Soal Jembatan Penghubung Desa di Bojong Maanik,Pemkab Lebak Tak Peduli ? 

sorot24.id |LEBAK – Kondisi jembatan penghubung antara Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik dan Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Banten tepatnya di kampung Leuwi Awi, semakin memprihatinkan. Hingga kini, belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah, meski kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama, Senin (27/04/2026).

Jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas warga itu kini dalam kondisi rusak parah. Bagian lantai jembatan berlubang, Bambu dan struktur penyangga mulai lapuk, bahkan sebagian terlihat nyaris ambruk. Kondisi ini jelas membahayakan keselamatan warga yang setiap hari melintas.

Ironisnya, jembatan tersebut tetap di gunakan karena tidak ada akses alternatif lain yang memadai. Warga terpaksa mengambil risiko demi menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah hingga keperluan kesehatan.

Salah satu warga Desa Parakanbeusi, Ali Sobri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan dari pihak terkait.

“Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Padahal ini sangat penting untuk masyarakat. Kami seperti tidak diperhatikan. Jangan tunggu ada korban dulu baru di perbaiki,” tegasnya.

Warga pun mendesak pemerintah Kabupaten Lebak agar segera mengambil tindakan nyata. Mereka menilai, pembiaran kondisi ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat pedesaan.

Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jembatan tersebut akan ambruk dan menimbulkan korban jiwa. Warga berharap pemerintah tidak lagi menunda dan segera melakukan perbaikan secara menyeluruh.

red24_RG

Istighosah dan Tabligh Akbar HUT Gunung Kaler Ke-20, Bupati Tangerang Dorong Penguatan Spiritualitas dan Ekonomi UMKM

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Istighosah dan Tabligh Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kecamatan Gunung Kaler sekaligus menutup secara resmi Festival UMKM Ngider Kecamatan, Senin (27/04/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan istighosah menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual masyarakat seiring dengan pembangunan daerah.

“Momentum istighosah yang kita laksanakan pada hari ini merupakan sebuah bentuk ikhtiar batiniah kita sebagai hamba Allah untuk memohon pertolongan, keberkahan, dan ridho-Nya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-20 Kecamatan Gunung Kaler tidak hanya menjadi refleksi capaian pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum bersama penguatan fondasi spiritual masyarakat. Hal tersebut dinilai penting agar setiap proses pembangunan yang berjalan senantiasa mendapatkan keberkahan dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi besar Kecamatan Gunung Kaler yang perlu didorong melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia pun mengajak seluruh elemen untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah guna mewujudkan wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi penyelenggaraan Festival UMKM Ngider Kecamatan sebagai langkah konkret dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM lokal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang harus terus didukung melalui peningkatan kualitas produk dan perluasan pasar.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karenanya, mari kita bersama-sama mencintai dan menggunakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata, agar UMKM kita semakin tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa Festival UMKM Ngider Kecamatan di Gunung Kaler diikuti oleh 25 pelaku usaha mikro dengan berbagai produk lokal unggulan.

“Hari ini festival UMKM Ngider Kecamatan ada di Kecamatan Gunung Kaler. Dan semuanya ini ada 25 booth, semuanya adalah produk lokal usaha mikro yang ada di Kecamatan Gunung Kaler,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan festival selama enam hari tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet pelaku usaha.

Beberapa pelaku UMKM bahkan mampu meraih pendapatan hingga jutaan rupiah per hari, sehingga kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi promosi, inovasi, dan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kecamatan.

red24_KDL

 

 

Bupati Tangerang : Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyap Rasyid pada saat upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tingkat Kab. Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (27/04/26)

“Mari kita terus perkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri mengatakan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus mendukung visi besar pembangunan nasional melalui kolaborasi yang solid.

Dia juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai salah satu kunci untuk meraih cita-cita bangsa

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci utama dalam mencapai cita-cita bangsa. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan tidak akan berjalan optimal,” tandasnya

Lebih lanjut, dia menyoroti sejumlah hal strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan program prioritas nasional, reformasi birokrasi berbasis digital, peningkatan kemandirian fiskal daerah, serta kolaborasi lintas wilayah dalam menangani berbagai persoalan, termasuk pengelolaan sampah dan pengentasan kemiskinan.

“Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur juga menjadi fokus utama, melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta pemberian beasiswa dan kerja sama dengan perguruan tinggi. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” imbuhnya .

Dia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah agar menjadikan Hari Otda ke-30 sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan inovasi di berbagai sektor, guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Momentum Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi penguat komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan, serta inovasi di setiap lini pemerintahan untuk masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap semangat otonomi daerah dapat terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Upacara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, perwakilan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta seluruh peserta upacara dan tamu undangan.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/42-Prokopim/IV/2026 : (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Bupati Tangerang Harap Perusahaan Bantu Masyarakat Perbaiki Jalan

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap perusahaan di kawasan Desa Budi Mulya Kec. Cikupa bantu masyarakat sekitar kawasan untuk bersama-sama bergotong royong memperbaiki jalan .

Hal tersebut diutarakan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Bakti Sosial PT. Sinar Intan Putra Nusa Desa Budi Mulya Kec. Cikupa, Senin (27/04/26) .

“Saya harap perusahaan bisa bantu masyarakat untuk memperbaiki jalan. Karena ini lahan tanahnya masuk kawasan milik perusahaan, nanti akan kita undang perusahaannya untuk bisa bergotong-royong membantu memperbaiki jalan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid .

Menurut dia, perbaikan jalan tersebut perlu segera dilakukan mengingat akses jalan tersebut cukup vital, bukan hanya bagi perusahaan tapi juga masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya .

“Akses jalan ini cukup vital dan perlu segera diperbaiki supaya hasil produksi dari perusahaan ini bisa cepat juga dikirimkan dan dipasarkan. Kalau jalannya bagus, ekonomi juga cepat juga meningkat nantinya,” tandasnya .

Dia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi bakti sosial yang dilaksanakan sebagai bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab perusahaan melalui program CSR kepada masyarakat sekitar perusahaan, khususnya PT Sinar Intan Putra Nusa. Sekitar 150 orang warga mendapatkan bantuan sembako yang diberikan oleh PT Sinar Intan Putra Nusa.

“Kami, pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada pimpinan perusahaan PT. Sinar Intan Putra Nusa di Desa Budi Mulia, Kecamatan Cikupa yang telah melaksanakan sebagian dari CSR-nya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya .

Pihaknya berharap bakti sosial yang dilakukan perusahaan tersebut bisa menjadikan contoh dan menginspirasi perusahaan lainnya untuk juga dapat melakukan kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat .

“Ini menjadi contoh yang baik dan bisa menginspirasi perusahaan lainnya. Karena pegawainya sebagian besar adalah putra desa, mereka bekerja di sini membantu perusahaan, perusahaannya bantu juga dalam bentuk CSR-nya dalam bentuk sembakonya setiap tahun,” imbuhnya .

Dia juga menghimbau masyarakat di sekitar perusahaan untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dengan perusahaan agar dampaknya dapat bersama-sama dirasakan .

“Saya mohon masyarakat bisa bersama-sama saling menjaga hubungan agar tetap harmonis dan kondusif. Semakin maju dan sukses perusahaan, pastinya masyarakatnya juga sejahtera, ada kepastian usaha dan pendapatan,” pungkasnya .

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/43-Prokopim/IV/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

‎BEM PTNU Banten Soroti Ketidakpastian Kerja : Industri Megah, Fondasi Buruh Retak

sorot24.id | SERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Provinsi Banten memberikan rapor merah terhadap kondisi kesejahteraan buruh di wilayah Banten menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

‎Koordinator Wilayah BEM PTNU Banten, Ilham Rizafi, mengungkapkan bahwa pertumbuhan kawasan industri di Banten selama ini masih bersifat semu karena belum menyentuh aktor utama produksi, yakni para buruh. Ia menyebut adanya jurang lebar antara angka pertumbuhan ekonomi dengan fakta kehidupan pekerja di lapangan.

‎“Pertumbuhan industri di Banten ibarat gedung megah, namun buruhnya berdiri di atas fondasi yang retak—dipaksa diam demi bertahan hidup,” ujar Ilham dalam keterangannya, Senin (27/4).

‎Ilham memaparkan data yang memprihatinkan terkait stabilitas kerja di Tanah Jawara. Pada triwulan pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 707 pekerja di Banten mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Angka ini menempatkan Provinsi Banten pada posisi keempat tertinggi secara nasional.

‎Menurutnya, tingginya angka PHK ini diperparah oleh pola hubungan industrial yang didominasi sistem kontrak jangka pendek, outsourcing, dan fleksibilitas tenaga kerja. Hal tersebut dinilai menciptakan kerentanan bagi buruh karena posisi mereka menjadi mudah tergantikan tanpa adanya jaminan masa depan yang jelas.

‎Selain ketidakpastian status kerja, BEM PTNU Banten juga menyoroti maraknya pelanggaran hak-hak normatif. Masih banyak ditemukan praktik pengupahan di bawah standar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), keterlambatan pembayaran gaji, hingga praktik “penggantungan” status buruh.

‎Rendahnya literasi hukum di kalangan buruh disinyalir menjadi celah bagi oknum perusahaan untuk melakukan penyimpangan. Namun, Ilham menekankan bahwa masalah utama terletak pada lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah.

‎“Implementasi regulasi di lapangan jauh dari optimal. Keterbatasan jumlah pengawas dan minimnya sanksi tegas menyebabkan praktik ketidakadilan terus berlangsung,” tegasnya.

‎Atas kondisi tersebut, BEM PTNU Banten mendesak Pemerintah Provinsi Banten dan Dinas Ketenagakerjaan untuk segera melakukan langkah konkret :

‎1. Meningkatkan jumlah pengawas dan transparansi kinerja pengawasan di kawasan industri.

‎2. Memperluas program literasi hukum bagi buruh agar memahami hak-hak normatif mereka.

‎3. Memberikan sanksi berat bagi perusahaan yang melanggar aturan pengupahan dan hak berserikat.

‎4. Menjamin ruang aman bagi pekerja untuk menyuarakan aspirasi tanpa ancaman PHK sepihak.

‎BEM PTNU Banten berharap,

“momentum May Day tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi titik balik bagi pemerintah untuk memprioritaskan perlindungan tenaga kerja setara dengan prioritas penciptaan iklim investasi”, tutupnya.

red24_RAS

‎Jelang Hardiknas, Koordinator BEM Banten Bersatu Kritik Mandulnya Visi Pendidikan Andra Soni

sorot24.id | SERANG – Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 . Koordinator BEM Banten Bersatu, M. Abdurrahman, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi pendidikan di Provinsi Banten. Ia menilai kualitas pendidikan di bawah kepemimpinan Gubernur Banten, Andra Soni, masih jalan di tempat atau stagnan .

‎Abdurrahman menyoroti tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi potret buram di Tanah Jawara. Berdasarkan data per Februari 2026, tercatat lebih dari 42.000 anak di Kabupaten Pandeglang putus sekolah .

‎Faktor utamanya adalah persoalan ekonomi dan infrastruktur jalan yang rusak di Kabupaten Pandeglang. Banyak anak yang setelah lulus tidak mampu melanjutkan ke jenjang berikutnya .

‎”Kami mempertanyakan, di mana janji program ‘Pendidikan Gratis’ yang digelorakan Gubernur ? Apakah itu hanya komoditas politik dan pencitraan media semata ?” tegas Abdurrahman dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/04/26).

‎Selain masalah biaya, akses menuju sekolah menjadi kendala krusial. Infrastruktur yang hancur membuat mobilitas siswa terhambat, yang pada akhirnya menurunkan minat serta kemampuan siswa untuk tetap bersekolah .

‎Tidak hanya di Pandeglang, kondisi memprihatinkan juga terjadi di Kabupaten Lebak. Tercatat sekitar 763 unit bangunan sekolah dalam kondisi rusak, dengan kerusakan paling mendominasi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) .

‎”Pendidikan adalah hak setiap anak sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2002 Pasal 9 tentang Perlindungan Anak, yang menyatakan setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran yang baik. Sangat disayangkan jika pemerintah hari ini tidak melek terhadap keluhan anak-anak di daerah terpencil,” tambahnya .

‎BEM Banten Bersatu menilai distribusi ruang pendidikan saat ini belum adil dan merata. Banyak daerah pelosok yang luput dari pantauan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. .

‎Abdurrahman pun mengutuk keras ketidakhadiran negara dalam menjamin regenerasi bangsa yang berkualitas. Ia mendesak Gubernur Banten untuk melakukan evaluasi total terhadap instansi terkait yang bertanggung jawab di sektor pendidikan .

‎”Kami tidak akan diam. Pendidikan harus menjadi fokus utama demi masa depan regenerasi kita. Kami menuntut Gubernur untuk turun langsung ke daerah-daerah terpencil, jangan hanya duduk di belakang meja menerima laporan formalitas. Pastikan langsung apakah kinerja dinas di bawah kepemimpinan beliau berjalan atau tidak,” tutup Abdurrahman .

red24_RAS

HMI Jakarta Pusat – Utara Apresiasi Kinerja Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dan Jajaran Ungkap Kasus Narkoba

sorot24.id | JAKARTA – Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Jakarta Pusat – Utara, Rafli Maulana, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. beserta seluruh jajaran, khususnya Satuan Reserse Narkoba, atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Jakarta Utara, pada Minggu, 26 April 2026.

Menurut Rafli, keberhasilan aparat dalam menangkap pelaku berinisial SM (30) yang berperan sebagai kurir dengan barang bukti sabu seberat satu kilogram merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres AKBP Aris Wibowo beserta jajaran, khususnya Kasat Narkoba dan tim, atas kerja cepat, tepat, dan profesional dalam mengungkap kasus ini,” katanya, di Jakarta pada Senin (27/4).

Ia menilai, langkah tegas yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya menunjukkan komitmen penegakan hukum, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman bahaya narkotika yang semakin kompleks.

Kami mendukung penuh upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, termasuk penguatan pengawasan di wilayah-wilayah rawan.

Lebih lanjut, pihaknya berharap langkah tegas ini terus konsisten dilakukan, serta diiringi dengan sinergi bersama masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

“Kami, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkas Rafli.

red24_LUNAS

Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 62 Lapas Sumedang Adakan Tasyakuran

sorot24.id | SUMEDANG – Lapas Kelas IIB Sumedang memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 dengan penuh rasa syukur, Minggu (27/4/2026).

Rangkaian acara dipusatkan di Lapas Sumedang dan dihadiri jajaran petugas, mitra kerja, purnawirawan, serta keluarga warga binaan.

foto/dok : istimewa . [red24] .
Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada mitra yang telah mendukung program pembinaan kemandirian dan kepribadian. Bentuk apresiasi juga diberikan melalui tali kasih kepada purnawirawan Lapas Sumedang atas dedikasi selama bertugas.

Sebagai wujud kepedulian, Lapas Sumedang menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang menjalankan usaha secara mandiri. Bantuan ini diharapkan memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial.

Hari ini juga menjadi puncak sekaligus penutupan Pekan Olahraga dan Seni di Lapas Sumedang. Kalapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma, secara langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Kalapas pada sambutannya menegaskan,

“Bahwa peringatan HBP ke-62 menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan, pembinaan, dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk Pemasyarakatan yang semakin PASTI”, pungkasnya .

red24_RG

Relawan Dapur SPPG kadudamas Keluhkan Sering Dipindah Tugas Harapkan Kepastian Penempatan

sorot24.id |LEBAK – Sejumlah relawan dapur dalam program MBG yang bertugas di dapur SPPG Kadudamas yang beralamat di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak Banten mengeluhkan kebijakan pemindahan tugas yang di nilai terlalu sering di lakukan tanpa kejelasan waktu dan alasan yang pasti. Kondisi ini di sebut berdampak pada kenyamanan kerja serta efektivitas pelayanan di dapur, Minggu (26/04/2026).

Salah satu relawan yang enggan di sebutkan namanya mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini dirinya telah beberapa kali di pindahkan ke bagian berbeda, mulai dari bagian persiapan hingga ke bagian pengolahan.

“Baru juga mulai terbiasa di satu bagian, tiba-tiba sudah di pindahkan lagi. Kami jadi harus beradaptasi terus-menerus,” ujarnya.

Menurut para relawan, perpindahan yang terlalu sering tidak hanya menyulitkan mereka dalam mengembangkan keterampilan di satu bidang, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran operasional dapur. Mereka berharap adanya sistem penempatan yang lebih terstruktur dan mempertimbangkan pengalaman serta keahlian masing-masing relawan.

Selain itu, relawan juga menginginkan adanya komunikasi yang lebih terbuka dari pihak pengelola terkait alasan pemindahan tugas. Dengan begitu, mereka dapat memahami kebijakan yang di terapkan dan tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas sosial tersebut.

“Kami tetap ingin berkontribusi maksimal, tapi kalau terlalu sering di pindah tanpa penjelasan, tentu jadi kurang nyaman,” tambah relawan lainnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola SPPG di harapkan dapat segera melakukan evaluasi terhadap sistem penugasan relawan, guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif serta meningkatkan kualitas pelayanan

Relawan berharap, ke depan ada kebijakan yang lebih jelas dan konsisten, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih fokus dan optimal dalam mendukung program yang di jalankan.

red24

sorot24.id | TANGERANG – Sesuai arahan dan petunjuk Ketua Umum DPP PAN Zulhas,yaitu menuntaskan konsolidasi melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang. Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Tangerang memulai tahapan Musyawarah Cabang (Muscab) di 29 Kecamatan.

Tahapan di mulai dengan mengadakan konsolidasi sekaligus sosialisasi Pra Muscab oleh panitia SC dan OC yang di hadiri oleh Ketua, Sekretaris,Bendahara DPD PAN, Ketua Badan Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK),Ketua Badan Perkaderan,Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) serta 29 (Dua Puluh Sembilan) para Ketua DPC se -Kabupaten Tangerang,bertempat di Rumah PAN . Sabtu,25 April 2026.

‎Pada kesempatan Konsolidasi dan Sosialisasi Pra Muscab ini,Ketua DPD PAN Kab.Tangerang Sri Panggung Lestari menyampaikan pesan kepada para Ketua DPC se – Kabupaten Tangerang,

Pengurus DPD PAN Kab.Tangerang bersama para Ketua DPC PAN se-Kab Tangerang. foto/dok : dpdpantangkab . [red24]

“Kader Partai Amanat Nasional di semua tingkatan,harus kompak dan satu komando dalam membela dan memperjuangkan target PAN 3 besar di Kabupaten Tangerang khususnya dan Banten umumnya’, tegas Ketua DPD PAN .

‎”Target untuk meraih 3 besar pada Pemilu 2029 bukan sesuatu yang mustahil untuk digapai, jika konsolidasi partai bisa dilaksanakan dengan baik, mulai dari tingkat cabang hingga ranting,kami optimis akan meraih posisi 3 besar suara PAN di Kabupaten Tangerang”, pungkas Sri Panggung Lestari yang akrab disapa SPL .

Sementara itu, Ketua SC (Steering Commitee) Musyawarah Cabang (Muscab) Santibi,pada kesempatan ini mengatakan,

‎”Hari ini kami undang para Ketua DPC se – Kabupaten Tangerang dalam rangka konsolidasi sekaligus sosialisasi Pra Muscab dan Alhamdulillah acara Pra Muscab ini dihadiri 29 (Dua Puluh Sembilan) para Ketua DPC (periode 2020 – 2025) se – Kabupaten Tangerang dan Insya Allah Muscab akan dilaksanakan pada Senin,18 Mei 2026″,ungkap Santibi .

‎Tahapan Musyawarah Cabang (Muscab) DPD PAN Kab.Tangerang

  • Pembukaan pendaftaran Formatur DPC (Dewan Pimpinan Cabang) :    27 April – 07 mei 2026
  • Verifikasi berkas Balon (Bakal Calon) Formatur : 08-10 Mei 2026
  • Penyerahan berkas Balon (Bakal Calon) Formatur ke DPW PAN Banten : ‎11 mei 2026
  • Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) : ‎8 Mei 2026

Mesin politik sudah bergerak,DPD PAN Kab.Tangerang dibawah kepemimpinan Sri Panggung Lestari optimis,bisa mencapai target 3 besar pada pemilu 2029 yang akan datang .

red24_J.U