Selaras Semangat Menko Pangan, Bang Andes dan Arisal Azis Rutin Bagikan Beras
sorot24.id | TANJUNG PATI – Di tengah dinamika kehidupan sosial ekonomi masyarakat, kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya anak yatim dan yatim piatu, tetap menjadi denyut nadi yang menghidupkan semangat kebersamaan di Kabupaten Limapuluh Kota.
Wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat di Posko Rumah Aspirasi H. Arisal Azis dan Marsanova Andesra, Tanjung Pati, Kecamatan Harau. Setiap bulannya, tempat ini rutin bertransformasi menjadi titik temu kebaikan, menyalurkan bantuan beras kepada 100 anak yatim dan yatim piatu.


Bantuan pangan yang disalurkan secara berkala ini merupakan hasil kolaborasi erat antara para tokoh dan dunia usaha. Beras yang dibagikan merupakan wujud kepedulian dari Direktur PT Indah Cargo, Muhammad Marchendo Androgie – yang akrab disapa Uda Marchendo -yang kemudian disalurkan melalui jejaring sosial di Rumah Aspirasi.
Menjaga Ketahanan Pangan dan Solidaritas Sosial
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Marsanova Andesra, atau yang akrab disapa Bang Andes, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Menurutnya, aksi kepedulian di tingkat tapak ini berada dalam satu tarikan napas dengan semangat Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam memperkuat dan menjaga ketahanan pangan nasional.
”Kegiatan ini adalah komitmen moral dan sosial kami bersama Bapak H. Arisal Azis untuk terus hadir di tengah masyarakat. Langkah kecil ini berada dalam satu tarikan napas dengan arahan dan semangat Menko Bidang Pangan, Bapak Zulkifli Hasan, yang terus menekankan pentingnya menjaga ketahanan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan,” ujar Bang Andes dalam keterangannya, Senin (25/10/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan logistik dari PT Indah Cargo melalui Uda Marchendo, membuktikan bahwa sinergi antara figur publik, sektor swasta, dan pemerintah adalah kunci utama dalam merajut solidaritas sosial sekaligus menopang ketahanan pangan keluarga.
”Bantuan beras ini mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, namun bagi keluarga penerima, ini adalah ikhtiar penting untuk meringankan beban dapur serta memastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi.
Kami berharap semangat berbagi ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak,” tambahnya.
Haru dan Syukur dari Keluarga Penerima
Suasana haru dan penuh kehangatan selalu menyertai setiap momentum penyerahan bantuan di posko tersebut. Para ibu dan anak-anak tampak sumringah, memancarkan rasa syukur atas perhatian yang konsisten mereka terima setiap bulannya.
Bagi keluarga prasejahtera, kepastian ketersediaan bahan pangan pokok seperti beras memberikan ketenangan tersendiri di tengah himpitan kebutuhan hidup sehari-hari.
Erti (40), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Harau, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan bahwa bantuan beras yang diterimanya telah berjalan selama tiga bulan berturut-turut, memberikan dampak yang sangat signifikan bagi kelangsungan hidup keluarganya bersama kedua buah hatinya.
”Dengan adanya bantuan beras dari Bapak H. Arisal Azis, kami sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan makan bersama dua orang anak saya. Ini sudah memasuki bulan ketiga kami menerima bantuan beras secara rutin,” tutur Bu Erti dengan mata berkaca-kaca.
Bagi Bu Erti dan keluarga, uluran tangan dari H. Arisal Azis, Marsanova Andesra, dan para dermawan bukan sekadar bantuan fisik berupa komoditas pangan. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi suntikan moral yang menguatkan mental mereka dalam menjalani hari-hari.
”Bantuan ini tidak hanya meringankan beban dapur kami, tetapi juga memberikan semangat dan rasa dihargai. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian yang terus diberikan kepada kami,” ungkapnya penuh haru.
Menginspirasi Budaya Berbagi
Aksi sosial yang konsisten di Tanjung Pati ini merefleksikan nilai-nilai gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa Indonesia. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, kolaborasi antara wakil rakyat seperti Marsanova Andesra dan H. Arisal Azis bersama dunia usaha menunjukkan bahwa gerakan menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari kepedulian antar-sesama di tingkat lokal.
Para penerima manfaat berharap program mulia ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan di masa mendatang. Pada akhirnya, derap langkah kepedulian di Rumah Aspirasi Tanjung Pati ini mengirimkan pesan optimisme: bahwa kebahagiaan dan kecukupan pangan anak-anak yatim adalah tanggung jawab bersama.
lutfi













