Razia Knalpot Brong di Cianjur Berujung Temuan Miras dan Obat Keras

sorot24.id | CIANJUR – Razia knalpot brong yang digelar Polres Cianjur di Jalan Siliwangi, sekitar Polsek Cianjur Kota, Sabtu (18/4/2026) malam, mengungkap temuan lain di luar pelanggaran lalu lintas.

Dalam operasi yang berlangsung pukul 19.00 hingga 21.30 WIB itu, polisi tidak hanya menindak pengendara motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, tetapi juga menemukan minuman keras (miras) dan obat keras tertentu (OKT).

Wakapolres Cianjur, Ardi Wibowo, mengatakan razia tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menertibkan pelanggaran sekaligus menjaga ketertiban umum.

foto/dok : istimewa [red24]
“Awalnya kita fokus ke knalpot bising. Tapi saat pemeriksaan, termasuk di bawah jok motor, ditemukan ada yang membawa miras dan obat keras tertentu,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu orang yang diamankan mengaku membawa minuman keras untuk diperjualbelikan. Polisi pun langsung melakukan pengembangan kasus melalui Sat Narkoba untuk menelusuri asal barang tersebut.

Selain itu, petugas juga menemukan indikasi transaksi dengan sistem cash on delivery (COD) dari hasil pengecekan perangkat komunikasi. Bahkan, informasi awal menyebutkan pihak yang diamankan belum memiliki identitas kependudukan.

Saat ini, seluruh temuan masih dalam proses pendalaman. Polisi belum memastikan status hukum pihak yang diamankan, apakah sebagai pengguna atau pengedar.

“Masih dikembangkan oleh Sat Narkoba,” pungkas Ardi Wakapolres Cianjur.

Polisi memastikan razia knalpot brong akan terus dilakukan secara rutin. Selain menindak pelanggaran lalu lintas, langkah ini juga untuk mengantisipasi potensi pelanggaran hukum lain.

red24_ER

Musyawarah Luar Biasa FHI Banten Tetapkan Dr. H. M. Ali Hanafiah sebagai Ketua Umum Secara Aklamasi

sorot24.id | SERANG – Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa yang berlangsung di Aula Pondok Rempah, Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Minggu (19/04/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi hockey di Provinsi Banten ke depan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. Drs. H. Ahmad Syaukani, M.Si selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Dr. H. Agus Rasyid, S.H., M.H selaku Ketua KONI Provinsi Banten, Yasser Arafat Suaidy selaku Sekretaris Jenderal Federasi Hockey Indonesia, H. Agus R. Wisas selaku Ketua terdahulu FHI Provinsi Banten, serta Banteng Pringgodani, S.H., M.H selaku Ketua Caretaker Pengprov FHI Banten. Turut hadir pula para pengurus Federasi Hockey dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten menyampaikan harapan agar Musyawarah Luar Biasa ini dapat melahirkan kepemimpinan yang solid, profesional, serta mampu membawa kemajuan prestasi hockey di Banten. Senada dengan itu, Ketua KONI Provinsi Banten menekankan pentingnya sinergi antara pengurus cabang olahraga dengan pemerintah daerah dalam pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Musyawarah berlangsung dengan penuh khidmat dan mengedepankan semangat musyawarah mufakat. Dalam agenda utama pemilihan Ketua Umum, forum secara bulat menetapkan Dr. H. M. Ali Hanafiah, S.E., S.H., M.Si sebagai Ketua Umum Federasi Hockey Indonesia Provinsi Banten secara aklamasi.

Ketua Caretaker Pengprov FHI Banten, Banteng Pringgodani, dalam penyampaiannya mengungkapkan bahwa terpilihnya kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik, serta memperkuat konsolidasi internal pengurus di seluruh wilayah Banten.

Sementara itu, dalam pernyataan perdananya, Dr. H. M. Ali Hanafiah menyampaikan komitmennya untuk membangun Federasi Hockey Indonesia Provinsi Banten yang lebih maju, berprestasi, dan berdaya saing. Ia juga mengajak seluruh pengurus dan stakeholder untuk bersama-sama memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini serta meningkatkan kualitas kompetisi hockey di daerah.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Luar Biasa ini, diharapkan Federasi Hockey Indonesia Provinsi Banten dapat semakin solid dan mampu mencetak prestasi gemilang baik di tingkat nasional maupun internasional.

red24_RG

SDN Grogol 01 Sukses Sabet 5 Medali diajang KAPB DKI Jakarta Edisi ke-200, Ini Kata Alumni Angkatan 86

sorot24.id | JAKARTA – Kejuaraan Atletik Pelajar Bulanan (KAPB) yang sekarang menjadi Kejuaraan Atletik Pelajar DKI Jakarta telah mencapai edisi spesial yang ke-200.

Kegiatan yang dipelopori oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (FIK UNJ), yang di dukung oleh Pemprov DKI Jakarta, Dinas Pemuda dan Olah Raga DKI Jakarta, Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan PASI JAYA ini diikuti oleh 500 peserta dari tingkat SMA, SMP, SD, dan Kids, yang diselenggarakan di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur pada, Sabtu 18 April 2026.

Dari 19 atlit muda berbakatnya, 10 siswa-siswi skuad atletik SDN Grogol 01 berhasil menorehkan prestasi dengan raihan 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Adapun 10 siswa-siswi yang berhasil meraih Juara pada nomor lomba, sebagai berikut :

  • Sprint U-10 Putra Juara 3 Atharizz Mikhail
  • Sprint U-12 Putra Juara 2 Bagus Nurhidayat
  • Turbo U-10 Putra Juara 3 Vicky Hari Wanjaya
  • Turbo U-12 Putra Juara 2
    Abdiel Rais Nugroho
  • Estafet Mix Juara 1
    1. Abdiel Rais Nugroho
    2. Alika Putri Kanza
    3. Reynata Audy
    4. Alfira Nurul Safitri
    5. Adnan Khiar Pratama
    6. M. Daffa Ibnu Ramadhan
    7. Natasya Adzhani Putri
    8. Bagus Nurhidayat
Skuad Atletik Estafet Mix 8 X 50 M SDN Grogol 01 Mendapatkan Medali Emas. foto/dok : red24

Menurut Kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S.Pd, yang akrab disapa Pak Boy, hasil ini merupakan dari perjuangan, keringat, dan kerja keras yang terbayar tuntas di KAPB Episode ke-200.

“Alhamdulillah, SDN Grogol 01 kembali membuktikan eksistensinya dengan torehan prestasi yang membanggakan,” katanya dalam keterangannya melalui pesan singkat pada, Minggu (19/4).

​Rizki, mengungkapkan, konsistensi, dan totalitas, itulah nafas kami. Lebih dari sekadar medali, kami bangga karena regenerasi berjalan sukses. Wajah-wajah baru telah muncul dengan mentalitas baja dan kualitas performa yang siap menjaga tongkat estafet prestasi ini tetap tegak berdiri.

“​Terima kasih kepada para pelatih, siswa, dan orang tua yang terus mendukung. Masa depan atlet muda kita cerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Guru Olahraga yang sekaligus menjabat sebagai pelatih ekskul Atletik SDN Grogol 01, Adi Rohmadi menerangkan, berkat ketekunan anak-anak dalam berlatih serta dukungan dari kepala sekolah, guru, serta orang tua murid akhirnya kita bisa kembali berprestasi lagi pada Kejuaraan Atletik Pelajar Provinsi DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, Apa yang diraih anak-anak hari ini adalah buah dari ketekunan mereka dalam berlatih karena sebagian besar dari mereka sudah menekuni kegiatan ekstrakulikuler atletik di sekolah sejak kelas 1 SD,” terangnya.

Adi berpesan, semoga prestasi yang didapat hari ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak bahwa ketika mereka ingin berhasil mencapai sesuatu perlu adanya doa, usaha, kerja keras, ketekunan, serta kedisiplinan dalam belajar/berlatih.

“Untuk semuanya jangan cepat puas, terus tingkat kemampuan serta potensi yang kalian miliki. Semoga dari proses yang dilalui ini bisa membentuk mereka menjadi anak-anak yang berkarakter baik,” imbuhnya.

Selanjutnya, Lutfi Nasution, Wali Murid, yang juga Alumni SDN Grogol 01 ini menuturkan, bahwa walaupun menunggu sampai pukul 20.00 Wib, tapi puas atas prestasi yang diraih.

“Lumayan lelah juga, dari jam 12 siang sampai jam 8 malam baru selesai, tapi Alhamdulillah, skuad atletik SDN Grogol 01 bisa mempertahankan prestasi di kejuaraan ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, sejak Kepala Sekolah SDN Grogol 01 di jabat Pak Boy, yang memiliki latar belakang guru olahraga serta kerjasama yang baik dari para orang tua wali murid, prestasi non akademik sekolah anaknya meningkat drastis.

“Pak Boy ini orang hebat, beliau membimbing Pak Adi dan Pak Ikhsan untuk melihat siswa-siswinya yang punya potensi, sehingga mereka bisa melahirkan atlit-atlit muda berprestasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria jebolan 1986 ini menyebutkan, dengan prestasi non akademik ini, siswa-siswi SDN Grogol 01 mampu bersaing untuk mendapatkan SMP Negeri.

“Selain prestasi di ekskul atletik, sekolah ini ada ekskul gulat dan menari. Ketiga ekskul ini berhasil menempatkan siswa-siswinya di bangku SMP Negeri melalui jalur prestasi,” pungkasnya.

red24_LUNAS

Kapolsek Tambora Pimpin Gelar Apel Cipkon di Kelurahan Tanah Sereal 

sorot24.id | JAKARTA – Dalam rangka menjalankan program ‘Jaga Jakarta’ dari Polda Metro Jakarta dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Tambora jajaran Polsek Metro Tambora menggelar Apel Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora, Jakarta Barat Sabtu (18/4/2026) malam.

Apel Cipkon tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Metro Tambora, AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K., didampingi Tim Asistensi Polres Metro Jakarta Barat, Wakapolsek Tambora, Lurah Tanah Sereal, jajaran Polsek Metro Tambora, Koramil 03 Tambora, Bimas, Babinsa, Kasatgas Po.l PP Tanah Sereal, Citra Bhayangkara, Mitra Jaya, Gulkarmat, FKDM se-kecamatan Tambora, LMK, Karang Taruna, para Ketua RW dan unsur Ormas lainnya.

Dalam arahannya, Kapolsek Tambora menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya apel Cipkon tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur lembaga/personel yang hadir khususnya Lurah Tanah Sereal yang sudah menempatkan Apel Cipkon tersebut diwilayahnya.

Kapolsek Metro Tambora, Wahyu Hidayat, S.T.K. S.I.K tengah menyampaikan arahan di Apel Cipta Kondisi. foto/dok : red24

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Metro Tambora, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan setiap malam Minggu tersebut dan dilaksanakan secara bergantian di kelurahan yang ada di Tambora ini bertujuan untuk mencegah adanya tawuran, curanmor, curanras dan hal-hal lain yang meresahkan masyarakat Kecamatan Tambora.

“Kegiatan ini kami lakukan setiap malam Minggu, yang bertujuan untuk mencegah terjadinya keresahan masyarakat dilingkungan dan membantu Kamtibmas dengan cara berpatroli baik jalan kaki maupun bermotor”, terang Kapolsek saat ditemui seusai Apel.

Karenanya Wahyu Hidayat berharap kepada masyarakat, khususnya para orang tua , agar dapat menjaga anak-anaknya dengan baik, meningkatkan Kantibmas, Poskamling. Ditambahkan bahwa dengan adanya Cipkon untuk menekan angka keresahan yang ada diwilayah. Utamanya dari Tawuran antar warga.

Sementara itu Lurah Tanah Sereal, Tb. Masarul Iman saat ditemui, mengatakan jika Apel Cipkon ini sangat baik untuk lingkungan dimana nantinya masyarakat merasa aman dan nyaman , mengurangi hal-hal yang membuat masyarakat Tanah Sereal resah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolsek Metro Tambora, Camat Tambora, Danramil 03 Tambora, Kasatgas Pol.PP, para Ketua RW, FKDM, LMK,Mitra Jaya, Citra Bhayangkara, Karang Taruna dan semua unsur maupun Ormas yang ada di Tanah Sereal maupun se-kecamatan Tambora yang sudah ikut Apel Cipkon di Tanah Sereal”, pungkas Lurah Tanah Sereal.

red24_PUJI

‎Kontainer Tersangkut Pohon di Depan RSUD Pakuhaji Sebabkan Kemacetan, Karang Taruna Turut Bantu Urai Situasi

sorot24.id | TANGERANG –  Lanskap lalu lintas di Jalan Raya Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/04/26), berubah menjadi potret krisis mikro perkotaan ketika sebuah mobil kontainer tersangkut pohon di depan RSUD Pakuhaji. Insiden ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan akumulasi dari tekanan infrastruktur yang kian kompleks.

‎Benturan antara kendaraan berat dan pohon di tepi jalan menyebabkan batang pohon patah dan menjuntai ke badan jalan. Situasi semakin genting ketika kabel listrik ikut tertarik dan menggantung rendah, menciptakan ancaman laten bagi keselamatan pengguna jalan. Dalam hitungan menit, arus lalu lintas dari dua arah tersumbat, membentuk antrean panjang yang mencerminkan rapuhnya sistem mobilitas di jalur tersebut.

‎Di tengah situasi yang nyaris stagnan itu, Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji tampil sebagai aktor sosial yang mengambil peran strategis. Bersama petugas dari Pemadam Kebakaran Pakuhaji, unsur keamanan rumah sakit, dan masyarakat, mereka bergerak cepat melakukan intervensi lapangan.

‎Evakuasi dilakukan dengan presisi pemotongan batang pohon, pengamanan kabel listrik, hingga pengaturan arus lalu lintas yang sempat mengalami disrupsi. Dalam kondisi penuh risiko, koordinasi lintas elemen menjadi kunci mereduksi potensi bahaya yang lebih besar.

Evakuasi pemotongan batang pohon, pengamanan kabel listrik, hingga pengaturan arus lalu lintas.foto/dok : red24

‎Ketua Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji, Chadong, hadir langsung di garis depan, mengorkestrasi keterlibatan pemuda dalam penanganan krisis tersebut.

‎“Ini bukan hanya soal evakuasi, tetapi tentang menjaga keselamatan publik di tengah tekanan situasi yang kompleks, apalagi saat jalan sedang diperbaiki,” ujar chadong .

‎Ia juga menekankan pentingnya solidaritas sosial dalam menghadapi kondisi darurat yang bersifat simultan.

‎“Kami mengapresiasi sinergi petugas damkar dan masyarakat yang tetap solid. Kekompakan ini menjadi energi kolektif dalam menghadapi situasi yang tidak mudah,” tambahnya.

‎Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Dalam beberapa hari terakhir, intensitas kendaraan kontainer di ruas Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan meningkat tajam. Hal ini diduga sebagai konsekuensi dari tidak berfungsinya sementara Jembatan Kali Baru akibat kerusakan struktural, yang memaksa kendaraan berat mengalihkan rute ke jalur alternatif tersebut.

‎Di saat bersamaan, pekerjaan perbaikan jalan yang tengah berlangsung mempersempit ruang gerak kendaraan, menciptakan efek berlapis terhadap kemacetan. Kombinasi antara peningkatan volume kendaraan berat, keterbatasan ruang jalan, dan insiden tak terduga menjadikan kawasan ini sebagai titik rawan kemacetan sekaligus potensi risiko keselamatan.

‎Namun demikian, melalui respons cepat dan kolaboratif, situasi berhasil dikendalikan. Batang pohon yang menghalangi jalan disingkirkan, kabel listrik diamankan sementara, dan arus lalu lintas perlahan kembali menemukan ritmenya.

‎Peristiwa ini menjadi refleksi penting bahwa di balik kompleksitas persoalan infrastruktur, kehadiran elemen masyarakat seperti Karang Taruna tetap menjadi penyangga sosial yang vital. Di saat sistem formal menghadapi tekanan, solidaritas warga justru menjelma menjadi solusi yang nyata dan efektif.

‎Ke depan, penguatan tata kelola infrastruktur, mitigasi risiko di jalur alternatif, serta peningkatan kewaspadaan bagi pengemudi kendaraan berat menjadi keniscayaan, agar peristiwa serupa tidak kembali menjadi bagian dari rutinitas yang merugikan publik.tutupnya.

red24_RAS

‎Dunia Pers Indonesia Berduka Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

sorot24.id JAKARTA – Kabar duka menyelimuti jagat jurnalistik tanah air. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari (18/04/2026) pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta.

‎Wartawan senior yang dikenal berdedikasi tinggi ini wafat pada usia 54 tahun akibat serangan jantung. Sebelum berpulang, almarhum diketahui sempat mengikuti agenda organisasi, yakni Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR Jakarta pada Jumat malam.

‎Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang ia anggap sebagai salah satu kader terbaik organisasi. “Dedikasi dan semangat beliau dalam memajukan PWI sangat luar biasa. Kami semua kehilangan figur pemersatu yang sangat totalitas dalam bekerja,” ujarnya.

‎Zulmansyah Sekedang memiliki rekam jejak panjang di dunia pers. Sebelum menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat, ia merupakan Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2027) dan pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB).

‎Menurut rencana, jenazah akan diterbangkan dari Jakarta menuju Pekanbaru, Riau, untuk dimakamkan di kampung halamannya. Segenap keluarga besar PWI memohon doa dari rekan-rekan insan pers dan masyarakat luas agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.pungakasnya.

‎red24_RAS

Harlah ke-66 PMII : Saatnya Kader Berbenah Bukan Sekadar Seremonial

sorot24.id | TANGERANG – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) genap berusia 66 tahun. Perjalanan panjang ini menegaskan bahwa PMII tidak lagi berada pada fase merumuskan arah dan jati diri organisasi, melainkan harus mampu menunjukkan kualitas kader yang berdaya saing serta berdampak nyata.

Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-66 ini tidak boleh lagi dimaknai sekadar seremonial. Di tengah melemahnya kaderisasi, PMII dituntut segera berbenah dengan memperkuat regenerasi serta merapikan arah gerakan. Ini menjadi titik penting bagi kader untuk membenahi pola pikir, komitmen, dan peran, agar PMII tidak hanya aktif secara kegiatan, tetapi juga kuat dalam kontribusi nyata di masyarakat.

Saat ini, tantangan terbesar bukan sekadar menjaga eksistensi organisasi, melainkan bagaimana menjadikan PMII sebagai ruang tumbuh yang benar-benar melahirkan kader berkualitas. Kader PMII harus mampu membuktikan bahwa mereka bukan bagian dari budaya ikut-ikutan, tetapi hadir dengan kesadaran, gagasan, dan aksi yang membawa perubahan.

Dina Fikriyah Ketua Komisariat PMII UNIS menegaskan bahwa pembenahan kader menjadi kunci utama ke depan.

“PMII harus menjadi tempat lahirnya kader yang punya arah, punya kapasitas, dan punya dampak. Kalau tidak berbenah, kita akan tertinggal dan kehilangan kepercayaan,” ujarnya.

Dalam rangkaian Harlah ke-66, berbagai langkah konkret dilakukan sebagai upaya membangun kultur organisasi yang lebih sehat dan produktif. Mulai dari penguatan kedisiplinan kader, peningkatan kualitas internal, hingga keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Langkah ini diarahkan agar kader terbiasa hadir membawa solusi, bukan hanya menjadi bagian dari keramaian organisasi.

Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi untuk menarik minat generasi muda agar tidak ragu berorganisasi. PMII ingin menunjukkan bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi ruang untuk berkembang, belajar, dan memberikan dampak nyata.

Harlah ke-66 ini menjadi penegasan bahwa masa depan PMII ditentukan oleh keseriusan kadernya hari ini. Dengan pembenahan yang konsisten, PMII diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya aktif, tetapi juga berintegritas, progresif, dan berdaya guna bagi masyarakat .

red24_RAS

Pasca Perceraian : Sepertiga Gajih Karyawan Untuk Nafkah Mantan Istri Dan Anak

sorot24.id | TANGERANG – Pengadilan Agama Tigaraksa Kabupaten Tangerang memperkuat perlindungan hak perempuan dan anak melalui kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan memastikan hak mantan istri dan anak dari karyawan swasta dapat terlaksana secara nyata.

Kepala Pengadilan Agama Tigaraksa, Muhammad Kasim menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi landasan hukum penting agar putusan pengadilan terkait nafkah pasca perceraian dapat diimplementasikan secara efektif, khususnya bagi karyawan swasta yang berada di bawah naungan Apindo.

“Ini untuk penguatan hak-hak perempuan dan anak bagi karyawan swasta, karena berkaitan dengan Apindo. Kita sudah membuat MoU sehingga ada dasar hukum untuk menerapkannya dalam implementasi putusan di Pengadilan Agama,” ujarnya usai Penandatanganan MoU di Paragon, Cikupa, Kamis 16 April 2026.

Ia menjelaskan, ke depan implementasi teknis akan langsung dijalankan melalui amar putusan pengadilan. Artinya, apabila mantan istri mengajukan tuntutan nafkah dan dikabulkan oleh hakim, maka perusahaan dapat diperintahkan langsung untuk membayarkan kewajiban tersebut melalui pemotongan gaji karyawan.

“Kalau mantan istri menuntut, kita bisa masukkan dalam amar putusan dengan memerintahkan perusahaan membayar. Karena selama ini sering terjadi putusan tidak bisa terlaksana,” jelasnya.

Terkait besaran nafkah, Kasim menyebut jumlahnya bergantung pada isi putusan hakim dan kondisi masing-masing pihak. Namun, secara umum besaran yang sering diterapkan berkisar sepertiga dari gaji.

“Biasanya sepertiga gaji. Karena dia juga punya anak dan kebutuhan dirinya sendiri,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah tanggungan anak dapat memengaruhi besaran nafkah. Selain nafkah anak, terdapat pula kewajiban lain seperti nafkah iddah dan mut’ah yang menjadi hak mantan istri setelah perceraian.

“Nafkah anak ada tersendiri, nafkah istri juga ada, termasuk nafkah iddah dan mut’ah. Hak-hak istri yang ditinggal suami itu bisa dikabulkan apabila dituntut,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, Pengadilan Agama Tigaraksa menargetkan pelaksanaan putusan terkait hak perempuan dan anak dapat berjalan lebih optimal, sehingga tidak ada lagi mantan istri maupun anak yang terabaikan setelah perceraian.

“Targetnya pelaksanaan putusan bisa berjalan, sehingga hak-hak istri tidak terabaikan, anak-anak tidak terbengkalai, dan mereka punya pegangan hidup untuk masa depan,” pungkasnya.

red24_DL

Sekda Bicara Efisiensi,Faktanya : Gedung Posyantek Sepatan Malah Jadi Rumah Hantu Yang Terbengkalai

sorot24.id | TANGERANG – Pemuda Sepatan sekaligus Aktivis muda Tangerang Riki Ade Suryana, melontarkan kritik pedas terhadap Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kritik ini menyusul saat dibukanya Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) pada Rabu, 15 April 2026 Di Gedung Serbaguna (GSG) Tigaraksa .

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang , Drs.H.Soma Atmaja, M.Si yang menekankan efisiensi ekonomi desa, sementara fakta di lapangan menunjukkan aset fisik pendukung teknologi tersebut, dalam hal ini (Gedung Posyantek Kecamatan Sepatan) dibiarkan mati fungsi bertahun-tahun.

‎”Ini adalah paradoks birokrasi yang memalukan. Di tingkat Kabupaten, pejabat sibuk seremoni bicara soal inovasi dan efisiensi teknologi desa, tapi di tingkat Kecamatan Sepatan, gedung yang seharusnya menjadi pusat pelayanan teknologi (Posyantek) justru dibiarkan terbengkalai jadi rumah hantu,” tegas Riki dalam pernyataan resminya, Kamis, (16/04/26).

‎Berdasarkan pemberitaan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui website resminya mempublikasikan kegiatan terkait pembukaan Lomba TTG 2026 tersebut.

Gedung Posyantek Kecamatan Sepatan, dibiarkan mati fungsi bertahun-tahun. foto/dok : istimewa. [red24] .
https://tangerangkab.go.id/detail-berita/sekda-kabupaten-tangerang-resmi-buka-lomba-ttg-2026-tekankan-efisiensi-ekonomi-desa

Pemerintah Kabupaten Tangerang mengklaim ingin mendorong kemandirian ekonomi desa melalui teknologi tepat guna. Namun disisi lain, Riki menilai klaim tersebut hanyalah lipservice (omong kosong, sekadar basa-basi atau pemanis mulut) jika aset negara seperti Gedung Posyantek Sepatan dan Eks Kantor KUA Sepatan terus dibiarkan saja seperti “rumah hantu” yang mati fungsi.

‎”Bagaimana mau bicara efisiensi ekonomi desa jika aset negara saja mengalami inefisiensi luar biasa? Gedung Posyantek itu dibangun pakai pajak rakyat untuk rakyat, bukan untuk sarang laba-laba atau tempat tindakan negatif,” lanjutnya.

‎Selain itu Riki membedah bahwa pembiaran aset idle (diam) ini melanggar semangat PP No. 27 Tahun 2024 dan Permendagri No. 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).

‎Secara hukum, aset yang tidak digunakan sesuai fungsi aslinya wajib dipindahtangankan atau dikerjasamakan (pemanfaatan pihak ketiga).

‎”Membiarkannya rusak adalah bentuk kelalaian birokrasi dalam menjaga nilai aset negara. Ini bisa dikategorikan sebagai kegagalan manajemen aset yang merugikan kepentingan publik,” papar Riki.

‎Riki mendesak Pemkab Tangerang dan BPKAD untuk segera melakukan langkah nyata.

3 (tiga) poin yang perlu di sikapi pemerintah daerah Kab.Tangerang :

  1. Stop Seremoni,mulai Revitalisasi : Ubah Gedung Posyantek menjadi Youth Tech Hub atau pusat pelatihan digital bagi pemuda Sepatan yang memiliki inovasi nyata dan produktivitas yang berlanjut.
  2. Hibah atau Pinjam Pakai (Hak Guna Pakai) : Jika Pemkab tidak punya dana perawatan, serahkan pengelolaannya kepada organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) serta organisasi sosial sesuai prosedur atau regulasi hukum yang sah.
  3. Audit Investigatif Aset : Mendesak BPKAD melakukan audit investigatif terhadap seluruh gedung ‘mati fungsi’ di Sepatan agar tidak terus menjadi beban daerah dan tempat tak berguna.

“Jangan sampai narasi ‘efisiensi’ yang digaungkan Sekda hanya berakhir di GSG Tigaraksa saja saat pembukaan lomba TTG 2026, sementara aset Gedung Posyantek Sepatan yang ada di bawah naungan mereka malah hancur dimakan usia. Kami butuh kerja nyata, bukan sekadar ajang seremonial belaka,” pungkas Riki.

red24

 

KNPI Banten Perkuat Sinergi dengan DKP Banten, Dorong Empat Program Strategis Pemuda Maritim

sorot24.id | SERANG – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI Provinsi Banten) melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kunjungan kerja ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten sebagai langkah strategis membangun sinergitas program kepemudaan dengan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Banten.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus harian DPD KNPI Provinsi Banten beserta pejabat struktural di lingkungan dinas. Audiensi ini menjadi forum penting dalam membahas peran pemuda sebagai subjek pembangunan, khususnya di wilayah pesisir dan sektor ekonomi maritim.

Dalam pertemuan tersebut, Yayan S Suramanggala Ketua Harian DPD KNPI Provinsi Banten menyampaikan empat usulan program kerja prioritas, yakni :

  • Program Pemuda Pesisir Mandiri
  • Gerakan Pemuda Gemar Makan Ikan
  • Program Pemuda Peduli Laut dan Mangrove
  • Inkubasi Wirausaha Maritim Pemuda

Ketua Harian DPD KNPI Provinsi Banten dalam keterangannya menegaskan bahwa potensi maritim Banten harus menjadi ruang aktualisasi pemuda dalam pembangunan daerah.

“Provinsi Banten memiliki kekayaan laut, kawasan pesisir, dan sumber daya perikanan yang sangat potensial. Oleh karena itu, pemuda harus hadir sebagai agen perubahan, baik dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, edukasi gizi, maupun pelestarian lingkungan laut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Program Pemuda Pesisir Mandiri diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pemuda melalui pelatihan keterampilan, pemberdayaan usaha berbasis hasil laut, penguatan kelompok pemuda nelayan, serta pengembangan ekonomi kreatif pesisir.

Sementara itu, Gerakan Pemuda Gemar Makan Ikan diusulkan sebagai program kampanye sosial dan edukatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan gizi untuk mencetak generasi yang sehat dan unggul.

Di bidang lingkungan, DPD KNPI Provinsi Banten menginisiasi Program Pemuda Peduli Laut dan Mangrove sebagai bentuk komitmen pemuda terhadap konservasi ekosistem pesisir.

“Pelestarian laut dan mangrove bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab moral pemuda sebagai pewaris masa depan daerah,” tambahnya.

Program ini akan diwujudkan melalui aksi bersih pantai, penanaman mangrove, edukasi konservasi, dan gerakan kampanye kepedulian lingkungan berbasis komunitas.

Selain itu, Inkubasi Wirausaha Maritim Pemuda diusulkan sebagai wadah pembinaan usaha rintisan yang berfokus pada sektor kemaritiman, seperti pengolahan hasil perikanan, wisata bahari, budidaya laut, dan inovasi produk turunan hasil kelautan.

Dr. Agus Supriyadi, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten menyambut baik usulan tersebut dan membuka ruang sinergi lanjutan antara program pemerintah daerah dengan gerakan kepemudaan.

“Kami memandang keterlibatan pemuda sangat strategis dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan program yang konkret, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Kepala Dinas.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama kelembagaan yang produktif antara DPD KNPI Provinsi Banten dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten demi terwujudnya pemuda maritim yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

red24_RG