Akulaku Group dan BAZNAS RI Hadirkan Program CSR untuk Anak Binaan LPKA Jakarta

sorot24.id | JAKARTA – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Akulaku kembali bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) menghadirkan berbagai program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk pelatihan keterampilan bagi anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta. Jum’at,13/3/2026.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan CSR Ramadhan 2026 yang diinisiasi bersama oleh Akulaku Group dan BAZNAS RI.

Salah satu inisiatif yang diselenggarakan pada Ramadhan kali ini adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan sablon bagi anak-anak binaan, yang bertujuan memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai modal kemandirian di masa depan.

Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, Edy Salim, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi positif kepada masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial yang dapat memberikan dampak nyata.

Akulaku kembali bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI). foto/dok : [red24] .
“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan berbagi dengan sesama. Melalui kolaborasi bersama BAZNAS RI, bantuan yang disalurkan diharapkan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A, mengatakan bahwa kegiatan ini bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan program Ramadhan yang tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi juga berorientasi pada pemberdayaan.

“Melalui program ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan Ramadhan sekaligus memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka”, ujarnya .

Sementara itu, Kepala Divisi Pendayagunaan, Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Ajat Sudrajat, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS dan Akulaku dalam menyalurkan berbagai program sosial selama Ramadhan.

“Hari ini kita melaksanakan program Hidangan Berkah Ramadhan berupa pembagian hidangan berbuka puasa, mulai dari takjil hingga makanan utama bagi anak-anak binaan”, ungkapnya .

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta, Syaikoni, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak binaan di lembaganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan Akulaku Group atas dukungan serta perhatian yang diberikan kepada anak-anak binaan di LPKA Jakarta”, ucapnya .

Salah satu anak binaan berinisial RAPO (16) mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang sekali mengikuti acara ini karena kami bisa belajar menyablon dan mengetahui perbedaan sablon digital dan manual. Terima kasih kepada BAZNAS dan Akulaku Group yang sudah datang dan berbagi dengan kami”,pungkasnya.

Akulaku Group berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif sosial yang tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam aspek kesejahteraan dan pemberdayaan.

red24_RG

‎Gubernur Banten Serahkan Bantuan Pendidikan Bagi Pelajar di Puncak Ramadhan Bahagia

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Provinsi Banten menyerahkan bantuan pendidikan bagi pelajar dalam rangkaian Puncak Acara Ramadhan Bahagia Season 3 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Sabtu,14/03/26.

‎Penyerahan bantuan pendidikan dilakukan secara simbolis dari Gubernur Banten yang diwakili oleh Staff Ahli Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Banten, Dr. Nana Supiana, kepada PW IPNU Banten dan diterima langsung oleh Ketua PW IPNU Banten, Muhamad Riziq Shihab.

‎Ketua PW IPNU Banten, Muhamad Riziq Shihab, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten atas perhatian dan dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi para pelajar.

‎“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten atas dukungan yang diberikan melalui bantuan pendidikan ini. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap pelajar, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan untuk terus melanjutkan pendidikan,” ujar Riziq.

‎Ia juga menjelaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut nantinya akan disalurkan kepada para pelajar yang benar-benar membutuhkan.

‎“Bantuan pendidikan ini akan kami salurkan kepada pelajar yang membutuhkan, khususnya dari keluarga kurang mampu, keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi yang sangat baik. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para pelajar untuk terus berprestasi,” tambahnya.

‎Penyerahan bantuan pendidikan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam kegiatan Puncak Acara Ramadhan Bahagia Season 3 PW IPNU Banten, yang mengusung semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

‎Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan PW IPNU Banten, diharapkan program bantuan pendidikan ini dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi pelajar di Provinsi Banten .

red24_RAS

‎PW IPNU Banten Gelar Puncak Ramadhan Bahagia Season 3

sorot24.id | TANGERANG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Banten menggelar Puncak Acara Ramadan Bahagia Season 3 sebagai penutup dari rangkaian kegiatan Ramadhan Bahagia yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Sabtu,14/03/26.

‎Puncak acara ini menjadi momentum penutup dari program Ramadhan Bahagia sekaligus menjadi program Ramadan Bahagia terakhir pada Masa Khidmat PW IPNU Banten 2023–2026.

‎Kegiatan diawali dengan penampilan hadroh dari perwakilan Pengurus Komisariat Pondok Pesantren, yang menambah suasana religius dalam kegiatan tersebut. Selanjutnya, ditayangkan video kompilasi momen bahagia Ramadhan Bahagia Season 3 yang menampilkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama rangkaian program berlangsung.

‎Adapun rangkaian kegiatan pada puncak acara ini meliputi buka puasa bersama, santunan anak yatim, penyerahan bantuan pendidikan bagi pelajar dari Gubernur Banten, sarasehan bersama Majelis Alumni IPNU, serta resepsi dan tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-72 IPNU.

‎Ketua PW IPNU Banten, Muhamad Riziq Shihab, menyampaikan bahwa Ramadan Bahagia Season 3 merupakan program kolaboratif yang bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

‎“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Banten Andra Soni dan Pemerintah Provinsi Banten, BAZNAS Provinsi Banten, Bupati Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Camat Curug beserta Pemerintah Kecamatan Curug yang telah memfasilitasi kegiatan Puncak Acara Ramadan Bahagia ini, para senior dari Majelis Alumni, kader, anggota, pengurus, dan simpatisan IPNU se-Banten, PW IPPNU Banten serta jajaran dan kader IPPNU se-Banten, serta seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” ujar Riziq.

‎Sementara itu, Sekretaris PW IPNU Banten, Nasyudin Rumi, menyampaikan bahwa Ramadhan Bahagia Season 3 merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di beberapa zona wilayah di Banten.

‎Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dimulai pada 28 Februari 2026 di Zona Serang Raya yang dilaksanakan di Kabupaten Serang, kemudian 8 Maret 2026 di Zona 1 Lebak–Pandeglang yang dilaksanakan di Kabupaten Pandeglang, dan dilanjutkan 15 Maret 2026 di Zona 3 Tangerang Raya yang dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan.

‎“Program Ramadhan Bahagia ini menjadi ruang kebersamaan bagi kader IPNU-IPPNU di seluruh wilayah Banten untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat selama bulan Ramadan, lewat pembagian takjil, ngaos ramadan, dan kajian ramadan. serta hari ini kita memsuki puncak acaranya. ” ujar Nasyudin.

‎Sementara itu, Rekan Fakih selaku perwakilan PC IPNU Kabupaten Lebak turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Ramadhan Bahagia Season 3 yang dinilai mampu mempererat kebersamaan kader IPNU di berbagai daerah.

‎Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang sebagai wadah pertemuan silaturahmi anatar kader dan anggota serta pengabdian kepada masyarakat.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten yang diwakili oleh Staff Ahli Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Banten, Dr. Nana Supiana, Camat Kecamatan Curug, perwakilan Majelis Alumni IPNU Banten yaitu Adang Akbarudin dan Akbarudin, S.Sy., M.E., jajaran Pengurus PW IPNU Banten, para Ketua dan Pengurus PC IPNU se-Banten, serta berbagai tamu undangan lainnya.

‎Melalui kegiatan ini, PW IPNU Banten berharap semangat menebar kebaikan, menuai kebahagiaan, dan menguatkan kebersamaan dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi para pelajar untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.

red24_RAS

‎Kolaborasi Kebaikan, PW IPNU Banten Salurkan Zakat Fitrah dari Baznas Provinsi Banten

sorot24.id | TANGERANG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Banten menyalurkan santunan zakat fitrah yang bersumber dari Baznas Provinsi Banten kepada para penerima manfaat. Penyaluran tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Puncak Acara Ramadan Bahagia Season 3 PW IPNU Banten yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Sabtu,14/03/2026.

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara PW IPNU Banten dan Baznas Provinsi Banten dalam menebarkan kebaikan di bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di kalangan pelajar dan masyarakat.

‎Ketua PW IPNU Banten, Rekan Muhamad Riziq Shihab, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Provinsi Banten yang telah mempercayakan penyaluran zakat fitrah melalui PW IPNU Banten.

‎“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas Provinsi Banten atas kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin. Semoga zakat fitrah yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, serta menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Riziq.

‎Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Ramadan Bahagia Season 3, yaitu Menebar Kebaikan, Menuai Kebahagiaan, Menguatkan Kebersamaan.

‎Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Rekan Nasyudin Rumi, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik serta dukungan dari berbagai pihak.

‎“Alhamdulillah kegiatan Puncak Ramadan Bahagia Season 3 dapat berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, khususnya Baznas Provinsi Banten, para pengurus, kader, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ungkapnya.

‎Salah satu penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya inisial RA, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

‎“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang telah membantu,” tuturnya.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kecamatan Curug, Bapak Arif Rahman Hakim, S.STP., M.Si, Rekan Adang Akbarudin dari Majelis Alumni IPNU Banten, Rekan Akbarudin, S.Sy., M.E., jajaran Pengurus PW IPNU Banten, Ketua dan Pengurus PC IPNU se-Banten, serta para tamu undangan lainnya.

‎Melalui kegiatan ini, PW IPNU Banten berharap semangat kolaborasi dalam menebar kebaikan dapat terus terjaga, serta semakin memperkuat peran pelajar dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Provinsi Banten.

red24_RAS

‎Gedung Posyantek Sepatan Mati Fungsi Bertahun-tahun, Aktivis Muda: Stop Hamburkan Pajak Rakyat, Alihkan untuk Relawan PKH Saja !

‎​sorot24.id | TANGERANG – Gedung Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kecamatan Sepatan kini menjadi sorotan tajam. Bangunan yang didirikan menggunakan anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang tersebut terpantau terbengkalai, tidak berpenghuni, dan kehilangan fungsinya secara total sebagai pusat inovasi teknologi masyarakat.

‎​Kondisi gedung yang sunyi tanpa aktivitas maupun pengurus ini memicu kritik keras dari berbagai pihak, mengingat besarnya anggaran negara yang terserap untuk pembangunannya namun tidak memberikan asas manfaat bagi warga.

‎​Riki Ade Suryana, Pemuda Sepatan sekaligus Aktivis Muda Tangerang, menyatakan keprihatinannya saat meninjau lokasi Gedung Posyantek yang berada di Jalan Lingkar Pasar Sepatan, tepat di sebelah bekas Gedung UPT Pendidikan tersebut. Ia menilai pembiaran aset negara ini adalah bentuk manajemen publik yang buruk karena sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa evaluasi.

‎​”Sangat disayangkan, gedung yang dibangun dari uang rakyat—dari pajak yang kita bayar—justru disia-siakan begitu saja. Jangankan aktivitas inovasi, batang hidung pengurusnya pun tidak terlihat. Gedung ini sudah bertahun-tahun sunyi seperti ‘rumah hantu’. Mirisnya, tidak ada kegiatan sama sekali terkait pelayanan maupun inovasi teknologi di sana, maka wajar saja jika masyarakat menyebutnya mati fungsi,” ujar Riki dengan nada tegas.

‎​Riki menyoroti dampak dari kekosongan gedung tersebut. Karena lokasi yang dianggap kurang strategis dan minim pengawasan, area sekitar gedung justru dimanfaatkan oleh pedagang pasar yang diduga tidak berizin. Ini jelas pembiaran yang merusak fungsi awal bangunan dan estetika lingkungan .

‎​​Riki menekankan bahwa setiap aset daerah harus dikelola secara efektif sebagaimana diatur dalam :

‎​UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara: Bahwa pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, dan transparan dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

‎​PP No. 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah: Aset yang tidak digunakan untuk menyelenggarakan tugas dan fungsi instansi harus dioptimalisasi atau dipindahtangankan agar tidak merugikan keuangan daerah.

‎​Pertanyaan Terbuka untuk DPMPD, Diskominfo & Pemerintah Kabupaten Tangerang :

‎​Sejauh mana pengawasan dan audit terhadap fungsi Gedung Posyantek di tingkat kecamatan yang mangkrak bertahun-tahun ini ?

Mengapa aset yang dibangun dengan biaya besar dibiarkan tanpa pengurus dan kini justru menjadi area lapak liar

‎​Apakah ada transparansi mengenai realisasi program inovasi teknologi yang seharusnya berjalan di gedung tersebut ?

‎​Daripada menjadi gedung yang rusak dimakan waktu dan disalahgunakan, Riki mengusulkan agar pemerintah lebih bijak dalam mendistribusikan hak pakai gedung kepada lembaga yang jauh lebih produktif.

‎​”Di Sepatan ini banyak organisasi atau lembaga sosial yang sangat aktif tapi tidak punya kantor. Contohnya teman-teman Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka adalah relawan sosial yang sangat perhatian, setiap hari mengabdi untuk masyarakat, rutin mengadakan pertemuan, namun belum memiliki kantor tetap. Sangat ironis, yang aktif melayani rakyat tidak punya tempat, sementara gedung yang ada malah dibiarkan mati fungsi,” tegas Riki.

Tujuan ​Kritik ini dilayangkan sebagai bentuk Social Control agar ​Pemerintah Kabupaten Tangerang segera melakukan audit aset di wilayah Kecamatan Sepatan. Mendorong azas kebermanfaatan anggaran agar tepat sasaran dan tidak mubazir.​Memberikan ruang fasilitas bagi para relawan sosial yang kontribusinya nyata dalam membantu pembangunan daerah .

red24

Harmoni Ramadhan TEBAR KEBAIKAN RAIH KEBERKAHAN Bersama DPK KNPI Tigaraksa : Berbagi Takjil Santunan Yatim dan Buka Puasa Bersama

sorot24.id | TANGERANG – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan, DPK KNPI Tigaraksa mengadakan kegiatan Harmoni Ramadhan dengan tema “Tebar Kebaikan Raih Keberkahan” dengan rangkaian kegiatan diantaranya berbagi takjil,santunan yatim dan buka puasa bersama. Adapun kegiatan tersebut di mulai tanggal 7 – 14 Maret 2026,dengan diawali berbagi takjil sebanyak 500 pack kepada masyarakat Tigaraksa .

foto/dok : DPK KNPI Tigaraksa . [red24] .

Puncak dari rangkaian kegiatan Harmoni Ramadhan sendiri ditutup dengan buka bersama sekaligus santunan yatim,yang berlangsung hari ini,Sabtu,14 Maret 2026 bertempat di Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa .

Bung Daus Ketua MPI – DPK KNPI Tigaraksa sedang memberikan santunan . foto/dok : DPK KNPI Tigaraksa . [red24] .

‎Hadir pada acara puncak Harmoni Ramadhan,Camat Tigaraksa,Polsek Tigaraksa,Koramil Tigaraksa,MUI Tigaraksa,Karang Taruna Tigaraksa serta Organisasi Kemasyarakatan yang ada diwilayah Kecamatan Tigaraksa dan para pengurus DPK KNPI Tigaraksa .

Badru Salam Ketua DPK KNPI Tigaraksa, sedang memberikan kata sambutan. foto/dok : DPK KNPI Tigaraksa . [red24] .

Pada kesempatan ini,Ketua DPK Badru Salam menghaturkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah ikut mensukseskan rangkaian Harmoni Ramadhan dengan tema “Tebar Kebaikan Raih Keberkahan”

“Kami atas nama DPK KNPI Tigaraksa,menghaturkan terima kasih kepada pihak – pihak terkait yang telah mensukseskan rangkaian kegiatan Harmoni Ramadhan,kepada Camat, Koramil dan Polsek Tigaraksa,terima kasih kita bisa bersinergi dan juga kepada jajaran panitia pelaksana yang sudah menjalan perannya sehingga acara ini dapat berjalan lancar dan sukses”, ujar Badru Salam.

“Mudah-mudahan dengan terselenggaranya acara ini,akan mendatangkan motivasi serta kebaikan khususnya buat para pemuda di Wilayah Kecamatan Tigaraksa,Insya Allah agenda ini kita selenggarakan rutin tiap tahun,karena masuk dalam program kerja kami”, pungkasnya .

Pada acara puncak rangkaian Harmoni Ramadhan ini,DPK KNPI Tigaraksa memberikan santunan Yatim kepada 50 (lima puluh) anak yatim yang tersebar di 12 Desa dan Kelurahan se – Kecamatan Tigaraksa .

red24_J.U

Konsolidasi Organisasi dan Buka Puasa Bersama ALMATARA : Berikan Apresiasi Capaian Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – ALMATARA (Aliansi Masyarakat Tangerang Raya) memberikan apresiasi terhadap refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang dinilai telah menunjukkan berbagai capaian positif dalam pembangunan daerah.

‎Perihal tersebut disampaikan oleh jajaran pengurus ALMATARA saat menggelar kegiatan konsolidasi organisasi sekaligus buka puasa bersama di Rumah Makan Kiray Bambu Kuning, Tigaraksa, Jumat, 13/3/2026 .

‎Pada kesempatan tersebut turut hadir jajaran pengurus ALMATARA (Aliansi Masyarakat Tangerang Raya), dan para  Korcam (Koordinator Kecamatan) dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang .

‎Ketua Aliansi Masyarakat Tangerang Raya, Saiful yang akrab disapa Bung Ipunk, mengungkapkan pihaknya mengapresiasi langkah dan capaian kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang selama satu tahun memimpin,terutama dalam menjalankan lima program unggulan pembangunan daerah.

Menurutnya,berbagai program yang digagas pemerintah daerah menjadi langkah positif dalam mendorong kemajuan Kabupaten Tangerang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Paparan mengenai capaian tersebut sebelumnya disampaikan dalam forum bertajuk “Satu Tahun Melangkah Bersama” yang digelar di Aula Pendopo Bupati Kabupaten Tangerang pada Selasa,10/3/2026 . Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah serta para OPD (Kepala Organisasi Perangkat Daerah) .

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus mempercepat pelayanan publik, memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan, serta membangun infrastruktur berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Bung Ipunk menyebutkan, sejumlah capaian yang disampaikan pemerintah daerah di antaranya melalui lima program unggulan, yaitu :

  1. Pemerintahan Inovatif Maju dan Smart (PRIMA)
  2. Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah (PROSPEK)
  3. Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS)
  4. Sekolah Terpadu Ramah Anak    (SETARA)
  5. Sistem Lingkungan yang Aman Ramah dan Berkelanjutan (SELARAS)

Meski demikian,ALMATARA juga menyoroti beberapa keluhan masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah. Di antaranya terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak serta persoalan banjir di sejumlah wilayah yang dinilai masih perlu penanganan lebih optimal.

“Kami mengapresiasi berbagai capaian yang telah dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Namun di sisi lain, kami juga berharap pemerintah daerah terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat perbaikan infrastruktur yang masih menjadi keluhan warga,” ujar Bung Ipunk.

Ia juga  berharap ke depan pemerintah Kabupaten Tangerang dapat terus meningkatkan kinerja serta memperkuat pelayanan publik agar cita-cita mewujudkan Kabupaten Tangerang yang maju dan sejahtera sesuai dengan jargon Tangerang Gemilang dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.

red24_J.U

Soroti Dugaan Penyimpangan Program MBG DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Gelar Aksi di BGN RI Jakarta

PERS RELEASE : DPD KNPI Kabupaten Pandeglang

sorot24.id | JAKARTA – DPD KNPI (Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kabupaten Pandeglang menggelar aksi demonstrasi di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia Jakarta. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kritik dan desakan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang yang dinilai menyisakan berbagai persoalan. Jumat, 13/03/2026.

‎DPD KNPI Kabupaten Pandeglang 2025 – 2029 menilai, program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan, justru memunculkan sejumlah persoalan dalam implementasinya di lapangan.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Saepudin, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat serta melakukan investigasi terkait pelaksanaan program MBG di daerah tersebut.

‎Menurutnya, terdapat sejumlah temuan yang menjadi perhatian serius, mulai dari persoalan kelayakan menu makanan, transparansi pengelolaan anggaran, hingga dugaan ketidaksesuaian operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan regulasi yang berlaku.

‎“Program Makan Bergizi Gratis sejatinya merupakan program yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak bangsa. Namun kami menemukan berbagai persoalan dalam pelaksanaannya di Kabupaten Pandeglang, mulai dari kualitas makanan hingga kepatuhan terhadap standar operasional dapur SPPG,” ujar Saepudin.

‎Ia menambahkan bahwa sejumlah dapur SPPG diduga belum memenuhi persyaratan administratif maupun standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) MBG atau Badan Gizi Nasional (BGN) RI.

Temuan tersebut antara lain berkaitan dengan dugaan belum dimilikinya dokumen perizinan penting seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta dokumen pengelolaan lingkungan seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Selain itu,DPD KNPI Kabupaten Pandeglang juga menyoroti penggunaan perlengkapan dapur yang diduga belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, termasuk peralatan makanan yang seharusnya menggunakan material stainless steel 304 dan memiliki sertifikasi kelayakan.

Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Entis Sumantri, mengungkapkan bahwa pihaknya juga menerima laporan dari orang tua siswa, masyarakat dan hasil observasi kami mengenai kondisi makanan yang diduga tidak layak konsumsi.

“Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil investigasi lapangan, kami menemukan adanya dugaan makanan yang sudah tidak layak konsumsi namun tetap diberikan kepada siswa penerima manfaat. Hal ini tentu sangat memprihatinkan karena program yang seharusnya meningkatkan kualitas gizi justru berpotensi membahayakan kesehatan,” kata Entis.

Ia juga menyoroti kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran program MBG, termasuk terkait harga bahan pangan, biaya operasional dapur, hingga mekanisme pengadaan yang dinilai belum terbuka kepada publik. Bahkan kami melihat distribusi MBG, terhadap penerima manfaat tak sebanding dengan anggaran yang di tetapkan oleh Juklak Juknis MBG.

Lebih jauh,DPD KNPI Kabupaten Pandeglang juga menyoroti dugaan praktik tidak sehat dalam penentuan titik lokasi dapur SPPG. Menurut Entis, isu mengenai dugaan jual beli titik dapur antara yayasan, mitra pelaksana, maupun pihak BGN dan pihak-pihak terkait telah menjadi perbincangan di masyarakat dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Sementara itu, Koordinator Aksi KNPI Pandeglang, Doni Nuryana, menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang akan digelar di kantor Badan Gizi Nasional merupakan bentuk kontrol sosial dari organisasi kepemudaan terhadap program pemerintah.

‎“Aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kami sebagai organisasi kepemudaan untuk memastikan program pemerintah benar-benar berjalan sesuai tujuan. Kami meminta Badan Gizi Nasional melakukan evaluasi dan audit secara menyeluruh terhadap seluruh dapur SPPG yang beroperasi di Kabupaten Pandeglang,” ujar Doni

Dalam aksinya nanti, DPD KNPI Kabupaten Pandeglang juga akan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya mendesak dilakukannya audit terhadap pelaksanaan program MBG, memastikan transparansi pengelolaan anggaran, serta menindak tegas pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.

‎Selain itu, DPD KNPI Kabupaten Pandeglang juga meminta Badan Gizi Nasional Republik Indonesia, pemerintah daerah Satuan Tugas atau Satgas MBG dan instansi terkait untuk melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh dapur SPPG di Kabupaten Pandeglang, khususnya terkait kelengkapan perizinan setiap SPPG.

DPD KNPI Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa pengawasan terhadap program MBG harus dilakukan secara serius agar tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda Indonesia, benar-benar dapat tercapai.

DPD KNPI Kabupaten Pandeglang juga mengingatkan bahwa pelaksanaan program MBG harus mematuhi berbagai regulasi yang berlaku, di antaranya Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) Makan Bergizi Gratis (MBG) atau aturan BGN RI. sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis tata kelola penyelenggaraan program MBG Tahun 2026,Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

red24

Bersama Karang Taruna Pemerintah Kecamatan Tigaraksa Gelar Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba

sorot24.id | TANGERANG – Agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba pada generasi muda, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa menggelar sosialisasi bahayanya penyalahgunaan Narkoba, kegiatan tersebut berempat di ruang rapat Kantor Kecamatan Tigaraksa, jumat 13 maret 2026.

Kegiatan sosialisasi tersebut di hadiri 36  pengurus Karang taruna tingkat  Kecamatan serta 14 Ketua Karang Taruna tingkat Kelurahan dan Desa  se – Kecamatan Tigaraksa,hadir sebagai narasumber Kapolsek Tigaraksa dan  BNK .

Kapolsek Tigaraksa sedang memberikan penyuluhan tentang penyalahgunaan Narkoba. foto/dok : red24

‎Sambutan Camat Tigaraksa yang diwakili oleh Kasi Pemerintaan Mulyadi, S.H mengatakan, “kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap para pemuda yang ada di Kecamatan Tigaraksa agar terhindar dari bahaya Narkoba”, ujarnya.

“Dengan adanya sosialisasi ini kepada para pemuda khususnya Karang Taruna, bisa lebih paham tentang bahayanya Narkoba. Sehingga para pemuda yang ada di Kecamatan Tigaraksa dapat terhindar dari penyalahgunaan Obat terlarang,” tambahnya.

‎Sementara Ketua Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa,Saepul Rahayu mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Tigaraksa yang telah mengadakan kegiatan sosialisasi bahayanya Narkoba.

‎”Dengan adanya sosialisasi ini anggota katar dapat lebih memahami lagi tentang bahaya Narkoba, sehingga mereka juga akan ikut menyampaikan di lingkungan masing-masing setelah mendapatkan pemahaman bahayanya obat obatan terlarang”, pungkas Saepul Rahayu Ketua Karang Taruna Kecamatan Tigaraksa .

red24_J.U

Lusuh nya Kain Bendera di Halaman Kelurahan Karawaci Baru Tuai Kecaman

sorot24.id | TANGERANG – Viral di media sosial mengenai Bendera Merah Putih yang lusuh dan sobek di halaman Kantor Kelurahan Karawaci Baru, Kota Tangerang, kini menjadi sorotan aktivis dan mahasiswa.

‎Pasalnya, mereka diduga dengan Alih-alih memberikan klarifikasi atau melakukan evaluasi, pihak kelurahan justru disinyalir membuat pemberitaan tandingan yang memicu tanda tanya di tengah masyarakat.

‎Peristiwa ini bermula saat awak media menemukan Sang Saka Merah Putih dalam kondisi tidak layak masih berkibar di tiang bendera kantor kelurahan.

‎Kondisi bendera yang terlihat kusam dan robek itu kemudian beredar luas di media sosial dan menuai sorotan publik.

‎Pasalnya, bendera negara merupakan simbol kehormatan yang seharusnya dijaga dan diperlakukan dengan penuh penghormatan.

‎Namun, setelah pemberitaan tersebut viral, muncul narasi tandingan yang disebut-sebut berasal dari pihak kelurahan.

‎Langkah itu dinilai sejumlah pihak sebagai upaya membangun opini, alih-alih menyelesaikan persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

‎Beberapa pemerhati pelayanan publik menilai, sebagai pemimpin wilayah, Lurah seharusnya bersikap terbuka terhadap kritik dan segera melakukan pembenahan apabila terjadi kelalaian.

‎“Jika memang ada kekeliruan, seharusnya cukup menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan segera mengganti bendera yang tidak layak. ‎Itu jauh lebih bijak daripada membuat berita tandingan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

‎Kritik pun mengarah pada sikap pimpinan Kelurahan Karawaci Baru yang dinilai kurang responsif terhadap masukan masyarakat maupun insan pers.

‎Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, ditegaskan bahwa bendera negara harus diperlakukan dengan hormat dan tidak boleh dikibarkan dalam kondisi rusak, robek, atau kusam.

‎Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintahan agar lebih peka terhadap simbol negara serta tidak alergi terhadap kritik yang disampaikan oleh media maupun  masyarakat .

‎Mendengar hal ini BF mahasiswa Tangerang Raya angkat bicara, seharusnya pihak kecamatan Karawaci itu meminta maaf membuat klarifikasi atas kesalahan di kelurahan nya yang mengibarkan bendera yang kusam.

‎”Karena bendera merah itu simbol negara Republik Indonesia, apabila pihak kecamatan Karawaci tidak membuat klarifikasi permintaan maaf kepada publik, saya dan element masyarakat akan mendorong kasus ini ke Walikota Tangerang hingga laporkan ke presiden RI”, ucapnya, Jum’at (13/3/26) .

‎Ditempat terpisah Riki Ade Suryana Ketua FORMASI (Forum Mahasiswa Aktivis Solidaritas Indonesia) menambahkan, kenapa bendera yang kusam itu masih di pasang, sama saja pihak kecamatan Karawaci itu tidak menghargai jasa-jasa para pahlawan.

‎”Bilamana pihak Kecamatan dan Kelurahan tidak meminta maaf ke publik maka saya bersama jajaran Forum Mahasiswa Aktivis Solidaritas Indonesia serta elemen masyarakat akan ambil tindakan dengan memakai cara aktivis”, tutupnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, Lurah Karawaci Baru belum memberikan klarifikasi resmi terkait munculnya pemberitaan tandingan tersebut.

‎Masyarakat pun berharap ada penjelasan terbuka sekaligus pembenahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.‎

red24_J.U