Kapolsek Benteng Tangerang Pimpin 16 Personil Gabungan Sisir 6 Titik Rawan Dini Hari

Sorot24.id | TANGERANG — Demi menjaga kondusifitas wilayah, Polsek Tangerang menggelar apel dan Patroli Cipta Kondisi dalam rangka program _Jaga Jakarta_ pada Minggu dini hari 3 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 00.10 WIB hingga selesai di Halaman Mako Polsek Tangerang, Jalan TMP Taruna, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang.

Apel dan patroli dipimpin langsung Kapolsek Tangerang KOMPOL Suyatno, S.H., M.H. Turut hadir Kanit Lantas Polsek Tangerang IPTU Juhenda.

Patroli gabungan 3 Pilar ini melibatkan 16 personil, terdiri dari 10 personil Polri, 4 personil Pokdarkamtibmas, dan 2 personil Senkom Mitra Polri Kota Tangerang.

Usai apel, tim langsung bergerak secara mobile menggunakan kendaraan R4 menyusuri rute: Komando Polsek Tangerang – Jl. TMP Taruna – Jl. Veteran – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Baru PDAM – Jl. Perintis Kemerdekaan II – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Veteran – Jl. Jend. A. Yani – Jl. Satria Sudirman – Jl. BMKG Tanah Tinggi – Jl. Meteorologi – Jl. Benteng Betawi – Jl. Baru Pintu Tol Buaran Indah – kembali ke Mako.

Kapolsek Tangerang KOMPOL Suyatno menegaskan sasaran patroli Cipkon meliputi kantor pemerintahan, sentral ekonomi, dan objek vital.

Pantauan Taman Elektrik Puspem Kota Tangerang,

“Sasaran kami antara lain Kawasan Pendidikan Cikokol, Kampung Bekelir, Taman Elektrik Puspem Kota Tangerang, Kampung Gambiran Jl. Meteorologi, Pos Pantau depan Pintu Tol Buaran Indah, dan Poskamling Rt. 06 RW 01 Kel. Buaran Indah,” jelasnya.

Menurut KOMPOL Suyatno, patroli ini untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, balap liar, maupun tawuran. “Kami juga mengajak warga Kota Tangerang untuk tetap saling menjaga keamanan NKRI, khususnya di wilayah hukum Polsek Tangerang,” tegasnya.

Poskamling Rt. 06 RW 01 Kel. Buaran Indah,”

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Tangerang terpantau kondusif, aman, dan terkendali.

 

HUMAS
Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota

red24-( MOLLY )

Polsek Pinang Libatkan Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri Amankan Mayday Lewat Apel Sabuk Kamtibmas

sorot23.id |TANGERANG – Polsek Pinang bersama Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri Polsek Pinang menggelar Apel Sabuk Kamtibmas Hari Mayday 2026 di Mapolsek Pinang, Jumat 1/5/2026. Apel dipimpin Kapolsek Pinang IPTU Adityo Wijanarko sebagai langkah antisipasi menjaga kondusifitas wilayah saat Hari Buruh Internasional.

Kegiatan berlangsung pukul 16.30–20.00 WIB di Jalan Gempol Raya, RT.001/RW.002, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Sebanyak 15 personil Pokdar Kamtibmas dan Senkom 10 personil Mitra Polri , Polsek Pinang hadir sebagai Sabuk Kamtibmas bersama jajaran Polsek Pinang dan Pokdar Kamtibmas. Apel juga dihadiri Kanit Binmas Polsek Pinang IPDA Wahyu Budi Sutopo.

Kapolsek Pinang IPTU Adityo Wijanarko, S.H. menegaskan pentingnya kolaborasi dengan mitra kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Terima kasih atas kehadiran Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri Polsek Pinang. Tetap jaga keamanan dan kondusifitas Mako Polsek Pinang selama Mayday berlangsung,” kata Adityo saat memberikan arahan, Jumat 1/5/2026.

Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri merupakan mitra strategis Polri di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Keterlibatan kedua unsur ini menjadi bagian dari upaya preventif pengamanan Mayday 2026 di wilayah di hukum Polsek Pinang.

foto di lokasi apel Jalan Gempol Raya, RT.001/RW.002, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Pantauan di lokasi, apel berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan Mayday 2026 di wilayah Pinang.

red24– (molly)

Sorot24.id | Kota Tangerang – 20 personil Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota dan tujuh personil Senkom Mitra Polri mengikuti Apel Sabuk Kamtibmas Hari Mayday 2026 di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, Jumat 1/5/2026.

Kegiatan berlangsung pukul 16.30–20.00 WIB di Jalan Perintis Kemerdekaan 2, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Selain Senkom, apel juga dihadiri jajaran kepolisian dan Pokdar Kamtibmas Polres Metro Tangerang Kota,

Apel dipimpin oleh Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi. SH. S.I.K M.S.I di dampingi Kasat Binmas AKBP, Rachamad  Hariyanto, SE, M.M, Kanit Bhabinkamtibmas AKP, Ramdhan serta Kanit Binpolmas Iptu Andy, SH Ketua Resor Ade Jamaludin B.SC sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan saat peringatan Hari Buruh Internasional.

“Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota, Senkom Mitra Polri dan Ibu- Ibu warga desa kelurahan Babakan.

Tetap jaga keamanan dan kondusifitas Mako Polres Metro Tangerang Kota selama Mayday berlangsung,” ujar Eko dalam arahannya.

Apel Sabuk Kamtibmas Mayday 2026: Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi bersama Senkom Mitra Polri, Pokdar, ormas, dan Ibu-Ibu Mitra saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat 1/5/2026. (Dok: Sorot24.id)

Apel Sabuk Kamtibmas Mayday 2026: Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi bersama Senkom Mitra Polri, Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang Kota, dan Ibu-Ibu Mitra  di Mapolres Metro Tangerang Kota, Jumat 1/5/2026. (Dok: Sorot24.id)

Pokdar Kamtibmas dan Senkom Mitra Polri merupakan organisasi kemasyarakatan yang bermitra dengan Polri di bidang komunikasi, informasi, dan keamanan-ketertiban masyarakat.

Kehadiran Pokdar Kamtibmas Resor Metro Tangerang kota dan Senkom mitra polri pada Apel Sabuk Kamtibmas ini menjadi wujud sinergi aktif mendukung tugas kepolisian.

Berdasarkan pantauan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak ada gangguan menonjol selama pelaksanaan Mayday 2026 di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

HUMAS
Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota

red24-( MOLLY )

Angka Putus Sekolah dan Pemerataan Kualitas Pendidikan di Sorot BEM PTNU Banten 

sorot24.id | SERANG – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Provinsi Banten diwarnai sorotan tajam terhadap tingginya angka putus sekolah dan ketimpangan akses pendidikan. Berdasarkan data tahun ajaran 2023/2024, tercatat sebanyak 13.684 siswa jenjang SMA/SMK di Banten tidak menyelesaikan pendidikannya.

‎Kondisi ini dinilai kontras dengan upaya pemerintah daerah yang telah meluncurkan program sekolah gratis pada Mei 2025 lalu. Ketimpangan fasilitas pendidikan antara wilayah perkotaan dengan daerah penyangga seperti Lebak dan Pandeglang masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi Banten.

‎Tingginya angka putus sekolah ini berbanding lurus dengan kondisi ekonomi makro di wilayah tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 6,64%.

‎Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan BEM PTNU Banten, Dimas Eka Prasetiyo, menilai kebijakan pendidikan saat ini masih terjebak pada persoalan administratif dan belum menyentuh akar masalah, yaitu kemiskinan dan pemerataan fasilitas.

‎”Ribuan anak terpaksa putus sekolah dan kualitas guru masih rendah. Program sekolah gratis jangan sampai hanya menjadi kebijakan simbolis tanpa menyentuh persoalan mendasar di lapangan,” ujar Dimas dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

‎Selain faktor ekonomi, akses terhadap kualitas tenaga pendidik dan sarana prasarana digital terpantau belum merata. Saat wilayah perkotaan mulai melakukan transformasi digital, sekolah-sekolah di pelosok daerah masih berjuang untuk mendapatkan fasilitas pembelajaran yang layak.

‎Menanggapi situasi tersebut, sejumlah elemen mahasiswa dan pemerhati pendidikan mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan lima langkah strategis :

‎1. Pemerataan kualitas pendidikan hingga ke daerah tertinggal.

2. Penjaminan akses sekolah gratis yang tepat sasaran.

‎3. Penguatan kompetensi guru dan perbaikan fasilitas fisik.

‎4. Reduksi ketimpangan pendidikan antarwilayah.

‎5. Penerapan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan humanis.

‎”Pemerintah Provinsi Banten diharapkan menjadikan peringatan Hardiknas 2026 ini sebagai momentum evaluasi total terhadap arah kebijakan pendidikan, guna memastikan akses belajar bukan lagi menjadi privilede kelompok tertentu, melainkan hak seluruh warga masyarakat,” pungkas Dimas.

red24_RAS

Bupati Tangerang Harap Kampus Politeknik Ismet Iskandar Segera Dibangun Di Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara softlauncing Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang berlokasi di Kawasan Central Business Distrik (CBD) Kec. Karang Tengah Kota Tangerang, Sabtu (02/05/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid berharap pihak yayasan dan Civitas Akademika Politeknik Ismet Iskandar Indonesia bisa segera membangun kampusnya di Kabupaten Tangerang.

“Kami harap dan mendambakan nanti mudah-mudahan 2, 3 tahun Politeknik ini bisa mengembangkan sayap kampusnya di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia ada, Kabupaten Tangerang yang mempunyai penduduk sekitar 3,5 juta jiwa masih memerlukan adanya pengembangan sarana pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Ada 3 hal yang perlu terus diperkuat dalam penyelenggaraan layanan pendidikan di era global saat ini. Hal tersebut di antaranya: agama, pengetahuan dan kontribusinya, baik untuk orang lain maupun bagi kemajuan daerah.

“Dengan agama orang hidup akan lebih terarah, dengan seni orang akan lebih indah, dengan ilmu orang akan lebih mudah meraih kesuksesan dan dengan kesuksesan itu tidak hanya dapat memberikan kontribusi pada orang lain tapi juga kemajuan daerah,” ungkapnya.

Pihaknya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Yayasan Ismet Iskandar atas peluncuran operasional Politeknik Ismet Iskandar Indonesia.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan paresiasi kepada bapak Dr. Haji Ahmed Zaki Iskandar dengan Yayasan Ismet Iskandarnya. Mudah-mudahan Politeknik ini bisa terus berkembang dan melahirkan calon-calon pemimpin masa depan,” pungkasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wabup Intan. Dia berharap Politeknik Ismet Iskandar bisa mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan tangguh yang mampu memberikan kontribusinya terhadap kemajuan dan pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan Politeknik Ismet Iskandar ini bisa mencetak SDM-SDM unggul yang ke depannya bisa juga jadi calon-calon pemimpin di Kabupaten Tangerang serta bisa berkontribusi di pembangunan Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Ahmed Ismet Iskandar, A. Zaki Iskandar mengungkapkan bahwa Politeknik Ismet Iskandar akan diresmikan pada bulan Juni 2026 mendatang dan memulai tahun akaran baru pada bulan Juli 2026.

“Mudah-mudahan, insyaAllah, minta dukungan doa semuanya untuk kita bisa resmikan nanti di bulan Juni dan menerima tahun ajaran baru di Juli 2026,” ungkap Zaki.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan membangun gedung baru di wilayah Kec. Legok sekitar 2-3 tahun ke depan. Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan sayapnya untuk membangun kampus Politeknik Ismet Iskandar di Tangerang Utara.

“InsyaAllah, 2-3 tahun ke depan, kampus di wilayah Legok bisa diresmikan dan mudah-mudahan ke depan, kita juga punya rencana untuk membangun kampus yang berada di wilayah Tangerang Utara,” imbuhnya.

Pihaknya berharap Politeknik Ismet Iskandar tersebut bisa menyelenggarakan layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan program kita ini, anak-anak Tangerang khususnya dan pada umumnya anak-anak Banten dan Indonesia bisa merasakan program pendidikan yang bisa meningkatan kualitas pendidikan dan juga karya mereka melalui Politeknik Ismet Iskandar,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/01-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Ketua DPD KNPI Banten : Hardiknas 2026 Harus Jadi Momentum Partisipasi Semesta Dalam Pendidikan

sorot24.id | BANTEN – Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Banten menyampaikan dukungan penuh terhadap tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Ketua DPD KNPI Provinsi Banten, H. Tito Istianto, SE., M.Si, menyatakan bahwa tema tersebut menjadi refleksi atas tantangan pendidikan di daerah. Menurutnya, pendidikan bermutu tidak dapat diwujudkan tanpa keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

“Hardiknas 2026 bukan hanya seremonial. Ini momentum untuk memastikan pendidikan di Banten relevan dengan kebutuhan industri, teknologi, dan karakter bangsa. Pemuda, orang tua, sekolah, dan dunia usaha harus saling menguatkan,” ujar Tito.

KNPI Banten mengidentifikasi tiga prioritas strategis yang selaras dengan tema Hardiknas 2026. Pertama, penguatan pendidikan vokasi dan SMK agar lulusan terserap di kawasan industri di Banten, Kedua, perluasan literasi digital untuk pelajar di wilayah pesisir dan perdesaan. Ketiga, penguatan pendidikan karakter melalui nilai gotong royong dan kebangsaan.

“Jika partisipasi semesta berjalan, maka Pendidikan hari ini adalah kunci daya saing Banten di masa depan,” tutup Tito.

red24_RG

Anggota DPRD Dapil 5 Kabupaten Tangerang Fraksi PAN Sri Panggung Lestari,Tuntaskan Reses dan Serap Aspirasi Warga

sorot24.id | TANGERANG – Kegiatan reses yang digelar oleh anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sri Panggung Lestari di Desa Ciakar Kecamatan Panongan menjadi rangkaian terakhir dari jadwal reses anggota DPRD Dapil 5 ini.

Anggota DPRD Sri Panggung Lestari yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Tangerang turun menyerap aspirasi warga di beberapa desa dan kelurahan wilayah Dapil 5 yang di mulai dari tanggal 27 April 2026 – 2 Mei 2026 di tiga Kecamatan Panongan, Cikupa dan Curug.

Anggota DPRD Dapil 5 Sri Panggung Lestari, Serap Aspirasi bersama warga. foto/dok : splpan. [red24] .

Aspirasi yang disampaikan didominasi oleh kebutuhan infrastruktur, akses layanan kesehatan, hingga fasilitas sosial kemasyarakatan.

‎Di Desa Sukamulya Kecamatan Cikupa,Ketua RW 006, Ishak Rahi, menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur dasar di wilayahnya. Ia mengusulkan peningkatan jalan lingkungan melalui hotmix sepanjang 100 meter di RT 14/06.

‎”Selain itu, kebutuhan pembangunan saluran air di RT 13/06 sepanjang 150 meter serta perbaikan drainase di RT 14 dinilai mendesak untuk mengatasi genangan dan banjir saat musim hujan,” ucapnya.

‎Keluhan juga datang dari salah satu warga, Ikin, yang menyoroti sulitnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Ia mengungkapkan bahwa berbagai pengajuan bantuan kesehatan yang telah disampaikan melalui RT dan RW kerap tidak berlanjut, sehingga tidak sampai kepada warga yang membutuhkan.

“Pengajuan sudah sering dilakukan, tapi tidak jelas prosesnya. Kami berharap ada kejelasan mekanisme agar warga benar-benar bisa mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Masalah banjir turut menjadi perhatian serius. Warga mengaku kerap dilanda banjir secara tiba-tiba saat hujan deras, meskipun usulan penanganan telah diajukan ke pihak kelurahan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut konkret.

‎”Warga mengusulkan bantuan tenda untuk keperluan sosial seperti tahlilan, terutama bagi keluarga kurang mampu agar kegiatan tetap dapat berjalan meski dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, “ katanya.

‎Menanggapi berbagai aspirasi dari warga di beberapa desa dan kelurahan yang ada di Dapil 5 tersebut, Sri Panggung Lestari menyatakan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan seluruh usulan warga dalam pembahasan di tingkat legislatif.

“Semua aspirasi ini akan kami catat dan kawal. Ini menjadi bahan penting agar program pembangunan bisa tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

‎Reses ini, kata dia, menjadi gambaran nyata masih adanya kebutuhan mendesak di tingkat masyarakat, khususnya terkait pemerataan pembangunan dan akses layanan dasar.

‎”Aspirasi yang telah disampaikan akan segera saya tindaklanjuti menjadi program nyata di lapangan,” pungkasnya.

‎red24_J.U

Terkait Dapur SPPG Kadudamas Kecamatan Cirinten, Anggota DPRD Lebak Buka Suara

sorot24.id | LEBAK – Anggota DPRD Kabupaten Lebak Daerah Pemilihan (Dapil) 3 dari Fraksi Partai NasDem, H. Karim, akhirnya buka suara terkait polemik dapur SPPG Kadudamas yang berlokasi di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak-Banten, jumat (30/04/2026).

H. Karim menyayangkan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa makanan yang disalurkan oleh dapur SPPG Kadudamas dinilai kurang seimbang dari sisi gizi. Menurutnya, hal tersebut perlu ditelusuri secara objektif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Saya sangat menyayangkan jika memang benar ada temuan makanan yang dinilai kurang memenuhi standar gizi. Namun, kita juga harus melihat secara menyeluruh dan tidak langsung menyimpulkan tanpa klarifikasi dari pihak terkait,” ujar H. Karim.

Ia menegaskan bahwa program dapur SPPG sejatinya memiliki tujuan yang baik, yakni untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Oleh karena itu, apabila ditemukan kekurangan di lapangan, harus segera dilakukan evaluasi dan perbaikan.

Lebih lanjut, H. Karim juga mendorong pihak pengelola dapur SPPG Kadudamas untuk lebih memperhatikan kualitas serta komposisi makanan yang disalurkan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Kita ingin program ini berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jika ada kekurangan, mari kita benahi bersama,” tambahnya.

Ia juga meminta instansi terkait untuk turun langsung melakukan pengecekan dan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan dapur SPPG Kadudamas dapat meningkatkan kualitas layanan dan kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat sekitar.

red24_RG

‎Poros Baru Tangerang Gelar Aksi May Day 2026

sorot24.id | ‎TANGERANG – Poros Baru Tangerang menggelar aksi peringati Hari Buruh Internasional sekaligus menyuarakan rangkaian persoalan yang terjadi di Indonesia, pada Jumat (1/5) 2026.

‎Berlokasi di Taman Gajah Kota Tangerang, aksi tersebut sebagai bentuk upaya penyadaran masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai masih jauh dari kesejahteraan masyarakat, terkhusus untuk buruh, guru dan generasi muda.

Poros Baru Tangerang menggelar aksi peringati Hari Buruh Internasional. foto/dok : istimewa . [red24] .
‎Diketahui, massa aksi yang tergabung Poros Baru Tangerang terdiri dari beragam unsur penggerak, seperti, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Tangerang, Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Banten, Tangerang Book Party, BEM PTNU Korwil Banten, Pelajar Islam Indonesia (PII) Tangerang, SAPMA PP Kota Tangerang.

Kekhawatiran Generasi Muda di Masa Depan

‎Koordinator Lapangan, Aditya Nugraha mengatakan bahwa aksi ini menegaskan kembali tuntutan para pekerja untuk mendapatkan hak atas kehidupan yang layak dan kesejahteraan.

‎”Kami menilai bahwa aturan yang ada saat ini masih belum berpihak pada rakyat kecil dan justru memperlebar kesenjangan sosial,” tegas Aditya.

‎Kekhawatiran akan masa depan, Aditya berkata, bahwa generasi muda (seperti lapangan kerja dan biaya pendidikan) jika kebijakan ekonomi tidak segera dibenahi maka nasib generasi bangsa akan terancam.

‎”Bisa jadi menjadi lost generation (generasi yang hilang) tenaga kerja muda, di mana banyak dari mereka terjebak dalam pengangguran,” ucap Aditya.

‎Desak Ratifikasi Konvensi ILO C190

‎Selanjutnya, Aditya juga mendesak pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi ILO No. 190 (C190) yang merupakan langkah krusial untuk menciptakan dunia kerja yang aman dan bermartabat.

‎”Pada tahun 2024 Komnas Perempuan telah mencatat sebanyak 17.305 terjadi kekerasan seksual di dunia kerja Indonesia ini bersifat sistemik dan berbasis gender, ditambah survei ILO 2022 mencatat 70,81% responden mengalami pelecehan,” katanya .

‎Berdasarkan hal itu, Aditya menilai ratifikasi akan memperkuat kerangka hukum di Indonesia dalam menangani kasus kekerasan seksual di tempat kerja dan memberikan standar yang lebih tegas bagi perusahaan untuk memiliki kebijakan internal anti-kekerasan.

‎Sekolah di Kota Tangerang Berhak Menolak MBG

‎Tidak hanya itu, aksi tersebut juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai implementasinya belum efektif antara anggaran yang besar dengan kualitas gizi yang diterima anak-anak di lapangan.

‎”Yang membuat program ini dinilai gagal yakni rentetan kasus keracunan makanan yang terjadi sepanjang tahun 2025, belum lama di daerah Pinang Kota Tangerang juga terjadi keracunan,” ujar Aditya.

‎Dengan banyaknya kasus keracunan hingga anggaran porsi tidak mendorong kualitas gizi, Aditya menilai program ini gagal memenuhi hak anak atas pangan yang aman.

‎Oleh karenanya, dirinya mengatakan bahwa aksi ini juga bertujuan mengajak masyarakat Tangerang untuk lebih kritis dan peduli terhadap isu-isu sosial-ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia.

‎”Oleh karenanya, Poros Baru Tangerang menyerukan untuk sekolah di Kota Tangerang berhak untuk menolak MBG demi menjaga kesehatan siswa,” pungkasnya .

‎5 Tuntutan Poros Baru Tangerang dalam Aksi May Day 2026 :

‎1. Memperkuat pengawasan ketenagakerjaan .

‎2. Menindak tegas perusahaan yang melanggar .

‎3. Mendorong ratifikasi Konvensi ILO C190 .

‎4. Menyusun strategi penanggulangan PHK dan pengangguran .

‎‎5. Sekolah Tangerang tolak Makan Bergizi Gratis (MBG) .

red24_RAS

foto dok/kunjungan kerja Sosialisasi di Citra Raya tekankan peran Pancasila jadi filter budaya asing di era digital

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah dan Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Banten III, Andi Achmad Dara kompak menyerukan penguatan ideologi Pancasila di tengah gempuran globalisasi. Hal itu mengemuka dalam Kunjungan Kerja bertajuk Silaturahmi dan Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila di GSG RW 10 Perum Graha Pesona Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kamis 30/04/2026.

Wabup Intan menekankan Pancasila harus jadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah menelan bulat-bulat informasi dan gaya hidup asing.

“Di era serba cepat dan mudah akses saat ini, kita sulit membendung derasnya budaya, informasi dan pengetahuan. Untuk itu, nilai-nilai ideologi Pancasila perlu terus diperkuat sebagai benteng agar tidak mudah terpengaruh hal yang bisa merugikan,” ungkap Wabup Intan.

Ia mengajak warga Graha Pesona Citra Raya menjadi teladan dalam mengamalkan Pancasila sehari-hari demi menjaga persatuan dan keharmonisan. “Mari bersama-sama jadi teladan bagi yang lain untuk jaga persatuan, kepedulian dan keharmonisan,” ajaknya.

Wabup Intan menilai kunker ini jadi momentum penting memperkuat sinergi pusat-daerah. “Ini momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan memastikan kebijakan terus berpihak kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen pemda memperkuat kolaborasi demi percepatan pembangunan.

Sementara itu, Andi Achmad Dara menegaskan Pancasila adalah perekat utama bangsa. “Pancasila harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan zaman,” kata Andi.

Ia berharap forum ini jadi ruang dialog terbuka soal infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga pelayanan publik. “Melalui forum ini diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” harapnya.

Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tangerang M. Nur Rojab dan Ely Nurhaeni, Camat Panongan beserta Forkopimcam, Lurah Mekar Bakti, tokoh masyarakat dan warga setempat.

 

Red24