OKK KNPI Banten Isi Kegiatan PKD PK PMII Politeknik Piksi Input Serang

sorot24.id | SERANG – Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPD KNPI Provinsi Banten, Bung Abdau Zarkasih, S.Pd., hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STKIP Piksi Input Serang pada, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan kaderisasi formal tingkat menengah ini dilaksanakan secara terpusat di Gedung KNPI Provinsi Banten. Kehadiran tokoh pemuda Banten tersebut disambut antusias oleh puluhan peserta yang siap ditempa menjadi pemimpin masa depan.

Dalam pemaparannya di aula gedung pemuda tersebut, Bung Abdau Zarkasih mengupas tuntas urgensi Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa yang relevan di era digital. Ia menegaskan bahwa kader PMII harus menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai Pancasila di tengah gempuran ideologi luar.

Menurutnya, pemahaman ideologi yang kuat merupakan modal utama bagi mahasiswa untuk memfilter informasi, menjaga persatuan, dan menghindari pemikiran radikal yang dapat memecah belah bangsa.

Lebih lanjut, alumnus sarjana pendidikan ini mengajak seluruh peserta PKD untuk mengaktualisasikan butir-butir Pancasila dalam gerakan nyata di lingkungan kampus dan masyarakat. Forum menjadi sangat dinamis saat terjadi dialog interaktif mengenai peran pemuda dalam mengawal isu-isu keadilan sosial di Provinsi Banten.

Bung Abdau menekankan bahwa sinergi antara organisasi kepemudaan seperti KNPI dan organisasi mahasiswa seperti PMII sangat penting untuk melahirkan kepemimpinan daerah yang berkarakter Pancasila.

Kegiatan PKD di Gedung KNPI
Banten ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat apresiasi dari pengurus PMII STKIP Piksi Input Serang kepada Ketua OKK KNPI Banten.

Melalui pelatihan intensif ini, PMII berkomitmen untuk terus mencetak kader mujahid yang tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga memiliki loyalitas tunggal terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

red24_RG

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Tidur Sambil Peluk Guling Menurut Psikologi

sorot24.id | JAKARTA – Kebiasaan tidur, tanpa disadari, dapat mengungkapkan banyak hal tentang diri kita. Entah itu posisi tidur, rutinitas tidur, hingga hal yang membuat kita nyaman saat tidur, tidak hanya memprediksi kualitas tidur, tapi juga bisa mengungkapkan kepribadian .

Termasuk salah satunya jika kamu suka tidur sambil memeluk guling. Bagi orang Indonesia, kebiasaan ini adalah hal yang familiar dan banyak dilakukan.

Berikut ini ciri kepribadian orang yang suka memeluk guling saat tidur menurut psikologi, dirangkum dari Your Tango.

Sosok yang Sangat Penyayang

Jika kamu suka memeluk guling saat tidur, bisa jadi kamu adalah sosok yang sangat penyayang. Menurut sebuah studi dari Communication Monographs, kepribadian penyayang ini sering kali didapat dari perilaku orang tua.

Selain itu, perilaku memeluk guling ini menjadi manifestasi paling sederhana dan pribadi untuk menunjukkan kerinduan internal akan kedekatan.

Senang Mengenang Masa Lalu

Kebiasaan memeluk guling saat tidur bisa jadi bentuk pertahanan diri yang diaktifkan kembali dari masa kecil, terutama saat kamu merasa sedang stres atau kesulitan menghadapi tekanan hidup. Ini juga bisa menjadi cara bagimu untuk terhubung dengan “inner child”.

Meskipun kebiasaan memeluk guling ini tidak berbahaya, tapi menurut sebuah studi dari Primary Care Companion for CNS Disorders menunjukkan bahwa mengandalkan mekanisme koping masa kecil bisa menjadi masalah jika tidak dibarengi dengan penyembuhan trauma masa kecil atau pembelajaran keterampilan koping yang baru dan produktif.

Mendambakan Kenyamanan

Menurut studi PLOS One, memeluk guling saat tidur bisa meredakan stres dan memberikan rasa nyaman. Sebab, perasaan yang dihasilkan dari memeluk guling hampir sama dengan saat kita memeluk orang lain, memberikan rasa terhubung dan ruang aman.

Jika kamu senang memeluk guling saat tidur, artinya kamu mendambakan kenyamanan dan stabilitas. Kebiasaan ini juga menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang secara aktif menawarkan dan memberikan kenyamanan dan stabilitas itu pada diri sendiri di malam hari.

Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang suka memeluk guling saat tidur. Bagaimana menurutmu ?

Sumber :                                                  Nadya Quamila _ Naq | Beautynesia

red24

Terorganisir dan Masih Berjalan Bisnis Obat Keras Ilegal di Subang Belum Tersentuh

sorot24.id | SUBANG – Peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Subang kembali menjadi sorotan tajam. Meski berkali-kali diberitakan dan dikeluhkan masyarakat, praktik yang diduga melanggar hukum tersebut hingga kini masih bebas beroperasi tanpa tindakan nyata dari aparat penegak hukum, Jumat (05/06/2026).

Salah satu lokasi yang disebut masih aktif menjual obat keras ilegal berada di kawasan Gunung Tua, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Aktivitas transaksi disebut berlangsung secara terang-terangan dan nyaris tanpa rasa takut terhadap penindakan hukum.

Fakta bahwa praktik tersebut tetap berjalan meski telah berulang kali terungkap ke publik memunculkan pertanyaan besar. Masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang diduga telah mengakar dan berkembang menjadi jaringan bisnis bernilai besar.

Seorang warga berinisial D mengaku mengetahui aktivitas tersebut dan menyebut operasional kios-kios itu diduga berada di bawah kendali seseorang berinisial F.

“Yang mengatur di sini inisial F. Kiosnya bukan cuma satu, ada belasan yang masih jalan sampai sekarang,” ungkapnya.

Jika informasi tersebut benar, maka praktik peredaran obat keras ilegal di wilayah Subang bukan lagi sekadar pelanggaran biasa, melainkan diduga telah berkembang menjadi jaringan terorganisir yang mampu bertahan dalam waktu lama tanpa tersentuh penegakan hukum.

Yang menjadi sorotan, aktivitas tersebut dikabarkan telah berlangsung bertahun-tahun. Namun hingga kini belum terlihat adanya langkah tegas yang mampu menghentikan peredarannya. Kondisi ini memicu spekulasi dan kecurigaan publik mengenai kemungkinan adanya pembiaran atau lemahnya pengawasan terhadap praktik yang meresahkan masyarakat tersebut.

Peredaran obat keras ilegal bukan hanya persoalan pelanggaran aturan kesehatan. Dampaknya dapat mengancam generasi muda, memicu penyalahgunaan obat, hingga menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk tidak sekadar menunggu laporan, tetapi segera melakukan penyelidikan menyeluruh, menelusuri dugaan jaringan yang beroperasi, serta menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak yang diduga sebagai koordinator maupun pemilik jaringan peredaran obat keras ilegal berinisial F belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat .

red24_ER

LKBH KNPI Banten Serukan Perlawanan Terhadap Kejahatan Lingkungan, Buka Posko Pengaduan Bagi Masyarakat

sorot24.id | SERANG – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kondisi lingkungan hidup di Provinsi Banten yang semakin menghadapi berbagai tantangan serius. Di tengah laju industrialisasi, meningkatnya produksi sampah, pencemaran sungai, serta berbagai persoalan pengelolaan kawasan pesisir, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) DPD KNPI Provinsi Banten menyatakan sikap tegas terhadap berbagai bentuk dugaan kejahatan lingkungan hidup yang merugikan masyarakat dan mengancam keberlanjutan ekosistem.

Berdasarkan berbagai temuan dan laporan masyarakat, kondisi lingkungan di sejumlah wilayah Banten menunjukkan gejala yang memprihatinkan. Kawasan industri Cilegon–Serang masih menjadi perhatian publik terkait persoalan pencemaran udara, air, dan tanah yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Di sisi lain, persoalan sampah yang mencapai ribuan ton per hari, pencemaran sungai oleh limbah domestik maupun industri, serta berkurangnya akses masyarakat pesisir terhadap ruang hidupnya menjadi persoalan yang tidak dapat lagi diabaikan.

LKBH DPD KNPI Banten menegaskan bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak konstitusional setiap warga negara sebagaimana dijamin dalam Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Jaminan tersebut diperkuat dalam Pasal 65 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang menegaskan bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan bagian dari hak asasi manusia yang wajib dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh negara.

Menurut LKBH KNPI Banten, kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan ekologis, melainkan juga persoalan hukum, sosial, ekonomi, dan hak asasi manusia. Ketika sungai tercemar, udara tidak lagi sehat untuk dihirup, kawasan pesisir kehilangan fungsi ekologisnya, atau masyarakat kehilangan akses terhadap sumber penghidupannya, maka sesungguhnya telah terjadi pelanggaran terhadap hak-hak dasar warga negara.

Lebih lanjut, Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 secara tegas melarang setiap orang melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup. Terhadap pelanggaran tersebut, negara diberikan kewenangan untuk menjatuhkan sanksi administratif, perdata, maupun pidana kepada pihak yang bertanggung jawab.

Dalam aspek pengelolaan sampah, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah mengamanatkan bahwa pemerintah daerah wajib menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Oleh karena itu, persoalan sampah yang terus meningkat harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, terkait kawasan pesisir dan hak masyarakat nelayan, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil menegaskan bahwa pengelolaan wilayah pesisir harus memperhatikan kepentingan masyarakat lokal, masyarakat adat, dan nelayan tradisional serta menjamin akses yang adil terhadap sumber daya pesisir.

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memperjuangkan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, LKBH DPD KNPI Provinsi Banten secara resmi membuka Posko Pengaduan Kejahatan Lingkungan Hidup.

Posko ini diperuntukkan bagi masyarakat yang menjadi korban atau terdampak pencemaran lingkungan, pembuangan limbah yang tidak sesuai ketentuan, kerusakan kawasan pesisir, pencemaran sungai, pencemaran udara, maupun bentuk-bentuk pelanggaran hukum lingkungan lainnya.

Masyarakat yang melapor akan mendapatkan konsultasi hukum serta pendampingan hukum secara gratis (pro bono), sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, yang menjamin akses masyarakat terhadap keadilan.

Ketua LKBH DPD KNPI Banten menyampaikan bahwa perlindungan lingkungan hidup memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa lingkungan hidup yang rusak akan mengancam masa depan generasi mendatang. Negara harus hadir, hukum harus ditegakkan, dan masyarakat harus berani bersuara ketika ruang hidupnya dirampas atau dirusak,” ucapnya pada awak media Jumat (5/6/2026).

LKBH KNPI Banten mengajak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, organisasi masyarakat sipil, media massa, serta seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama mengawasi, melaporkan, dan mencegah setiap bentuk pencemaran maupun kerusakan lingkungan hidup.

“Lingkungan hidup yang sehat adalah hak rakyat. Menjaga lingkungan adalah kewajiban bersama. Menegakkan hukum lingkungan adalah amanat konstitusi,” lanjutnya.

Kontak Posko Pengaduan Kejahatan Lingkungan Hidup

LKBH DPD KNPI Provinsi Banten
📞 WhatsApp: 081999910446

⚖️ Pendampingan Hukum Gratis (Pro Bono)
🌱 Untuk masyarakat, nelayan, petani, dan komunitas yang terdampak pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup.

red24_RG

Wagub Dimyati Apresiasi Keterlibatan Pemuda dalam Program Ketahanan Pangan

sorot24.id | LEBAK – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi kepada para pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang terlibat dalam program pemerintah mengenai ketahanan pangan. Apalagi, hasil panen dari program ini dapat digunakan untuk kegiatan sosial keagamaan.

“Alhamdulillah, hari ini panen jagung tapi yang mempelopori KNPI. Itu sesuatu yang luar biasa yaitu para pemuda, petani muda,” ungkap Dimyati usai membuka Panen Raya Jagung DPD KNPI Kabupaten Lebak di Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Kamis (4/6/2026).

Wagub Banten Dimyati membuka Panen Raya Jagung DPD KNPI Kabupaten Lebak di Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. foto/dok: istimewa. [red24]
“Ini bisa menjadi contoh para pemuda yang malu atau merasa rendah menjadi petani,” tambahnya.

Dimyati mengatakan, rata-rata pengusaha besar atau konglomerat berawal dari petani. Dirinya merasa senang kalau melihat petani panen.

“Meski tidak tahu tanaman siapa, berarti tanahnya subur,” ucapnya.

Dimyati juga menyarankan KNPI untuk mendukung program Ketahanan Pangan dengan menanam. Ia menyarankan pengurus KNPI pusat agar mengajak KNPI seluruh Indonesia turut menanam untuk ketahanan pangan.

“Sehingga mereka nantinya bisa mandiri, juga untuk kehidupan,” tambahnya.

Menurutnya, bertani adalah pekerjaan yang menguntungkan. Apalagi, Provinsi Banten dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia.

“Ekonomi rakyat juga tumbuh. Di Provinsi Banten, Kabupaten Lebak paling kaya sumber daya alamnya. Lahan pertanian Kabupaten Lebak sangat potensial dan supaya ekonomi rakyat berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Dimyati juga menyampaikan apresiasi atas hasil panen DPD KNPI Kabupaten Lebak yang disumbangkan untuk kegiatan sosial keagamaan.

“Semangat untuk para pemuda. Dengan bismillah hirohmanirrohim, panen jagung DPD KNPI Kabupaten Lebak dimulai. Ini karunia dan nikmat Allah,” kata Dimyati.

Di tempat yang sama, Ketua DPP KNPI Ali Hanafiah mengatakan, panen jagung yang dilaksanakan merupakan aksi nyata pemuda DPD KNPI Kabupaten Lebak. Program penanaman ini untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Bagaimana pemuda bisa mendukung dan berkontribusi. Para pemuda membangun dari desa. Pemuda terlibat dalam membangun ketahanan pangan,” katanya.

Ali juga mengajak para pemuda untuk terlibat dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pemuda dapat menggerakkan perekonomian melalui koperasi. Pemuda juga harus terlibat atau berani mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan harus berani turun untuk turut terlibat dalam pembangunan,

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Lebak Cucu Komarudin menyampaikan, pemuda bisa berkontribusi untuk ketahanan pangan.

Di lokasi seluas 4 hektare itu sudah dua kali tanam jagung. Turut mendukung Kabupaten Lebak sebagai lumbung pangan. Serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Jagung yang ditanam jagung hibrida NK Sumo Sakti. Hasil panen untuk beasiswa unggulan pemuda, bantuan rumah tidak layak huni, bantuan pesantren, dan bantuan sosial keagamaan lainnya,” ucapnya.

red24_RG

APH di Nilai Mandul : di Subang Jawa Barat Belasan Kios Diduga Jual Obat Keras Ilegal Masih Bebas Beroperasi

sorot24.id | SUBANG – Dugaan peredaran obat keras daftar G tanpa izin di Kabupaten Subang kembali menjadi sorotan. Praktik yang disebut-sebut telah berlangsung lama itu diduga masih beroperasi secara terbuka di sejumlah lokasi tanpa tersentuh penindakan yang signifikan, Jum’at (05/06/2026).

Sejumlah titik yang disebut menjadi lokasi peredaran antara lain wilayah Cinangsi, Karanganyar Subang, kawasan pabrik Kampung Sukamelang Kecamatan Subang, Jalan Marsinu, Gunung Tua Kecamatan Cijambe, Kecamatan Purwadadi, hingga Jalan Raya Subang–Sariater KM 10. Aktivitas tersebut diduga berlangsung secara terang-terangan dan mudah ditemukan oleh masyarakat.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran obat keras yang seharusnya hanya dapat diperoleh melalui resep dokter. Pasalnya, meski berulang kali menjadi perhatian publik dan ramai diberitakan, dugaan praktik penjualan obat keras ilegal disebut masih terus berjalan.

Yang lebih memprihatinkan, obat-obatan tersebut diduga menyasar kalangan remaja dan anak muda. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat sekaligus merusak masa depan generasi muda.

Secara hukum, peredaran obat keras tanpa izin merupakan pelanggaran serius. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan mengatur ancaman pidana bagi pihak yang mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin resmi. Pada Pasal 196 dan Pasal 197, pelaku dapat dikenakan hukuman penjara hingga 15 tahun serta denda maksimal Rp1,5 miliar apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Maraknya dugaan peredaran obat keras ilegal di berbagai titik Kabupaten Subang dinilai tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Aparat penegak hukum, dinas terkait, hingga pemerintah daerah didesak untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh dan operasi penertiban secara serius.

Jika keberadaan lokasi-lokasi tersebut memang terbukti, maka penegakan hukum yang tegas dan transparan menjadi ujian nyata bagi komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari bahaya peredaran obat keras ilegal. Publik kini menunggu langkah konkret, bukan sekadar wacana, untuk membuktikan bahwa hukum berlaku bagi siapa pun tanpa pengecualian.

red24_ER

Ekonom Konstitusi : Konsistensi Jadi Kunci Wujudkan Visi-Misi Asta Cita Prabowo

sorot24.id | JAKARTA – Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto untuk menegakkan Sistem Ekonomi Konstitusi melalui Visi-Misi Asta Cita dinilai membutuhkan konsistensi kebijakan agar program pemerintah berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan berkeadilan.

Hal itu disampaikan Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, dalam analisisnya terkait tantangan struktural Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tanpa konsistensi, restrukturisasi perekonomian nasional melalui transformasi kebijakan dan kelembagaan tidak akan berhasil di masa depan,” tegas Defiyan di Jakarta pada Kamis,(4/6/2026).

5 Isu Kunci APBN dan Asta Cita

Defiyan memetakan setidaknya lima permasalahan kunci yang berkaitan dengan keterbatasan anggaran negara :

1. Alokasi MBG Terlalu Dominan

Proporsi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai terlalu besar jika dibandingkan dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat miskin.

2. Swasembada Pangan Butuh Koperasi & BUMN

Prioritas pembangunan sektor agro industry complex harus diperkuat lewat sinergitas koperasi dan BUMN. Fokusnya pada pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan, dan kelautan demi sasaran swasembada pangan.

3. Energi : Perkuat BUMN Strategis

Isu transisi energi serta ketahanan dan kedaulatan energi harus dijawab dengan kemandirian sektor energi dan sumber daya mineral. Caranya, perkuat posisi BUMN strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak. Tata kelola laba BUMN oleh Danantara juga diarahkan untuk mendukung swasembada energi.

4. Kredit Rakyat Terganjal BI Checking

Pembangunan sektor perumahan rakyat masih terkendala aturan SLIK atau BI Checking oleh OJK. Defiyan mendorong reformasi BI dan perbankan umum agar akses kredit bagi masyarakat kecil dan sektor UKM lebih terbuka.

5. Perkuat Bappenas untuk Indonesia Emas 2045

Lembaga perencanaan pembangunan nasional, Bappenas, perlu diperkuat untuk menjaga konsistensi visi-misi Asta Cita selama 10 tahun ke depan. Ini krusial demi mencapai target Indonesia Emas 2045.

Kabinet Gemuk dan Moral Hazard

Defiyan mengingatkan, visi-misi yang sudah konstitusional tidak akan berarti jika tidak dijalankan lewat kebijakan dan program yang konsisten.

“Jika tidak didukung postur dan struktur APBN yang alokasinya tepat, akan memunculkan moral hazard,” ujarnya.

Ia menambahkan, APBN harus mencerminkan kemampuan program sektoral pemerintah dalam mendukung pencapaian Visi-Misi secara proporsional, efektif, dan efisien.

“Jumlah anggota kabinet yang gemuk, menjadi salah satu kendala terbesar dalam membangun organisasi pemerintahan yang hemat dan berdaya guna bagi APBN,” tutup Defiyan.

red24_LUNAS

Wabup Intan Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah, sehat dan nyaman bagi para lanjut usia (Lansia).

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri acara Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di LKS Husnul Khotimah Islamic Village Kec. Kelapa Dua . Kamis, (04/06/26).

Wabup Intan Nurul Hikmah peduli Lansia. foto/dok : istimewa. [red24] .
“Mari kita hadirkan lingkungan yang penuh kasih sayang, penghormatan dan perhatian bagi para lanjut usia, karena sesungguhnya cara kita memperlakukan orang tua hari ini adalah cerminan masa depan yang sedang kita bangun untuk generasi berikutnya,” ujar Wabup Intan.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial dalam rangka HLUN.

Dia menyebut bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan bukti nyata bahwa kepedulian kepada para lanjut usia bukan hanya tanggung jawab keluarga tapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen bangsa.

“Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa para lansia adalah sumber kebijaksanaan pengalaman dan teladan kehidupan mereka telah memberikan kontribusi besar dalam membangun keluarga masyarakat hingga bangsa dan negara,” ungkapnya.

Dia menambahkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya menghadirkan berbagai program yang ramah lansia baik melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan yang mendukung kualitas hidup para lanjut usia.

“Sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan perlindungan serta pelayanan terbaik agar para lansia dapat menjalani masa tuanya dengan sehat, mandiri, aktif dan bermartabat,” imbuhnya.

Pihaknya berharap kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong, khususnya dalam rangka memberikan perhatian kepada para lansia.

“Kepada para lansia yang hadir pada kesempatan hari ini, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian serta perjuangan yang telah diberikan selama ini. Semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono yang juga hadir langsung menyampaikan bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HLUN, yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan dan dipusatkan di Kupang dan Kabupaten Ende Provinsi NTT.

“Kegiatan hari ini adalah salah satu bagian kelanjutan dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Kemensos bekerjasama dengan para pihak menyelenggarakan bakti sosial di LKS Islamic Village,” jelas Agus.

Lanjut dia, bakti sosial tersebut merupakan upaya dari pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, pendidikan dan kebutuhan hak dasar masyarakat. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sehari-hari termasuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan keluarga.

“Kementerian Sosial terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, baik itu dalam bentuk bantuan sosial, atensi intervensi maupun penyelenggaraan sekolah rakyat sebagai wujud nyata kehadiran negara,” tandasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/04-Prokopim/VI/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

SDN Grogol 01 Empat Tahun Juarai O2SN Jakbar, Bang Oman: Saatnya Jakarta Bidik Medali Nasional

sorot24.id | JAKARTA – SDN Grogol 01 unjuk gigi di O2SN Tingkat Sudin Pendidikan Wilayah 2 Kota Administrasi Jakarta Barat 2026.

Dua siswa sekolah ini berhasil menyabet medali emas dari Cabor Atletik Kids Putra dan Senam Lantai Putra.

Emas pertama dipersembahkan oleh Bagus Nurhidayat yang menjadi Juara 1 Atletik Kids Putra. Emas kedua diraih M. Alibahsyn Ariyan sebagai Juara 1 Senam Lantai Putra.

Kepala SDN Grogol 01, Rizki, S.Pd atau yang akrab disapa Pak Boy, menyebut capaian ini sebagai buah dari proses panjang yang dibangun sejak 2021.

SDN Grogol 01 menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota Jakarta Barat selama empat tahun beruntun sejak 2023 hingga 2026. foto/dok : istimewa . [red24] .
“Tahun 2021-2022 menjadi masa orientasi dan pembekalan fundamental. Kemudian, 2023-2026 adalah masa menikmati hasil proses. Bagus dan Alibahsyn adalah bukti nyata proses itu,” ujar Pak Boy, Kamis, (5/6/2026).

Hasil Cetak Biru Terencana

Pak Boy menjelaskan, SDN Grogol 01 mendesain seluruh program kerja dan – blueprint – pendidikan secara sistematis.

Mulai dari analisis kebutuhan siswa, pemetaan potensi, kurikulum adaptif, hingga evaluasi berkala.

“Pendekatan terukur inilah yang memastikan potensi anak didik kami melejit optimal. Termasuk Bagus di atletik dan Alibahsyn di senam lantai,” jelasnya.

Kunci Kolaborasi Tiga Pilar

Konsistensi prestasi, kata Pak Boy, lahir dari sinergi kokoh antara sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan seperti komite sekolah, dinas pendidikan, hingga masyarakat.

“Orang tua bukan penonton, tapi mitra strategis. Dukungan saat latihan sampai pendampingan lomba itu krusial. Kolaborasi inilah yang membentuk ekosistem belajar yang suportif,” tegasnya.

Jaga Momentum

Pak Boy berterima kasih kepada guru, tenaga kependidikan, orang tua murid, pelatih, serta semua stakeholder yang mendukung.

“Mari jaga momentum ini. Dengan perencanaan matang dan kolaborasi erat, kita bawa SDN Grogol 01 ke puncak prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Oman Rohman Rakinda, yang akrab disapa Bang Oman, memberikan apresiasi tinggi atas capaian SDN Grogol 01 yang konsisten menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota Jakarta Barat selama empat tahun berturut-turut sejak 2023 hingga 2026.

Sekolah yang berlokasi di Grogol, Jakarta Barat itu kembali mendominasi cabang olahraga atletik dan senam lantai pada O2SN tahun ini. Prestasi tersebut dinilai bukan hasil instan, melainkan buah dari proses panjang dan kolaborasi solid berbagai pihak.

“Ini luar biasa. Empat tahun berturut-turut juara O2SN tingkat kota, khususnya atletik dan senam lantai, menunjukkan SDN Grogol 01 punya sistem pembinaan yang berjalan baik. Saya angkat topi untuk kerja keras semua pihak,” ujar Bang Oman saat ditemui, dibilangan Kebon Sirih, Jakarta.

Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari sinergi kuat antara kepala sekolah, pelatih, guru, komite sekolah, hingga peran aktif orang tua wali murid. Pola kolaborasi tersebut, kata dia, menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pengembangan bakat dan karakter siswa.

“Prestasi non-akademik seperti ini penting. Anak-anak belajar disiplin, sportivitas, dan kerja keras. Ini modal besar untuk masa depan mereka,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta yang diantaranya membidangi Pendidikan serta Pemuda dan Olahraga, Bang Oman menyebut capaian SDN Grogol 01 sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam mendorong sekolah-sekolah menjadi pusat pengembangan potensi siswa secara utuh.

Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu bagi SD lain di Jakarta untuk lebih serius menggarap pembinaan olahraga sejak dini.

“Kepada seluruh siswa-siswi SD di DKI Jakarta, teruslah bermimpi dan berlatih. Khusus untuk anak-anak hebat SDN Grogol 01, jangan cepat puas. Jadikan juara 4 tahun berturut-turut ini sebagai pijakan untuk menembus tingkat provinsi, bahkan nasional. Buktikan bahwa anak Jakarta bisa bersaing,” pesan Bang Oman.

Bang Oman juga mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menjadikan pola pembinaan di SDN Grogol 01 sebagai percontohan bagi sekolah lain, terutama dalam mengintegrasikan dukungan orang tua dan komite sekolah dalam program ekstrakurikuler olahraga.

Sementara itu, Adi Rohmadi, S.Or, yang biasa disapa Coach Adi menyampaikan selamat dan terima kasih kepada Ali, Bagus, Alfira, dan Zayda yang telah berjuang dengan penuh semangat dan sportivitas.

Menurutnya, prestasi Bagus dan Ali merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, latihan konsisten, serta dukungan orang tua.

“Semoga keberhasilan ini menjadi pemicu untuk terus berkembang dan menargetkan prestasi yang lebih tinggi, hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Coach Adi.

Apresiasi juga diberikan untuk Alfira dan Zayda. Meski belum meraih juara, keduanya dinilai telah menunjukkan mental bertanding yang luar biasa.

“Kemenangan bukan satu-satunya ukuran. Keberanian berkompetisi dan memberikan yang terbaik itu sudah prestasi,” tegasnya.

Coach Adi turut berpesan kepada seluruh atlet yang belum juara agar tidak berkecil hati. Pengalaman di O2SN ini, ujarnya, adalah bekal berharga.

“Setiap usaha hari ini adalah langkah menuju keberhasilan di masa depan. Percaya pada kemampuan diri dan jangan pernah berhenti berjuang,” tutupnya.

Berikut siswa-siswi SDN Grogol 01 yang merajai O2SN Sudin Wilayah 2 Jakarta Barat :

O2SN Tahun 2023

  • Sean Nayuma Cawlan Juara 1 Atletik kids
  • Chelsha Aydin Andriana Juara Harapan 1 Atletik kids
  • Nayaka Gerrard Trisna Juara Harapan 3 Renang putra

O2SN Tahun 2024

  • Chelsha Aydin Andriana Juara 1 Atletik Kids Putri
  • Abdillah Febriansyah Juara 1 Senam Lantai Putra

O2SN Tahun 2025

  • M. Alibahsyn Ariyan Juara 1 Senam Lantai Putra
  • Abdiel Rais Nugroho Juara 3 Senam Lantai Putra

O2SN Tahun 2026

  • Bagus Nurhidayat Juara 1 Atletik Kids Putra
  • M. Alibahsyn Ariyan Juara 1 Senam Lantai Putra

red24_LUNAS

Kini Dengan Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku Jadwal Kedatangan ke Kantah Bisa Diatur Sendiri

sorot24.id | JAKARTA – Pelayanan pertanahan terus bertransformasi menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien bagi Masyarakat. Terutama dari segi pengaturan waktu dan kepastian pelayanan bagi masyarakat, salah satunya melalui fitur Antrian Daring pada aplikasi Sentuh Tanahku. Fitur tersebut memungkinkan masyarakat mengatur jadwal kedatangan ke Kantor Pertanahan (Kantah) dengan lebih terencana tanpa harus datang lebih awal dan mengantre panjang di ruang tunggu.

“Kalau mau datang ke BPN tidak perlu seperti antre beli iPhone. Masyarakat bisa antre dulu dari rumah melalui antrean daring, daftar di Antrian Daring dalam Sentuh Tanahku,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), I Gede Ketut Ary Sucaya, di Jakarta, Rabu (03/06/2026).

Dengan fitur Antrian Daring, pemohon bisa mengatur jadwal berdasarkan kalender yang sudah disesuaikan dengan kalender pelayanan pertanahan. Kalender tersebut sudah menyertakan informasi mengenai libur nasional dan juga libur adat. Sebagai contoh, di Provinsi Bali terdapat hari libur adat atau lokal yang menyebabkan layanan di seluruh Kantah di Bali tutup untuk waktu tertentu.

Selain memudahkan pengaturan waktu, Antrian Daring juga membantu masyarakat memperoleh kepastian layanan. Setelah mengambil antrean, pengguna akan menerima notifikasi terkait nomor dan urutan pelayanan. Sistem Sentuh Tanahku juga akan memberikan pemberitahuan ketika antrean sudah mendekati giliran pengguna.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak perlu datang sejak pagi hanya untuk menunggu antrean layanan pertanahan. Pengguna bisa mengestimasi waktu kedatangan ketika menerima notifikasi bahwa antreannya akan segera dipanggil.

“Tidak perlu misalnya dapat nomor antrean 50, lalu dari jam 8 pagi sudah datang ke Kantah. Ketika sudah ada notifikasi lima antrean sebelum giliran, baru datang,” jelas I Gede Ketut Ary Sucaya.

Penerapan antrean daring ini bermula dari kebutuhan pengaturan pelayanan pada masa pandemi Covid-19. Saat itu, sistem antrean daring membantu mengurangi kerumunan di Kantah sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mengatur aktivitas sehari-hari.

Penerapan sistem antrean daring juga berdampak pada peningkatan kenyamanan pelayanan di Kantah. Sebab, sebagian besar Kantah memiliki kapasitas ruang tunggu dan area parkir yang terbatas. Dengan pengaturan kedatangan berbasis jadwal ini, kepadatan antrean dapat dikurangi sehingga pelayanan menjadi lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

red24_RG