Warga menunjukkan KTP asli dan SIM lama kepada petugas untuk verifikasi berkas perpanjangan SIM C di SIM, Senin 11/5/2026. SIM yang masa berlakunya habis tidak bisa diperpanjang di mobil keliling. (Dok: molly/Sorot24.id)
sorot24.id |TANGERANG – Bagi warga Kota Tangerang yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM), Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polrestro Tangerang Kota membuka layanan SIM Keliling pada Senin 11/5/2026 di dua lokasi mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Layanan SIM Keliling Polrestro Tangerang Kota hari ini, Senin 11/5/2026, dilaksanakan di dua titik:
Perlu dicatat, layanan SIM Keliling hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C* yang masa berlakunya belum habis. Apabila masa berlaku SIM sudah habis, pemohon tidak bisa memperpanjang di mobil keliling dan wajib melakukan penerbitan seperti SIM baru di Satpas.
Syarat perpanjangan SIM A atau C:
1. Membawa KTP asli dan fotokopi
2. Membawa SIM asli yang masih berlaku
3. Melampirkan hasil tes psikologi SIM
4. Melampirkan surat keterangan sehat dari dokter
Biaya perpanjangan sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah *Rp80.000 untuk SIM A* dan *Rp75.000 untuk SIM C*. Biaya tersebut belum termasuk biaya tes psikologi dan surat keterangan sehat.
Polrestro Tangerang Kota mengimbau masyarakat untuk melakukan perpanjangan sebelum masa berlaku habis agar tidak perlu mengikuti prosedur pembuatan SIM baru yang lebih panjang dan membutuhkan ujian teori serta praktik.
PC IPNU – IPPNU Kota Tangerang Dilantik Usung Misi Pelajar Penggerak Peradaban di Era Digital
sorot24.id | TANGERANG – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang masa khidmat 2025–2027 resmi dilantik di Pondok Pesantren Ibadurrahman, Tangerang. Senin, 11/05/2026 .
Dengan mengusung tema :
“From Zero to Impact : Saatnya Pelajar Bergerak, Berintegritas, dan Berdampak”
Pelantikan ini dirangkaikan dengan Seminar Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum kebangkitan intelektual pelajar NU di Kota Tangerang.
Ketua PC IPNU Kota Tangerang terpilih, Sultan Fazal Adzani, menegaskan bahwa kepengurusannya membawa visi besar untuk membentuk pelajar yang berkarakter, progresif, dan berdaya guna. Menurutnya, keunggulan akademik saja tidak cukup di tengah dinamika modern.
”IPNU harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang mampu menjaga keseimbangan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujar Sultan.
Sultan menambahkan, fokus utama program kerja ke depan adalah penguatan kaderisasi dan kolaborasi strategis. Salah satu langkah konkretnya adalah menghidupkan kembali gerakan “IPNU Back To School” untuk mendekatkan organisasi dengan realita pelajar di sekolah secara nyata.
Senada dengan Sultan, Ketua PC IPPNU Kota Tangerang, Novia Kurnia Cahya, menekankan bahwa pelantikan ini adalah titik awal pembuktian pelajar sebagai pelaku utama peradaban, bukan sekadar penonton perubahan.
Novia menyoroti fenomena budaya haus pengakuan di media sosial yang kerap melanda generasi Z. Ia berkomitmen menjadikan IPPNU sebagai “rumah bertumbuh” bagi pelajar putri.
”Kami ingin IPPNU menjadi ruang lahirnya perempuan hebat yang berani bersuara tanpa kehilangan akhlak. Gerakan yang baik bukan yang paling ramai dibicarakan, tapi yang paling nyata manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Novia.
Seminar Pendidikan Nasional yang menjadi bagian dari acara ini menghadirkan Faiz Syukron Ma’mun (Gus Faiz) sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Gus Faiz mengingatkan agar organisasi pelajar tidak terjebak dalam pola gerakan konvensional yang kaku.
Ia mendorong IPNU-IPPNU Kota Tangerang untuk melakukan tranformasi digital guna meningkatkan daya saing intelektual.
Tiga Bentuk Tranformasi Digital :
1.Penguatan pemahaman teknologi bagi seluruh kader.
2.Pemanfaatan platform digital sebagai sarana edukasi yang relevan dengan Gen Z.
3.Mengoptimalkan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat luas.
Acara ditutup dengan harapan besar agar nakhoda baru PC IPNU-IPPNU Kota Tangerang mampu menghadirkan dampak nyata bagi dunia pendidikan dan sosial di Kota Tangerang selama dua tahun ke depan .
Pengurus BEM Global Institute Tunjukan Pengabdian dan Kerja Nyata di Masyarakat
sorot24.id | TANGERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Global Institute kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata pengabdian masyarakat. Kali ini, para mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak jalanan serta siswa tingkat SD dan SMP di sejumlah titik di Kota Tangerang. Senin, 11/05/26.
Muhamad Qiqi Arizki, Selaku Pengurus BEM Global Institute, mengatakan Kegiatan ini didasari oleh kepedulian terhadap anak-anak di kawasan perkotaan yang masih kesulitan mendapatkan akses pendidikan layak serta dukungan moral . Dengan mengusung semangat :
“Pendidikan Untuk Semua”
“Para mahasiswa hadir bukan sekadar sebagai pengajar, melainkan juga berperan sebagai motivator bagi generasi muda”, ucap Qiqi .
Lebih lanjut ia mengatakan Meski dilaksanakan di ruang belajar yang sederhana, proses pembelajaran berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para relawan mahasiswa menggunakan metode interaktif yang menyenangkan agar peserta didik merasa nyaman dan percaya diri.
Materi yang disampaikan meliputi :
1. Literasi Dasar : Membaca, menulis, dan berhitung.
2. Edukasi Karakter : Penguatan nilai moral dan kebersihan diri.
3. Motivasi : Sesi berbagi semangat untuk terus bermimpi dan meraih cita-cita.
”Pendidikan bukan hanya soal ruang kelas yang mewah, tetapi tentang hadirnya kepedulian dan kesempatan untuk belajar bagi siapa saja,” ujar Qiqi salah satu koordinator lapangan.
Bagi BEM Global Institute, agenda ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai Agent of Change (Agen Perubahan). Selain aspek akademik, para relawan juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan sikap saling menghargai untuk membentuk karakter anak-anak di tengah tantangan sosial perkotaan yang keras.
Qiqi berharap,semoga langkah kecil ini mampu memberikan dampak besar bagi masa depan anak-anak di Tangerang.
”Melalui langkah kecil yang dilakukan hari ini, kami berharap dapat menghadirkan perubahan besar bagi masa depan generasi muda Kota Tangerang. Sebab sejatinya, pengabdian bukan hanya tentang membantu, tetapi tentang menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih cerah,” tegas Muhamad Qiqi Arizki.
Aksi ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki hak yang sama untuk berkembang dan mengenyam pendidikan yang layak.
red24_RAS
4.000 Pramudi KWK Jakarta Bergabung di FSPTSI-KSPSI Pimpinan Jusuf Rizal Siapkan Beasiswa Bagi Pengemudi
sorot24.id | JAKARTA – Sebanyak 4.000 Pramudi dan Pengurus KWK (Koperasi Wahana Kalpika) se-DKI Jakarta bergabung di Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), Pimpinan, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH. Mereka membuat program Bina-Lindung-Sejahtera bagi para pengemudi dan keluarganya.
Kesepakatan bergabungnya para pengemudi mikro trans KWK dan pengurus itu ditandai dengan penyerahan KTA kepada Pramudi KWK oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FSPTSI-KSPSI, Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal,SH,SE,M.Si di Training Canter Indonesia (TCI) FSPTSI di Radar Auri, Cibubur, Jakarta, Senin (11/05/2026)
“Ini merupakan sejarah bagi kedua belah pihak. Selama ini Pramudi KWK belum tergabung ke Serikat Pekerja manapun secara formal. Baru setelah adanya berbagai regulasi kebijakan pemerintah, FSPTSI-KSPSI kini mewadahi para pengemudi se-Jakarta,” tegas Jusuf Rizal aktivis pekerja dan buruh kepada media di Jakarta.
Lebih lanjut menurut Jusuf Rizal, Relawan Prabowo Subianto, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, dengan bergabungnya Pramudi KWK dibawah organisasi FSPTSI-KSPSI, maka para pramudi akan dibina dan dilindungi untuk kesejahteraan para pengemudi dan keluarganya.
Dikatakan FSPTSI-KSPSI akan melakukan pembinaan para pengumudi, baik kompetensi, sertifikasi, serta melindungi terhadap setiap permasalahan yang terjadi dilapangan saat menjalankan pekerjaannya. Karena yang namanya pengemudi bisa saja mengalami gangguan dilapangan. Untuk itu Satgas FSPTSI-KSPSI akan turun guna mengatasi.
“Jika ada preman, oknum LSM, Ormas, pejabat maupun aparat yang mengganggu kami tentu siap, termasuk memberi bantuan advokasi dan hukum bagi para pengemudi dan keluarganya,” tutur Jusuf Rizal, Ketum Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara itu
Kedepan, lanjut Jusuf Rizal, FSPTSI-KSPSI akan menggelar Jambore Pramudi Jakarta, khusus bagi para pengemudi. Di dalamnya akan diisi dengan pelatihan peningkatan kompetensi berlalu lintas maupun penyuluhan serta pemberian Beasiswa bagi pengemudi muda.
Untuk isteri para pengemudi akan dibuat Festival Pramudi Jakarta untuk meningkatkan keterampilan para isteri pengemudi, seperti pelatihan wirausaha mandiri UMKM, seminar, arisan, bazaar, pengajian, wisata religi, dll. Untuk itu FSPTSI-KSPSI menggandeng Perempuan Lira yang dipimpin, Ibu Ranti Erlion Tanjung guna melaksanakan berbagai program tersebut.
Sementara Roisudin Ilyas, mewakili Pramudi KWK dalam sambutannya mengatakan dengan bergabungnya Pramudi mitra KWK menjadi anggota FSPTSI-KSPSI, tidak ada lagi pihak-pihak yang mengatasnamakan serikat pekerja untuk ngerecoki Pramudi KWK. Jika ada yang memgganggu, itu sudah menjadi urusan FSPTSI-KSPSI
“Dengan program bina, lindung dan sejahtera yang ditawarkan FSPTSI-KSPSI, kami berharap akan dapat membela kepentingan Pramudi KWK dan mensejahterakannya,FSPTSI-KSPSI dibawah kepemimpinan Jusuf Rizal akan dapat mewujudkan apa yang menjadi harapan Pramudi KWK”, tegas Roisudin Ilyas.
Sengketa Belum Inkrah, SHGB Cluster Astha Tangerang Dipertanyakan, Kuasa Ahli Waris Soroti Dugaan Cacat Prosedur
sorot24.id | TANGERANG – Sengketa lahan seluas 3,5 hektar di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, memasuki tahap penting setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang melakukan pemeriksaan setempat (PS) terhadap objek perkara. Jumat,8-5-2026.
foto/dok : istimewa. [red24] .Pemeriksaan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Hakim LuckyRombot Kalalo, S.H., sebagai bagian dari proses pembuktian dalam perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) antara ahli waris Yuamah binti Museran sebagai penggugat melawan PT Delta Mega Persada (PT DMP) beserta sejumlah pihak lainnya sebagai tergugat.
Objek sengketa berada di kawasan Blok 14 Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, yang saat ini telah berkembang menjadi kawasan hunian dan area komersial, termasuk Cluster Astha serta deretan Rumah Toko (Ruko).
Kuasa hukum ahli waris dari Law Firm ALL-E & Partners, Agus Sungkowo Hadi, S.H., menyampaikan bahwa kliennya telah menempuh perjuangan hukum selama kurang lebih tiga tahun untuk memperjuangkan hak atas tanah tersebut.
Menurut Agus, selama proses hukum berlangsung, aktivitas pembangunan di atas lahan yang disengketakan tetap berjalan. Karena itu, pihaknya meminta agar status hukum objek sengketa mendapat perlindungan melalui penetapan status quo atau sita jaminan (conservatoir beslag) guna menjaga kepastian hukum hingga perkara memperoleh putusan berkekuatan tetap.
“Demi kepastian hukum dan perlindungan hak para pihak, kami berharap objek sengketa dapat dijaga statusnya selama proses persidangan berlangsung,” ujar Agus kepada awak media . Senin,11 Mei 2026.
Selain mempersoalkan penguasaan fisik lahan, pihak penggugat juga mempertanyakan sejumlah dokumen pertanahan yang menjadi dasar klaim kepemilikan pihak tergugat, termasuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang disebut diterbitkan pada tahun 1999.
Kuasa hukum ahli waris menilai terdapat sejumlah hal yang perlu mendapat klarifikasi lebih lanjut dalam persidangan, khususnya terkait kesesuaian kronologi dokumen administrasi yang menjadi dasar penerbitan sertifikat tersebut.
Pihak penggugat juga menyatakan memiliki sejumlah dokumen pendukung, termasuk surat keterangan dari pemerintah desa yang menurut mereka memperkuat klaim atas riwayat kepemilikan tanah tersebut.
Sementara itu, PT Delta Mega Persada melalui tim kuasa hukumnya diketahui juga mengajukan dalil dan dokumen yang menyatakan memiliki dasar hukum atas kepemilikan lahan dimaksud. Hingga berita ini diterbitkan, proses pemeriksaan perkara masih berlangsung di PN Tangerang dan belum terdapat putusan hukum tetap.
Pemeriksaan setempat yang dilakukan majelis hakim diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi fisik objek sengketa sekaligus menjadi bagian penting dalam proses penilaian fakta persidangan.
Perkara ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kepastian hukum pertanahan di tengah berkembangnya pembangunan properti di wilayah Tangerang. Semua pihak kini menunggu hasil proses persidangan yang diharapkan dapat memberikan keadilan serta kepastian hukum bagi para pihak yang bersengketa.
Kinerja Sudin CKTRP Jakartab Barat Patut di Pertanyakan Terkait Tower Monopol di Tambora
sorot24.id | JAKARTA – Buruknya kinerja Sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Barat patut menjadi pertanyaan dan perhatian bagi jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat maupun Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, dimana seharusnya institusi ini dapat menjalani Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku. Namun pada kenyataannya Perda maupun Pergub sepertinya tidak berlaku di Jakarta Barat.
foto/dok : istimewa . [red24] .Hal ini sebagaimana di ketahui kondisi wilayah Jakarta Barat, salah satunya wilayah Kecamatan Tambora, dimana berdiri sebuah tower Monopol atau Pembangunan Micro Cell Pole (MPC) tanpa ijin PBG yang jelas-jelas sudah di SEGEL namun tak kunjung tindakan selanjutnya,yang berdiri kawasan penataan dan tidak sesuai dengan titik berdirinya yang sudah ditentukan oleh surat rekomendasi Dinas Bina Marga No.9952/PN.02.00 tertanggal 23 Desember 2025. Berada di wilayah Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dan bukan di Kelurahan Petojo Selatan Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Menurut informasi yang di dapat di lapangan, Tower tersebut dibangun sejak bulan Januari 2025, bangunan Tower tersebut dapat berjalan pelaksanaan pengerjaannya, meskipun dalam kondisi di SEGEL oleh Sudin CKTRP Jakarta Barat, dan hingga kini semua perlengkapan dan kebutuhan tower sudah terpasang, semua ini lantaran diduga adanya oknum yang sudah berkoordinasi dengan memberikan sesuatu sehingga dapat terkondisikan, dan tower tersebut tetap berdiri dengan kokohnya.
“Tower ini hebat Pak, di Segel tapi tetap berdiri dan dapat dipasang antenanya,” ujar salah satu warga saat dikonfirmasi.
Ketua DPRD : Guru Madrasah Swasta di Kabupaten Tangerang di Gaji Tidak Layak,Kita Akan Perjuangkan
sorot24.id | TANGERANG – Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud menerima audiensi Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri se-Kabupaten Tangerang yang menyampaikan berbagai persoalan kesejahteraan hingga ketidakjelasan status guru madrasah.
Dalam pertemuan itu, para guru mengaku masih mengalami kesenjangan perhatian dibandingkan tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan.
Politikus Golkar itu mengatakan, para guru madrasah merasa belum mendapatkan pengakuan dan perlindungan yang setara, padahal mereka memiliki peran besar dalam mendidik generasi bangsa, khususnya dalam penguatan pendidikan keagamaan dan moral.
“Banyak hal yang mereka sampaikan. Mulai dari kesejahteraan yang jauh sekali dibandingkan guru di bawah naungan Dinas Pendidikan, sampai status mereka yang tidak jelas pengakuannya dari pemerintah,” ujar Amud, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi itu berbeda dengan guru sekolah umum yang sebagian sudah diangkat menjadi pegawai P3K maupun P3K paruh waktu. Sementara guru madrasah, kata dia, masih bekerja dengan kondisi yang serba terbatas.
“Mereka merasa sama-sama mendidik anak bangsa, tetapi perlakuannya berbeda. Guru madrasah seperti harus bekerja secara ikhlas,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Tangerang berencana memanggil Dinas Pendidikan untuk menelaah regulasi pendidikan daerah, termasuk kemungkinan intervensi anggaran melalui APBD bagi madrasah.
Amud menyebutkan, pihaknya akan membahas peluang pemberian insentif bagi guru madrasah hingga bantuan perbaikan ruang kelas yang sudah tidak layak.
“Dalam waktu dekat kami akan diskusi dengan Dinas Pendidikan dan TAPD, bagaimana APBD bisa mengintervensi madrasah. Entah dalam bentuk insentif guru maupun bantuan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Ia menilai, langkah tersebut bukan hal yang mustahil dilakukan. Sebab, pemerintah daerah sebelumnya juga telah mengalokasikan anggaran untuk pondok pesantren melalui program asrama pesantren dalam RPJMD Kabupaten Tangerang.
“Kalau pondok pesantren saja bisa dibantu lewat APBD, kenapa madrasah tidak? Padahal mereka juga punya kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda,” ucapnya.
Ketua PGMM Kabupaten Tangerang, Nanan, mengungkapkan bahwa guru madrasah selama ini masih mengalami diskriminasi perhatian, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Kondisi itu membuat para tenaga pendidik di madrasah swasta harus bertahan hidup dengan penghasilan minim.
“Kami menyampaikan aspirasi untuk guru-guru madrasah swasta se-Kabupaten Tangerang, bahkan se-nasional. Isu yang kami usung yaitu kesejahteraan dan diskriminasi yang selama ini dirasakan guru madrasah,” ujar Nanan, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap guru madrasah masih sangat kurang, padahal mereka memiliki peran penting dalam dunia pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat. Karena itu, PGMM terus mendorong adanya perubahan kebijakan yang lebih berpihak kepada guru madrasah swasta.
“Kami datang ke DPRD dan sebelumnya juga ke Bupati Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah aspirasi kami diterima dengan baik. Nantinya akan dibawa ke revisi undang-undang atau kebijakan yang akan diinisiasi pemerintah daerah,” katanya.
Ironisnya, persoalan terbesar yang dihadapi guru madrasah adalah soal penghasilan. Nanan menyebut ada guru madrasah yang hanya menerima gaji Rp200 ribu per bulan, bahkan ada yang hanya memperoleh Rp65 ribu setiap bulan dari yayasan tempat mereka mengajar.
“Guru madrasah ini ada yang gajinya Rp200 ribu, bahkan tadi ada yang mengungkapkan hanya Rp 65 ribu per bulan,” ungkapnya.
Leandro Trossard selebrasi usai mencetak gol tunggal kemenangan Arsenal 1-0 atas West Ham di London Stadium, Minggu 10/5/2026. Gol itu membuat Arsenal selangkah lagi kunci gelar Premier League pertama sejak 2004. (Sorot24.id)
sorot24.id – LONDON – Arsenal selangkah lagi mengakhiri puasa gelar Premier League selama 22 tahun. Kemenangan 1-0 atas West Ham United, Minggu 10/5/2026, membuat _The Gunners_ bisa mengunci titel juara paling cepat pada Selasa 19/5/2026 dini hari WIB.
Gol tunggal Leandro Trossard di London Stadium, ditambah dianulirnya gol Callum Wilson, memastikan Arsenal pulang dengan tiga poin krusial. Tim asuhan Mikel Arteta kini nyaman di puncak klasemen dengan 79 poin dari 36 laga, unggul 5 poin dari Manchester City yang baru main 35 kali.
Skenario Tercepat: Juara vs Burnley
Laga Arsenal vs Burnley, Selasa 19/5/2026 pukul 02.00 WIB, bisa jadi partai penentuan. Syaratnya: Manchester City gagal menang lawan Crystal Palace pada Kamis 14/5/2026 pukul 02.00 WIB. Jika City seri atau kalah dari Palace, maka kemenangan atas Burnley langsung bikin Arsenal juara.
Sebab, Arsenal akan unggul 7-8 poin dari City dan tak mungkin disalip Erling Haaland dkk dengan dua laga sisa. Ini jadi skenario tercepat _The Gunners_ angkat trofi.
Skenario Kedua: Tunggu Bournemouth vs City
Jika City menang lawan Palace tapi gagal kalahkan Bournemouth pada Rabu 20/5/2026 pukul 01.30 WIB, Arsenal juga bisa juara lebih cepat. Syaratnya tetap: Arsenal harus kalahkan Burnley dulu.
Namun jika City sapu bersih Palace dan Bournemouth, penentuan gelar baru terjadi di pekan terakhir, terlepas hasil Arsenal vs Burnley.
Akhiri Puasa 22 Tahun
Arsenal terakhir kali juara Premier League pada 2004 di era _Invincibles_ Arsene Wenger. Kini, setelah 22 tahun, Mikel Arteta berpeluang mengulang sejarah.
Kemenangan atas West Ham membuat publik Emirates mulai berhitung. Dengan City masih punya tabungan 1 laga, semua mata kini tertuju ke Selhurst Park saat Palace menjamu City Kamis dini hari nanti.
Lusiana, Store Activity/Marketing McD Strada foto bersama tim Puskesmas Sukasari, senin 11/5/2026. kegiatan Pemeriksaan meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar perut, IMT, hingga gula darah untuk karyawan dan pengunjung. (Dok: FKDM Zein-molly/Sorot24.id)
sorot24.id | TANGERANG – McDonald’s Strada bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sukasari menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Senin 11/5/2026. Program ini menyasar karyawan dan pengunjung sebagai bagian dari program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Lusiana selaku _Store Activity/Marketing_ McD Strada menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas hidup para karyawan sekaligus mendukung program nasional di bidang kesehatan.
“Dalam pemeriksaan ini dilakukan pengecekan fisik seperti tinggi badan, berat badan, lingkar perut, serta perhitungan indeks massa tubuh (IMT). Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan seperti gula darah,” ujar Lusiana.
Apabila ditemukan kondisi seperti hipertensi, diabetes, atau kadar kolesterol tinggi, Dinkes melalui Puskesmas Sukasari akan langsung melakukan tindak lanjut. “Mulai dari konsultasi medis hingga pemberian terapi sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Lusiana menambahkan, harapannya seluruh karyawan tetap dalam kondisi sehat sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada para pengunjung McDonald’s.
Petugas Puskesmas Sukasari memeriksa tekanan darah dan gula darah karyawan McDonald’s Strada saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Senin 11/5/2026. Program ini jadi langkah strategis McD menjaga kualitas hidup karyawan sekaligus dukung program prioritas nasional. (Dok:Fkdm Zein, Molly) /Sorot24.id)
Sementara itu, pihak Puskesmas Sukasari berharap melalui kegiatan CKG ini masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan. “Kami dorong warga untuk menerapkan pola hidup sehat, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar penyakit dapat terdeteksi lebih dini,” kata perwakilan Puskesmas.
Kegiatan CKG ini merupakan bentuk kolaborasi sektor swasta dengan pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan preventif.
Menteri Dikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed (tengah) bersama Gubernur Banten Andra Soni, S.M, M.AP (kiri) dan Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin (kanan) saat membuka Gebyar Lomba dan Talenta Siswa tingkat Provinsi Banten 2026 di Stadion Benteng Reborn, Sabtu 9/5/2026. Kegiatan diikuti 2.000 pelajar dari 8 kota/kabupaten se-Banten. (Dok: Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota/Sorot24)
sorot24.id| TANGERANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti,M.Ed resmi membuka Gebyar Lomba dan Talenta Siswa tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu 9/5/2026. Kegiatan yang diikuti 2.000 peserta dari 8 kota/kabupaten ini jadi yang pertama di Indonesia.
Pembukaan Gebyar Lomba dan Talenta Siswa tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 digelar pukul 15.40 WIB di Stadion Benteng Reborn Jl. TMP Taruna Kel. Sukaasih, Kec./Kota Tangerang. Penanggung jawab kegiatan Dr. H. Jamaludin,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional dan meliputi pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Peluncuran Sekolah Adiwiyata, serta Deklarasi Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Provinsi Banten.
Dihadiri Mendikdasmen hingga Kepala Daerah
Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Gubernur Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Wali Kota Sachrudin, Wali Kota Benyamin Davnie, Bupati Moch. Maesyal Rasyid, dan Forkopimda foto dimeja usai membuka Gebyar Talenta Siswa Banten 2026 di Stadion Benteng Reborn, Sabtu 9/5/2026. (Dok: Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)
Acara dihadiri tamu VIP: Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti,M.Ed, Gubernur Banten Andra Soni, S.M, M.AP, Ketua DPRD Banten H. Fahmi Hakim, S.E, Sekda Banten H. Deden Apriandhi, Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Wali Kota Tangsel H. Benyamin Davnie, Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, Ketua DPRD Kota Tangerang H. Rusdi, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faisal Rizal, Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer, Dandim 0506/Tgr Kolonel Inf Ary Sutrisno, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, serta Kepala OPD Provinsi Banten dan Kota Tangerang.
Tema: Bergerak Bersama Wujudkan Pendidikan Bermutu
Kadisdikbud Banten Dr. H. Jamaludin, M.Pd dalam laporannya menyebut tema kegiatan _”Bergerak bersama wujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
“Kegiatan ini tidak hanya ingin mencapai kemampuan akademik dan non akademik tetapi juga untuk memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan kreativitas dan sportivitas serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan,” kata Jamaludin.
Ia menambahkan, peluncuran Sekolah Adiwiyata dilakukan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau dan berkelanjutan. Kegiatan ini jadi simbol rangkaian kompetisi dan ajang pengembangan talenta pelajar Provinsi Banten.
Wali Kota Sachrudin: Tangerang Gratis Negeri dan Swasta
Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin bangga menjadi tuan rumah. Ia menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui program “Gampang Sekolah” (3G), sekolah gratis di negeri dan swasta.
“Pemkot Tangerang terus memastikan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman sebagai fondasi intelektualitas siswa. Gebyar ini penuh semangat, kreativitas dan prestasi, bebas dari kekerasan, diskriminasi dan intoleransi,” ujar Sachrudin.
Gubernur: 60.705 Siswa Swasta Sekolah Gratis
Gubernur Banten Andra Soni, SM, M.AP menyampaikan indikator bidang pendidikan meningkat sejalan program sekolah gratis milik Provinsi Banten.
“Pada awal tahun 2025 Provinsi Banten telah menjalankan program sekolah gratis dengan penerima manfaat 60.705 siswa SMA, SMK, dan SKh Swasta dan bekerja sama dengan 801 sekolah swasta di Provinsi Banten. Saya yakin ini menjadi yang terbesar di Indonesia,” tegas Andra Soni.
Ia berkomitmen melanjutkan akses pendidikan kepada seluruh anak di Banten. “Pemerintah akan selalu memberikan dukungan kepada anak-anak di Provinsi Banten agar terus berkembang,” tambahnya.
Mendikdasmen: Pertama di Indonesia
Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed mengapresiasi Gubernur Banten dan seluruh jajaran. “Ini adalah yang pertama se Indonesia,” katanya saat membuka acara pukul 16.50 WIB.
Abdul Mu’ti juga mengapresiasi bantuan beasiswa tidak hanya bagi anak-anak yang gagal di sekolah negeri tapi juga bagi pelajar di sekolah swasta. “Pemerintah berkomitmen terus mendukung pendidikan di Indonesia agar seluruh anak-anak mendapat pendidikan yang layak dan adil,” ujarnya.
Ribuan pelajar dari 8 kota/kabupaten se-Provinsi Banten memadati Stadion Benteng Reborn saat Pembukaan Gebyar Lomba dan Talenta Siswa 2026, Sabtu 9/5/2026. Rangkaian Hardiknas ini meliputi O2SN, FLS2N, Peluncuran Sekolah Adiwiyata, dan Deklarasi Sekolah Aman. (Dok: Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)
Kegiatan selesai pukul 17.55 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Pengamanan 38 personel dipimpin Kapam Objek Kompol Suyatno, SH, MH. Acara diikuti kontingen pelajar dari 8 kota dan kabupaten se-Provinsi Banten.