Massa dari Merah Muda Malaka melakukan orasi di depan Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Senin (25/5/2026). Mereka menuntut penindakan tegas terhadap peredaran minuman keras ilegal yang berkedok toko jamu. Foto: Dok. molly/sorot24.id

sorot24.id | KOTA TANGERANG – Sebanyak 7 orang dari kelompok Merah Muda Malaka menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Jalan Daan Mogot, Senin (25/5/2026) siang.

Mereka menuntut penindakan tegas terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kota Tangerang.

Aksi dimulai pukul 13.55 WIB dipimpin Lukman. Dalam orasinya, massa menyebut masyarakat sudah resah karena maraknya peredaran miras yang berkedok toko jamu di kampung-kampung.

“Kota Tangerang adalah akhlakul karimah, namun masih banyak dijual yang berkedok toko jamu maupun yang lain,” kata Lukman di lokasi.

Massa juga menyinggung kinerja Satpol PP. “Jangan cuma sibuk menggusur pedagang yang menjual makanan halal saja. Tidak adanya kontrol dari anda-anda semua para Satpol PP,” ujar Lukman. Ia menegaskan aksi ini sebagai kontrol sosial agar Satpol PP tidak hanya menindas rakyat kecil.

Jajaran Satpol PP Kota Tangerang dan Polsek Tangerang foto bersama perwakilan Merah Muda Malaka usai audiensi soal tuntutan penindakan miras ilegal di Kantor Satpol PP, Senin (25/5/2026). Foto: Dok. molly/sorot24.id

Dua perwakilan massa kemudian diterima Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Tangerang Agapito De Araujo untuk audiensi pukul 14.10 WIB. Audiensi dihadiri Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, Kanit Intelkam Kompol Joko Suparto, Kasub Unit IV Satintelkam Ipda Kevin GP, dan Kabid Tibum Hadi Ismanto.

Menanggapi tuntutan massa, Agapito menyatakan Satpol PP rutin melakukan operasi penegakan perda. “Setiap tahun barang bukti selalu kami ekspose untuk dimusnahkan,” kata Agapito. Ia mengakui masih ada pelaku usaha yang kembali buka usai ditindak. “Kami tidak tinggal diam, apalagi adanya laporan dari masyarakat, kami akan tindak,” ujarnya.

Audiensi selesai pukul 14.22 WIB. Massa aksi membubarkan diri pukul 14.30 WIB. Kegiatan pengamanan dipimpin Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto dan berlangsung kondusif hingga selesai pukul 14.35 WIB.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari dalam laporannya menyebut aksi ini dilaksanakan karena dugaan pelanggaran penjualan minuman alkohol di Lapo Na Buni, Pinang, Kota Tangerang.

red24molly

Senyum bangga pemain muda usai terima piagam dan medali dari Walikota Kota Tangerang Sachrudin pada penutupan salah satu kategori Liga PSSI Kota Tangerang 2026, Minggu (25/5/2026). Liga ini diikuti 80 tim U-13, U-15, dan U-17. 

sorot24.id | TANGERANG – Liga PSSI Kota Tangerang 2026 resmi bergulir. Kompetisi sepak bola kelompok umur bergengsi ini diikuti 80 tim dari seluruh wilayah di Kota Tangerang dan akan berlangsung sampai bulan depan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang mengatakan, Pemkot Tangerang memberikan dukungan penuh terhadap Asosiasi PSSI Kota Tangerang (Askot) untuk menyukseskan kompetisi yang diproyeksikan sebagai wadah pembinaan pemain sepak bola muda.

”Kami mengucapkan selamat dan sukses untuk penyelenggaraan Liga PSSI Kota Tangerang 2026 ini. Tidak sebatas kompetisi, adanya liga ini sangat penting sebagai wadah para pemain muda mengasah kemampuan, mencari pengalaman, dan membentuk karakter sportivitasnya di atas lapangan,” ujar Kaonang, Senin (25/5/6).

Liga PSSI Kota Tangerang 2026 sudah dibuka dengan sejumlah pertandingan di tiga kategori kelompok usia, yakni U-13, U-15, dan U-17. Beberapa pertandingan pembuka berjalan ketat. Diklat Pinang berhasil menaklukkan Tiger City dengan skor 2-1, Bintang Kota Junior menang 3-0 atas Family 7 FC, dan Ark Soccer unggul telak 7-0 dari Cikokol United.

“Kami juga ikut menyaksikan beberapa pertandingan pembuka kemarin, semua berjalan seru, animonya juga sangat ramai. Liga ini akan menjadi hiburan yang menarik bagi supporter, keluarga, sampai penonton umum sampai sebulan ke depan,” tambah Kaonang.

Liga PSSI Kota Tangerang 2026 diselenggarakan di tiga stadion sintetis berkualitas tinggi di Kota Tangerang, yakni Stadion Mini Sudimara Barat, Stadion Mini Cipondoh, dan Stadion Mini Cibodas.

Pemkot Tangerang berharap Liga PSSI Kota Tangerang 2026 berhasil melahirkan talenta lapangan hijau terbaik. “Siap berprestasi mengharumkan dunia sepak bola Kota Tangerang di kancah regional, nasional, sampai internasional,” kata Kaonang.

red24molly

Keceriaan 800 atlet muda peserta Hobby Land Taekwondo Championship IV 2026 berfoto bersama di Tangcity Mall, Kota Tangerang, Ajang ini bagian dari Tangcity Hobby Land Olympics 2026. dok : panitia Molly/sorot24.id

sorot24.id |TANGERANG – Hobby Land Taekwondo Championship IV 2026 yang digelar di Tangcity Mall, Kota Tangerang, pada 15-17 Mei 2026 berlangsung kompetitif. Kejuaraan yang diinisiasi Taekwondo Garuda Club ini diikuti sekitar 800 atlet muda dari sejumlah klub dan sekolah di Kota Tangerang.

Ketua Tim Kerja Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Elvida Nuke Nilvana mengapresiasi kesuksesan ajang tersebut.

“Kami dari Pemkot Tangerang memberikan apresiasi sebesar-besarnya serta akan terus mendukung langkah sejumlah pihak termasuk Taekwondo Garuda Club yang telah berkontribusi memajukan pembinaan cabor taekwondo lewat kompetisi seperti ini. Semoga tahun depan bisa diselenggarakan lagi dengan jumlah peserta yang berpartisipasi bisa lebih banyak lagi,” ujar Elvida, Senin (25/5/26).

Pada kejuaraan ini, Prabu Taekwondo Team keluar sebagai Juara Umum 1. Posisi Juara Umum 2 diraih Fun Eagle 23 dan Juara Umum 3 ditempati Sporta.

“Pemenang di ajang bergengsi ini akan diproyeksikan sebagai atlet masa depan yang akan mewakili Kota Tangerang di ajang kompetisi regional, nasional, sampai internasional,” kata Elvida.

Ketua Pelaksana Hobby Land Taekwondo Championship IV 2026 Edo Rizki Fauzi menyebut kompetisi menjadi ruang positif bagi atlet muda. “Kami ingin kompetisi ini menjadi ruang positif bagi para atlet muda untuk belajar berkembang, berkompetisi sehat, sampai menambah pengalaman bertanding pastinya,” ujarnya.

Menurut Edo, ajang ini juga mempererat silaturahmi. “Kompetisi ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar atlet, pelatih, sampai komunitas untuk bersama-sama memajukan cabor taekwondo di Kota Tangerang,” ucapnya.

Semangat sportivitas terjalin selama tiga hari pelaksanaan kejuaraan. Hobby Land Taekwondo Championship IV 2026 merupakan bagian dari Tangcity Hobby Land Olympics 2026 yang masih berlangsung sampai akhir bulan ini.

Selain taekwondo, Tangcity Mall juga menyelenggarakan Indonesia Breaking League/IODI Got Talent, Cheerleading Stunt Battle, Pushbike Tangerang Mini Competition, Kejurda ASBKI Open Tournament, dan Nunchaku Skill Competition and Martial Arts Festival.

red24molly

Ribuan pelajar dari berbagai sekolah memadati lapangan dan tribun stadion. Dalam acara tersebut juga diluncurkan Aplikasi SIP PAUD PNF dan Aplikasi Cisadane (25/05/2026). Foto: Dok. molly/sorot24.id

sorot24.id| TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan dua aplikasi digital pendidikan bersamaan dengan pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat kota di Stadion Benteng Reborn, Senin (25/5/2026) pagi.

Dua aplikasi itu adalah Sistem Informasi Pendampingan PAUD dan PNF (SIP PAUD PNF) serta Aplikasi Cisadane, atau _Central Informasi Sistem Administrasi Data Edukasi Inklusif_.

“Ini ikhtiar kita memajukan pendidikan dan pelayanan publik berbasis digital,” kata Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin dalam sambutannya.

Sachrudin menegaskan O2SN, FLS2N, dan GSI bukan sekadar ajang mencari juara. “Ini ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, kreativitas, sportivitas, disiplin, serta semangat kompetisi yang sehat bagi para pelajar,” ujarnya.

Menurut dia, olahraga menempa anak menjadi disiplin dan tangguh. Sementara seni dan sastra mengasah kreativitas serta kecintaan pada budaya bangsa.

“Menang memang membanggakan, tetapi pengalaman, proses belajar, persahabatan, dan keberanian untuk terus berkembang jauh lebih berharga,” kata Sachrudin.

Pendidikan Inklusif Berbasis Data

Momen Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama dan Forkopimda menekan tombol peresmian pembukaan O2SN, FLS2N, GSI serta launching Aplikasi SIP PAUD PNF dan Cisadane di Stadion Benteng Reborn, Senin (25/5/2026). Foto: Dok.molly/sorot24id

SIP PAUD PNF dirancang untuk pendampingan, monitoring, evaluasi, serta pembinaan status PAUD dan pendidikan nonformal secara terpadu berbasis data.

Adapun Aplikasi Cisadane mengintegrasikan sekolah, Dinas Pendidikan, Unit Layanan Disabilitas, tenaga ahli, guru, hingga orang tua untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.

“Kehadiran kedua aplikasi ini bentuk komitmen Pemkot Tangerang menghadirkan layanan pendidikan yang modern, inklusif, adaptif, dan responsif,” ucap Sachrudin.

Ia menambahkan, “Kami ingin memastikan seluruh anak di Kota Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan berkualitas.”

Sachrudin juga mengapresiasi guru, kepala sekolah, pengawas, pelatih, hingga orang tua. “Pemkot Tangerang memastikan akan terus mendukung pengembangan potensi siswa demi mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

*Hadir Forkopimda*

Pembukaan dihadiri Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan, Sekda H. Herman Suwarman, Ws. Kasdim 0506/Tangerang Mayor Inf. Heru Eko P, dan Kasat Samapta Polres Metro Tangerang Kota Kompol Ubai Dilah.

Tampak pula Kepala BPMP Banten Aria Ahmad Mangunwibawa dan Kasi Intelijen Kejari Kota Tangerang Anak Agung Made Suarja Teja Buana.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari melaporkan situasi selama kegiatan aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan jajaran Samapta.

O2SN, FLS2N, dan GSI merupakan agenda tahunan untuk menjaring bakat siswa di bidang olahraga, seni, dan sains.

red-molly

Sejumlah anggota polisi berseragam memeriksa pengendara motor di jalan pada malam hari dengan plang bertuliskan Maaf Ada Pemeriksaan Polisi saat hujan gerimis dok: Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG – Jajaran Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, menggelar patroli cipta kondisi bertajuk “Jaga Jakarta: Jaga Lingkungan & Jaga Warga” pada Senin (25/5/2026) dini hari. Patroli dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H.

Kegiatan dimulai pukul 01.00 WIB dengan kekuatan 16 personel. Kanit Provost IPTU Edy Makmur turut mendampingi patroli. Sasaran operasi menyisir dua titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tangerang.

Lokasi pertama berada di Jl. MT. Haryono, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang. Lokasi kedua di Jl. Baru Pinggir Tol Buaran Indah, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang. Kedua lokasi disisir melalui patroli mobiling.

“Adapun kegiatan dilaksanakan dengan cara patroli, Cipkon di wilkum Polsek Tangerang dalam rangka antisipasi terjadinya tindak kejahatan maupun 3C, tawuran dan Guantibmas lainnya,” tulis laporan resmi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si.

Hasil patroli dini hari itu nihil temuan. Situasi dilaporkan kondusif meski wilayah diguyur rintik hujan. Kode 81.5, istilah kepolisian untuk kondisi hujan ringan, tercatat dalam laporan ke Polda Metro Jaya.

Polisi Provost cek kelengkapan motor warga saat Patroli “Jaga Jakarta” di Jl. MT Haryono, Sukasari, Senin (25/5/2026) pukul 01.00 WIB. Plang “Maaf Ada Pemeriksaan Polisi” dipasang di lokasi. Foto: Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24.id

Program “Jaga Jakarta” menjadi agenda rutin Polsek Tangerang. Patroli difokuskan pada jam rawan untuk memastikan lingkungan aman dan warga terlindungi dari potensi kejahatan jalanan.

red24-molly

Kondisi Jembatan Wika di perbatasan Gunung Putri-Klapanunggal, Kabupaten Bogor, yang akan dibongkar total mulai Juni 2026. Beton jembatan berusia 36 tahun dinilai tak layak dan ada bagian yang patah di atas penopang. Foto: Dok. istimewa/sorot24.id

sorot24.id | BOGOR – Pemerintah akan membongkar total Jembatan Wika yang menghubungkan Kecamatan Gunung Putri dan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mulai Juni 2026. Jembatan di ruas Jalan Cileungsi–Cibinong KM.JK 62+440 itu berusia 36 tahun dan dinilai tak layak lagi.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supardi, membenarkan rencana rekonstruksi total tersebut. “Jembatan Wika sudah berumur. Pertama kali dibangun sekitar 1990-an, sekarang 2026. Betonnya juga sudah tidak layak,” ujarnya, Ahad (24/5/2026).

Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu enam hingga tujuh bulan, dari Juni hingga Desember 2026. Selama itu, akses lalu lintas ditutup total. Kendaraan kecil dialihkan ke jalur Walahir–Nambo–Gunung Putri. Sedangkan kendaraan sedang dan besar wajib lewat Cileungsi–Cibubur.

Ujang mengaku khawatir dengan kondisi jalur alternatif. “Kalau anggaran saya tidak tahu pasti, karena status jalannya milik provinsi. Apakah bekerja sama dengan PT Wika, karena di sana juga ada tempat produksi gelagar jembatan,” katanya.

Kekhawatiran serupa disuarakan Sekretaris Desa Tlajung Udik, Abdul Harly. Ia menyebut kondisi fisik jembatan sangat mengkhawatirkan. “Ada bagian yang terlihat patah di atas penopang, kami khawatir jembatan bisa roboh atau amblas,” ujarnya.

Meski mendukung perbaikan demi keselamatan, pemerintah desa menyuarakan aspirasi warga. Mereka meminta jalur penghubung darurat untuk pejalan kaki dan sepeda motor. “Aktivitas masyarakat di sini sangat tinggi, terutama anak-anak sekolah dari Kampung Kedep, Desa Tlajung Udik, menuju Klapanunggal,” kata Harly.

Tanpa jalur darurat, warga harus memutar lewat jalur lain yang jaraknya jauh lebih jauh. Harly berharap Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat merealisasikan jembatan sementara sebelum penggalian untuk pemasangan sling dimulai.

Proyek ini tercatat sebagai penggantian Jembatan Kedep pada ruas Jalan Cileungsi–Cibinong. Harly mengapresiasi perhatian Gubernur Jawa Barat, namun menegaskan konektivitas harian warga tak boleh putus. “Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga memperlancar konektivitas,” ujarnya.

red24-bgx

Legenda AC Milan Marco van Basten saat masih aktif bermain periode 1987-1995. Ia nyaris diculik penjahat kelas kakap Renato Vallanzasca yang ternyata fans berat Rossoneri. Foto: Dok. AC Milan/Getty Images

sorot24.id | MILAN – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari dunia kriminal Italia. Marco van Basten, legenda AC Milan, ternyata pernah menjadi target penculikan oleh penjahat kelas kakap pada masa jayanya 1987-1995.

Hal itu diungkap Giampaolo Manca, mantan narapidana, dalam wawancara dengan harian _Corriere della Sera_. Manca mengaku mendapat cerita langsung dari Renato Vallanzasca, penjahat paling ditakuti di Italia, saat keduanya mendekam bersama di penjara.

“Vallanzasca sering menceritakan detail kejahatan dan rencananya kepada saya,” kata Manca. Salah satunya adalah rencana menculik Van Basten saat sang striker masih membela AC Milan.

Selama berbulan-bulan, Van Basten diintai oleh Vallanzasca dan anak buahnya. Namun rencana itu dibatalkan pada menit-menit terakhir. Alasannya unik: Vallanzasca takut AC Milan kehilangan bintang utamanya dan justru menguntungkan rival sekota, Inter Milan.

“Akhirnya dia membatalkannya karena tidak ingin memberi keuntungan bagi Inter,” ujar Manca. Jika Van Basten tidak berstatus bintang AC Milan, hasilnya mungkin berbeda.

Vallanzasca sendiri bukan penjahat sembarangan. Ia dikenal kejam dan terlibat banyak perampokan bersenjata, pembunuhan, dan penculikan. Ia dijatuhi hukuman empat kali seumur hidup plus 295 tahun penjara. Total ia menghabiskan 52 tahun di balik jeruji, tulis _De Telegraaf_.

“Kami bisa akur satu sama lain, karena dia sama seperti saya, pendukung AC Milan,” kata Manca soal persahabatannya dengan Vallanzasca. “Dia mengaku telah menyiapkan rencana menculik Marco van Basten dan meminta tebusan.”

Antara 1987 dan 1995, Van Basten adalah bintang dunia di AC Milan. Di bawah kepemimpinannya, Rossoneri meraih segudang trofi. Seandainya penculikan itu terjadi, dampaknya akan mengguncang dunia olahraga.

Sumber Primer : Wawancara Giampaolo Manca dengan harian _Corriere della Sera_[Italia]

red24

Kapolsek Tangerang KOMPOL SUYATNO, S.H., M.H. yang di dampingi oleh Waka Polsek AKP. Drs Ponco Anggriyanto memimpin Apel dan Personil Polsek Tangerang mengikuti apel pagi yang di gelar dalam rangka ” Jaga Jakarta Bersih dan Asri ” menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan Mako di halaman Polsek Tangerang.dok : molly/sorot24.id

Sorot24.id |KOTA TANGERANG – Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota menggelar Apel “Jaga Jakarta Bersih dan Asri” di halaman Mapolsek, Sabtu [23/5/2026]. Kegiatan diikuti 25 personel untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari sampah.

Apel dipimpin langsung Kapolsek Tangerang KOMPOL SUYATNO, S.H., M.H., pada pukul 08.30 WIB hingga selesai. Hadir dalam apel Waka Polsek AKP Drs. PONCO ANGGRIYANTO,. Kanit Intelkam KOMPOL JOKO SUPARTO, Kanit Propam IPTU EDI MAKMUR, S.H., Kanit Lantas IPTU JUHENDA, dan seluruh personel Polsek Tangerang.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan wilayah kerja yang bersih dan asri, bebas dari sampah organik, anorganik, maupun Bahan Berbahaya dan Beracun.[B3]

Personil memilah sampah organik, anorganik, dan B3 setelah kegiatan bersih-bersih di lingkungan Polsek Tangerang. Dok: Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24.id

Usai apel, personel melakukan pengumpulan sampah di ruang kerja dan sekitar Mako. Sampah kemudian dipilah sesuai jenisnya sebelum dibuang ke tempat sampah yang telah disediakan.

Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL. Dr. RADEN MUHAMMAD JAUHARI, S.H., S.I.K., M.Si. melaporkan kegiatan tersebut kepada Kapolda Metro Jaya melalui laporan resmi.

Red24-Molly

Asisten Daerah III Kota Tangerang H. Deni Koswara, S.Sos.,M.Si. memberikan arahan dalam pelatihan KIM di Gedung Al Amanah, Kota Tangerang. KIM didorong jadi garda depan penangkal hoaks di tingkat kelurahan. dok:molly/Sorot24.id

Sorot24.id | TANGERANG – Saat kabar tak jelas soal bantuan sosial, harga kebutuhan pokok, atau isu bencana beredar di grup WhatsApp, ada satu kelompok warga yang sigap meluruskan. Mereka adalah anggota Komunitas Informasi Masyarakat [KIM].

KIM dibentuk di tingkat kelurahan dan desa sebagai mitra pemerintah. Tugas utamanya menyebarluaskan informasi resmi, program publik, dan peringatan dini ke warga lewat jalur paling dekat: grup RT, posyandu, majelis taklim, hingga obrolan di pos ronda.

“Kalau dulu informasi sering berhenti di kantor kelurahan, sekarang lewat KIM bisa langsung nyampe ke warga. Yang penting bahasanya sederhana dan sumbernya jelas,” kata salah satu koordinator KIM di wilayah Tangerang.

Untuk memperkuat peran itu, Pemerintah Kota Tangerang menggelar pelatihan KIM di Gedung Al Amanah lantai 5, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Acara berlangsung pukul 14.00 – 16.00 WIB dengan panitia pelaksana Ian Chavidz Rizqiullah, S.Stp. Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik.

Narasumber pelatihan Yefri dan Suprayogi membekali peserta dengan dasar literasi digital, cara cek fakta, dan teknik membuat konten infografis sederhana. Turut hadir Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum H. Deni Koswara, S.Sos., M.Si., Ian Chavedz Rizqiullah S.Stp. Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik , dan Babinsa Kelurahan Sukaasih Sertu Slamet Hariyadi.

Pelatihan diikuti 100 peserta dari 8 kelurahan. Anggota KIM umumnya terdiri dari pemuda, kader PKK, guru, dan pelaku UMKM. Setelah pelatihan, materi diteruskan ke lingkungan masing-masing.

Peran KIM terbukti penting saat isu hoaks muncul. Alih-alih panik, warga lebih dulu bertanya ke grup KIM. Klarifikasi dari dinas terkait langsung disebar, sehingga keresahan bisa diredam cepat.

Selain fungsi edukasi, KIM juga menjadi saluran aspirasi. Keluhan soal jalan rusak, lampu jalan mati, hingga usulan UMKM dikumpulkan dan diteruskan ke kelurahan dalam format data yang rapi.

Pemerintah daerah mendorong KIM tumbuh di lebih banyak wilayah. Tujuannya menciptakan warga cerdas informasi, pemerintah responsif, dan ruang digital yang lebih sehat.

red24-molly

Ribuan peserta memulai lari pada kegiatan IMPACT Fest Fun Run 5K di depan Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Minggu 24 Mei 2026. dok:molly/sorot24

Sorot24.id| TANGERANG — Stadion Benteng Reborn di Kota Tangerang dipenuhi ribuan peserta pada Minggu pagi, 24 Mei 2026. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia menggelar IMPACT Fest dengan agenda utama Fun Run 5K bertema _”Strides For Harmony, Impact Beyond”_.

Kegiatan yang dimulai pukul 05.00 WIB ini diikuti sekitar 3.000 peserta. Hadir dalam acara tersebut Plt. BPSDM Kemenimipas Dr. Muhammad Tito Andrianto, Direktur Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Sigit Budianto, serta jajaran pejabat Poltekim-Poltekip.

Rangkaian acara dibuka dengan apel pengamanan yang dipimpin Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. Sebanyak 43 personil gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai pukul 10.10 WIB.

“Fun run ini merupakan rangkaian IMPACT Fest dalam rangka sosialisasi penerimaan taruna/i Poltekim-Poltekip yang rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujar Sigit Budianto dalam sambutannya.

Peserta memulai lari pukul 05.45 WIB dengan rute mengelilingi pusat Kota Tangerang: Stadion Benteng Reborn – Jl. Satria Sudirman – Jl. Jend Sudirman – Jl. Daan Mogot – Jl. TMP Taruna – Jl. Windu Karya – Jl. Otista – Jl. KS Tubun – dan kembali finish di Stadion Benteng Reborn.

Usai fun run, acara dilanjutkan dengan penampilan Drum Corps Poltekimipas, pengumuman doorprize dan best costume, awarding ceremony, hingga penampilan band taruna. Puncak acara diisi konser guest star band Viera pada pukul 09.00 WIB.

Apel pengamanan personel Polsek Tangerang sebelum bertugas mengamankan IMPACT Fest di Stadion Benteng Reborn Dok:molly/sorot24.id

Polsek Tangerang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Pengamanan difokuskan di area utama stadion dan sepanjang rute lari untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan gangguan kamtibmas.

IMPACT Fest menjadi agenda tahunan Poltekim-Poltekip sebagai ajang promosi sekaligus memperkenalkan lingkungan pendidikan kedinasan kepada masyarakat luas.

red24- molly