Bupati Tangerang Kunjungi Yayasan Rehabilitasi Mental dan Napza Benteng Darul Iman di Sindang Jaya

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid mengunjungi Yayasan Rehabilitasi Mental dan Napza LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) Benteng Darul Iman di Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Selasa (12/5/26).

Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi dedikasi pengelola yayasan, khususnya Ustaz Solihin, yang dengan penuh keikhlasan merawat dan mendampingi para pasien hingga pulih dan kembali ke keluarganya masing-masing.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa bersilaturahmi dan mengunjungi tempat pengobatan yang dilaksanakan di rumah Pak Ustaz Solihin, warga Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Beliau melaksanakan tugas yang sangat mulia, menampung, mengobati dan merawat saudara-saudara kita sampai sembuh,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menuturkan, keberadaan yayasan tersebut sangat membantu masyarakat, bahkan pasien yang dirawat tidak hanya berasal dari Kabupaten Tangerang, tetapi juga dari berbagai daerah di luar kota seperti Lampung, Surabaya hingga Cirebon.

“Pasien sementara ini ada 15 orang, namun sudah ratusan yang sembuh dan dikembalikan kepada keluarganya masing-masing. Ada yang dari Lampung, Cirebon dan daerah lainnya,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu keberlangsungan yayasan, termasuk dukungan dari Koperasi Benteng Mikro Indonesia melalui Haji Komarudin.

Dia menambahkan bahwa kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap upaya rehabilitasi dan penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan pasien penyalahgunaan napza. Pemerintah daerah pun akan turut memberikan dukungan secara rutin melalui bantuan sosial dan pendampingan lintas sektor agar proses rehabilitasi berjalan optimal.

“InsyaAllah dari Pemda setiap bulan nanti, kita juga akan memberikan bantuan ke sini, termasuk support untuk Pak Ustaz Solihin agar dapat terus melaksanakan tugas mulia ini,” imbuhnya.

Ia juga menyebut bahwa proses penyembuhan yang dilakukan yayasan tersebut tidak hanya melalui pendekatan secara medis bersama Puskesmas Sindang Jaya dan Dinas Kesehatan, tetapi juga melalui pendekatan spiritual dan terapi keagamaan.

“Penyembuhannya secara medis bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas, namun di luar medis beliau juga terus berdoa dan meminta kepada Yang Maha Kuasa agar pasien-pasien yang ada di sini bisa sembuh,” jelasnya.

Salah satu pasien bernama Safruddin (63), asal Palembang yang kini tinggal di Lampung, mengaku kondisinya sudah jauh membaik setelah hampir dua bulan menjalani rehabilitasi di Yayasan Benteng Darul Iman.

“Saya asli Palembang, tinggal di Lampung. Saya mengalami gangguan mental dan sudah hampir dua bulan di sini. Alhamdulillah sekarang sudah hampir sembuh dan tinggal menjalani beberapa terapi lagi, baik terapi doa maupun terapi lainnya,” ujar Safruddin.

Ia berharap setelah dinyatakan pulih sepenuhnya, dirinya dapat kembali ke Lampung dan berkumpul bersama keluarga.

“Harapan saya setelah keluar dari sini bisa pulang kembali ke Lampung dan berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/19-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Bupati Maesyal Wujudkan Hunian Layak untuk Warga Kurang Mampu di Sindang Jaya

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maeysal Rasyid menghadiri acara peresmian sekaligus serah terima hasil program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Selasa (12/05/26).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang. Penerima manfaat program bedah rumah tersebut adalah Bapak Amrin, warga Desa Badak Anom, yang kini dapat menempati rumah layak huni setelah dilakukan rehabilitasi secara menyeluruh. Selain perbaikan struktur bangunan, rumah tersebut juga telah dilengkapi akses pelayanan air bersih yang memadai bagi keluarganya.

Di sela-sela acara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah tersebut dan berharap bantuan itu mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan keluarga penerima manfaat.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama teman-teman dari Baznas bisa hadir untuk menyerahkan hasil rehab rumah bagi Bapak Amrin. Rumah ini kini sudah layak huni dan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, di mana beliau juga sudah mendapatkan pelayanan air bersih yang bagus,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus melanjutkan program serupa di wilayah lainnya yang masih memiliki rumah tidak layak huni (RTLH). Menurutnya, peran aktif camat dan kepala desa juga sangat penting dalam mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya program bedah RTLH

“Nanti pelan-pelan kita cari lagi lokasi-lokasi lain sesuai dengan kebutuhan dan ketetapan dari Pak Kades maupun Pak Camat. Kami berharap bantuan dari Baznas dan Pemkab Tangerang ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Amrin selaku penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya kepada Bupati Tangerang, atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya. Saat ini dia dan keluarganya bisa lebih nyaman dan aman menempati rumahnya.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Maesyal. Sebelumnya rumah saya sangat tidak layak, dan sekarang alhamdulillah saya beserta keluarga bisa tidur nyenyak dan nyaman tanpa perlu khawatir kehujanan maupun rumah roboh,” ungkap Amrin haru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Baznas Kabupaten Tangerang, Camat Sindang Jaya, Kepala Desa Badak Anom, serta tokoh masyarakat setempat.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/20-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Kick Off Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 : Kabupaten Tangerang Jadi Yang Pertama Di Indonesia

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 yang digeler di Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang, (12/05/26).

Kabupaten Tangerang menorehkan catatan penting dalam sejarah pengawasan pemilu dengan menjadi daerah pertama dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menyelenggarakan Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yang dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Anggota Bawaslu RI, Ibu Lolly Suhenty.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Bawaslu RI yang telah menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia sebagai Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026.

“Kami bangga dan bersyukur dapat melaksanakan tugas mulia ini, dalam program Pendidikan Pengawas Partisipatif, di mana Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakannya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, capaian dan kepercayaan yang diberikan Bawaslu Pusat dan KPU ini menjadi awal baik bagi Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga dan meningkatkan dinamika politik dan iklim demokrasi yang kondusif dan semakin dewasa serta bisa menginspirasi daerah lainnya. Sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bawaslu, KPU dan seluruh jajaran Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat juga sangat diperlukan untuk menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu yang aman, kondusif dan bermartabat.

“Koordinasi dan sinergi lintas sektor adalah kunci utama. Saya ingat betul bagaimana komunikasi dan koordinasi yang intensif, bahkan hingga dini hari, dilakukan demi memastikan situasi tetap terkendali tanpa mengintervensi norma hukum yang ada,” ungkapnya.

Dia berharap program Pendidikan Pengawas Partisipati yang mengusung jargon “Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 Yang Bermartabat” tersebut mampu membekali para kader pengawas partisipatif untuk menjadi mata dan telinga dalam menjaga integritas dan tegaknya demokrasi.

“Saya berharap program ini para kader pengawas semakin berintegritas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tegasnya, menjaga integritas dan tegaknya demokrasi. Selain itu, literasi politik masyarakat harus diperkuat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau upaya memecah belah persatuan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat dan bermartabat itu tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan membutuhkan proses dan komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.

“Pengawasan partisipatif adalah salah satu instrumen krusial untuk mempersempit ruang gerak politik uang dan politisasi SARA. Para Kader Pengawas Partisipatif adalah mata dan telinga yang memastikan setiap suara terjaga demi tegaknya keadilan pemilu,” jelas Lolly.

Pihaknya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus konsisten memberikan dukungan penuh Bawaslu. Meskipun Kabupaten Tangerang sempat dikategorikan rawan tinggi berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu, namun berkat kolaborasi yang kuat dan netralitas ASN yang baik, kerawanan tersebut dapat dimitigasi dan diatasi. sehingga wilayah ini dipilih sebagai lokasi kick-off nasional yang disaksikan oleh perwakilan dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

“Terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan penuh dan fasilitas demi suksesnya agenda nasional in. Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan juga terus menginspirasi daerah lain di seluruh belahan kabupaten/kota lainnya,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/18-Prokopim/V/2026( Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

‎PC IPNU – IPPNU Kota Tangerang Dilantik Usung Misi Pelajar Penggerak Peradaban di Era Digital

sorot24.id | TANGERANG – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang masa khidmat 2025–2027 resmi dilantik di Pondok Pesantren Ibadurrahman, Tangerang. Senin, 11/05/2026 .

‎Dengan mengusung tema :

“From Zero to Impact : Saatnya Pelajar Bergerak, Berintegritas, dan Berdampak”

Pelantikan ini dirangkaikan dengan Seminar Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum kebangkitan intelektual pelajar NU di Kota Tangerang.

‎Ketua PC IPNU Kota Tangerang terpilih, Sultan Fazal Adzani, menegaskan bahwa kepengurusannya membawa visi besar untuk membentuk pelajar yang berkarakter, progresif, dan berdaya guna. Menurutnya, keunggulan akademik saja tidak cukup di tengah dinamika modern.

‎”IPNU harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang mampu menjaga keseimbangan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujar Sultan.

‎Sultan menambahkan, fokus utama program kerja ke depan adalah penguatan kaderisasi dan kolaborasi strategis. Salah satu langkah konkretnya adalah menghidupkan kembali gerakan “IPNU Back To School” untuk mendekatkan organisasi dengan realita pelajar di sekolah secara nyata.

‎Senada dengan Sultan, Ketua PC IPPNU Kota Tangerang, Novia Kurnia Cahya, menekankan bahwa pelantikan ini adalah titik awal pembuktian pelajar sebagai pelaku utama peradaban, bukan sekadar penonton perubahan.

‎Novia menyoroti fenomena budaya haus pengakuan di media sosial yang kerap melanda generasi Z. Ia berkomitmen menjadikan IPPNU sebagai “rumah bertumbuh” bagi pelajar putri.

‎”Kami ingin IPPNU menjadi ruang lahirnya perempuan hebat yang berani bersuara tanpa kehilangan akhlak. Gerakan yang baik bukan yang paling ramai dibicarakan, tapi yang paling nyata manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Novia.

‎Seminar Pendidikan Nasional yang menjadi bagian dari acara ini menghadirkan Faiz Syukron Ma’mun (Gus Faiz) sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Gus Faiz mengingatkan agar organisasi pelajar tidak terjebak dalam pola gerakan konvensional yang kaku.

Ia mendorong IPNU-IPPNU Kota Tangerang untuk melakukan tranformasi digital guna meningkatkan daya saing intelektual.

Tiga Bentuk Tranformasi Digital :

‎1.Penguatan pemahaman teknologi bagi seluruh kader.

‎2.Pemanfaatan platform digital sebagai sarana edukasi yang relevan dengan Gen Z.

‎3.Mengoptimalkan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat luas.

‎Acara ditutup dengan harapan besar agar nakhoda baru PC IPNU-IPPNU Kota Tangerang mampu menghadirkan dampak nyata bagi dunia pendidikan dan sosial di Kota Tangerang selama dua tahun ke depan .

red24_RAS

Pengurus BEM Global Institute Tunjukan Pengabdian dan Kerja Nyata di Masyarakat

sorot24.id | TANGERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Global Institute kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata pengabdian masyarakat. Kali ini, para mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak jalanan serta siswa tingkat SD dan SMP di sejumlah titik di Kota Tangerang. Senin, 11/05/26.

Muhamad Qiqi Arizki, Selaku Pengurus BEM Global Institute, mengatakan ‎Kegiatan ini didasari oleh kepedulian terhadap anak-anak di kawasan perkotaan yang masih kesulitan mendapatkan akses pendidikan layak serta dukungan moral . Dengan mengusung semangat :

“Pendidikan Untuk Semua”

“Para mahasiswa hadir bukan sekadar sebagai pengajar, melainkan juga berperan sebagai motivator bagi generasi muda”, ucap Qiqi .

Lebih lanjut ia ‎mengatakan Meski dilaksanakan di ruang belajar yang sederhana, proses pembelajaran berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para relawan mahasiswa menggunakan metode interaktif yang menyenangkan agar peserta didik merasa nyaman dan percaya diri.

‎Materi yang disampaikan meliputi :

‎1. Literasi Dasar : Membaca, menulis, dan berhitung.

‎2. Edukasi Karakter : Penguatan nilai moral dan kebersihan diri.

‎3. Motivasi : Sesi berbagi semangat untuk terus bermimpi dan meraih cita-cita.

‎”Pendidikan bukan hanya soal ruang kelas yang mewah, tetapi tentang hadirnya kepedulian dan kesempatan untuk belajar bagi siapa saja,” ujar Qiqi salah satu koordinator lapangan.

‎Bagi BEM Global Institute, agenda ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai Agent of Change (Agen Perubahan). Selain aspek akademik, para relawan juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan sikap saling menghargai untuk membentuk karakter anak-anak di tengah tantangan sosial perkotaan yang keras.

‎Qiqi berharap,semoga langkah kecil ini mampu memberikan dampak besar bagi masa depan anak-anak di Tangerang.

‎”Melalui langkah kecil yang dilakukan hari ini, kami berharap dapat menghadirkan perubahan besar bagi masa depan generasi muda Kota Tangerang. Sebab sejatinya, pengabdian bukan hanya tentang membantu, tetapi tentang menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih cerah,” tegas Muhamad Qiqi Arizki.

‎Aksi ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki hak yang sama untuk berkembang dan mengenyam pendidikan yang layak.

red24_RAS

4.000 Pramudi KWK Jakarta Bergabung di FSPTSI-KSPSI Pimpinan Jusuf Rizal Siapkan Beasiswa Bagi Pengemudi

sorot24.id | JAKARTA – Sebanyak 4.000 Pramudi dan Pengurus KWK (Koperasi Wahana Kalpika) se-DKI Jakarta bergabung di Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), Pimpinan, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH. Mereka membuat program Bina-Lindung-Sejahtera bagi para pengemudi dan keluarganya.

Kesepakatan bergabungnya para pengemudi mikro trans KWK dan pengurus itu ditandai dengan penyerahan KTA kepada Pramudi KWK oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FSPTSI-KSPSI, Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal,SH,SE,M.Si di Training Canter Indonesia (TCI) FSPTSI di Radar Auri, Cibubur, Jakarta, Senin (11/05/2026)

“Ini merupakan sejarah bagi kedua belah pihak. Selama ini Pramudi KWK belum tergabung ke Serikat Pekerja manapun secara formal. Baru setelah adanya berbagai regulasi kebijakan pemerintah, FSPTSI-KSPSI kini mewadahi para pengemudi se-Jakarta,” tegas Jusuf Rizal aktivis pekerja dan buruh kepada media di Jakarta.

Lebih lanjut menurut Jusuf Rizal, Relawan Prabowo Subianto, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, dengan bergabungnya Pramudi KWK dibawah organisasi FSPTSI-KSPSI, maka para pramudi akan dibina dan dilindungi untuk kesejahteraan para pengemudi dan keluarganya.

Dikatakan FSPTSI-KSPSI akan melakukan pembinaan para pengumudi, baik kompetensi, sertifikasi, serta melindungi terhadap setiap permasalahan yang terjadi dilapangan saat menjalankan pekerjaannya. Karena yang namanya pengemudi bisa saja mengalami gangguan dilapangan. Untuk itu Satgas FSPTSI-KSPSI akan turun guna mengatasi.

“Jika ada preman, oknum LSM, Ormas, pejabat maupun aparat yang mengganggu kami tentu siap, termasuk memberi bantuan advokasi dan hukum bagi para pengemudi dan keluarganya,” tutur Jusuf Rizal, Ketum Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara itu

Kedepan, lanjut Jusuf Rizal, FSPTSI-KSPSI akan menggelar Jambore Pramudi Jakarta, khusus bagi para pengemudi. Di dalamnya akan diisi dengan pelatihan peningkatan kompetensi berlalu lintas maupun penyuluhan serta pemberian Beasiswa bagi pengemudi muda.

Untuk isteri para pengemudi akan dibuat Festival Pramudi Jakarta untuk meningkatkan keterampilan para isteri pengemudi, seperti pelatihan wirausaha mandiri UMKM, seminar, arisan, bazaar, pengajian, wisata religi, dll. Untuk itu FSPTSI-KSPSI menggandeng Perempuan Lira yang dipimpin, Ibu Ranti Erlion Tanjung guna melaksanakan berbagai program tersebut.

Sementara Roisudin Ilyas, mewakili Pramudi KWK dalam sambutannya mengatakan dengan bergabungnya Pramudi mitra KWK menjadi anggota FSPTSI-KSPSI, tidak ada lagi pihak-pihak yang mengatasnamakan serikat pekerja untuk ngerecoki Pramudi KWK. Jika ada yang memgganggu, itu sudah menjadi urusan FSPTSI-KSPSI

“Dengan program bina, lindung dan sejahtera yang ditawarkan FSPTSI-KSPSI, kami berharap akan dapat membela kepentingan Pramudi KWK dan mensejahterakannya,FSPTSI-KSPSI dibawah kepemimpinan Jusuf Rizal akan dapat mewujudkan apa yang menjadi harapan Pramudi KWK”, tegas Roisudin Ilyas.

red24_RG

Sengketa Belum Inkrah, SHGB Cluster Astha Tangerang Dipertanyakan, Kuasa Ahli Waris Soroti Dugaan Cacat Prosedur

sorot24.id | TANGERANG – Sengketa lahan seluas 3,5 hektar di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, memasuki tahap penting setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang melakukan pemeriksaan setempat (PS) terhadap objek perkara. Jumat,8-5-2026.

foto/dok : istimewa. [red24] .
Pemeriksaan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Hakim LuckyRombot Kalalo, S.H., sebagai bagian dari proses pembuktian dalam perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) antara ahli waris Yuamah binti Museran sebagai penggugat melawan PT Delta Mega Persada (PT DMP) beserta sejumlah pihak lainnya sebagai tergugat.

Objek sengketa berada di kawasan Blok 14 Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, yang saat ini telah berkembang menjadi kawasan hunian dan area komersial, termasuk Cluster Astha serta deretan Rumah Toko (Ruko).

Kuasa hukum ahli waris dari Law Firm ALL-E & Partners, Agus Sungkowo Hadi, S.H., menyampaikan bahwa kliennya telah menempuh perjuangan hukum selama kurang lebih tiga tahun untuk memperjuangkan hak atas tanah tersebut.

Menurut Agus, selama proses hukum berlangsung, aktivitas pembangunan di atas lahan yang disengketakan tetap berjalan. Karena itu, pihaknya meminta agar status hukum objek sengketa mendapat perlindungan melalui penetapan status quo atau sita jaminan (conservatoir beslag) guna menjaga kepastian hukum hingga perkara memperoleh putusan berkekuatan tetap.

“Demi kepastian hukum dan perlindungan hak para pihak, kami berharap objek sengketa dapat dijaga statusnya selama proses persidangan berlangsung,” ujar Agus kepada awak media . Senin,11 Mei 2026.

Selain mempersoalkan penguasaan fisik lahan, pihak penggugat juga mempertanyakan sejumlah dokumen pertanahan yang menjadi dasar klaim kepemilikan pihak tergugat, termasuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang disebut diterbitkan pada tahun 1999.

Kuasa hukum ahli waris menilai terdapat sejumlah hal yang perlu mendapat klarifikasi lebih lanjut dalam persidangan, khususnya terkait kesesuaian kronologi dokumen administrasi yang menjadi dasar penerbitan sertifikat tersebut.

Pihak penggugat juga menyatakan memiliki sejumlah dokumen pendukung, termasuk surat keterangan dari pemerintah desa yang menurut mereka memperkuat klaim atas riwayat kepemilikan tanah tersebut.

Sementara itu, PT Delta Mega Persada melalui tim kuasa hukumnya diketahui juga mengajukan dalil dan dokumen yang menyatakan memiliki dasar hukum atas kepemilikan lahan dimaksud. Hingga berita ini diterbitkan, proses pemeriksaan perkara masih berlangsung di PN Tangerang dan belum terdapat putusan hukum tetap.

Pemeriksaan setempat yang dilakukan majelis hakim diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi fisik objek sengketa sekaligus menjadi bagian penting dalam proses penilaian fakta persidangan.

Perkara ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kepastian hukum pertanahan di tengah berkembangnya pembangunan properti di wilayah Tangerang. Semua pihak kini menunggu hasil proses persidangan yang diharapkan dapat memberikan keadilan serta kepastian hukum bagi para pihak yang bersengketa.

red24_RG

Kinerja Sudin CKTRP Jakartab Barat Patut di Pertanyakan Terkait Tower Monopol di Tambora

sorot24.id | JAKARTA – Buruknya kinerja Sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Barat patut menjadi pertanyaan dan perhatian bagi jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat maupun Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, dimana seharusnya institusi ini dapat menjalani Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku. Namun pada kenyataannya Perda maupun Pergub sepertinya tidak berlaku di Jakarta Barat.

foto/dok : istimewa . [red24] .
Hal ini sebagaimana di ketahui kondisi wilayah Jakarta Barat, salah satunya wilayah Kecamatan Tambora, dimana berdiri sebuah tower Monopol atau Pembangunan Micro Cell Pole (MPC) tanpa ijin PBG yang jelas-jelas sudah di SEGEL namun tak kunjung tindakan selanjutnya,yang berdiri kawasan penataan dan tidak sesuai dengan titik berdirinya yang sudah ditentukan oleh surat rekomendasi Dinas Bina Marga No.9952/PN.02.00 tertanggal 23 Desember 2025. Berada di wilayah Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dan bukan di Kelurahan Petojo Selatan Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Menurut informasi yang di dapat di lapangan, Tower tersebut dibangun sejak bulan Januari 2025, bangunan Tower tersebut dapat berjalan pelaksanaan pengerjaannya, meskipun dalam kondisi di SEGEL oleh Sudin CKTRP Jakarta Barat, dan hingga kini semua perlengkapan dan kebutuhan tower sudah terpasang, semua ini lantaran diduga adanya oknum yang sudah berkoordinasi dengan memberikan sesuatu sehingga dapat terkondisikan, dan tower tersebut tetap berdiri dengan kokohnya.

“Tower ini hebat Pak, di Segel tapi tetap berdiri dan dapat dipasang antenanya,” ujar salah satu warga saat dikonfirmasi.

red24_PUJI

Ketua DPRD : Guru Madrasah Swasta di Kabupaten Tangerang di Gaji Tidak Layak,Kita Akan Perjuangkan

sorot24.id | TANGERANG – Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud menerima audiensi Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri se-Kabupaten Tangerang yang menyampaikan berbagai persoalan kesejahteraan hingga ketidakjelasan status guru madrasah.

Dalam pertemuan itu, para guru mengaku masih mengalami kesenjangan perhatian dibandingkan tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan.

Politikus Golkar itu mengatakan, para guru madrasah merasa belum mendapatkan pengakuan dan perlindungan yang setara, padahal mereka memiliki peran besar dalam mendidik generasi bangsa, khususnya dalam penguatan pendidikan keagamaan dan moral.

“Banyak hal yang mereka sampaikan. Mulai dari kesejahteraan yang jauh sekali dibandingkan guru di bawah naungan Dinas Pendidikan, sampai status mereka yang tidak jelas pengakuannya dari pemerintah,” ujar Amud, Senin 11 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi itu berbeda dengan guru sekolah umum yang sebagian sudah diangkat menjadi pegawai P3K maupun P3K paruh waktu. Sementara guru madrasah, kata dia, masih bekerja dengan kondisi yang serba terbatas.

“Mereka merasa sama-sama mendidik anak bangsa, tetapi perlakuannya berbeda. Guru madrasah seperti harus bekerja secara ikhlas,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Tangerang berencana memanggil Dinas Pendidikan untuk menelaah regulasi pendidikan daerah, termasuk kemungkinan intervensi anggaran melalui APBD bagi madrasah.

Amud menyebutkan, pihaknya akan membahas peluang pemberian insentif bagi guru madrasah hingga bantuan perbaikan ruang kelas yang sudah tidak layak.

“Dalam waktu dekat kami akan diskusi dengan Dinas Pendidikan dan TAPD, bagaimana APBD bisa mengintervensi madrasah. Entah dalam bentuk insentif guru maupun bantuan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Ia menilai, langkah tersebut bukan hal yang mustahil dilakukan. Sebab, pemerintah daerah sebelumnya juga telah mengalokasikan anggaran untuk pondok pesantren melalui program asrama pesantren dalam RPJMD Kabupaten Tangerang.

“Kalau pondok pesantren saja bisa dibantu lewat APBD, kenapa madrasah tidak? Padahal mereka juga punya kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda,” ucapnya.

Ketua PGMM Kabupaten Tangerang, Nanan, mengungkapkan bahwa guru madrasah selama ini masih mengalami diskriminasi perhatian, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Kondisi itu membuat para tenaga pendidik di madrasah swasta harus bertahan hidup dengan penghasilan minim.

“Kami menyampaikan aspirasi untuk guru-guru madrasah swasta se-Kabupaten Tangerang, bahkan se-nasional. Isu yang kami usung yaitu kesejahteraan dan diskriminasi yang selama ini dirasakan guru madrasah,” ujar Nanan, Senin 11 Mei 2026.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap guru madrasah masih sangat kurang, padahal mereka memiliki peran penting dalam dunia pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat. Karena itu, PGMM terus mendorong adanya perubahan kebijakan yang lebih berpihak kepada guru madrasah swasta.

“Kami datang ke DPRD dan sebelumnya juga ke Bupati Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah aspirasi kami diterima dengan baik. Nantinya akan dibawa ke revisi undang-undang atau kebijakan yang akan diinisiasi pemerintah daerah,” katanya.

Ironisnya, persoalan terbesar yang dihadapi guru madrasah adalah soal penghasilan. Nanan menyebut ada guru madrasah yang hanya menerima gaji Rp200 ribu per bulan, bahkan ada yang hanya memperoleh Rp65 ribu setiap bulan dari yayasan tempat mereka mengajar.

“Guru madrasah ini ada yang gajinya Rp200 ribu, bahkan tadi ada yang mengungkapkan hanya Rp 65 ribu per bulan,” ungkapnya.

red24_KDL

Kadisnaker Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana : Apresiasi Acara Puncak Hari Buruh Internasional May Day 2026

sorot24.id | TANGERANG –  Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya perayaan puncak Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Minggu,10/5/2026 .

Hal tersebut disampaikan Rudi Lesmana kepada awak media online sorot24.id  saat ditemui di lokasi acara,usai kegiatan May Day 2026 .

Menurutnya, perayaan May Day tahun ini berjalan aman, tertib dan lancar berkat sinergitas antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, aparat keamanan, serikat pekerja serta masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan May Day 2026 di Kabupaten Tangerang sehingga berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga melihat tingginya antusiasme para buruh dan masyarakat yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan pemerintah daerah bersama serikat pekerja.

“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari bakti sosial, donor darah, cek kesehatan gratis hingga kegiatan mancing bersama. Ini menjadi momentum kebersamaan yang sangat positif,” katanya.

Perayaan puncak May Day 2026 di Kabupaten Tangerang dihadiri sekitar 25 ribu buruh dari berbagai sektor industri. Beragam kegiatan sosial dan hiburan rakyat turut digelar, di antaranya bazar sembako murah, layanan kesehatan gratis serta mancing bersama dengan taburan 5 ton ikan.

Kadisnaker Rudi Lesmana berharap, “momentum May Day dapat terus memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah, pengusaha dan pekerja dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan buruh di Kabupaten Tangerang”, pungkasnya.

red24_AJS