emosional, pembentukan karakter, dan proses pembelajaran yang humanis.

Begitu pula pada UMKM. Banyak pelaku usaha kecil mulai menggunakan aplikasi kasir digital, pemasaran berbasis media sosial, hingga AI sederhana untuk membaca tren pasar. Teknologi membantu mempercepat proses bisnis, sementara manusia tetap menjadi pengambil keputusan utama.

*Pentingnya Upskilling dan Reskilling*

Salah satu strategi utama menghadapi otomatisasi adalah upskilling dan reskilling. Upskilling berarti meningkatkan kemampuan yang sudah dimiliki karyawan, sedangkan reskilling berarti mempelajari keterampilan baru agar sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa depan.
Saat ini, perusahaan tidak cukup hanya merekrut tenaga kerja baru yang kompeten. Organisasi juga harus berinvestasi pada pengembangan karyawan yang sudah ada. Karyawan perlu dibekali kemampuan digital, literasi data, komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir kritis.

Menurut laporan McKinsey & Company, perusahaan yang aktif melakukan pelatihan ulang terhadap karyawan cenderung lebih siap menghadapi perubahan teknologi dan memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

Sayangnya, masih banyak organisasi yang menganggap pelatihan hanya sebagai formalitas. Padahal, di era digital, pembelajaran harus menjadi budaya organisasi. Karyawan perlu didorong untuk terus belajar melalui pelatihan, seminar, kursus daring, maupun praktik kerja kolaboratif.
Perusahaan yang mampu menciptakan budaya belajar akan lebih mudah bertahan menghadapi perubahan dibanding organisasi yang mempertahankan pola kerja lama.

*Kepemimpinan Adaptif dan Employee Engagement*

Selain pengembangan kompetensi, keberhasilan transformasi digital juga sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan adaptif. Pemimpin masa kini tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu membaca perubahan, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga motivasi tim.

Banyak transformasi digital gagal bukan karena teknologinya buruk, tetapi karena karyawan merasa takut, tidak dilibatkan, atau tidak memahami arah perubahan organisasi.
Di sinilah pentingnya employee engagement atau keterlibatan karyawan. Ketika karyawan merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses perubahan, mereka akan lebih mudah menerima teknologi baru.

Pemimpin perlu membangun suasana kerja yang kolaboratif dan terbuka. Karyawan harus diberikan pemahaman bahwa otomatisasi bukan ancaman terhadap keberadaan mereka, melainkan alat untuk membantu pekerjaan menjadi lebih efektif.
Sebagai contoh, beberapa perusahaan startup digital di Indonesia mulai menerapkan program pembelajaran internal secara rutin, mentoring antarkaryawan, dan evaluasi berbasis pengembangan kompetensi. Pendekatan ini membuat karyawan merasa memiliki ruang untuk tumbuh bersama perusahaan.

*Menjaga Keseimbangan antara Teknologi dan Human Skill*

Meskipun teknologi berkembang pesat, ada satu hal yang sulit digantikan mesin, yaitu kemampuan manusia dalam memahami emosi, empati, kreativitas, dan nilai moral.

AI mungkin mampu mengolah data lebih cepat, tetapi teknologi belum mampu sepenuhnya menggantikan sentuhan manusia dalam kepemimpinan, pelayanan, negosiasi, dan pengambilan keputusan kompleks.
Karena itu, perusahaan harus menjaga keseimbangan antara penguasaan teknologi dengan penguatan human skill. Kemampuan komunikasi, kolaborasi, adaptasi, dan kreativitas justru akan menjadi kompetensi paling penting di masa depan.

Di tengah derasnya otomatisasi, manusia tetap menjadi pusat inovasi. Teknologi hanyalah alat, sedangkan manusia adalah pengarah utama perubahan.

Organisasi yang berhasil di masa depan bukanlah perusahaan yang paling banyak menggunakan teknologi, melainkan perusahaan yang paling mampu mengintegrasikan teknologi dengan pengembangan manusia secara seimbang.

*Penutup*

Otomatisasi memang membawa perubahan besar dalam dunia kerja. Sebagian pekerjaan mungkin akan hilang, tetapi banyak peluang baru juga akan lahir. Tantangan terbesar
saat ini bukan bagaimana melawan teknologi, melainkan bagaimana mempersiapkan manusia agar mampu tumbuh bersama teknologi.

Manajemen SDM adaptif menjadi fondasi penting dalam menghadapi era digital. Melalui upskilling, reskilling, kepemimpinan adaptif, budaya belajar organisasi, dan penguatan human skill, perusahaan dapat mengubah ancaman otomatisasi menjadi peluang pengembangan karyawan yang lebih produktif dan inovatif.
Pada akhirnya, masa depan dunia kerja bukan tentang manusia melawan mesin, tetapi tentang manusia yang mampu bekerja berdampingan dengan teknologi secara cerdas dan bijaksana.

“Teknologi dapat mempercepat pekerjaan manusia, tetapi nilai kemanusiaanlah yang menentukan arah peradaban kerja di masa depan.”

red24-(RG)

ILUSTRASI Jamaah haji bermunajat di Padang Arafah pada 9 Zulhijah. Rasulullah sebut 10 hari awal Zulhijah paling dicintai Allah – HR Ahmad. Allah bersumpah “Demi malam-malam yang sepuluh” QS Al-Fajr: 2. (Ilustrasi: Dokumentasi Haji/Sorot24.id)

sorot24.id | Mekkah – Ibadah haji merupakan rukun keempat dari lima rukun Islam. Haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim mukallaf yang memiliki kemampuan. Allah berfirman,

وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.“ (QS. Ali ‘Imran: 97)

Mukallaf maksudnya sudah baligh dan berakal. Memiliki kemampuan mencakup kemampuan badan dan juga harta. Kemampuan badan, yaitu badannya sehat serta mampu melakukan perjalanan jauh dan menunaikan rangkaian kegiatan manasik ibadah haji. Kemampuan harta, yaitu memliki harta untuk melakukan perjalanan dan juga biaya selama haji.

Dalam ibadah haji yang agung ini terkandung fadhilah dan keutamaan yang beragam, di antaranya disebutkan dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Tidak ada balasan yang pantas bagi orang yang hajinya mabrur selain surga.” (HR. Muslim no. 1349)

Dalam hadis yang lain disebutkan,

من حج هذا البيت فلم يرفث، ولم يفسق، رجع كيوم ولدته أمه
“Siapa yang berhaji ke Kakbah, lalu tidak berbuat rafats dan tidak berbuat kefasikan, maka dia kembali sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari no. 1819 dan Muslim no. 1350)

Rafats maksudnya adalah melakukan hubungan suami istri dan segala hal yang mengarah kepada perbuatan tersebut, baik berupa perbuatan seperti mencium dan semisalnya, atau berupa perkataan seperti ucapan yang menggoda dan mengandung syahwat.

Allah telah mengkhususkan kewajiban ini dengan menjadikan hari-hari pelaksanaan ibadah haji ini menjadi hari-hari yang terbaik sepanjang tahun, sebagaimana dijelaskan dalam hadis,

ما من أيام أعظم عند الله ولا أحب إليه من العمل فيهن من هذه الأيام العشر

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan tidak juga amalan saleh di dalamnya yang lebih dicintai-Nya melebihi sepuluh hari pertama bulan Zulhijah.“ (HR. Ahmad no. 6155, hasan)

Allah juga mengistimewakan hari Arafah di antara sepuluh hari ini dengan beberapa keutamaan, dan menjadikan wukuf di Arafah sebagai bagian penting dari rukun ibadah haji, sebagaimana disebutkan,

الحجُّ عرفة

“Haji adalah Arafah.“ (HR. Abu Dawud no. 1949, shahih)

Karena pentingnya hari Arafah, dan agungnya kedudukannya, maka Syekh ‘Abdurrazzaqq hafidzahullah mengumpulkan sejumlah keutamaan yang ditetapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai hari ini, agar orang yang sedang berhaji merasakan betapa besar nikmat ini. Ini merupakan kemuliaan yang besar yang Allah mudahkan ketika bisa bertemu dengan hari ini dan menunaikan ibadah yang agung pula pada hari ini.

Keutamaan pertama: Hari Arafah adalah hari terbaik sepanjang tahun

Hari Arafah adalah hari kesembilan di bulan Zulhijah. Disebutkan dalam hadis Nabi bahwa sepuluh hari awal bulan Zulhijah adalah hari-hari terbaik dalam satu tahun, dan amal saleh di hari-hari tersebut lebih baik dibandingkan amal di hari-hari lainnya. Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ما من أيام أعظم عند الله ولا أحب إليه من العمل فيهن من هذه الأيام العشر

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan tidak juga amalan saleh di dalamnya lebih dicintai-Nya melebihi sepuluh hari pertama bulan Zulhijah.“ (HR. Ahmad no. 6155)

Allah telah bersumpah dengan sepuluh hari ini di dalam Al-Qur’an, dan Allah tidaklah bersumpah kecuali dengan sesuatu yang agung. Allah Ta’ala berfirman dalam surah Al-Fajr,

وَلَيَالٍ عَشْرٍۙ

“(Demi malam-malam yang sepuluh).”

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Sesungguhnya sepuluh malam yang Allah sebutkan dalam sumpah pada ayat ini adalah sepuluh malam pertama di bulan Zulhijah.“ Demikian pula hal ini dikatakan oleh ‘Abdullah bin Zubair, Mujahid, Masruq, ‘Ikrimah, Qatadah, Adh-Dhahak, dan para ulama salaf yang lainnya. Hal ini juga dikuatkan oleh Ibnu Jarir Ath-Thabary, dan disebutkan bahwa ini merupakan ijma’ para ulam ahli tafsir.

Bahkan Allah bersumpah secara khusus dengan hari Arafah dalam surah Al-Buruj yang menunjukkan ada keistimewaan yang lebih dibanding 10 hari lainnya,

وَشَاهِدٍ وَّمَشْهُوْدٍۗ

“Demi yang menyaksikan dan yang disaksikan.“ (QS. Al-Buruuj: 3)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

واليوم المشهود يوم عرفة ، والشاهد يوم الجمعة

“Hari yang disaksikan adalah hari Arafah. Yang menjadi saksi adalah hari Jumah.” (HR. Tirmizi no. 3339, dihasankan oleh Al-Albani).

Hadis inilah yang menjadi dasar dari tafsir yang dijelaskan oleh khalifah ‘Ali bin Abi Thalib, Abu Hurairah, dan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhum.

Red24

Sinergi TNI-Polri dan masyarakat terlihat saat penilaian Lomba Siskamling Polda Metro Jaya di Pos Satkamling Melati RW 01 Sukasari, Selasa 6/5/2026. Tampak AKBP Eka Setyowati, Kompol Suyatno, Lurah Setyo Pambudi, Kopka Syahbandar, Aiptu Budi Setiawan, dan Ketua RW Welly Kamali berpose dengan salam komando. (Dok: Binmas PMJ/Sorot24.id)

Sorot24.id | TANGERANG – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya melakukan kunjungan dan penilaian Lomba Siskamling tingkat Polda di Pos Satkamling Melati Rw. 01, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Selasa 6/5/2026. Kunjungan dipimpin Kasubdit Binpolmas AKBP Eka Setyowati dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban.

Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan peran Satkamling dalam bentuk Pam Swakarsa di wilayah hukum Polda Metro Jaya. AKBP Eka Setyowati menekankan pentingnya sinergi Polri dan masyarakat.

“Siskamling adalah garda terdepan kamtibmas. Dengan lomba ini kami dorong warga aktif, solid, dan inovatif menjaga lingkungan,” ujar AKBP Eka Setyowati.

Kunjungan dihadiri Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, S.E., M.M., Kanit Kamsa Iptu Solihin, Kapolsek Benteng Kompol Suyatno, S.H., Wakapolsek AKP Ponco Anggriyanto S.Pd , serta Iptu Edy Provos Polsek Benteng.

Kasubdit Binpolmas Polda Metro Jaya AKBP Eka Setyowati menyerahkan cenderamata kepada perwakilan warga saat penilaian Lomba Siskamling tingkat Polda di Pos Satkamling Melati RW 01 Sukasari, Tangerang, Selasa 6/5/2026. Tampak Kapolsek Benteng Kompol Suyatno, Kanit Kamsa Iptu Solihin, Bhabinkamtibmas Aiptu Budi Setiawan, dan Babinsa Kopka Syahbandar. Kegiatan ini untuk optimalkan peran Satkamling dalam Pam Swakarsa. (Dok: Humas Polres Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)

Turut hadir Lurah Sukasari Setyo Pambudi, S.E. S.Kom
Bhabinkamtibmas Aiptu Budi Setiawan, Babinsa Kopka Syahbandar, jajaran Polsek Benteng, Ketua RW 01 Welly Kamali, dan Ketua RT 02 Hery G.
Tokoh Agama Bapak Sutoto
Tokoh masyarakat Bapak Mamat Tohimat

Tim penilai dari Polda Metro Jaya mengecek administrasi Pos Satkamling, kelengkapan sarana prasarana, kesiapsiagaan petugas, hingga inovasi warga dalam sistem keamanan lingkungan.

Kapolsek Benteng Kompol Suyatno S.H M.H mengatakan pihaknya siap mendukung program Polda Metro Jaya. “Kami apresiasi warga RW 01 Sukasari yang kompak. Ini bukti kamtibmas tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Lomba Siskamling tingkat Polda Metro Jaya ini digelar rutin untuk memotivasi warga mengaktifkan kembali ronda dan memperkuat Pam Swakarsa di lingkungan masing-masing.

Avriyani-(molly)

Luncurkan GEMAPATAS TAWAF 2026, Bupati Tangerang Dorong Kepastian Hukum Tanah Wakaf

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPATAS TAWAF) Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Yayasan Yabika Islamic School Kecamatan Jambe, Rabu (6/5/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa tanah wakaf memiliki peran penting, tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai instrumen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tanah wakaf merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan umat. Wakaf tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi pilar dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat,” ujar Bupati Maesyal.

Ia juga menyoroti masih adanya tantangan dalam pengelolaan tanah wakaf, khususnya terkait batas fisik yang belum jelas dan administrasi yang belum tertata dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan konflik.

“Masih terdapat tanah wakaf yang belum memiliki batas fisik yang jelas dan belum terdokumentasi secara baik. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik, sengketa, serta menghambat optimalisasi pemanfaatan aset wakaf,” jelasnya.

Bupati Maesyal mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terlibat dalam pelaksanaan GEMAPATAS TAWAF. Gerakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan aset wakaf yang dimiliki dan memberikan kepastian hukum terhadap tanah wakaf di Kabupaten Tangerang.

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, ATR/BPN, serta Badan Wakaf Indonesia yang telah menginisiasi gerakan ini sebagai langkah konkret,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan dengan tema :

“Wakaf Terpatok, Pahala Terpetik”

ini sangat relevan dan mencerminkan pentingnya kejelasan batas serta legalitas tanah wakaf agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Ketika tanah wakaf telah memiliki batas yang jelas dan legalitas yang kuat, maka manfaatnya akan lebih terjaga dan dapat dirasakan oleh masyarakat, sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing melalui tata kelola aset wakaf yang profesional.

“Melalui penataan dan sertifikasi tanah wakaf yang baik akan mendorong kepastian hukum, memperkuat peran wakaf dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan, serta meningkatkan kontribusi wakaf dalam pembangunan daerah berkelanjutan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk nazhir, tokoh masyarakat, serta aparat wilayah untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program ini, termasuk dalam proses penetapan batas tanah.

“Penetapan batas harus melibatkan RT dan RW. Sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat diharapkandapat membantu penentuan batas saat pengukuran oleh BPN guna mempercepat proses dan memastikan batas wilayah dengan tanah milik adat lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten Harison Mocodompis menegaskan bahwa percepatan sertifikasi tanah wakaf terus didorong melalui koordinasi lintas instansi yang intensif bersama BPN dan Kementerian Agama.

“Melalui koordinasi yang intensif ini, proses pensertifikatan tanah wakaf yang semula ditargetkan selesai dalam tiga tahun, kini diupayakan dapat dipercepat menjadi hanya satu tahun melalui pembuatan peta bidang tanah oleh BPN,” ujarnya.

Lanjutnya, ada sekitar 1.634 aset wakaf di Kabupaten Tangerang yang menjadi target sertifikasi. Untuk itu, para Kepala KUA dan para nazir juga mempunyai peran penting dalam pendaftaran serta penetapan Akta Ikrar Wakaf.

Diketahui, Kabupaten Tangerang menjadi role model pertama dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten dalam pelaksanaan program ini, dan diharapkan program ini dapat segera direplikasi dan disebarluaskan ke wilayah lain demi percepatan legalitas aset umat.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Tangerang/Fn/nD

red24_KDL