Aktivitas alat berat jenis ekskavator meratakan tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Volume timbulan sampah di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan yang mencapai 1.500 ton per hari mendorong kedua daerah membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri untuk mengurangi beban pengangkutan lintas wilayah.(dok:istimewa/sorot24.id)

sorot24.id |Tangerang — Pemerintah Provinsi Banten mencatat tren baru dalam pengelolaan sampah. Kota Tangerang dan Tangerang Selatan memilih keluar dari skema Aglomerasi Tangerang Raya dan akan mengelola sampah secara mandiri melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten, Ari James Faraddy, mengatakan kedua daerah tersebut dinilai siap menangani pengelolaan sampah secara mandiri, mulai dari pengangkutan hingga pengolahan harian.

“Kota Tangerang dan Tangerang Selatan menyanggupi sendiri,” ujar Ari dikutip dari Antara, Selasa (19/5/2026).

Menurut Ari, sistem pengelolaan mandiri mampu mengurangi beban pengangkutan sampah lintas wilayah yang selama ini dinilai kurang efisien. Timbulan sampah di Kota Tangerang maupun Tangerang Selatan mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

“Sekarang bayangkan saja 1.500 ton, satu kendaraan 24 ton. Bagi saja berapa unit kendaraan. Lebih baik sendiri, bisa terolah. Mengolah langsung, tidak perlu simpan, buang, belum macetnya,” jelas Ari.

Selain memangkas biaya transportasi, langkah tersebut juga dinilai dapat mengurangi kemacetan dan penumpukan sampah.

Kota Tangerang direncanakan membangun PSEL di kawasan Jatiuwung, Tangerang Selatan di Cipeucang, Kabupaten Tangerang di Jatiwaringin. Sementara itu, kawasan Serang Raya yang meliputi Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang tetap bergabung dalam skema Aglomerasi dan PSEL dipusatkan di Cilowong.

“Kalau mandiri tidak apa-apa. Jadi, empat PSEL nanti,” kata Ari.

Tren pembangunan PSEL juga mulai merambah daerah lain. Kabupaten Pandeglang turut mengajukan pembangunan fasilitas serupa.

Pemprov Banten menegaskan seluruh rencana pembangunan PSEL harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Danantara, hingga Kementerian Lingkungan Hidup.

red24-((Kanu)

Suasana pengukuhan 300 panitia Festival Ciomas Ngabring 2026 di area terbuka dengan latar belakang banner “Peningkatan Kapasitas Official Partnership Festival Ciomas”, Selasa 12/4/2026. Camat Ciomas H. Ugun Gurmilang berpesan agar masyarakat menjaga SDA dan pariwisata untuk mewujudkan Ciomas bangkit, bersatu, maju, dan bahagia. (Dok: rengga/Sorot24.id)

sorot24.id|Serang — Telah diselenggarakankan pengukuhan 300 panitia acara festival Ciomas ngabring 2026 dengan kompak dan optimis untuk memeriahkan dan mensukseskan acara yang di selenggarakan pada bulan Juli.

Acara festival Ciomas ngabring sudah digagas kan pada tahun 2025 kepada para penggagas acara ini ingin mewujudkan kekompakan masyarakat Ciomas dan menjaga marwah Ciomas pada, Selasa (12/4/2026).

Acara festival Ciomas ngabring 2026 yang mengajak seluruh khususnya masyarakat Ciomas dan seluruh elemen lapisan masyarakat dan stekolder yang ada di Ciomas untuk menjalin hubungan silaturahmi satu dengan yang lain, untuk mewujudkan Ciomas bangkit Ciomas bersatu Ciomas maju.

Festival Ciomas ngabring diketuai oleh bapak Uu Saepudin sebagai ketua pelaksana acara ini, sebagai ketua acara festival Ciomas ngabring Jaro Uu dengan panggilan sehari hari, memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh panita dengan arahan harus kompak untuk melaksanakan tugas disaat acara berjalan dan mempunyai rasa tanggung jawab kita semua untuk mengsukseskan acara yang akan diselanggarakan.

Pengukuhan 300 panitia acara festival Ciomas ngabring oleh camat Ciomas H. Ugun gurmilang yang sudah mengkukuhan nya, dihadiri acara tersebut muspika Ciomas tokoh masyarakat dan ulama umaroh se Ciomas, dan hadir DPRD kabupaten Serang AJIJI. Spd dan ibu yanti seluruh elemen stekolder dan masyarakat Ciomas.

Disela sela setelah acara pengukuhan dari media mewawancarai camat H. Ugun gurmilang bahwa acara ini mutlak buat masyarakat Ciomas khususnya dan sekitarnya, camat Ciomas memberikan pesan kepada masyarakat Ciomas untuk menjaga sumber daya alam dan pariwisata yang ada di Ciomas untuk mewujudkan Ciomas bangkit bersatu maju dan bahagia,” pungkasnya.

red24.(RG)