Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

sorot24.id | JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah wakaf. Menurutnya, peran para nazir dan wakif menjadi faktor penting dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Perbandingan datanya, tahun 2015-2016 total bidang tanah wakaf baru 100 ribu, tapi sekarang sudah tambah 200 ribu sehingga ada kenaikan 206%. Saya terima kasih kepada para wakif, para nazir, kesadaran untuk mendaftarkan tanah wakaf makin hari makin meningkat,” kata Menteri Nusron dalam acara International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 dan Penyerahan Sertipikat Wakaf di Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).

Ia menilai peningkatan jumlah bidang tanah wakaf yang terdaftar menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengamankan aset umat melalui kepastian hukum. Sertipikasi tanah wakaf dinilai penting agar pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan terhindar dari berbagai persoalan di kemudian hari.

Menurut Menteri Nusron, salah satu risiko yang kerap muncul pada tanah wakaf yang belum bersertipikat adalah potensi sengketa ketika nilai tanah meningkat akibat pembangunan di sekitarnya, termasuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Banyak sekali terutama di Pulau Jawa, khususnya Jabodetabek dan Banten ada PSN. Tanah tersebut sebelum ada PSN nilainya tidak tinggi, akibat ada PSN valuasi asetnya naik drastis,” tutur Menteri Nusron.

Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat memicu munculnya klaim atau tuntutan terhadap tanah yang sebelumnya telah diwakafkan, terutama apabila status hukumnya belum memiliki kepastian yang kuat. Oleh karena itu, sertipikasi tanah wakaf menjadi langkah preventif untuk melindungi aset umat dari potensi konflik yang berkepanjangan.

“Supaya (konflik) tidak berkepanjangan, kami harapkan para nazir untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf untuk kepentingan keamanan aset umat,” ujar Menteri Nusron.

Ia berharap tren peningkatan sertipikasi tanah wakaf dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak aset umat yang terlindungi secara hukum dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat.

red24_RG

Bupati Lepas 484 Atlet Kabupaten Tangerang : Target Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melepas ratusan atlet, pelatih, dan official yang akan berjuang dan membawa nama harum Kabupaten Tangerang di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten Tahun 2026 di Kota Cilegon. Acara pelepasan tersebut digelar di GSG Puspemkab. Tangerang, Senin (8/6/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa para atlet yang berangkat merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melewati proses pembinaan panjang, disiplin latihan, serta perjuangan yang tidak mudah untuk mencapai level kompetisi saat ini.

“Adik-adik adalah putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang. Kalian terpilih bukan hanya karena kemampuan yang dimiliki, tetapi juga karena dedikasi dan perjuangan yang telah ditunjukkan selama ini,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan sebagai daerah yang memiliki tradisi prestasi olahraga yang kuat, Kabupaten Tangerang menargetkan hasil terbaik pada POPDA XII dan PEPARPEDA IX Provinsi Banten Tahun 2026. Bupati pun meminta seluruh atlet menanamkan mental juara dan bertanding dengan penuh keyakinan demi mengharumkan nama daerah.

“Target kita jelas, meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang. Saya ingin seluruh kontingen membawa semangat juara, bertanding dengan sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaik yang dimiliki,” tegasnya.

Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada atlet-atlet PEPARPEDA yang dinilai mampu menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk berprestasi. Menurutnya, semangat, ketekunan, dan kerja keras yang ditunjukkan para atlet disabilitas menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

“Ketika mengenakan seragam kontingen Kabupaten Tangerang, kalian membawa nama daerah dan harapan masyarakat. Karena itu, bertandinglah dengan sungguh-sungguh, berjuang sampai akhir, dan jangan pernah menyerah sebelum pertandingan selesai,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, berkarakter, berdaya saing, serta memiliki semangat pantang menyerah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang, Ratih Rahmawati, mengatakan seluruh atlet yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan pembinaan yang matang. Menurutnya, kontingen Kabupaten Tangerang datang ke POPDA XII dan PEPARPEDA IX Provinsi Banten Tahun 2026 dengan persiapan yang maksimal serta target mempertahankan tradisi prestasi olahraga pelajar yang selama ini telah dibangun.

“Kami telah melakukan pembinaan, pemusatan latihan, serta pendampingan secara intensif kepada para atlet. Mereka adalah atlet-atlet terbaik yang mewakili Kabupaten Tangerang. Kami optimistis dengan semangat, kerja keras, dan dukungan semua pihak, kontingen Kabupaten Tangerang mampu meraih hasil terbaik dan bersaing di papan atas,” ujar Ratih.

Pada ajang POPDA XII Provinsi Banten Tahun 2026, Kabupaten Tangerang memberangkatkan sekitar 421 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, official, dan pengurus untuk mengikuti 26 cabang olahraga. Sementara itu, pada ajang PEPARPEDA IX, Kabupaten Tangerang mengirimkan 63 orang kontingen yang akan berlaga di 4 cabang olahraga. Dengan demikian, total sebanyak 484 personel kontingen siap berjuang mempersembahkan prestasi bagi Kabupaten Tangerang.

red24_KDL

[Adv]

Wabup Intan Gaungkan Peningkatan Kebersihan Di Lingkungan Kerja Sebagai Budaya ASN

sorot24.id | Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menggaungkan peningkatan kebersihan di lingkungan kerja sebagai budaya ASN. Hal tersebut disampaikan saat apel Senin pagi, minggu kedua bulan Juni 2026 di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Senin (08/06/26).

“Mari kita gaungkan peningkatan kebersihan lingkungan kerja sebagai budaya ASN. Saya tidak ingin kebersihan hanya menjadi tugas petugas kebersihan semata, tetapi menjadi kesadaran dan budaya bersama seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari paparan asap rokok.

Untuk itu, dia mengingatkan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Tangerang yang memiliki kebiasaan merokok di lingkungan kantor agar mematuhi peraturan dan tidak mengganggu kebersihan lingkungan, merusak pemandangan yang bisa mencerminkan rendahnya kedisiplinan aparatur pemerintah.

“Tolong ini menjadi perhatian kita bersama, bagi yang punya kebiasaan merokok, lakukan di tempat yang telah disediakan dan jangan merokok sembarangan di area kantor, terlebih di area pelayanan publik. Dan yang paling penting, jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya.

Dia juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan ruang kerja, lingkungan kantor, tempat ibadah, area pelayanan publik, hingga toilet kantor akan menciptakan suasana kerja yang sehat, nyaman, produktif, dan mencerminkan wajah birokrasi yang modern serta berintegritas.

“Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya mencerminkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan kita sebagai aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, Wabup Intan juga mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat toleransi dan harmoni di lingkungan kerja. ASN Kabupaten Tangerang yang mempunyai latar belakang dan cara pandang yang beragam merupakan satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Tangerang. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh pegawai untuk terus memperkuat komunikasi, kekompakan dan kebersamaan serta menghindari hal-hal yang dapat memicu konflik atau perpecahan di lingkungan kerja.

“Latar belakang boleh berbeda, cara pandang boleh berbeda, tetapi tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya minta budaya saling menghargai, saling mendukung, dan saling menjaga terus diperkuat. Kekompakan dan kebersamaan itu penting. Karena pekerjaan sebesar apa pun akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama dengan semangat kolaborasi,” imbuhnya.

Mengakhiri amanatnya, Wabup Intan juga meminta seluruh peserta apel untuk mendukung dan mendoakan Kontingen Kabupaten Tangerang yang akan mengikuti POPDA ke-XII dan PEPARPEDA ke-IX Provinsi Banten Tahun 2026 di Kota Cilegon.

“Mari kita dukung dan doakan agar para atlet Kabupaten Tangerang dapat meraih prestasi terbaik dan membawa kebanggaan untuk masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/07-Prokopim/VI/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_RG

RELIMA Goes to Campus : Bangun Ekosistem Literasi Mahasiswa yang Kreatif dan Profesional

sorot24.id | Dharmasraya – Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Lokus Dharmasraya terus menunjukkan langkah progresif dalam membangun budaya literasi di tengah generasi muda.

Melalui program bertajuk :g

“RELIMA Goes to School and Campus”

berbagai kegiatan literasi kreatif mulai digerakkan secara masif untuk menumbuhkan minat baca, kemampuan menulis, kreativitas, hingga keterampilan komunikasi mahasiswa.

Program ini digagas oleh Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Dharmas Indonesia (Undhari), RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya, sekaligus founder Rumah Baca Marenda. Amar dikenal aktif sebagai pegiat literasi dan pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Literasi Dara Jingga Undhari yang selama ini konsisten menghadirkan ruang-ruang literasi kreatif bagi mahasiswa dan masyarakat.

Sebagai langkah awal penguatan gerakan, Amar Salahuddin melakukan advokasi literasi bersama Rektor Universitas Dharmas Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Gunawan Ali, M.Kom., guna membangun sinergi pengembangan budaya literasi di lingkungan kampus. Pertemuan tersebut membahas berbagai program strategis untuk menjadikan kampus tidak hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga pusat gerakan literasi, kreativitas, dan pengembangan karakter mahasiswa.

Kegiatan perdana RELIMA Goes to School and Campus digelar di Perpustakaan Undhari pada Jumat, 5 Juni 2026 melalui kegiatan diskusi buku dan praktik cerdas mengulas buku. Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari mahasiswa karena dikemas secara interaktif, kreatif, dan aplikatif.

Tidak berhenti di sana, program literasi tersebut kemudian dilanjutkan dalam kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tingkat Dasar bagi mahasiswa angkatan 2025 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dharmas Indonesia. Sebanyak 184 mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, Sabtu dan Minggu (7/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Amar Salahuddin tampil sebagai narasumber dengan membawakan materi tentang literasi kesehatan dan literasi teknologi, serta public speaking dan komunikasi profesional di era digital.

Menurut Amar, literasi hari ini tidak lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, membangun komunikasi, serta menciptakan inovasi di tengah derasnya arus teknologi.

“Mahasiswa harus menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, berpikir kritis, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menghadirkan gagasan-gagasan kreatif untuk masyarakat. Literasi adalah fondasi utama membangun peradaban,” ujar Amar Salahuddin di hadapan peserta.

Ia juga menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi pembelajar yang aktif, inovatif, dan berdaya saing global.

Sementara itu, Rektor Universitas Dharmas Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Gunawan Ali, M.Kom., menyambut baik dan mendukung penuh gerakan literasi yang diinisiasi RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya tersebut.

Menurutnya,kegiatan literasi seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Kami sangat mengapresiasi gerakan literasi yang dibangun oleh RELIMA bersama mahasiswa. Kampus harus menjadi pusat lahirnya generasi intelektual yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki budaya baca, kemampuan komunikasi, kreativitas, dan kepedulian sosial yang tinggi,” ungkap Rektor Undhari.

Dukungan penuh dari pimpinan kampus tersebut menjadi energi besar bagi penguatan ekosistem literasi di lingkungan Universitas Dharmas Indonesia.

Salah seorang peserta kegiatan, Dela Savitri, mengaku sangat terinspirasi dengan materi dan suasana kegiatan yang berbeda dari biasanya.

Menurutnya, kegiatan literasi yang dikemas secara interaktif membuat mahasiswa lebih percaya diri untuk berbicara, berdiskusi, dan mengembangkan kemampuan diri.

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami. Ternyata literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga bagaimana kita mampu berpikir, berbicara, dan berkomunikasi dengan baik di era digital. Materinya sangat menarik dan memotivasi,” ujar Dela.

Melalui program RELIMA Goes to School and Campus, RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya berharap gerakan literasi tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi benar-benar menjadi budaya hidup generasi muda.

Dengan semangat kolaborasi, kreativitas, dan inovasi, RELIMA terus bergerak menyalakan cahaya literasi dari kampus untuk Indonesia yang lebih cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

red24_RG

Mengusung tagline :

“Mendekatkan Pelayanan, Menghadirkan Solusi, Melayani Tanpa Batas Waktu”

Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan ini berubah menjadi pusat pelayanan publik yang masif. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang selama ini mengalami hambatan waktu akibat tuntutan pekerjaan di siang hari, seperti buruh pabrik, buruh harian, pedagang, dan pelaku UMKM.

Warga Kecamatan Tigaraksa antusias ikut pelayanan MANTAP JASA.foto/dok : istimewa. [red24]

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga yang luar biasa. Berdasarkan data di lapangan, jumlah kunjungan pada malam ini berhasil memecahkan rekor tertinggi sejak inovasi ini pertama kali digulirkan dua tahun lalu.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat malam ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Ini adalah rekor baru. Pelayanan administrasi dan pelayanan publik lintas sektor malam ini dipadati oleh warga. Bahkan, dari laporan petugas di meja registrasi, banyak warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, padahal loket pelayanan baru resmi kami buka pukul 19.30 WIB setelah persiapan sejak pukul 18.00 WIB,” ungkap Camat Cucu.

Cucu juga menambahkan bahwa daya tarik MANTAP JASA kini telah meluas ke luar batas wilayah administrasinya.

“Yang menarik, pergerakan warga malam ini menunjukkan bahwa yang datang bukan hanya masyarakat dari dalam Kecamatan Tigaraksa saja. Banyak warga dari kecamatan tetangga yang ikut memanfaatkan momentum ini karena melihat kelengkapan layanan yang kami sediakan.” Tambah Camat Cucu.

Keberhasilan MANTAP JASA tidak lepas dari kolaborasi erat antara pihak kecamatan dengan berbagai instansi vertikal dan horizontal. Semua layanan diintegrasikan secara one-stop service untuk memastikan warga bisa menyelesaikan berbagai urusan sekaligus.

Berikut adalah rincian pelayanan terpadu yang tersedia :

  • Administrasi Kependudukan (Adminduk): Disdukcapil melalui gerai kecamatan membuka layanan lengkap mulai dari perekaman dan pencetakan E-KTP, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga pengurusan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.
  • Layanan Keamanan dan Hukum Kepolisian: Bekerja sama dengan Satpas Polresta/Polres, dihadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sangat diminati warga, serta loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Layanan Lintas Sektoral & Sosial : Kantor Samsat turut hadir memfasilitasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sementara itu, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten melalui Pos Pelayanan Hukum (Posbakum) memberikan ruang konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan hukum. Disediakan pula layanan kesehatan gratis dan sertifikasi halal bagi produk lokal.
  • Penguatan Ekonomi dan Media Komunikasi: Lapangan luar diisi oleh belasan gerai UMKM lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi. Di sudut lain, sebuah panggung interaktif digunakan untuk Live Talkshow publik yang menghadirkan unsur Polsek dan Anggota Dewan perwakilan rakyat guna menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

Kapolsek Tigaraksa yang hadir mendampingi jajaran Forkopimcam menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan yang humanis dan responsif. Masyarakat tidak hanya pulang membawa dokumen yang selesai, tetapi juga mendapatkan edukasi terkait kamtibmas dan hak-hak hukum mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Tigaraksa kembali menegaskan bahwa MANTAP JASA bukan hanya tentang mencetak dokumen penunjang administrasi, melainkan ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan birokrasi, infrastruktur, maupun masalah sosial.

“Kami membuka pos pengaduan langsung. Jika ada keluhan, hambatan, atau aspirasi yang tersumbat, malam ini silakan sampaikan kepada saya, kepada Pak Kapolsek, atau ke jajaran dinas terkait yang sedang bertugas. Kami hadir di sini untuk bekerja dan memberikan solusi langsung di tempat,” Camat Cucu.

Secara regulasi, inovasi MANTAP JASA ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023. Dengan memindahkan waktu pelayanan ke malam hari tanpa memotong produktivitas harian warga, inovasi ini memberikan penghematan biaya (cost efficiency) yang signifikan bagi masyarakat.

Melihat dampak positif dan lonjakan indeks kepuasan masyarakat yang nyata, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berencana menjadikan format ini sebagai model pelayanan berkala yang lebih masif. Model pelayanan jemput bola bertema malam hari ini juga sangat adaptif untuk direplikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

“Inovasi MANTAP JASA adalah bukti komitmen kami bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa dibatasi oleh jam kerja formal. Kami ingin birokrasi di Tigaraksa berjalan dinamis, fleksibel, dan selalu berpihak pada kemudahan urusan rakyat,” tutup Camat Cucu.

sumber :                                      DISKOMINFO KABUPATEN TANGERANG/RJS/nD

red24_AS

TANGKAB EXPO 2026 Hadirkan Satu Panggung Layanan Publik, UMKM, dan Gaya Hidup Sehat

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka rangkaian TANGKAB EXPO 2026 yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Tigaraksa, Minggu (07/06/26).

Kegiatan tersebut dikemas melalui Tangkab Fun Walk dan berbagai layanan publik yang melibatkan ribuan masyarakat.

Bupati Moch Maesyal Rasyid melepas peserta Run Walk TANGKAB EXPO 2026. foto/dok : istimewa . [red24]

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa TANGKAB EXPO 2026 menjadi ajang kebersamaan yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, dan inovasi digital.

“Pagi ini, kita dapat berkumpul dalam kegiatan Tangkab Fun Walk dan Tangkab Expo, sebuah ajang panggung kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, serta penguatan inovasi digital dalam satu momen,” ujar Bupati Maesyal.

Menurut Maesyal, kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama berbagai mitra strategis, termasuk Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik yang semakin mudah dan modern.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat menikmati beragam kegiatan dan layanan yang tersedia selama TANGKAB EXPO 2026. Mulai dari Fun Walk, booth UMKM dan produk lokal, expo hunian dan kendaraan, layanan administrasi kependudukan dan perizinan, hingga layanan pajak daerah berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah.

Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa TANGKAB EXPO bukan sekadar ajang olahraga dan hiburan, melainkan ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang hadir langsung ke masyarakat dengan suasana yang gembira,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkuat peran pelaku UMKM dan memperkenalkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan penggunaan transaksi digital dalam pelayanan dan pembayaran daerah.

Menariknya, kegiatan yang diikuti sekitar 20 ribu masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut juga menghadirkan layanan donor darah serta berbagai pelayanan publik dari sejumlah instansi.

Seluruh layanan yang tersedia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Tangerang berharap TANGKAB EXPO dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat semakin besar bagi masyarakat.

“Tentunya, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

red24_AS

Komunitas Wisata Kreatif Tangerang Sukses Gelar Fun Run 5K 2026 di Hadiri 1100 Peserta 

sorot24.id | TANGERANG – Komunitas Wisata Kreatif Tangerang yang d “gawangi” oleh Babe H.Indra Irawan, Sukses menggelar Fun Run 5K Wisata Kreatif Tangerang 2026,yang di adakan di kawasan SQP ( Scientia Square Park) Serpong Kabupaten Tangerang Banten. Minggu,07/06/2026.

Acara Fun Run 5K Wisata Kreatif Tangerang 2026,di hadiri oleh Gubernur Banten,Andra Soni,Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid,Perwakilan Management SQP (Scientia Square Park),Aleesa,Camat Kelapa Dua,Dadang Sudrajat dan turut hadir pula Dewan Pembina Komunitas Wisata Kreatif Tangerang yang juga Anggota DPRD Banten, H.Tb.Luay Sofhani,Fraksi PAN serta M.Bahri Fraksi Gerindra.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid bersama peserta Fun Run 5K jelang start. foto/dok : [red24] .

Acara yang di mulai pkl.07.00 Wib pagi hari ini,di banjiri peserta dari berbagai kalangan masyarakat, bukan hanya dari Tangerang tapi juga dari luar Tangerang.

Acara Fun Run 5K Wisata Kreatif Tangerang 2026 di ikuti 1100 peserta baik dari kalangan anak muda maupun orang tua selain itu juga menyiapkan banyak Door Prize untuk para peserta Fun Run 5K 2026 ini.

Fun Run 5K Wisata Kreatif Tangerang 2026 mengusung tema :

Gaya Sehat Budaya Hebat

Menurut Babe H.Indra Irawan sebagai penanggung jawab Fun Run 5K Wisata Kreatif Tangerang 2026, acara bisa berlangsung sukses dan berjalan lancar berkat kerjasama dengan Stake Holder yang ada di Banten khususnya di Tangerang dan beberapa sponsor yang sudah berkolaborasi seperti SQP Park, Bang Indra Mbakul Lembu dan Sumarecon .

“Kami bersyukur acara ini berlangsung sukses, Saya mewakili teman-teman panitia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah mendaftarkan dirinya atau keluargannya,kepada pak Gubernur dan Bupati kami ucapkan terima kasih atas supportnya semoga kedepan kerjasama ini masih tetap bisa dilaksanakan dan di pertahankan”, pungkas  Babe H.Indra Irawan,selaku penanggung jawab acara.

Sementara kehadiran Bupati bersama dengan anggota DPRD Provinsi Banten, DPRD Kab Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang serta Camat merupakan bentuk dukungan untuk terus membudayakan hidup sehat sekaligus menggerakan roda perekonomian lokal.

“Ini adalah agenda yang positif supaya masyarakat Kabupaten Tangerang terus mengumandangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga juga sekaligus ada beberapa UMKM yang hadir di sini untuk memeriahkan jalan santai tingkat Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

red24_J.U

Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang Berikan Penghargaan Kepada Mitra Wajib Pajak

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan, mitra pajak, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai memiliki kepatuhan tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan melalui sektor pajak.

Slamet Budi,Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang. foto/dok : istimewa. [red24] .
Bupati Tangerang mengatakan, peningkatan pendapatan daerah yang berhasil dicapai dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari peran masyarakat dan pelaku usaha yang taat membayar pajak. Menurutnya, pajak merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, Sabtu (06/06/2026).

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak secara signifikan. Capaian tersebut disebut sebagai hasil kerja keras Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama perangkat daerah lainnya dalam memperkuat sistem pendataan dan pelayanan perpajakan.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pendapatan daerah yang kuat. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak menjadi modal penting bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil penerimaan pajak telah digunakan untuk mendukung berbagai program prioritas, seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan gratis, hingga pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi di Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran pengelola pajak untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budi, menjelaskan bahwa malam apresiasi wajib pajak tersebut merupakan agenda rutin sebagai bentuk penghargaan kepada para mitra yang telah berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

Menurut Slamet, peningkatan penerimaan pajak selama dua tahun terakhir berasal dari berbagai sektor, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak air tanah, pajak reklame, pajak restoran, pajak hotel, hingga Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Ia menyebut capaian tersebut membawa Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah dengan performa penerimaan pajak terbaik di Indonesia dan menempati peringkat kedua nasional dalam pencapaian target pendapatan dari sektor pajak daerah.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,” kata Slamet.

Meski demikian, ia mengakui penerimaan dari sektor BPHTB tahun ini mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang memberikan pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan keluarga kurang mampu untuk meringankan beban ekonomi mereka.

Untuk menjaga pertumbuhan PAD, pemerintah daerah terus melakukan perluasan basis pajak melalui pendataan objek pajak baru serta peningkatan layanan kepada wajib pajak.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga meluncurkan program pembebasan denda tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berlaku mulai 5 hingga 12 Juni 2026. Program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban perpajakannya tanpa dikenakan sanksi administrasi.

Dalam upaya mempermudah pembayaran pajak, Bapenda telah bekerja sama dengan berbagai lembaga perbankan, gerai ritel modern, dan platform pembayaran digital.

Masyarakat kini dapat melakukan pembayaran melalui bank, minimarket, hingga sistem digital berbasis QRIS.
Menurut Slamet, transformasi digital dalam pelayanan perpajakan menjadi langkah penting untuk menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat sehingga mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

red24_ER

Dukung Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Nasional : Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten Serahkan 251 Sertifikat Wakaf pada 4th ICOP 

sorot24.id | JAKARTA – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten turut berpartisipasi dalam kegiatan International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 dan Penyerahan Sertifikat Wakaf yang diselenggarakan di Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan secara simbolis 1.032 sertifikat yang terdiri atas 1.029 sertifikat tanah wakaf dan 3 Sertifikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 251 sertifikat merupakan aset wakaf yang berada di Provinsi Banten. Penyerahan sertifikat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat sertifikasi tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap aset-aset umat.

Dalam sambutannya, Menteri Nusron mengajak masyarakat, khususnya para pemangku kepentingan, untuk segera menyertifikatkan tanah wakaf guna mengamankan aset umat dari berbagai potensi sengketa di masa mendatang.

“Pesan dari acara ini adalah memberikan sinyal dan ajakan yang kuat kepada masyarakat agar segera menyertipikatkan tanah wakafnya. Wakaf merupakan aset publik, aset umat. Tidak boleh hilang, karena yang dirugikan bukan hanya wakif, tetapi juga masyarakat yang memanfaatkan wakaf tersebut,” ujar Menteri Nusron.

Menurutnya, sertifikasi tanah wakaf merupakan langkah penting untuk memastikan negara memberikan pengakuan dan perlindungan hukum terhadap aset wakaf. Dengan adanya sertifikat, potensi sengketa maupun konflik pemanfaatan lahan dapat diminimalkan sehingga manfaat wakaf dapat terus dirasakan oleh masyarakat.

Hingga 3 Juni 2026, dari total 522.026 objek tanah wakaf yang tercatat di Indonesia, sebanyak 306.189 bidang atau 58,65 persen telah bersertifikat. Dalam kurun waktu 2017 hingga 2025, jumlah bidang tanah wakaf yang berhasil di daftarkan mencapai 206.045 bidang atau meningkat 206 persen dibandingkan capaian hingga tahun 2016 yang tercatat sebanyak 100.144 bidang.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam proses sertifikasi tanah wakaf, seperti belum lengkapnya dokumen alas hak dan Akta Ikrar Wakaf (AIW), rendahnya kesadaran administrasi wakaf, serta potensi sengketa akibat meningkatnya nilai ekonomi tanah. Karena itu, Menteri Nusron mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, pesantren, nazir, dan masyarakat untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menegaskan bahwa tanah wakaf tidak hanya dimanfaatkan untuk sarana ibadah dan kegiatan sosial, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi wakaf produktif untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan sosial, hingga penguatan ekonomi umat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengidentifikasi, mendata, dan menyertifikatkan tanah wakaf guna mewujudkan tata kelola wakaf yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Kegiatan turut didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri, Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja, Ana Anida,serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten beserta Kepala Kantor Pertanahan se-Provinsi Banten.

red24_RG

LKBH DPD KNPI Banten Desak BKD Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN

sorot24.id | SERANG – Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) DPD KNPI Provinsi Banten secara resmi mendesak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten untuk segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AS serta menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan secara transparan dan profesional.

Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Kepala BKD Provinsi Banten melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Kinerja, dan Disiplin BKD Provinsi Banten pada 5 Juni 2026.

Kuasa hukum LKBH DPD KNPI Provinsi Banten, Yayan Sumaryono, S.H., bersama Asep Sudrajat, bertindak berdasarkan Surat Kuasa Khusus dari Entis Sumantri. Dalam surat tersebut, pihak kuasa hukum menyatakan memiliki kewenangan penuh untuk melakukan berbagai langkah hukum, baik litigasi maupun non-litigasi, guna memperjuangkan hak dan kepentingan hukum pemberi kuasa.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat klarifikasi yang telah dilaksanakan pada 19 Mei 2026 di Ruang Rapat BKD Provinsi Banten. Pertemuan itu dihadiri oleh unsur BKD Provinsi Banten, Inspektorat Provinsi Banten, serta LKBH DPD KNPI Provinsi Banten.

Dalam rapat tersebut, BKD Provinsi Banten disebut telah menyampaikan komitmen untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pihak terlapor beserta atasan langsungnya guna memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui surat yang dilayangkan, LKBH DPD KNPI Banten meminta BKD Provinsi Banten segera menerbitkan dan menyampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pemeriksaan (SP2HP) secarar tertulis paling lambat tujuh hari kerja sejak surat diterima.

Permintaan tersebut didasarkan pada prinsip kepastian hukum dan asas kecermatan administratif sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Menurut LKBH DPD KNPI Banten, keterbukaan informasi terkait perkembangan penanganan perkara merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas.

Selain itu, LKBH DPD KNPI Banten mengingatkan bahwa penundaan yang tidak beralasan dalam penanganan perkara kepegawaian berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum lanjutan. Pihaknya menegaskan siap menempuh berbagai upaya hukum apabila proses penyelesaian perkara tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Langkah hukum yang dapat ditempuh meliputi keberatan administratif, somasi, hingga upaya hukum perdata maupun pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” demikian isi surat tersebut.

LKBH DPD KNPI Banten juga menekankan pentingnya objektivitas, transparansi, dan keadilan substantif dalam setiap keputusan yang diambil oleh BKD Provinsi Banten terkait dugaan tindakan indisipliner ASN tersebut. Mereka menilai seluruh proses pemeriksaan harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan kebenaran materiil serta prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Di akhir suratnya, LKBH DPD KNPI Banten menyatakan keyakinan bahwa BKD Provinsi Banten akan bertindak tegas, profesional, dan sesuai aturan dalam menangani persoalan tersebut demi menjaga integritas serta marwah Pemerintah Provinsi Banten.

Sebagai bentuk pengawasan dan transparansi, surat tersebut juga ditembuskan kepada sejumlah pihak, di antaranya Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Inspektorat Provinsi Banten, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten, Kepala UPTD Tahura Banten, serta Ketua DPD KNPI Provinsi Banten.

red24_RG