Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha
sorot24.id | DEPOK – Inovasi dalam peternakan Sapi dan kambing saat ini terus dikembangkan dalam aktivitas di sektor peternakan yang meningkat pesat karena banyaknya permintaan hewan qurban, Seperti Kerbau, Sapi dan Kambing mulai ada kenaikan meskipun hari raya masih kurang lebih dari satu bulan lagi.
“Adanya peningkatan permintaan “Kandang Sonny Berkah Farm” untuk tahun ini di waktu jelang satu bulan hari raya terus dikebut untuk mensortir hewan kambing yang akan dipilih untuk hewan qurban yang benar-benar sehat dan badanya bagus, “ ucap Sonny Eko Kustiawan Owner SBF, di Depok, 21/04/2026.
Untuk menghindari dari macam penyakit yang saat ini berkembang masyarakat agar lebih cermat dalam memilih hewan qurban guna memastikan kelayakan serta menjaga kesehatan hewan yang akan dikonsusmsi pasca Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026.
“Masih banyak masyarakat yang belum memahami indikator terkait kesehatan hewan qurban sehingga berpotensi memilih hewan ternak yang tidak memenuhi syarat,ini yang harus diwaspadai dalam kondisi fisik hewan, jangan sampai memilih hewan yang terlihat lesu, terlihat sakit atau meiliki cacat, “ ungkapnya.
Salah satu tanda penting yang harus diperhatikan adalah adanya cairan yang keluar dari bagian tubuh tertentu seperti dihidung, telinga maupun di areal anus. Kondisi tersebut patut di curigai karena bisa menjadi indikasi hewan tidak sehat. Selain kondisi itu juga , bulu-bulu dari hewan yang menjadi indikator kesehatan. Hewan yang layak qurban umumnya memiliki bulu bersih dan tampak mengkilap , namun sebaiknya jika bulu terlihat kusam atau tak terawat, maka itu juga perlu diwaspadai oleh pembeli.
“Pastikan juga untuk usianya cukup, minimal dua tahun itu bisa dilihat dari giginya kemudian harus jantan dan dalam kondisi sehat, hewan qurban harus dalam kondisi tidak cacat, tidak pincang serta memiliki postur tubuh yang normal, “ pungkasnya.
Kandang SBF terus melakukan pengecekan kesehatan berkala untuk tetap bugar di saat Hari Raya,ini untuk memastikan agar pelanggan dapat merasa senang dalam hal perawatan serta kesehatan yang akan di qurban.
Dari momen jelang Idul Adha ini Kandang SBF dapat memberikan harapan kedepan bagi yang suka atau memiliki minat dengan dunia peternakan akan membagikan ilmu yang bermanfaat tentang arti ketahanan pangan di sektor perternakan dan ini akan menjadi ladang cuan tentunya yang memang sangat berarti bagi masyarakat.
393 Jemaah Kloter Pertama Dilepas, Bupati Tangerang Naikkan Uang Saku
sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi melepas 393 jemaah keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Kabupaten Tangerang. Sabtu,(25/4/2026) .
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap menunaikan rukun Islam kelima. Kloter pertama ini menjadi bagian dari total 2.090 calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang yang terbagi dalam tujuh kloter keberangkatan .
“Ini kloter pertama untuk Kabupaten Tangerang, dan seluruh jemaah insyaallah dalam kondisi sehat. Kita doakan seluruh proses ibadah di Tanah Suci berjalan lancar dan seluruh jemaah kembali dengan predikat haji mabrur dan mabruroh,” ujar Maesyal .
Usai dilepas, para jemaah dijadwalkan menuju embarkasi Cipondoh untuk registrasi dan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan terbang ke Tanah Suci .
Pada momentum pelepasan ini, Pemkab Tangerang juga menunjukkan komitmennya dalam memberikan dukungan kepada jemaah haji. Jika pada 2025 bantuan uang saku diberikan sebesar Rp500 ribu per orang, tahun ini nilainya naik menjadi Rp750 ribu per jemaah .
Menurut Maesyal, kenaikan uang saku tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi .
“Walaupun nilainya mungkin tidak seberapa, ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para jemaah agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan selama di sana,” katanya .
Selain uang saku yang bersumber dari APBD melalui pos hibah untuk Kementerian Agama, Pemkab Tangerang juga menyiapkan fasilitas transportasi berupa bus antar-jemput menuju embarkasi saat keberangkatan hingga penjemputan saat jemaah kembali ke tanah air .
Maesyal menegaskan, pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberi kenyamanan sekaligus memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang sejak berangkat hingga pulang .
Tak hanya melepas keberangkatan, Bupati juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kabupaten Tangerang tetap aman, maju, dan masyarakatnya sejahtera .
“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang mendoakan seluruh jemaah sehat, ibadah lancar, pulang dengan selamat. Kami juga berharap para jemaah turut mendoakan daerah kita,” ujarnya .
Bupati Tangerang Hadiri Wisuda Ke-2 Universitas Syekh Nawawi Banten : Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri prosesi Wisuda Program Sarjana Ke-2 Universitas Syekh Nawawi Banten (USNB) Tahun Akademik 2025-2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Sabtu (25/4/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, serta civitas akademika USNB.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Syekh Nawawi Banten yang telah berkontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, keteguhan, serta doa yang tidak putus dari keluarga dan dosen pembimbing,” ujar Bupati Maesyal.
Di hadapan Wakil Presiden, Bupati Maesyal memaparkan mengenai lompatan besar Pemkab Tangerang di sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa mulai tahun 2025, porsi perhatian terhadap dunia pendidikan ditingkatkan secara signifikan, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah.
“Kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden, pada tahun 2025 kami telah memberangkatkan 235 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk kuliah gratis hingga selesai. Sebanyak 20 orang dikirim ke Al-Azhar Kairo, 30 di Swiss German University, serta sisanya tersebar di PTN ternama seperti UI, ITB, dan Untirta,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati mengumumkan kabar gembira bahwa di tahun 2026 ini, kuota beasiswa tersebut meningkat drastis menjadi 540 mahasiswa. Tidak hanya itu, Pemkab Tangerang juga memberikan beasiswa pendidikan S1 bagi 430 guru PAUD untuk meningkatkan kompetensi pengajaran di Kabupaten Tangerang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perguruan tinggi lokal, Bupati Maesyal berencana menjalin kerja sama strategis dengan USNB agar putra-putri daerah Kabupaten Tangerang dapat menempuh pendidikan di kampus tersebut melalui program beasiswa pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak Tangerang yang putus sekolah karena biaya. Kami juga tengah menyiapkan program beasiswa untuk mencetak pilot dan dokter dari kalangan keluarga tidak mampu. SDM unggul inilah yang akan menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Selain pendidikan formal, Bupati juga berkomitmen melanjutkan kesuksesan program Sanitren (Sanitasi Pesantren) dengan menambah program pembangunan asrama pondok pesantren di kawasan Tangerang guna menunjang kenyamanan santri dalam menimba ilmu.
Diduga Ada Pengusiran Calon Pelamar Kerja dan Praktik Pungli oleh Oknum Aparat Desa,Publik Desak Tindakan Tegas
sorot24.id | TANGERANG – Dugaan praktik tidak terpuji kembali mencuat dalam proses rekrutmen tenaga kerja yang melibatkan calon pelamar kerja asal Desa Sukanagara.
Sejumlah laporan masyarakat menyebutkan adanya tindakan pengusiran calon pelamar kerja dari area perusahaan/pabrik oleh oknum yang diduga merupakan aparatur atau pegawai desa, dengan alasan yang tidak jelas, tidak transparan, dan tidak dapat dibenarkan secara prosedural.
Tindakan tersebut dinilai sangat tidak pantas dilakukan oleh pihak yang memiliki status sebagai pelayan publik, karena justru mencederai kesempatan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan secara adil dan terbuka.
APS (Aliansi Pemuda Sukanagara). foto/dok : istimewa . [red24] .Selain itu, juga mencuat dugaan adanya praktik pungutan liar (pungli) kepada calon pelamar kerja dengan dalih tertentu yang tidak memiliki dasar aturan resmi. Praktik ini jika benar terjadi, merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang sangat merugikan masyarakat pencari kerja.
Tokoh pemuda, Lifren Apr Nando, menyoroti keras persoalan ini. Ia menilai tindakan pengusiran calon pelamar kerja serta dugaan pungli tersebut tidak mencerminkan etika sebagai aparatur desa dan telah mencoreng kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan desa.
“Jika benar ada oknum yang melakukan pengusiran dan meminta biaya kepada calon pelamar kerja, maka ini sudah sangat keterlaluan. Ini bukan hanya soal etika, tapi sudah menyangkut dugaan penyalahgunaan wewenang yang harus diusut secara serius,” tegas Lifren Apr Nando.
Aliansi Pemuda Sukanagara 1mendesak agar pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan tersebut. Jika terbukti, mereka meminta agar oknum yang terlibat segera dicopot dari jabatannya dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Lebih jauh, publik juga menuntut agar proses rekrutmen tenaga kerja di wilayah desa dilakukan secara transparan, terbuka, dan bebas dari praktik pungli maupun intervensi pihak tertentu.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa tata kelola pelayanan publik di tingkat desa harus dijalankan dengan integritas, bukan dengan tindakan yang merugikan masyarakat kecil yang sedang berjuang mencari pekerjaan.
Pembentukan GTRA 2026 Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat
sorot24.id | SERANG – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar rapat pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Banten yang berlangsung di Aula Baduy pada 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan reforma agraria melalui sinergi lintas sektor guna mendorong pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah bagi masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa reforma agraria merupakan bagian dari konsensus nasional yang bertujuan menghadirkan keadilan agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa momentum ini perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai upaya bersama dalam memperbaiki tata kelola pertanahan di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.
“Reforma agraria secara filosofis tidak hanya berbicara tentang penataan aset melalui redistribusi tanah, tetapi juga penataan akses. Setelah masyarakat menerima hak atas tanah, negara memiliki kewajiban untuk memberikan pendampingan agar tanah tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujar Harison.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan reforma agraria tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kompleksitas permasalahan pertanahan dan tingginya ekspektasi masyarakat, sinergi menjadi kunci dalam memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Di Provinsi Banten, pelaksanaan reforma agraria terus menunjukkan progres positif melalui penataan aset di sejumlah wilayah serta penataan akses berupa pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan UMKM. Selain itu, pemanfaatan tanah cadangan umum negara juga diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas publik, termasuk sekolah terintegrasi, dengan melibatkan Bank Tanah sebagai mitra strategis.
Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, dalam arahannya menekankan bahwa tanah memiliki peran fundamental dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan, sangat bergantung pada ketersediaan dan kepastian hukum atas tanah.
“Tanah adalah elemen yang sangat penting dalam kehidupan dan pembangunan. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara tertib, dengan legalitas yang jelas dan data yang akurat, agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Dimyati.
Turut dihadiri unsur forkopimda, melalui pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Banten ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja secara terpadu dalam menginventarisasi potensi dan permasalahan pertanahan, memperkuat legalitas aset, serta meminimalkan konflik.
Hadiri Perayaan Paskah Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron : Paskah Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa
sorot24.id | TANGERANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Perayaan dan Ibadah Paskah Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN pada Jumat (24/04/2026). Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Paskah sebagai titik kebangkitan bersama, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saudara-saudari sekalian, yang butuh Paskah, yang bangkit itu tidak hanya Yesus Kristus. Bangsa Indonesia itu juga butuh Paskah. Jadi semangat dan spiritnya Paskah itu bukan hanya spirit secara fisik. Tapi ada spirit kebangkitan secara cita-cita,” ucap Menteri Nusron dalam kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring di Aula Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan.
Menteri Nusron menjelaskan, semangat Paskah harus diwujudkan dalam bentuk gerakan dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, semangat tersebut tidak berhenti pada makna simbolik, melainkan menjadi dorongan konkret untuk perubahan dan kemajuan.
“Secara fisik, secara mental dan kemudian dibangkitkan, diwujudkan dalam kebangkitan dalam gerakan dan aksi,” ucapnya.
Nilai tersebut kemudian diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari jajaran Kementerian ATR/BPN sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara, dengan menempatkan pelayanan sebagai prinsip utama dalam setiap proses layanan.
“Mudah-mudahan pesan ini menjadi pedoman dan kebaikan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Menteri Nusron.
Sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita dan Kepedulian kepada Keutuhan Alam Ciptaan”, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten sekaligus Wakil Ketua Persekutuan Umat Kristiani, Harison Mocodompis, menyampaikan bahwa semangat Paskah juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk nyata nilai kasih dan kepedulian di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Berbagai kegiatan tersebut di antaranya, kunjungan aksi peduli kasih ke UPTD Perlindungan Sosial, donor darah bersama PMI Kabupaten Serang, serta kunjungan kasih kepada anggota keluarga besar yang sedang mengalami kondisi kesehatan kurang baik.
“Hal itu merupakan implementasi nyata dari nilai kasih dan kepedulian kita semua,” pungkas Harison Mocodompis.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Nusron yang didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten turut menyerahkan 14 sertipikat rumah ibadah dan yayasan keagamaan kepada sembilan penerima sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum atas aset keagamaan.
Selain itu, disalurkan pula dukungan pelayanan berupa bantuan dana kepada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan Panti Asuhan Abigail Pamulang. Bantuan dana tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN, Chriesty Elisabeth Lengkong.
Pada acara yang diketuai oleh Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran, Darman S.H. Simanjuntak, turut hadir Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN periode 2019-2022, Surya Tjandra, beserta sejumlah mantan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN. Hadir pula sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN beserta jajaran.
Sorot24.id | Setelah aktifis mahasiswa ekstrakurikuler GMNI dan HMI yang diajak meninjau gudang beras Bulog. Pada Hari Kamis 23 April 2026 Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengajak beberapa orang pengamat. Tidak tanggung-tanggung, pengamat politikpun diajak. Lalu, dihadapan media membuat pernyataan “pembuktian” bahwa gudang penuh beras dianalogikan dengan tercapainya swasembada beras.
Tidak hanya gudang yang penuh karung beras. Mentan Amran Sulaiman dengan ketegasan dan keyakinannya menyatakan persediaan beras nasional berlimpah hingga lebih 5 juta ton. Di Gudang Bulog itu, Mentan Amran Sulaiman membandingkan dengan capaian swasembada beras di era Orde Baru (Orba) yang lebih rendah dari kinerjanya. Benarkah demikian adanya, logiskah perbandingan itu dilakukan oleh seorang Menteri Pembantu Presiden RI Prabowo Subianto ?
Pernyataan Mentan Amran Sulaiman itu sangat ahistoris sebab saat Orba dibawah kepemimpinan Presiden Soeharto mencapainya selama 15 tahun. Saat itu, jumlah penduduk berdasarkan hasil Sensus Penduduk 1980 (SP1980), mencapai 147,5 juta jiwa. Sedangkan, Mentan Amran Sulaiman mengklaim capaian swasembada beras selama kurun waktu kurang lebih 1 tahun. Dengan jumlah penduduk menurut data BPS pada Juni 2024 mencapai 281,6 juta jiwa.
Perbandingan yang setarakah atau -apple to apple- capaian swasembada beras tersebut ? Yang patut diteliti lebih lanjut justru logika pencapaian swasembada beras yang sangat cepat. Benarkah hasil produksi di dalam negeri semua atau ada yang berasal dari impor tahun sebelumnya, yaitu 2022, 2023 dan 2024. Apalagi, jika memang secara faktual dan obyektif tidak ada impor beras sama sekali yang dilakukan oleh BUMN PT. Badan Usaha Logistik (Bulog).
Bupati Tangerang Raih Penghargaan Economic Growth Ajang National Governance Awards 2026
sorot24.id | JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyud meraih penghargaan Economic Growth pada ajang National Governance Awards 2026 yang digelar Metro TV bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jum’at malam (24/04/26) .
National Governance Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Metro TV bekerja sama dengan Kemendagri dan kementerian terkait lainnya untuk mengapresiasi Kepala Daerah (Provinsi, Kota, Kabupaten) di Indonesia yang berhasil melakukan inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta transformasi digital yang inspiratif .
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang menerima langsung penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para Kepala Daerah, yang dinilai telah melakukan inovasi dan mampu menginspirasi pada sektor tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan di tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota .
”Penghargaan ini diberikan kepada para KepalaDaerah yang mampu meningkatkan atau memaksimalkan tugas-tugasnya untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, khususnya terkait dengan tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid .
Penghargaan yang diraih tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan para mitra Pemkab Tangerang yang terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat .
”Apa yang kita terima hari ini adalah berkat kerja bersama, berkat sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan mitra pemerintah. Yang jelas penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya .
Pemkab Tangerang akan melaksanakan dan menyelaraskan program-program pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat sehingga berdampak langsung kepada masyarakat.
”Kami akan terus menguatkan program pembangunan yang selaras dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat, salah satunya percepatan dan transparansi pelayanan perizinan. Perizinan yang lebih mudah berarti membuka peluang investasi dan juga membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya .
Selain itu, Pemkab Tangerang juga akan terus mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, keagamaan, kesehatan dan peningkatan kualitas SDM.
”InsyaAllah ke depan, kita akan terus membangun sarana pembelajaran dari sisi agama antara lain adalah asrama pondok pesantren dan sanitasi pondok pesantren. Sekolah gratis untuk SD-SMP swasta secara bertahap, akan kita tambah porsi jumlahnya, serta beasiswa bagi mahasiswa yang orang tuanya terbatas ekonominya juga akan kita tambah porsinya,” tegasnya .
Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Metro TV dan Kemendagri yang telah memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan pelayanan dan inovasi kepada pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat .
”Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari Metro TV bersama Pak Menteri Dalam Negeri yang telah melaksanakan agenda memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah seluruh Indonesia baik Gubernur, Bupati maupun Walikota,” pungkasnya .
Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang. (foto dok/molly)
Sorot24.id | Jakarta – Pengukuhan dan pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), bertujuan memperkuat sinergi antara polri dan masyarakat, bertindak sebagai mitra strategis, serta ujung tombak fungsi pre emtif dalam menjaga keamanan lingkungan, seperti yang terlihat pada pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, periode 2026-2029.
Pokdarkamtibmas sebagai Mitra polri diwilayah Jakarta Barat ini berfokus pada pencegahan konflik serta penyebaran pesan positif.
Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.
Dalam sambutan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Barat beserta jajaran yang telah mewujudkan acara pengukuhan sekaligus pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat sebagai wujud pembinaan.
foto dok/Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.
“Bahwa pada hakikatnya Pokdarkamtibmas ini adalah mitra polri dan pemerintah, pada umumnya sebagai ujung tombak fungsi preentif Kepolisian dimasyarakat, sedangkan polri sebagai organ negara atau pemerintah yang dimana keduanya harus bersatu padu bersama-sama membina masyarakat menjadi negeri yang seleras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.
Organisasi ini dalam kegiatannya selalu menjadi pohon dengan segala daya upaya yang terencana serta sistematis dalam menyiapkan, membentuk serta membina masyarakat agar peduli kamtibmas,” ucapnya.
H. Wahyu juga berharap Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran untuk dapat membina dan mengurus anggota Pokdarkamtibmas dari tingkat Sektor/Kecamatan, hingga Kelurahan agar bermanfaat dan terus berpartisipasi aktif dalam membantu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan tentram.
“Untuk membantu tugas polri dalam mengurus wilayah hukum Jakarta Barat ini adalah dengan menyiapkan Pokdarkamtibmas sebagai pendamping bagi petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berada di setiap kelurahan,” harapnya.
H. Wahyu menerangkan, pengurus yang dilantik diharapkan aktif mendeteksi potensi konflik dan menjaga stabilitas keamanan.
foto dok/Ketua Terpilih Pokdarkamtibmas Resor Jakarta Barat, Bapak Budi Wijaya menerima Pataka Pokdarkamtibmas dari Ketua Tingkat Daerah
“Pokdarkamtibmas sebagai mata dan telinga polri, serta jembatan komunikasi untuk menyelesaikan masalah sosial di tingkat lingkungan tanpa harus ke jalur hukum. Keanggotaan Pokdarkamtibmas bersifat sukarela, tidak menerima gaji, dan merupakan perwujudan partisipasi warga dalam keamanan,” terangnya.
Dalam sambutan dan arahan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa polri telah membentuk kelompok sadar kamtibmas (Pokdarkamtibmas) yang telah dituangkan dalam aturan keputusan Kapolri tentang pengukuhan dan pembinaan kelompok sadar kamtibmas dengan visi, menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan mencegah tangkal gangguan kamtibmas dengan hadir ditengah masyarakat untuk memberikan penyuluhan dalam peningkatan kesadaran kamtibmas, membangun komunikasi dengan efektif dan intensif dengan masyarakat kelompok atau komunitas, membangun dan mengembangkan kemitraan segenap komunitas dalam memelihara setuasi kamtibmas dan partisipasi masyarakat dalam menumbuh kembangkan daya cegah tangkal dini terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas.
“Sebagai Kelompok Sadar Kamtibmas bisa membantu program-program kegiatan pemerintah ataupun polri untuk bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya.
Ruangan Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.
Lebih lanjut Twedi berharap dengan pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas ini untuk dapat mengajak masyarakat lain dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami sadar bahwa anggota polri punya keterbatasan didalam pelaksanaan tugas khususnya untuk bisa mengajak masyarakat untuk memelihara setuasi dan kondisi yang kondusif, walaupun polri punya Bhabinkamtibmas dan dibantu oleh rekan kita Babinsa dari TNI.
Kami berharap dengan terbentuknya Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdarkamtibmas) bisa membantu polri dalam mengingatkan dan mengajak masyarakat lainnya, tidak hanya terpaku pada tugasnya Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa, makin banyak masyarakat yang mengajak masyarakat lain untuk mengajak berbuat positif dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang tentunya ini akan berpengaruh kepada situasi wilayah adalah semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan bukan kepentingan Kelompok Sadar Kamtibmas, bukan kepentingan Polri/Tni maupun pemerintah, tapi kepentingan kita bersama seluruh warga Jakarta Barat,” jelasnya.
Ketua Bidang Kesehatan DPP KNPI Dukung Penuh FESMIRA III (Festival Ilmiah Radiografer) di Bandung
sorot24.id | BANDUNG – Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah melalui Ketua Bidang Kesehatan DPP KNPI, Heri Pirdaus, S.Tr.Kes., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan FESMIRA III yang diselenggarakan di Kota Bandung.
Kegiatan ini dinilai sebagai momentum penting dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta solidaritas para radiografer di Indonesia.
Dalam pernyataannya, Heri Pirdaus mengapresiasi terselenggaranya FESMIRA III yang menghadirkan berbagai agenda ilmiah, edukatif, dan kolaboratif. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang radiologi, yang memiliki peran vital dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.
“FESMIRA III bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga wadah untuk berbagi ilmu, memperkuat jejaring, serta meningkatkan kompetensi para radiografer Indonesia. Kami dari DPP KNPI sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujarnya .Jum’at (24/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa peran radiografer semakin penting di era modern, terutama dengan berkembangnya teknologi pencitraan medis yang semakin canggih. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga radiografer harus terus menjadi prioritas.
Lebih lanjut, Heri berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan profesi radiografer di Indonesia.
“Kami berharap melalui FESMIRA III, radiografer Indonesia semakin maju, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Semoga radiografer Indonesia semakin jaya dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan FESMIRA III di Bandung diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran tenaga kesehatan, khususnya radiografer, dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berstandar tinggi di Indonesia.