‎Aspirasi Warga Sepatan Tersumbat Tembok Birokrasi : Jalan Rusak dan Sering Banjir Dibiarkan

sorot24.id | TANGERANG – Kondisi infrastruktur di Lingkungan RT 004 RW 002 Kelurahan Sepatan Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang, kian memprihatinkan.

‎Alih-alih mendapatkan perbaikan, keluhan warga justru seolah membentur tembok tinggi sikap acuh tak acuh dari pemerintah setempat, baik di tingkat Kelurahan maupun Kecamatan.

‎Ketidakbecusan pembangunan terlihat jelas pada proyek U-Ditch (saluran air) yang posisinya justru lebih tinggi dibandingkan permukaan jalan paving blok. Akibatnya, alih-alih mengalirkan air, saluran tersebut justru membuat air hujan tumpah ke jalan dan menciptakan genangan air yang merusak jalan paving blok yang dimana menjadi akses utama aktivitas warga.

‎Nana, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas sikap pasif para pejabat dan wakil rakyat yang dulu datang mengemis suara.

‎”Saat pemilu, semua mengumbar retorika dan janji manis akan merealisasikan aspirasi warga di akar rumput. Namun faktanya, setelah duduk di kursi jabatan, mereka seperti kacang lupa kulitnya. Kami hanya butuh jalan yang layak, bukan janji yang menguap,” ujar Nana.

‎Warga bahkan telah melakukan upaya mandiri dengan mengurug jalan menggunakan puing bangunan yang dibeli dari kantong pribadi. Namun, inisiatif warga ini justru tidak mendapat apresiasi maupun tindak lanjut dari pemerintah kelurahan maupun kecamatan yang sebelumnya pernah mengeluh dan mempersoalkan ini.

‎Menyikapi kebuntuan ini, warga bersama Riki Ade Suryana Selaku Aktivis Muda Tangerang Sekaligus Pemuda setempat mendesak adanya solusi konkret, bukan sekadar survei tanpa realisasi :

  1. ‎Mendesak Dinas Perkim atau Bina Marga harus segera melakukan melakukan perbaikan dan peninggian badan jalan paving blok agar posisinya berada di atas bibir U-Ditch. Tanpa peninggian jalan, fungsi saluran air akan tetap nihil.
  2. ‎Perlu adanya audit terhadap perencanaan pembangunan U-Ditch di lokasi tersebut. Pembangunan yang memicu banjir membuktikan adanya kesalahan teknis dalam perencanaan (mismanajemen).
  3. ‎Mendesak Pihak Kelurahan dan Kecamatan Sepatan harus hadir di tengah warga dalam 3×24 jam untuk melakukan pemetaan anggaran darurat atau pengajuan dana swadaya mendesak, bukan justru bungkam dan tidak ada solusi konkret.
  4. ‎Mendesak Anggota Legislatif (DPRD Kabupaten Tangerang) Dapil setempat untuk turun langsung dan menjadikan titik ini sebagai prioritas pembangunan dalam APBD murni atau perubahan tahun ini melalui pokok-pokok pikiran (Pokir).

‎Jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik atau tanggapan resmi dari pihak Kelurahan Sepatan maupun Kecamatan Sepatan,maka warga akan melakukan aksi yang lebih masif atau membawa persoalan ini langsung ke tingkat atas yakni Pemerintah Kabupaten Tangerang.

‎”Kami punya hak suara yang memenangkan mereka. Jika keluhan dasar seperti jalan dan banjir saja diabaikan, jangan salahkan jika warga kehilangan kepercayaan sepenuhnya terhadap birokrasi di Sepatan,” tegas Riki.

red24_RAS

Kandang SBF Bojong Koneng Siap kan Pemilihan Hewan Qurban Sehat Hadapi Idul Adha

sorot24.id | DEPOK – Inovasi dalam peternakan Sapi dan kambing saat ini terus dikembangkan dalam aktivitas di sektor peternakan yang meningkat pesat karena banyaknya permintaan hewan qurban, Seperti Kerbau, Sapi dan Kambing mulai ada kenaikan meskipun hari raya masih kurang lebih dari satu bulan lagi.

“Adanya peningkatan permintaan “Kandang Sonny Berkah Farm” untuk tahun ini di waktu jelang satu bulan hari raya terus dikebut untuk mensortir hewan kambing yang akan dipilih untuk hewan qurban yang benar-benar sehat dan badanya bagus, “ ucap Sonny Eko Kustiawan Owner SBF, di Depok, 21/04/2026.

Untuk menghindari dari macam penyakit yang saat ini berkembang masyarakat agar lebih cermat dalam memilih hewan qurban guna memastikan kelayakan serta menjaga kesehatan hewan yang akan dikonsusmsi pasca Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami indikator terkait kesehatan hewan qurban sehingga berpotensi memilih hewan ternak yang tidak memenuhi syarat,ini yang harus diwaspadai dalam kondisi fisik hewan, jangan sampai memilih hewan yang terlihat lesu, terlihat sakit atau meiliki cacat, “ ungkapnya.

Salah satu tanda penting yang harus diperhatikan adalah adanya cairan yang keluar dari bagian tubuh tertentu seperti dihidung, telinga maupun di areal anus. Kondisi tersebut patut di curigai karena bisa menjadi indikasi hewan tidak sehat. Selain kondisi itu juga , bulu-bulu dari hewan yang menjadi indikator kesehatan. Hewan yang layak qurban umumnya memiliki bulu bersih dan tampak mengkilap , namun sebaiknya jika bulu terlihat kusam atau tak terawat, maka itu juga perlu diwaspadai oleh pembeli.

“Pastikan juga untuk usianya cukup, minimal dua tahun itu bisa dilihat dari giginya kemudian harus jantan dan dalam kondisi sehat, hewan qurban harus dalam kondisi tidak cacat, tidak pincang serta memiliki postur tubuh yang normal, “ pungkasnya.

Kandang SBF terus melakukan pengecekan kesehatan berkala untuk tetap bugar di saat Hari Raya,ini untuk memastikan agar pelanggan dapat merasa senang dalam hal perawatan serta kesehatan yang akan di qurban.

Dari momen jelang Idul Adha ini Kandang SBF dapat memberikan harapan kedepan bagi yang suka atau memiliki minat dengan dunia peternakan akan membagikan ilmu yang bermanfaat tentang arti ketahanan pangan di sektor perternakan dan ini akan menjadi ladang cuan tentunya yang memang sangat berarti bagi masyarakat.

red24_KANU

393 Jemaah Kloter Pertama Dilepas, Bupati Tangerang Naikkan Uang Saku

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi melepas 393 jemaah keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Kabupaten Tangerang. Sabtu,(25/4/2026) .

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap menunaikan rukun Islam kelima. Kloter pertama ini menjadi bagian dari total 2.090 calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang yang terbagi dalam tujuh kloter keberangkatan .

“Ini kloter pertama untuk Kabupaten Tangerang, dan seluruh jemaah insyaallah dalam kondisi sehat. Kita doakan seluruh proses ibadah di Tanah Suci berjalan lancar dan seluruh jemaah kembali dengan predikat haji mabrur dan mabruroh,” ujar Maesyal .

Usai dilepas, para jemaah dijadwalkan menuju embarkasi Cipondoh untuk registrasi dan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan terbang ke Tanah Suci .

Pada momentum pelepasan ini, Pemkab Tangerang juga menunjukkan komitmennya dalam memberikan dukungan kepada jemaah haji. Jika pada 2025 bantuan uang saku diberikan sebesar Rp500 ribu per orang, tahun ini nilainya naik menjadi Rp750 ribu per jemaah .

Menurut Maesyal, kenaikan uang saku tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi .

“Walaupun nilainya mungkin tidak seberapa, ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para jemaah agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan selama di sana,” katanya .

Selain uang saku yang bersumber dari APBD melalui pos hibah untuk Kementerian Agama, Pemkab Tangerang juga menyiapkan fasilitas transportasi berupa bus antar-jemput menuju embarkasi saat keberangkatan hingga penjemputan saat jemaah kembali ke tanah air .

Maesyal menegaskan, pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberi kenyamanan sekaligus memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang sejak berangkat hingga pulang .

Tak hanya melepas keberangkatan, Bupati juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kabupaten Tangerang tetap aman, maju, dan masyarakatnya sejahtera .

“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang mendoakan seluruh jemaah sehat, ibadah lancar, pulang dengan selamat. Kami juga berharap para jemaah turut mendoakan daerah kita,” ujarnya .

red24_KDL

Bupati Tangerang Hadiri Wisuda Ke-2 Universitas Syekh Nawawi Banten : Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri prosesi Wisuda Program Sarjana Ke-2 Universitas Syekh Nawawi Banten (USNB) Tahun Akademik 2025-2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Sabtu (25/4/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, serta civitas akademika USNB.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Syekh Nawawi Banten yang telah berkontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, keteguhan, serta doa yang tidak putus dari keluarga dan dosen pembimbing,” ujar Bupati Maesyal.

Di hadapan Wakil Presiden, Bupati Maesyal memaparkan mengenai lompatan besar Pemkab Tangerang di sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa mulai tahun 2025, porsi perhatian terhadap dunia pendidikan ditingkatkan secara signifikan, terutama bagi masyarakat ekonomi lemah.

“Kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden, pada tahun 2025 kami telah memberangkatkan 235 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk kuliah gratis hingga selesai. Sebanyak 20 orang dikirim ke Al-Azhar Kairo, 30 di Swiss German University, serta sisanya tersebar di PTN ternama seperti UI, ITB, dan Untirta,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengumumkan kabar gembira bahwa di tahun 2026 ini, kuota beasiswa tersebut meningkat drastis menjadi 540 mahasiswa. Tidak hanya itu, Pemkab Tangerang juga memberikan beasiswa pendidikan S1 bagi 430 guru PAUD untuk meningkatkan kompetensi pengajaran di Kabupaten Tangerang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perguruan tinggi lokal, Bupati Maesyal berencana menjalin kerja sama strategis dengan USNB agar putra-putri daerah Kabupaten Tangerang dapat menempuh pendidikan di kampus tersebut melalui program beasiswa pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak Tangerang yang putus sekolah karena biaya. Kami juga tengah menyiapkan program beasiswa untuk mencetak pilot dan dokter dari kalangan keluarga tidak mampu. SDM unggul inilah yang akan menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Selain pendidikan formal, Bupati juga berkomitmen melanjutkan kesuksesan program Sanitren (Sanitasi Pesantren) dengan menambah program pembangunan asrama pondok pesantren di kawasan Tangerang guna menunjang kenyamanan santri dalam menimba ilmu.

Sumber : DISKOMINFO KABUPATEN TANGERANG/RJS/nD

red24_KDL

Diduga Ada Pengusiran Calon Pelamar Kerja dan Praktik Pungli oleh Oknum Aparat Desa,Publik Desak Tindakan Tegas

sorot24.id | TANGERANG – Dugaan praktik tidak terpuji kembali mencuat dalam proses rekrutmen tenaga kerja yang melibatkan calon pelamar kerja asal Desa Sukanagara.

Sejumlah laporan masyarakat menyebutkan adanya tindakan pengusiran calon pelamar kerja dari area perusahaan/pabrik oleh oknum yang diduga merupakan aparatur atau pegawai desa, dengan alasan yang tidak jelas, tidak transparan, dan tidak dapat dibenarkan secara prosedural.

Tindakan tersebut dinilai sangat tidak pantas dilakukan oleh pihak yang memiliki status sebagai pelayan publik, karena justru mencederai kesempatan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan secara adil dan terbuka.

APS (Aliansi Pemuda Sukanagara). foto/dok : istimewa . [red24] .
Selain itu, juga mencuat dugaan adanya praktik pungutan liar (pungli) kepada calon pelamar kerja dengan dalih tertentu yang tidak memiliki dasar aturan resmi. Praktik ini jika benar terjadi, merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang sangat merugikan masyarakat pencari kerja.

Tokoh pemuda, Lifren Apr Nando, menyoroti keras persoalan ini. Ia menilai tindakan pengusiran calon pelamar kerja serta dugaan pungli tersebut tidak mencerminkan etika sebagai aparatur desa dan telah mencoreng kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan desa.

“Jika benar ada oknum yang melakukan pengusiran dan meminta biaya kepada calon pelamar kerja, maka ini sudah sangat keterlaluan. Ini bukan hanya soal etika, tapi sudah menyangkut dugaan penyalahgunaan wewenang yang harus diusut secara serius,” tegas Lifren Apr Nando.

Aliansi Pemuda Sukanagara 1mendesak agar pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan tersebut. Jika terbukti, mereka meminta agar oknum yang terlibat segera dicopot dari jabatannya dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih jauh, publik juga menuntut agar proses rekrutmen tenaga kerja di wilayah desa dilakukan secara transparan, terbuka, dan bebas dari praktik pungli maupun intervensi pihak tertentu.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa tata kelola pelayanan publik di tingkat desa harus dijalankan dengan integritas, bukan dengan tindakan yang merugikan masyarakat kecil yang sedang berjuang mencari pekerjaan.

red24_J.U

Pembentukan GTRA 2026 Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

sorot24.id | SERANG – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar rapat pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Banten yang berlangsung di Aula Baduy pada 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan reforma agraria melalui sinergi lintas sektor guna mendorong pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah bagi masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa reforma agraria merupakan bagian dari konsensus nasional yang bertujuan menghadirkan keadilan agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa momentum ini perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai upaya bersama dalam memperbaiki tata kelola pertanahan di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.

“Reforma agraria secara filosofis tidak hanya berbicara tentang penataan aset melalui redistribusi tanah, tetapi juga penataan akses. Setelah masyarakat menerima hak atas tanah, negara memiliki kewajiban untuk memberikan pendampingan agar tanah tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujar Harison.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan reforma agraria tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kompleksitas permasalahan pertanahan dan tingginya ekspektasi masyarakat, sinergi menjadi kunci dalam memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di Provinsi Banten, pelaksanaan reforma agraria terus menunjukkan progres positif melalui penataan aset di sejumlah wilayah serta penataan akses berupa pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan UMKM. Selain itu, pemanfaatan tanah cadangan umum negara juga diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas publik, termasuk sekolah terintegrasi, dengan melibatkan Bank Tanah sebagai mitra strategis.

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, dalam arahannya menekankan bahwa tanah memiliki peran fundamental dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan, sangat bergantung pada ketersediaan dan kepastian hukum atas tanah.

“Tanah adalah elemen yang sangat penting dalam kehidupan dan pembangunan. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara tertib, dengan legalitas yang jelas dan data yang akurat, agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Dimyati.

Turut dihadiri unsur forkopimda, melalui pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Banten ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja secara terpadu dalam menginventarisasi potensi dan permasalahan pertanahan, memperkuat legalitas aset, serta meminimalkan konflik.

red24_RG

Hadiri Perayaan Paskah Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron : Paskah Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa

sorot24.id | TANGERANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Perayaan dan Ibadah Paskah Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN pada Jumat (24/04/2026). Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Paskah sebagai titik kebangkitan bersama, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saudara-saudari sekalian, yang butuh Paskah, yang bangkit itu tidak hanya Yesus Kristus. Bangsa Indonesia itu juga butuh Paskah. Jadi semangat dan spiritnya Paskah itu bukan hanya spirit secara fisik. Tapi ada spirit kebangkitan secara cita-cita,” ucap Menteri Nusron dalam kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring di Aula Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan.

Menteri Nusron menjelaskan, semangat Paskah harus diwujudkan dalam bentuk gerakan dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, semangat tersebut tidak berhenti pada makna simbolik, melainkan menjadi dorongan konkret untuk perubahan dan kemajuan.

“Secara fisik, secara mental dan kemudian dibangkitkan, diwujudkan dalam kebangkitan dalam gerakan dan aksi,” ucapnya.

Nilai tersebut kemudian diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari jajaran Kementerian ATR/BPN sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara, dengan menempatkan pelayanan sebagai prinsip utama dalam setiap proses layanan.

“Mudah-mudahan pesan ini menjadi pedoman dan kebaikan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Menteri Nusron.

Sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita dan Kepedulian kepada Keutuhan Alam Ciptaan”, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten sekaligus Wakil Ketua Persekutuan Umat Kristiani, Harison Mocodompis, menyampaikan bahwa semangat Paskah juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk nyata nilai kasih dan kepedulian di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Berbagai kegiatan tersebut di antaranya, kunjungan aksi peduli kasih ke UPTD Perlindungan Sosial, donor darah bersama PMI Kabupaten Serang, serta kunjungan kasih kepada anggota keluarga besar yang sedang mengalami kondisi kesehatan kurang baik.

“Hal itu merupakan implementasi nyata dari nilai kasih dan kepedulian kita semua,” pungkas Harison Mocodompis.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Nusron yang didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten turut menyerahkan 14 sertipikat rumah ibadah dan yayasan keagamaan kepada sembilan penerima sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum atas aset keagamaan.

Selain itu, disalurkan pula dukungan pelayanan berupa bantuan dana kepada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan Panti Asuhan Abigail Pamulang. Bantuan dana tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN, Chriesty Elisabeth Lengkong.

Pada acara yang diketuai oleh Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran, Darman S.H. Simanjuntak, turut hadir Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN periode 2019-2022, Surya Tjandra, beserta sejumlah mantan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN. Hadir pula sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN beserta jajaran.

red24_RG

Gudang Penuh Persediaan : Swasembada Beras ?

Oleh : Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

Sorot24.id | Setelah aktifis mahasiswa ekstrakurikuler GMNI dan HMI yang diajak meninjau gudang beras Bulog. Pada Hari Kamis 23 April 2026 Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengajak beberapa orang pengamat. Tidak tanggung-tanggung, pengamat politikpun diajak. Lalu, dihadapan media membuat pernyataan “pembuktian” bahwa gudang penuh beras dianalogikan dengan tercapainya swasembada beras.

Tidak hanya gudang yang penuh karung beras. Mentan Amran Sulaiman dengan ketegasan dan keyakinannya menyatakan persediaan beras nasional berlimpah hingga lebih 5 juta ton. Di Gudang Bulog itu, Mentan Amran Sulaiman membandingkan dengan capaian swasembada beras di era Orde Baru (Orba) yang lebih rendah dari kinerjanya. Benarkah demikian adanya, logiskah perbandingan itu dilakukan oleh seorang Menteri Pembantu Presiden RI Prabowo Subianto ?

Pernyataan Mentan Amran Sulaiman itu sangat ahistoris sebab saat Orba dibawah kepemimpinan Presiden Soeharto mencapainya selama 15 tahun. Saat itu, jumlah penduduk berdasarkan hasil Sensus Penduduk 1980 (SP1980), mencapai 147,5 juta jiwa. Sedangkan, Mentan Amran Sulaiman mengklaim capaian swasembada beras selama kurun waktu kurang lebih 1 tahun. Dengan jumlah penduduk menurut data BPS pada Juni 2024 mencapai 281,6 juta jiwa.

Perbandingan yang setarakah atau -apple to apple- capaian swasembada beras tersebut ? Yang patut diteliti lebih lanjut justru logika pencapaian swasembada beras yang sangat cepat. Benarkah hasil produksi di dalam negeri semua atau ada yang berasal dari impor tahun sebelumnya, yaitu 2022, 2023 dan 2024. Apalagi, jika memang secara faktual dan obyektif tidak ada impor beras sama sekali yang dilakukan oleh BUMN PT. Badan Usaha Logistik (Bulog).

red24

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Economic Growth Ajang National Governance Awards 2026

sorot24.id | JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyud meraih penghargaan Economic Growth pada ajang National Governance Awards 2026 yang digelar Metro TV bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jum’at malam (24/04/26) .

‎National Governance Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Metro TV bekerja sama dengan Kemendagri dan kementerian terkait lainnya untuk mengapresiasi Kepala Daerah (Provinsi, Kota, Kabupaten) di Indonesia yang berhasil melakukan inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta transformasi digital yang inspiratif .

‎Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang menerima langsung penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para Kepala Daerah, yang dinilai telah melakukan inovasi dan mampu menginspirasi pada sektor tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan di tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota .

‎”Penghargaan ini diberikan kepada para KepalaDaerah yang mampu meningkatkan atau memaksimalkan tugas-tugasnya untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, khususnya terkait dengan tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid .

‎Penghargaan yang diraih tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan para mitra Pemkab Tangerang yang terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat .

‎”Apa yang kita terima hari ini adalah berkat kerja bersama, berkat sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan mitra pemerintah. Yang jelas penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya .

‎Pemkab Tangerang akan melaksanakan dan menyelaraskan program-program pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat sehingga berdampak langsung kepada masyarakat.

‎”Kami akan terus menguatkan program pembangunan yang selaras dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat, salah satunya percepatan dan transparansi pelayanan perizinan. Perizinan yang lebih mudah berarti membuka peluang investasi dan juga membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya .

‎Selain itu, Pemkab Tangerang juga akan terus mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, keagamaan, kesehatan dan peningkatan kualitas SDM.

‎”InsyaAllah ke depan, kita akan terus membangun sarana pembelajaran dari sisi agama antara lain adalah asrama pondok pesantren dan sanitasi pondok pesantren. Sekolah gratis untuk SD-SMP swasta secara bertahap, akan kita tambah porsi jumlahnya, serta beasiswa bagi mahasiswa yang orang tuanya terbatas ekonominya juga akan kita tambah porsinya,” tegasnya .

‎Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Metro TV dan Kemendagri yang telah memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan pelayanan dan inovasi kepada pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat .

‎”Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari Metro TV bersama Pak Menteri Dalam Negeri yang telah melaksanakan agenda memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah seluruh Indonesia baik Gubernur, Bupati maupun Walikota,” pungkasnya .

red24_KDL

Ketua Bidang Kesehatan DPP KNPI Dukung Penuh FESMIRA III (Festival Ilmiah Radiografer) di Bandung

sorot24.id | BANDUNG – Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah melalui Ketua Bidang Kesehatan DPP KNPI, Heri Pirdaus, S.Tr.Kes., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan FESMIRA III yang diselenggarakan di Kota Bandung.

Kegiatan ini dinilai sebagai momentum penting dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta solidaritas para radiografer di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Heri Pirdaus mengapresiasi terselenggaranya FESMIRA III yang menghadirkan berbagai agenda ilmiah, edukatif, dan kolaboratif. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang radiologi, yang memiliki peran vital dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.

“FESMIRA III bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga wadah untuk berbagi ilmu, memperkuat jejaring, serta meningkatkan kompetensi para radiografer Indonesia. Kami dari DPP KNPI sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujarnya .Jum’at (24/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa peran radiografer semakin penting di era modern, terutama dengan berkembangnya teknologi pencitraan medis yang semakin canggih. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga radiografer harus terus menjadi prioritas.

Lebih lanjut, Heri berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan profesi radiografer di Indonesia.

“Kami berharap melalui FESMIRA III, radiografer Indonesia semakin maju, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Semoga radiografer Indonesia semakin jaya dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan FESMIRA III di Bandung diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran tenaga kesehatan, khususnya radiografer, dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berstandar tinggi di Indonesia.

red24_RG