Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur

 

Sorot24.id| Bekasi – Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek menabrak kereta KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. KRL yang ditabrak sedang berhenti usai tertemper taksi.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4/2026).

Gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempernya PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di lokasi kejadian, yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.

KAI memastikan petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut. Informasi akan terus diperbarui secara berkala. KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya di area jalur rel dan perlintasan sebidang, demi mencegah kejadian serupa.

Menurut Maksus, salah satu penumpang, kereta commuter line yang ia tumpangi ditabrak oleh kereta jarak jauh. “Kejadian sekitar pukul 20.57,” kata Maksus. Ia juga melihat bagian paling belakang commuter line yaitu gerbong wanita dalam keadaan ringsek.

Insiden bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Akibat kejadian itu, KRL tak melanjutkan perjalanan.

“Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri ndak taunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus, saksi mata di lapangan.

Ia ketahui kemudian, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. “Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.

Menurutnya, banyak dari penumpang yang kemudian terjepit di gerbong perempuan tersebut. Setengah jam berjalan, evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus.

 

(red24-Bgx)

‎Jelang Hardiknas, Koordinator BEM Banten Bersatu Kritik Mandulnya Visi Pendidikan Andra Soni

sorot24.id | SERANG – Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 . Koordinator BEM Banten Bersatu, M. Abdurrahman, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi pendidikan di Provinsi Banten. Ia menilai kualitas pendidikan di bawah kepemimpinan Gubernur Banten, Andra Soni, masih jalan di tempat atau stagnan .

‎Abdurrahman menyoroti tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi potret buram di Tanah Jawara. Berdasarkan data per Februari 2026, tercatat lebih dari 42.000 anak di Kabupaten Pandeglang putus sekolah .

‎Faktor utamanya adalah persoalan ekonomi dan infrastruktur jalan yang rusak di Kabupaten Pandeglang. Banyak anak yang setelah lulus tidak mampu melanjutkan ke jenjang berikutnya .

‎”Kami mempertanyakan, di mana janji program ‘Pendidikan Gratis’ yang digelorakan Gubernur ? Apakah itu hanya komoditas politik dan pencitraan media semata ?” tegas Abdurrahman dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/04/26).

‎Selain masalah biaya, akses menuju sekolah menjadi kendala krusial. Infrastruktur yang hancur membuat mobilitas siswa terhambat, yang pada akhirnya menurunkan minat serta kemampuan siswa untuk tetap bersekolah .

‎Tidak hanya di Pandeglang, kondisi memprihatinkan juga terjadi di Kabupaten Lebak. Tercatat sekitar 763 unit bangunan sekolah dalam kondisi rusak, dengan kerusakan paling mendominasi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) .

‎”Pendidikan adalah hak setiap anak sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2002 Pasal 9 tentang Perlindungan Anak, yang menyatakan setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran yang baik. Sangat disayangkan jika pemerintah hari ini tidak melek terhadap keluhan anak-anak di daerah terpencil,” tambahnya .

‎BEM Banten Bersatu menilai distribusi ruang pendidikan saat ini belum adil dan merata. Banyak daerah pelosok yang luput dari pantauan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. .

‎Abdurrahman pun mengutuk keras ketidakhadiran negara dalam menjamin regenerasi bangsa yang berkualitas. Ia mendesak Gubernur Banten untuk melakukan evaluasi total terhadap instansi terkait yang bertanggung jawab di sektor pendidikan .

‎”Kami tidak akan diam. Pendidikan harus menjadi fokus utama demi masa depan regenerasi kita. Kami menuntut Gubernur untuk turun langsung ke daerah-daerah terpencil, jangan hanya duduk di belakang meja menerima laporan formalitas. Pastikan langsung apakah kinerja dinas di bawah kepemimpinan beliau berjalan atau tidak,” tutup Abdurrahman .

red24_RAS

HMI Jakarta Pusat – Utara Apresiasi Kinerja Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dan Jajaran Ungkap Kasus Narkoba

sorot24.id | JAKARTA – Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Jakarta Pusat – Utara, Rafli Maulana, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. beserta seluruh jajaran, khususnya Satuan Reserse Narkoba, atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Jakarta Utara, pada Minggu, 26 April 2026.

Menurut Rafli, keberhasilan aparat dalam menangkap pelaku berinisial SM (30) yang berperan sebagai kurir dengan barang bukti sabu seberat satu kilogram merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres AKBP Aris Wibowo beserta jajaran, khususnya Kasat Narkoba dan tim, atas kerja cepat, tepat, dan profesional dalam mengungkap kasus ini,” katanya, di Jakarta pada Senin (27/4).

Ia menilai, langkah tegas yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya menunjukkan komitmen penegakan hukum, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman bahaya narkotika yang semakin kompleks.

Kami mendukung penuh upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, termasuk penguatan pengawasan di wilayah-wilayah rawan.

Lebih lanjut, pihaknya berharap langkah tegas ini terus konsisten dilakukan, serta diiringi dengan sinergi bersama masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

“Kami, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkas Rafli.

red24_LUNAS

Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 62 Lapas Sumedang Adakan Tasyakuran

sorot24.id | SUMEDANG – Lapas Kelas IIB Sumedang memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 dengan penuh rasa syukur, Minggu (27/4/2026).

Rangkaian acara dipusatkan di Lapas Sumedang dan dihadiri jajaran petugas, mitra kerja, purnawirawan, serta keluarga warga binaan.

foto/dok : istimewa . [red24] .
Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada mitra yang telah mendukung program pembinaan kemandirian dan kepribadian. Bentuk apresiasi juga diberikan melalui tali kasih kepada purnawirawan Lapas Sumedang atas dedikasi selama bertugas.

Sebagai wujud kepedulian, Lapas Sumedang menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang menjalankan usaha secara mandiri. Bantuan ini diharapkan memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial.

Hari ini juga menjadi puncak sekaligus penutupan Pekan Olahraga dan Seni di Lapas Sumedang. Kalapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma, secara langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Kalapas pada sambutannya menegaskan,

“Bahwa peringatan HBP ke-62 menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan, pembinaan, dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk Pemasyarakatan yang semakin PASTI”, pungkasnya .

red24_RG

Dok/daycare di Jogja, yang diduga lakukan penganiyaan anak

 

Sorot24 | Jogja‘ – Jadi Sorotan Media sosial tengah diramaikan oleh kabar penggerebekan sebuah tempat penitipan anak, Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta.

Lokasi tersebut diduga menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan terhadap anak-anak secara massal.

Polisi menyebut rata-rata balita yang dianiaya dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi di daycare tersebut berusia kurang dari dua tahun.

Sebanyak 53 bayi dan batita (bawah tiga tahun) diduga menjadi korban penganiayaan di sebuah daycare yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tak hanya itu, 13 orang pengurus yayasan yang menaungi daycare tersebut juga ditetapkan tersangka.

Kasus ini pertama kali terbongkar setelah mantan pengasuh di sana membuat laporan karena mengetahui perbuatan tak manusiawi tersebut. Di laporannya, dia juga mempersoalkan ijazah yang ditahan karena mengajukan pengunduran diri. Berbekal laporan itulah, polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026) kemarin

dok/Dok/daycare di Jogja, yang diduga lakukan penganiyaan anak

“Awalnya dari (laporan) karyawan. Dia melihat bahwa perlakuan pada balita atau anak yang dititipkan ini tak manusiawi,” kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia.

Pengasuh Mundur karena Tak Tega
Selama bekerja di sana, pengasuh tersebut tak kuasa melihat perlakuan memilukan yang dialami bayi-bayi malang tersebut. Saking tak tahannya, dia memilih mengundurkan diri dari daycare itu.

“Merasa tak sesuai dengan hati nurani karena mungkin ada (balita) yang dianiaya, ditelantarkan. Akhirnya karena tak sesuai hati nurani dia memilih resign (berhenti kerja),” tutur Eva Guna.

Setelah resign, ijazah mantan pengasuh ini ternyata ditahan yayasan pengelola daycare tersebut. Hal itu makin menguatkan dirinya melaporkan kegiatan menyimpang di daycare tersebut ke polisi.

“Ijazahnya ditahan oleh pemilik (yayasan). Dia kemudian melapor ke kita. Sehingga kami dapat informasi seperti itu. Langsung kami tindaklanjuti (dengan penggerebekan),” tutup Eva Guna.

Seperti diberitakan sebelumnya, rata-rata balita yang dianiaya dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi berusia lebih kurang dari dua tahun.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menceritakan, saat penggerebekan petugas mendapati anak-anak ini dalam kondisi terikat di ruang penitipan anak. Para balita ini diikat di tangan maupun kaki.

“Ada juga yang kakinya diikat. Tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum itu yang bisa saya jelaskan. Tapi memang secara kesimpulan memang itu tidak manusiawi,” terang Adrian.

Buka Layanan Pendampingan

Adrian menambahkan instansi pemerintah seperti UPT PPA membuka layanan pendampingan psikologis untuk anak-anak yang menjadi korban. Pendampingan psikologis ini diperlukan karena ada dugaan potensi gangguan kejiwaan pada anak.

Adrian menambahkan pihaknya mengamankan 30 orang terkait tempat penitipan ini. 30 orang ini telah diperiksa atau dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait aktivitas di tempat penitipan anak tersebut.

“Kemarin kita telah mengamankan 30 orang,” kata Adrian.

Adrian merinci 30 orang ini terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan hingga petugas keamanan. 30 orang ini diperiksa oleh personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Kota Yogyakarta.

 

Red24

Relawan Dapur SPPG kadudamas Keluhkan Sering Dipindah Tugas Harapkan Kepastian Penempatan

sorot24.id |LEBAK – Sejumlah relawan dapur dalam program MBG yang bertugas di dapur SPPG Kadudamas yang beralamat di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak Banten mengeluhkan kebijakan pemindahan tugas yang di nilai terlalu sering di lakukan tanpa kejelasan waktu dan alasan yang pasti. Kondisi ini di sebut berdampak pada kenyamanan kerja serta efektivitas pelayanan di dapur, Minggu (26/04/2026).

Salah satu relawan yang enggan di sebutkan namanya mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini dirinya telah beberapa kali di pindahkan ke bagian berbeda, mulai dari bagian persiapan hingga ke bagian pengolahan.

“Baru juga mulai terbiasa di satu bagian, tiba-tiba sudah di pindahkan lagi. Kami jadi harus beradaptasi terus-menerus,” ujarnya.

Menurut para relawan, perpindahan yang terlalu sering tidak hanya menyulitkan mereka dalam mengembangkan keterampilan di satu bidang, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran operasional dapur. Mereka berharap adanya sistem penempatan yang lebih terstruktur dan mempertimbangkan pengalaman serta keahlian masing-masing relawan.

Selain itu, relawan juga menginginkan adanya komunikasi yang lebih terbuka dari pihak pengelola terkait alasan pemindahan tugas. Dengan begitu, mereka dapat memahami kebijakan yang di terapkan dan tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas sosial tersebut.

“Kami tetap ingin berkontribusi maksimal, tapi kalau terlalu sering di pindah tanpa penjelasan, tentu jadi kurang nyaman,” tambah relawan lainnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola SPPG di harapkan dapat segera melakukan evaluasi terhadap sistem penugasan relawan, guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif serta meningkatkan kualitas pelayanan

Relawan berharap, ke depan ada kebijakan yang lebih jelas dan konsisten, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih fokus dan optimal dalam mendukung program yang di jalankan.

red24

sorot24.id | TANGERANG – Sesuai arahan dan petunjuk Ketua Umum DPP PAN Zulhas,yaitu menuntaskan konsolidasi melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang. Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Tangerang memulai tahapan Musyawarah Cabang (Muscab) di 29 Kecamatan.

Tahapan di mulai dengan mengadakan konsolidasi sekaligus sosialisasi Pra Muscab oleh panitia SC dan OC yang di hadiri oleh Ketua, Sekretaris,Bendahara DPD PAN, Ketua Badan Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK),Ketua Badan Perkaderan,Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) serta 29 (Dua Puluh Sembilan) para Ketua DPC se -Kabupaten Tangerang,bertempat di Rumah PAN . Sabtu,25 April 2026.

‎Pada kesempatan Konsolidasi dan Sosialisasi Pra Muscab ini,Ketua DPD PAN Kab.Tangerang Sri Panggung Lestari menyampaikan pesan kepada para Ketua DPC se – Kabupaten Tangerang,

Pengurus DPD PAN Kab.Tangerang bersama para Ketua DPC PAN se-Kab Tangerang. foto/dok : dpdpantangkab . [red24]

“Kader Partai Amanat Nasional di semua tingkatan,harus kompak dan satu komando dalam membela dan memperjuangkan target PAN 3 besar di Kabupaten Tangerang khususnya dan Banten umumnya’, tegas Ketua DPD PAN .

‎”Target untuk meraih 3 besar pada Pemilu 2029 bukan sesuatu yang mustahil untuk digapai, jika konsolidasi partai bisa dilaksanakan dengan baik, mulai dari tingkat cabang hingga ranting,kami optimis akan meraih posisi 3 besar suara PAN di Kabupaten Tangerang”, pungkas Sri Panggung Lestari yang akrab disapa SPL .

Sementara itu, Ketua SC (Steering Commitee) Musyawarah Cabang (Muscab) Santibi,pada kesempatan ini mengatakan,

‎”Hari ini kami undang para Ketua DPC se – Kabupaten Tangerang dalam rangka konsolidasi sekaligus sosialisasi Pra Muscab dan Alhamdulillah acara Pra Muscab ini dihadiri 29 (Dua Puluh Sembilan) para Ketua DPC (periode 2020 – 2025) se – Kabupaten Tangerang dan Insya Allah Muscab akan dilaksanakan pada Senin,18 Mei 2026″,ungkap Santibi .

‎Tahapan Musyawarah Cabang (Muscab) DPD PAN Kab.Tangerang

  • Pembukaan pendaftaran Formatur DPC (Dewan Pimpinan Cabang) :    27 April – 07 mei 2026
  • Verifikasi berkas Balon (Bakal Calon) Formatur : 08-10 Mei 2026
  • Penyerahan berkas Balon (Bakal Calon) Formatur ke DPW PAN Banten : ‎11 mei 2026
  • Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) : ‎8 Mei 2026

Mesin politik sudah bergerak,DPD PAN Kab.Tangerang dibawah kepemimpinan Sri Panggung Lestari optimis,bisa mencapai target 3 besar pada pemilu 2029 yang akan datang .

red24_J.U

Wali Kota Tangerang Sachrudin melantik pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang di bantaran Sungai Cisadane,

 

Sorot24.id | Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin mengatakan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) memiliki peran strategis sebagai penggerak kolaborasi dalam membangun kesiapsiagaan sejak dini, bukan hanya saat bencana terjadi.

Ia mengatakan di tengah meningkatnya potensi bencana akibat perubahan iklim dan perkembangan kawasan perkotaan, kesiapsiagaan menjadi fondasi utama dalam melindungi masyarakat.

Kita tidak boleh menunggu. Kesiapsiagaan harus dibangun dari sekarang, dimulai dari lingkungan terkecil. FPRB berperan membangun kesadaran warga,” kata Wali Kota Sachrudin saat menghadiri Pelantikan FPRB sekaligus Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2026 di bantaran Sungai Cisadane, Minggu

Menurutnya, risiko seperti banjir, genangan, hingga cuaca ekstrem, memang tidak dapat dihindari sepenuhnya, namun dampaknya dapat ditekan melalui langkah yang terencana dan kolaboratif.

“Semakin kita siap, insya Allah, semakin kecil dampak yang ditimbulkan,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Pemkot Tangerang bersama FPRB Kota Tangerang

Ia menambahkan FPRB harus mampu menjadi penghubung berbagai unsur Pentahelix, meliputi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, untuk memperkuat ketangguhan kota secara menyeluruh.

“FPRB harus hadir sebagai penggerak, memastikan kesiapsiagaan menjadi budaya bersama,” lanjutnya.

Sejalan dengan itu, Ketua FPRB Kota Tangerang Supiani menambahkan, FPRB Kota Tangerang sebagai wadah sejumlah organsisasi masyarakat, akademisi, dan media yang berfokus pada aksi mitigasi telah menyiapkan sejumlah program kerja konkret yang segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

foto Relawan yang tergabung pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang di bantaran Sungai Cisadane,

Beberapa program kerja yang disiapkan meliputi pemetaan risiko partisipatif, edukasi, sampai penguatan relawan melalui pelatihan yang akan disinkronisasi dengan Kampung Siaga Bencana yang akan di setiap kelurahan.

“Kami bersama semua organisasi, komunitas, dan relawan yang tergabung akan bekerja sama dan bekerja keras semaksimal mungkin membantu program-program pemerintah untuk menciptakan sistem penanggulangan bencana yang kuat di Kota Tangerang,” tambah Supiani.

Selain itu, Pemkot Tangerang bersama FPRB Kota Tangerang juga melakukan simulasi water rescue, penanaman pohon, dan penebaran 13.300 benih ikan dan ecoenzim di sepanjang Sungai Cisadane.

Red24 (Molly)

Polsek Kota Tangerang Bersama Pokdarkamtibmas Sektor Benteng
Resor Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Rutin Cegah Tawuran Balap Liar

sorot24.id | Tangerang – jajaran Kepolisian Polsek Tangerang dan Pokdarkamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota melaksanakan apel malam gabungan dengan warga masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) di lapangan apel Mapolsek Benteng Tangerang Kota , Jl. TMP Taruna No. 39, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pukul 23:30 Sabtu (25/04/2026)

Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tangerang, KOMPOL SUYATNO SH yang di ikuti oleh Kekuatan Cipta Kondusif ( Cipkon ) , dengan jumlah kekuatan Polisi 10 personil, Kanit Reskrim 2 personil , Kanit Intel 2 Personil, Pokdar 8 personil.

Selesai diberikan arahan oleh Kapolsek Tangerang seluruh peserta apel langsung melakukan pengamanan di sejumlah titik dilanjutkan patroli wilayah dengan Rute ;

Kegiatan di awali dengan patroli mobile

– TMP taruna ( Polsek )
– Puspem ( Taman Elektrik )
– Tanah Tinggi
– Jl Benteng Betawi
– Jl Perintis kemerdekaan
– pusat pendidikan Cikokol
– TangCity
– Pasar Anyar
– Pasar Lama
– Jln Kali Pasir
– Kampung Bekelir

Selain melakukan Patroli Saya meminta peran aktif anggota Pokdarkamtibmas Sektor Benteng kecamatan Tangerang kota dalam menjaga, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat . Semoga kita dapat menjalin sinergi bagi anggota yang ada di lapangan ” jelasnya Guna Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas ,balap liar dan Tawuran


HUMAS
Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng
Resor Metro Tangerang Kota

 

red24-(Molly)

Kegiatan ini digagas Pemerintah Pemkot Kota Sukabumi melalui Disnaker dengan melibatkan dunia pendidikan dan sektor swasta, termasuk PT Nusaraya.gelaran job fair 2026 (foto dok)

 

Sorot24.id | Sukabumi – Gelaran Job Fair Sukabumi 2026 di Politeknik Sukabumi menjadi magnet bagi para pencari kerja.

Sejak pagi, ribuan pelamar tampak memadati area kegiatan, memanfaatkan kesempatan untuk terhubung langsung dengan perusahaan.

Kegiatan ini digagas Pemerintah Kota Sukabumi melalui Disnaker dengan melibatkan dunia pendidikan dan sektor swasta, termasuk PT Nusaraya.

Sebanyak 20 perusahaan ambil bagian, menawarkan puluhan posisi di berbagai sektor strategis.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan, job fair menjadi salah satu instrumen penting dalam membuka akses kerja yang lebih luas dan merata.

Ia menilai keterlibatan kampus memiliki peran kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.

“Sinergi ini harus terus diperkuat agar lulusan pendidikan dapat langsung terserap dunia kerja,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat menyebutkan, total tersedia sekitar 45 jenis pekerjaan, mulai dari manufaktur, permesinan, konstruksi hingga otomotif.

Sejumlah perusahaan juga membuka peluang kerja ke luar negeri.

Jumlah pendaftar mencapai sekitar 1.600 orang. Namun yang mengikuti seleksi langsung diperkirakan sekitar 800 peserta karena banyak pelamar mengambil lebih dari satu kesempatan,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menunjukkan kebutuhan akan akses informasi dan peluang kerja yang masih besar di Kota Sukabumi.

Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya arus pendatang yang datang untuk bekerja maupun menempuh pendidikan.

Data tahun 2025 mencatat, angka migrasi masuk ke Kota Sukabumi mencapai sekitar 12.000 orang per tahun.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa secara berkelanjutan.

Rencananya, bursa kerja akan digelar hingga empat kali dalam setahun sebagai upaya konsisten menekan angka pengangguran.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pendidikan, diharapkan peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka luas dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Red24