Skuad Arsenal merayakan keberhasilan lolos ke final Liga Champions usai singkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1. The Gunners buka jalan dominasi Inggris di Eropa musim ini, selangkah lagi raih trofi UCL perdana. (Dok: UEFA/Sorot24.id)
sorot24.id|London – Klub-klub Inggris mencatat sejarah baru di kompetisi Eropa musim ini. Untuk pertama kalinya, wakil Premier League berhasil mencapai final di tiga turnamen antarklub UEFA dalam satu musim yang sama: Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League.
Arsenal Jadi Pembuka Jalan di Liga Champions
Arsenal menjadi tim pertama yang memastikan tempat di final Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1. Tim asuhan Mikel Arteta menang 1-0 di Emirates dan imbang 1-1 di Wanda Metropolitano.
Keberhasilan itu menjadi pencapaian besar bagi The Gunners yang dalam beberapa musim terakhir terus berkembang di bawah Arteta. Arsenal kini tinggal selangkah lagi untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Aston Villa ke Final Liga Europa via Comeback
Tidak lama berselang, Aston Villa memastikan tiket ke final Liga Europa setelah membalikkan keadaan secara impresif melawan Nottingham Forest. Sempat kalah 0-1 pada leg pertama, tim racikan Unai Emery bangkit dan menang agregat 4-1.
Villa tampil dominan pada leg kedua dan memastikan tempat di final yang akan digelar di Istanbul pada 20 Mei mendatang. Mereka akan menghadapi wakil Bundesliga, Freiburg. Keberhasilan ini memperlihatkan kapasitas Emery sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman di kompetisi Eropa. Villa kini memiliki peluang meraih trofi Eropa pertama mereka dalam beberapa dekade terakhir.
Crystal Palace Lanjutkan Kisah Sensasional
Di saat bersamaan dengan keberhasilan Aston Villa, Crystal Palace juga memastikan tempat di final Conference League. Klub asal London tersebut mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan agregat 5-2.
Palace sebelumnya menang 3-1 pada leg pertama sebelum kembali menang 2-1 di Selhurst Park. Hasil itu membawa mereka ke final Conference League menghadapi Rayo Vallecano pada 27 Mei.
Conference League sendiri baru diperkenalkan UEFA lima tahun lalu sebagai kompetisi antarklub Eropa ketiga setelah berakhirnya era Cup Winners’ Cup pada 1999. Meski masih tergolong baru, turnamen ini kini memberi peluang lebih besar bagi klub-klub nonelite untuk bersaing di level kontinental.
Inggris Pernah Dominan, tapi Belum Seperti Sekarang
Sebelum musim ini, Premier League sebenarnya beberapa kali hampir menguasai seluruh final Eropa. Pada 2019 misalnya, Liverpool mengalahkan Tottenham di final Liga Champions, sementara Chelsea menundukkan Arsenal di final Liga Europa.
Dua tahun kemudian, Chelsea kembali menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City di final sesama klub Inggris. Pada musim yang sama, Manchester United juga mencapai final Liga Europa meski akhirnya kalah.
Meski begitu, belum pernah sebelumnya Inggris memiliki wakil di tiga final kompetisi berbeda sekaligus. Itulah yang membuat pencapaian musim ini terasa istimewa.
Catatan serupa terakhir kali terjadi pada era 1980-an. Pada 1984, Liverpool memenangkan European Cup usai mengalahkan AS Roma, sementara Tottenham menjuarai UEFA Cup setelah menundukkan Anderlecht. Liverpool juga pernah menjuarai European Cup pada 1981 setelah mengalahkan Real Madrid di Paris. Di tahun yang sama, Ipswich Town sukses memenangkan UEFA Cup dengan mengalahkan AZ Alkmaar.
red24





